Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

FAKTORISASI PENJURUAN SISWA SMK TERHADAP  PILIHAN PROGRAM STUDI DI PERGURUAN TINGGI Mohammad Wildan Habibi; Zuhrifal Ridwan Muttaqin; Nova Salwa Safitri; Nadia Falisha Aaleyah; Kalista Misioneri Br Barus
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13670

Abstract

Vocational specialization in Vocational High Schools (SMK) aims to equip students with competencies aligned with their chosen fields of expertise. However, in practice, not all students continue their higher education in study programs that are relevant to their vocational majors. Therefore, this study aims to analyze various factors influencing SMK students’ decisions in choosing university study programs, both linear and non-linear to their previous educational background. The data collection method in this research was conducted through a literature review of various relevant scientific articles. Nevertheless, several studies indicate that mismatches in study program selection are influenced by various factors, such as personal interests, family encouragement, as well as the development of information and career opportunities.
Rancang Bangun Learning Management System Berbasis Web dengan Online Compiler dan OOP Analyzer Muhammad Zaini Rochman; Martini Dwi Endah Susanti; Rindu Puspita Wibawa; Mohammad Wildan Habibi
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 7 No. 04 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah Learning Management System (LMS) berbasis website yang dilengkapi fitur Online Compiler dan OOP Analyzer untuk mendukung praktik Pemrograman Berorientasi Objek (OOP) pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). LMS dikembangkan dengan arsitektur full-stack menggunakan Next.js dan basis data Supabase (PostgreSQL). Fitur Java Online Compiler diintegrasikan dengan Piston API, sedangkan OOP Analyzer dibangun berbasis Regular Expression (Regex) untuk mendeteksi penerapan lima pilar OOP secara real-time. Sistem ini juga dilengkapi modul Catatan Aktivitas (Logbook) Proyek untuk mendukung monitoring proyek pada pembelajaran model Project-Based Learning (PjBL). Perancangan sistem dimodelkan menggunakan use case diagram, activity diagram, dan class diagram. Pengujian fungsional dan non-fungsional melalui metode blackbox testing menunjukkan sistem berjalan dengan validitas 99%. Hasil ini menunjukkan bahwa seluruh modul sistem, termasuk Online Compiler dan OOP Analyzer, dapat berjalan sesuai rancangan tanpa kecacatan (bug) mayor. Dengan demikian, LMS yang dikembangkan dapat diimplementasikan sebagai media pembelajaran praktik pemrograman berbasis website yang dapat dijalankan melalui browser tanpa memerlukan instalasi compiler tambahan pada perangkat siswa. Kata Kunci— Learning Management System, Online Compiler, OOP Analyzer, Next.js, Supabase, Research and Development, Blackbox Testing.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Website "Jagat Kawruh" Menggunakan Model Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran Informatika Savana Putra Aditama; Rindu Puspita Wibawa; I Gusti Lanang Putra Eka Prismana; Mohammad Wildan Habibi
Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik Vol. 3 No. 5 (2026): IDENTIK - September
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/identik.v3i5.1761

Abstract

Monotonous Computer Systems learning in vocational high schools often causes student boredom and hinders collaboration monitoring. To address this, this study developed the "Jagat Kawruh" educational website integrating Problem Based Learning (PBL) and gamification. Utilizing the Research and Development (R&D) ADDIE model, the media features an interactive maze game quiz to boost motivation. The trial involved 36 tenth-grade Software Engineering students at SMKN 2 Buduran. Expert validations confirmed the product is highly valid (media 87.22%, material 95.45%, teaching module 94.58%, evaluation 94.44%). Effectiveness tests revealed a significant improvement in conceptual understanding (Paired Sample t-Test p < 0.001) with an N-Gain of 0.49 (moderate). Furthermore, the User Experience Questionnaire (UEQ) results showed positive evaluations, peaking in the Stimulation scale (1.81/Excellent). In conclusion, "Jagat Kawruh" is proven valid, practical, and effective in facilitating interactive and independent PBL learning.  
Pelatihan Cybergogy untuk Meningkatkan Kompetensi Kognitif Guru dalam Mengintegrasikan Teknologi Digital pada Pembelajaran: Pengabdian Riza Akhsani Setyo Prayoga; Mohammad Wildan Habibi; Elvira Wardah; Bambang Sujatmiko; Harun Al Rosyid
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7618

