Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Morfometri Komparatif untuk Penilaian Risiko Banjir di Sub DAS Alo dan Molamahu, Kabupaten Gorontalo Indrawan; Talha Dangkua; Ahmad Syamsurijal S; Risman Jaya
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 8 (2025): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i8.11924

Abstract

This study conducts a comparative morphometric analysis of the Alo and Molamahu sub-watersheds, located in the upstream Limboto Watershed, Gorontalo Province, Indonesia, to assess flood risk. Using the National Digital Elevation Model (DEMNAS) with an 8-m spatial resolution, classical morphometric parameters were derived through remote sensing and Geographic Information System (GIS) techniques. Both sub-watersheds share a maximum stream order of 4 and exhibit relatively high drainage density and stream frequency, indicating rapid surface runoff. However, the Molamahu sub-watershed is larger, steeper, and has a higher ruggedness number than Alo, suggesting greater erosion potential and higher susceptibility to landslides and flash floods. In contrast, Alo shows gentler slopes but remains flood-prone due to short overland flow paths. The analysis demonstrates that morphometric characteristics directly influence flood dynamics, highlighting the need for tailored watershed management. Recommended strategies include erosion control and slope stabilization in Molamahu, and water retention measures in Alo, supported by broader reforestation efforts across the Limboto system.
Procurement of Food Ingredients in Food Production at Hotel Melia Makassar Islami, Nur Annisa; Muhammad Salim, Muhammad Arfin; Jaya, Risman
Jurnal Toursci Vol 3 No 5 (2026): Vol 3 No 5 April 2026
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/toursci.v3i5.1172

Abstract

Aims. This research aims to understand how food ingredient procurement in Food Production at Hotel Melia Makassar operates and to identify the obstacles encountered. Methods. The research method is qualitative, with data collected through interviews and documentation. Result. The results of this research indicate that procurement of food ingredients is carried out through a systematic process, beginning with planning based on the Daily Market List (DML). This process, prepared by the kitchen team, involves the purchasing team's verification and supplier selection, the creation and delivery of Purchase Orders (PO), and the receiving team's receipt and inspection of materials in collaboration with the kitchen team. The food storage system strictly adheres to the First In, First Out (FIFO) principle, with clear storage zone divisions, including dry storage, chiller, and freezer, to ensure the quality and freshness of food ingredients. The main obstacles identified in this study include irregularities in the ordering process due to sudden order requests from the kitchen team, delivery delays from suppliers, discrepancies between the quality of received materials and established specifications, and challenges in managing food stock. Conclusion. Based on these findings, this research provides several strategic recommendations to improve food procurement efficiency in the hospitality industry, including enhancing interdepartmental coordination, implementing a more modern inventory system, conducting periodic evaluations of supplier performance, and developing staff capacity through structured training programs.
Pemberdayaan UMKM Pariwisata melalui Pelatihan Pengelolaan Homestay dan Inovasi Produk Kuliner Berbasis Potensi Lokal di Desa Wisata Darubiah Kabupaten Bulukumba Abdu Rahman; Nurjannah; Risman Jaya
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 3 No. 1 (2026): PADAIDI: Journal of Tourism Dedication
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/

Abstract

Desa Wisata Darubiah di Kabupaten Bulukumba memiliki potensi wisata alam, budaya, dan kuliner yang dapat dikembangkan sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Namun, pengelolaan usaha pariwisata, khususnya homestay dan UMKM kuliner, masih menghadapi berbagai kendala berupa keterbatasan pengetahuan mengenai standar pelayanan, higiene dan sanitasi, serta inovasi produk berbasis potensi lokal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan homestay dan pengembangan produk kuliner berbasis bahan baku lokal. Kegiatan dilaksanakan di Desa Wisata Darubiah, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, dengan melibatkan 20 peserta yang terdiri atas pengelola homestay, anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM, dan masyarakat setempat. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan homestay, pelayanan prima (hospitality), higiene dan sanitasi, pemasaran digital, serta inovasi produk Banana Bread berbahan baku pisang lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengelolaan usaha pariwisata dan UMKM. Selain itu, peserta mampu memahami pentingnya standar pelayanan, kebersihan, dan inovasi produk sebagai upaya meningkatkan daya saing usaha. Umpan balik peserta menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan. Program ini memberikan kontribusi positif dalam pemberdayaan masyarakat dan mendukung pengembangan Desa Wisata Darubiah sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
Pemberdayaan UMKM Pariwisata melalui Pelatihan Pengelolaan Homestay dan Inovasi Produk Kuliner Berbasis Potensi Lokal di Desa Wisata Darubiah Kabupaten Bulukumba Abdu Rahman; Nurjannah; Risman Jaya
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 3 No. 1 (2026): PADAIDI: Journal of Tourism Dedication
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/

