Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Homesickness Terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Rantau Dinda Afrilia; Mhd. Fuad Zaini Siregar
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh homesickness terhadap kesehatan mental mahasiswa rantau menggunakan pendekatan kualitatif. Homesickness, atau rasa rindu terhadap rumah, merupakan fenomena umum yang dialami oleh mahasiswa yang tinggal jauh dari keluarga dan lingkungan asal mereka. Studi ini melibatkan wawancara mendalam dengan sejumlah mahasiswa rantau yang berkuliah di berbagai universitas di Indonesia. Metode penelitian kualitatif dipilih untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai pengalaman subjektif dan perasaan emosional yang dialami oleh mahasiswa rantau. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa homesickness memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan mental mahasiswa rantau. Beberapa dampak yang diidentifikasi meliputi perasaan cemas, depresi, kesepian, dan penurunan motivasi akademik. Selain itu, faktor-faktor seperti dukungan sosial, kemampuan adaptasi, dan frekuensi komunikasi dengan keluarga juga ditemukan mempengaruhi tingkat homesickness yang dialami. Studi ini menyimpulkan bahwa homesickness merupakan isu penting yang perlu mendapat perhatian lebih dalam upaya mendukung kesejahteraan mental mahasiswa rantau. Rekomendasi diberikan untuk universitas dan penyedia layanan kesehatan mental agar menyediakan program dan layanan yang dapat membantu mahasiswa rantau mengatasi homesickness dan meningkatkan kesehatan mental mereka.
Peran Keluarga dalam Membentuk Kepribadian pada Anak Usia Prasekolah Anugrah, Naila; Siregar, Mhd. Fuad Zaini
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Vol. 4 No. 1 Januari-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v4i1.471

Abstract

Peran orang tua dalam mendidik anak menjadi kunci dalam pembentukan karakter anak, dengan keluarga yang harmonis memberikan dampak positif terhadap kondisi psikologis dan karakter anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk mengeksplorasi peran orang tua dalam membentuk kepribadian anak usia 4-5 tahun. Tiga anak berusia 4-6 tahun dan orang tua mereka menjadi subyek penelitian, dengan observasi dan wawancara mendalam sebagai teknik pengumpulan data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya pengasuhan orang tua memiliki dampak signifikan pada perkembangan kepribadian anak prasekolah. Gaya pengasuhan otoritatif cenderung menciptakan lingkungan yang hangat dan responsif sambil menetapkan batasan yang jelas, yang membantu anak mengembangkan kemandirian dan keterampilan sosial yang kuat. Interaksi harian antara orang tua dan anak juga berperan penting dalam membentuk pola perilaku dan kemandirian anak. Selain itu, perilaku, nilai-nilai, dan sikap yang ditunjukkan oleh orang tua memegang peran kunci dalam membentuk karakter anak.
Peranan Guru BK Dalam Mengembangkan Minat Dan Bakat Peseta Didik Zulkarnain, Afdilla; Siregar, Mhd. Fuad Zaini
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 5 Issue 2 July 2024
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v5i2.2016

Abstract

Education is essentially a process from within to develop personality and abilities within and outside oneself. Developing interests and talents is one aspect of it. Interests and talents are key for students this paper is the result af qualitative descriptive research aimed at understanding the interests an talents of students. The research findings indicate thar interests and talents rafer to the understanfing outcames of students. The strategies applied by classroom teachers include incorporating interest and talent material into the learning contents, selecting appropriate methods and media, providing remedial support, fostering communication,setting examples,showing appreciation and knowledge, indentifying and selecting assistance programs. The competency of classroom teachers still needs to be enhanced so that students interests an taletants in learning can improve from the previous state. Menaging students significantly influences a students success in achieving their desires, hops, aspiration, and preparing themselves for life in society. This underscores the importance of student management within the scope of education. With effective management,schools can produce the desired students. Furthermore, student are the primary product of should manage them as effectively as possible to produce exceptional outcomes.
Kesejahteraan Psikologis Anak Rantau: Pentingnya Peran Orang Tua dalam Mendukung Melalui Teknologi Jarak Jauh Zatayumni, Safirah Irda; Siregar, Mhd. Fuad Zaini
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 5 No 2 April 2024
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v5i2.2031