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya pembelajaran dengan pemanfaatan teknologi (cybergogik). Namun masih banyak guru yang kurang memahami pentingnya teknologi dalam pembelajaran. Hal ini bisa mempengaruhi guru terutama profesionalisme dalam memanfaatkan teknologi. Masalah lain yang muncul bisa mempengaruhi siswa dalam proses belajar mengajar sehingga pembelajaran tidak hanya ceramah saja tetapi bisa membuat suasana belajar menjadi menarik untuk siswa. Oleh karena itu sosialisasi metode cybergogik ini diperlukan agar para guru bisa memanfaatkan teknologi secara maksimal sehingga pembelajaran tidak hanya di isi oleh ceramah namun bisa disisipkan teknologi seperti pemanfaatan LMS / E-Learning / Artificial Intelligence yang membuat pembelajaran semakin menarik dan mampu membantu dalam menyampaikan tujuan pembelajaran ke siswa dengan mudah. Selain itu kegiatan ini juga mendukung SDGs 4 yaitu pendidikan yang berkualitas. Hasil dari kegiatan sosialisasi ini adalah meningkatkan pemahaman dan kompetensi guru tentang cybergogik. Peningkatan rata-rata sebesar 21,923 poin menunjukkan bahwa setelah mengikuti pembelajaran, kemampuan peserta didik mengalami peningkatan yang nyata. Harapan pada kegiatan ini adalah bisa berlanjut pada materi yang mendalam terkait cybergogik beserta lebih banyak dalam praktik.
Artikel Pengaruh Penggunaan Teknologi Pembelajaran Berbasis Classroom Terhadap Prestasi Akademik Siswa Kelas XI TKJ SMK Mohammad Wildan Habibi; Naugis Sahmadani; Haria; Rena Nur Aliya Yunilafaiza; Marky Cavalera Prasetya; Hildan Deswari; Refina Faisyatul Adzkiya
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No 3 September 2026
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/k4762q61

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Google Classroom terhadap prestasi akademik siswa kelas XI Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi pembelajaran di era digital yang mendorong penggunaan media pembelajaran berbasis blended learning untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Formss kepada 55 siswa yang dipilih menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Google Classroom memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap prestasi akademik siswa dengan nilai Pearson Correlation sebesar 0,729 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Penggunaan Google Classroom membantu siswa mengakses materi, mengumpulkan tugas, dan mengikuti pembelajaran secara lebih fleksibel dan efektif. Dengan demikian, pemanfaatan Google Classroom dapat meningkatkan kualitas pembelajaran serta mendukung pengembangan teknologi pembelajaran berbasis digital di lingkungan pendidikan. Kata Kunci: Google Classroom; teknologi pembelajaran; blended learning; prestasi akademik; pembelajaran digital. Abstract This study aims to determine the effect of using Google Classroom on the academic achievement of eleventh-grade students of Computer and Network Engineering at SMK. The research is motivated by the development of learning technology in the digital era, which encourages the use of blended learning-based media to improve the effectiveness of the teaching and learning process. This study employed a quantitative approach with a descriptive method. Data were collected through questionnaires distributed via Google Formss to 55 students selected using the Cluster Random Sampling technique. The data were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis with the help of SPSS software. The results showed that the use of Google Classroom had a positive and significant relationship with students’ academic achievement, with a Pearson Correlation value of 0.729 and a significance value of 0.000 < 0.05. Google Classroom helps students access learning materials, submit assignments, and participate in learning activities more flexibly and effectively. Therefore, the use of Google Classroom can improve the quality of learning and support the development of digital-based learning technology in education. Keywords: Google Classroom; learning technology; blended learning; academic achievement; digital learning
Development and Evaluation of NexaDB: A Moodle-Based Project-Based Learning Environment for Database Competency in Vocational Education Cintiya; Mohammad Wildan Habibi; Martini Dwi Endah Susanti; Rindu Puspita Wibawa; Julius Jonas Mbawala; Muhammad Angga Pratama
Vocational: Journal of Educational Technology Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/vocational.v3i1.822