Abstract

Desa Wisata Darubiah di Kabupaten Bulukumba memiliki potensi wisata alam, budaya, dan kuliner yang dapat dikembangkan sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Namun, pengelolaan usaha pariwisata, khususnya homestay dan UMKM kuliner, masih menghadapi berbagai kendala berupa keterbatasan pengetahuan mengenai standar pelayanan, higiene dan sanitasi, serta inovasi produk berbasis potensi lokal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan homestay dan pengembangan produk kuliner berbasis bahan baku lokal. Kegiatan dilaksanakan di Desa Wisata Darubiah, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, dengan melibatkan 20 peserta yang terdiri atas pengelola homestay, anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM, dan masyarakat setempat. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan homestay, pelayanan prima (hospitality), higiene dan sanitasi, pemasaran digital, serta inovasi produk Banana Bread berbahan baku pisang lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengelolaan usaha pariwisata dan UMKM. Selain itu, peserta mampu memahami pentingnya standar pelayanan, kebersihan, dan inovasi produk sebagai upaya meningkatkan daya saing usaha. Umpan balik peserta menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan. Program ini memberikan kontribusi positif dalam pemberdayaan masyarakat dan mendukung pengembangan Desa Wisata Darubiah sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Wisata Melalui Pelatihan Pengelolaan Homestay dan Kebersihan Risman Jaya; Daniel Adolf Ohyver; Ali Muhtasom; Ahmad AB
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 1 No. 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i1.111

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Wisata Andalan Lembanna bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam mengelola homestay, menjaga kebersihan destinasi wisata, dan mengembangkan potensi ekonomi lokal. Kegiatan ini melibatkan persiapan yang matang, observasi lapangan, dan pelaksanaan yang melibatkan ceramah, diskusi, serta praktik langsung di homestay. Materi pelatihan mencakup pengelolaan homestay, pelayanan tamu, praktik kebersihan, pengolahan sampah, dan pemasaran homestay secara digital. Evaluasi proses pelatihan menunjukkan bahwa materi pelatihan dinilai relevan, metode pelatihan efektif, dan partisipasi peserta baik. Kesimpulannya, kegiatan tersebut dianggap berhasil dan diharapkan dapat mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat lokal di desa wisata lainnya
Pemberdayaan Masyarakat Desa Wisata Melalui Pelatihan Pengelolaan Homestay dan Kebersihan Risman Jaya; Daniel Adolf Ohyver; Ali Muhtasom; Ahmad AB
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 1 No. 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i1.111

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Wisata Andalan Lembanna bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam mengelola homestay, menjaga kebersihan destinasi wisata, dan mengembangkan potensi ekonomi lokal. Kegiatan ini melibatkan persiapan yang matang, observasi lapangan, dan pelaksanaan yang melibatkan ceramah, diskusi, serta praktik langsung di homestay. Materi pelatihan mencakup pengelolaan homestay, pelayanan tamu, praktik kebersihan, pengolahan sampah, dan pemasaran homestay secara digital. Evaluasi proses pelatihan menunjukkan bahwa materi pelatihan dinilai relevan, metode pelatihan efektif, dan partisipasi peserta baik. Kesimpulannya, kegiatan tersebut dianggap berhasil dan diharapkan dapat mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat lokal di desa wisata lainnya