Abstract

The role of parents in supporting regional children emotionally through long-distance communication has a significant impact on children's psychological well-being. Proper emotional support, positive communication, and assistance in overcoming difficulties are important aspects that can help regional children adapt to new environments. Without the physical presence of parents, children in the region are at risk of experiencing various negative psychological impacts, including insecurity, difficulties in identity formation, and lack of emotional support. However, technology and communication media play an important role in maintaining the relationship between parents and regional children separated by distance. Therefore, it is important for parents to build open communication, provide emotional support, and be actively involved in the lives of their children to ensure optimal psychological well-being amid wandering challenges. This research uses a qualitative approach to explore the impact of remote communication between parents and children in the region on the psychological well-being of children in the region.
Analisis Dampak Dari Penggunaan Gawai Pada Anak Usia Dini Di Sekitar Rumah Lase, Putri Nadila; Siregar, Mhd.Fuad Zaini
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 5 Nomor 3 Juli 2024
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v5i3.2032

Abstract

ICT (Information and Communication Technologies) refers to the broad category of technological tools used to process and communicate information. Gawais are one part of ICT that plays a crucial role in early childhood development. Advancements in media and technology present challenges to children's growth. This study uses qualitative methods with data collection technique to process it as research material. This data is sourced from several relevant journals, then selected, processed, presented, discussed, and finally complied into a single conclusion. There are various negative impacts that can affect children's health, development, safety, behavior, concentration, and brain function. Early childhood education aims to stimulate all aspects of a child's development by providing enjoyable play activities that support the integration of their abilities optimally. Language development in early childhood plays a central role in their lives. However, the use of Gawais can influence children's language skills, sosial interaction, health, information acquisition, and knowledge. These skills typically develop through a series of stages including habituation, listening, speaking, reading, and writing. Parents play a crucial role in monitoring, controlling, and observing children's activities to ensure their optimal growth.
Bahasa Cinta Sebagai Landasan Pendidikan Karakter pada Anak Usia Dini Manurung, Imelda; Siregar, Mhd. Fuad Zaini
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 3 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v3i3.306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penggunaan bahasa cinta oleh orang tua dalam membentuk karakter anak usia dini. Fokusnya adalah pada lima bentuk bahasa cinta: sentuhan fisik, kata-kata romantis, waktu berkualitas bersama, pemberian hadiah, dan tindakan melayani. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dari tiga orang tua dengan anak usia 4-8 tahun melalui wawancara mendalam dan observasi.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua secara aktif menggunakan berbagai bentuk bahasa cinta dalam mendidik anak-anak mereka. Sentuhan fisik, seperti pelukan dan pukulan, merupakan cara yang umum digunakan untuk mengekspresikan kasih sayang, meskipun penggunaan kekerasan fisik tidak disarankan. Orang tua juga menggunakan kata-kata romantis untuk memberikan nasehat dan pujian kepada anak-anak mereka, meskipun beberapa merasa enggan melakukannya karena alasan gengsi. Waktu berkualitas bersama anak terbukti penting dalam membentuk hubungan emosional antara orang tua dan anak. Namun, terdapat kendala dalam meluangkan waktu bersama anak akibat kesibukan orang tua dengan pekerjaan dan tugas rumah tangga. Sementara itu, pemberian hadiah bukan hanya terkait dengan peristiwa khusus, tetapi juga sebagai ungkapan cinta dan apresiasi sehari-hari. Tindakan melayani, seperti membantu anak mengatasi masalah, juga dianggap sebagai bentuk bahasa cinta yang penting. Namun, ada variasi dalam penggunaannya, tergantung pada faktor individu dan lingkungan. Penelitian ini menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam mendukung praktik pengasuhan yang sesuai dengan nilai-nilai agama, sehingga anak-anak dapat tumbuh dengan kepribadian yang sesuai dengan ajaran agama yang diajarkan.
Pemberian Literasi dan Motivasi Terhadap Santri Layar Dakwah Dalam Melanjutkan Studi Perguruan Tinggi Siregar, Mhd. Fuad Zaini
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Agustus 2024
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v4i2.2044

Abstract

Tujuan pengabdian ini untuk memberikan sumbangsi pengetahuan dan motivasi terhadap santri Layar Dakwah yang ada dikota Medan. Mengingat akan pentingnya perhatian khusus bagi para siswa yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan empat tahapan kegiatan (1) Pengenalan, (2) Pengenalan Universitas dan Prgram Studi, (3) Memberikan Literasi dan motivasi terhadap santri, (4) Tanya Jawab dan Diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri yang ada di Layar Dakwah antusias untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Santri layar dakwah termotivasi dikarenakan kesadaran yang muncul dari diskusi-diskusi yang telah dilakukan. Selain itu para santri juga termotivasi dikarenakan cita-cita dan karir mereka yang menginginkan kehidupan yang baik dimasa yang akan datang.
Peningkatan Pemahaman Dan Pandangan Kedepan Terkait Pendidikan Tinggi Bagi Santri di Pesantren Raudhatul Jannah Subulussalam Hidayat, Rahmat; Mukhlasin, Ahmad; Siregar, Mhd. Fuad Zaini; Darmila, Lilis; Nasution, Henni Syafriana; Astarani, Thea Fitri
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i1.2359