Abstract

Database learning in vocational education requires learning environments that can connect theoretical knowledge with practical project activities and coding practice. However, existing learning practices at SMKN 4 Bojonegoro remain predominantly teacher-centered and provide limited integration between project-based learning, digital learning materials, and database coding practice. This study aims to develop and evaluate NexaDB, a Moodle-based Learning M, anagement System that integrates Project-Based Learning (PjBL) and the Code Runner plugin to support students' cognitive and psychomotor database competencies. The study employed a Research and Development approach using the ADDIE model and a quantitative quasi-experimental non-equivalent control group design with pretest and posttest. The participants were 72 Grade XI Software Engineering students at SMKN 4 Bojonegoro, consisting of an experimental group using NexaDB with PjBL and a control group receiving the existing teacher-centered instruction. The results showed higher N-Gain scores in both cognitive and psychomotor competencies in the experimental group than in the control group. The independent-samples t-test indicated significant differences between the groups in cognitive competency (t=12.70, p<.001) and psychomotor competency (t=7.364, p<.001). The effect sizes (Cohen's d) and 95% confidence intervals further indicated the magnitude and precision of the intervention effect. The novelty of this study lies in integrating Moodle, Code Runner, and PjBL into a single learning environment that connects database concepts, coding practice, project development, assessment, and feedback. The findings contribute theoretically to the integration of project-based and technology-supported learning in vocational database education and provide a practical learning platform for teachers and students.
Do Digital Literacy and Collaboration Skills Matter for Cognitive Competence in Vocational Education? Amallia Putri Octavia; Mohammad Wildan Habibi
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 12 No. 3 (2026): September (IN PRESS)
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v12i3.22103

Abstract

This study aims to analyze the relationships between digital literacy, collaboration skills, and the cognitive competence of vocational high school students. A quantitative approach with a correlational research design was employed. Data were collected through cognitive competence tests and questionnaires measuring students’ digital literacy and collaboration skills. Multiple linear regression was used to examine the extent to which digital literacy and collaboration skills were individually and jointly associated with students’ cognitive competence. The results revealed that digital literacy was positively and significantly associated with cognitive competence (β = 0.302, p = 0.004), whereas collaboration skills showed a positive but non-significant association with cognitive competence when analyzed separately (β = 0.062, p = 0.551). In the simultaneous analysis, digital literacy and collaboration skills were jointly and significantly associated with cognitive competence (F = 9.224, p < 0.001), with the model explaining 11.9% of the variance in cognitive competence (R² = 0.119). These findings indicate that digital literacy is a significant individual predictor of cognitive competence, whereas collaboration skills do not demonstrate a statistically significant individual contribution. However, when considered simultaneously, digital literacy and collaboration skills are significantly associated with cognitive competence. This study contributes to the literature on vocational education by providing empirical evidence regarding the relationships among digital literacy, collaboration skills, and cognitive competence among vocational students. However, the study is limited to one vocational specialization and two independent variables. Future research should therefore involve more diverse samples and incorporate additional relevant variables to provide a more comprehensive understanding of the factors associated with students’ cognitive competence.
Co-Authors Achmad Khoirun Ni’am Aljunaidi Adela Ferdyar Adena Fitria Nadya Jasmine Afif Amarranda Saragih Afifah Nur Hidayanti Agung Wahyu Niti Wijaya Ahmad Dziqro Attayyu Setio Damar' Ahmad Farel Firmansyah Ahmad Fikri Faqihuddin Ahmad Khadik Ainur Rofiq Aisyah Lintang Zakiyya Arby Aksin Nurhidayah Alifia Deandita Amir Alvin Nurwahyudi Amaliya Izzah Ramadhani Amallia Putri Octavia Arafina A’zzahra Ardandi Ilham Aryatama Ardya Resita Pramesti Cahya Cipta Anggraini Arjuna Jamihadi Aryawangi Rahmawanto Asfadavy Aulia Atmadja Ayu Aisyah Fatimatusyahra Ayu Naila Fajarwati Azhar Maulana Dzaki Rizqullah Bambang Sujatmiko Berlian Ananda Apriliana Bhamana Artantyo Briant Tedja Bunga Aulia Putri Maharani Cintiya Claria Privana Ratna Wati Dede Aulia’ Annisa Putri Dennis Kiftirul Azis Diella Amalia Edwyn Wahyu Prasetya Elvira Wardah Ergy Fawnia Evan Rasyid Nandana Iswara Fairuz Salsabila Faiza Yasmine Butsaina Faizal Alwalliyu Rizki Fitri Romadhona Genta Anugrah Firdaus Georedy Hermawan Pratama Gerald Septerio Hendrik Haria Harun Al Rosyid Harun Alrosyid Hildan Deswari Husna Lathifunisa Arif I Gusti Lanang Putra Eka Prismana Intan Dwi Febrianti Iqbal Permana Irsya Hadirrosyid Ivhan Afika Prila Julio Anggara Putra Julius Jonas Mbawala Kalista Misioneri Br Barus Kent Reivan Arryan Bima La Reassa Revita Salma Lazuardi Syahrul Ramadhan Lita Yuesti Marky Cavalera Prasetya Martini Dwi Endah Susanti Meysell Naufal Reswara Mifdatul Inayah Moch. Pandu Wicaksono Moch. Renaldhi Ardiansyah Mochammad Ardian Putra Prayoga Mochammad Zakky Wildan Firdaus Moh. Fairus Heriawan Moh. Rizky Dwi Jayanto Muh Yanuar Ismail Akbar Muhammad Angga Pratama Muhammad Azizul Hakim Muhammad Dwikarama Fanda Muhammad Dwikarama Zulis Fanda Muhammad Faishal Hidayat Muhammad Faiz Risqullah Ramadhan Muhammad Faizal Zain Muhammad Iqbal Alamsyah Muhammad Nur Rafi Muhammad Salik El Dawamudz Dzikri Muhammad Zaini Rochman Muhammad Zaky Ardiansyah Muhammed Nabil Ghulam Marzouk Nour El Ein Nadia Falisha Aaleyah Nadia Ni'amah Nadila Nurul Aini Nadya Atiqah Adha Nafa Ur Roisatu Rohmah Nandana Ardhani Naugis Sahmadani Nayla Najma Arifin Nor Nor Nova Salwa Safitri Nur Farida Pinggan Marinda Yuwana Rafi Fernandika Putra Tweede Rafi Putra Bagus Riadi Raga Deva Bela Negara Rahma Dwi Aprilliani Refida Muflichuna Refina Faisyatul Adzkiya Rena Nur Aliya Yunilafaiza Rika Ichsani Azzahra Rindu Puspita Wibawa Rivan Dwi Prayoga Riza Akhsani Setyo Prayoga Rizki Suci Rahmawati Rizky Ainur Ridho Roihana Lathifatunnabila Salman Al Farisi Savana Putra Aditama Sekar Danutri Hamdala Sheyla Nanda Azizah Songsong Blabar Rahmadani Syauqiyah Syifa Martina Putri Tasnim Mahmudatur Riza Teresa Panggabean Varsaretha Najmi Rohadatulaisyi Wafa Kasyifa Al Izza Wahid Arya Fikriyansyah Wardhana Wahyu Djati Kesumo Window Harnanta Prasetia Putra Yusuf Arif Rahman Zuhrifal Ridwan Muttaqin