Abstract

Pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk bagi santri di pesantren. Namun, banyak santri yang menghadapi kendala dalam mengakses pendidikan tinggi, baik karena keterbatasan informasi, faktor ekonomi, maupun kurangnya motivasi. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman santri mengenai pendidikan tinggi melalui serangkaian kegiatan, seperti seminar motivasi, sosialisasi jalur masuk perguruan tinggi, diskusi interaktif, serta pendampingan terkait beasiswa dan pilihan jurusan. Kegiatan ini dilaksanakan di Pesantren Raudhatul Jannah Subulussalam dengan melibatkan dosen dari Universitas Dharmawangsa Medan. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan wawasan santri mengenai pentingnya pendidikan tinggi, berbagai jalur masuk universitas, serta peluang beasiswa yang dapat mereka manfaatkan. Diskusi interaktif juga mengungkap bahwa sebagian besar santri memiliki minat untuk melanjutkan studi, terutama di perguruan tinggi Islam, tetapi masih membutuhkan pendampingan lebih lanjut dalam memilih jurusan dan mempersiapkan seleksi masuk. Program ini menegaskan bahwa kolaborasi antara pesantren dan perguruan tinggi sangat diperlukan dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi santri. Dengan adanya dukungan informasi dan pendampingan yang tepat, santri dapat lebih siap menghadapi tantangan akademik dan meraih masa depan yang lebih baik. Oleh karena itu, disarankan agar program serupa dilakukan secara berkelanjutan dengan pendekatan yang lebih mendalam, seperti mentoring individu dan pendampingan administrasi untuk pendaftaran perguruan tinggi.
PERAN ANTARA POLA MAKAN, AKTIVITAS FISIK, DAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS) PADA REMAJA PUTRI Barus, Vira Annisa; Siregar, Mhd. Fuad Zaini
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 4 (2024): JUNI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk mengisi kesenjangan pengetahuan dan memberikan kontribusi signifikan pada pemahaman kita tentang dinamika kompleks PMS pada kelompok ini. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara pola makan, aktivitas fisik, dan tingkat stres dengan kejadian PMS pada remaja putri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam terhadap beberapa remaja putri yang ada di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara dan menggunakan teknik analaisis data deksriptif. Hasil utama kajian hubungan gizi, aktivitas fisik dan stres dengan kejadian premenstrual syndrome (PMS) pada remaja putri dapat dilihat pada berbagai aspek terkait gizi, aktivitas fisik dan stres. Pola makan yang tidak seimbang meliputi: mengonsumsi makanan bergizi tinggi atau makan sangat sedikit. Hal ini dapat mempengaruhi terjadinya PMS. Kebiasaan pola makan seperti tinggi gula, garam, kafein, minuman berkarbonasi, dan camilan dapat menyebabkan PMS. Aktivitas fisik yang tidak seimbang dapat mempengaruhi kadar hormon dalam tubuh dan mempengaruhi terjadinya PMS. Aktivitas fisik tingkat tinggi dapat meningkatkan atau menurunkan pengeluaran energi dan dapat mempengaruhi keseimbangan hormonal.
Pengaruh Berbicara Kasar dalam Konteks Sosial terhadap Perkembangan Akhlak Anak Usia Prasekolah Rizekuna, Rizekuna; Siregar, Mhd. Fuad Zaini
Khazanah : Journal of Islamic Studies Volume 3 Nomor 2 Mei (2024)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/khazanah.v3i2.2037

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh bahasa kasar terhadap perkembangan sosial anak usia prasekolah dan pentingnya aktivitas bermain peran dalam mendukung perkembangan sosial mereka. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, penelitian ini mengamati perilaku tiga anak berusia 6-12 tahun. Hasil menunjukkan bahwa anak-anak prasekolah yang terpapar bahasa kasar menganggapnya sebagai hal yang biasa, mempengaruhi perkembangan kognitif dan sosial mereka, serta kemampuan berpikir kritis dan komunikasi. Sebaliknya, bermain peran meningkatkan kemampuan komunikasi, empati, dan interaksi sosial anak-anak. Diperlukan intervensi dari orang tua, pendidik, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung penggunaan bahasa positif. Strategi pendidikan yang mempromosikan komunikasi positif dan keterampilan sosial harus diterapkan di rumah dan sekolah. Kerja sama antara orang tua, pendidik, dan komunitas sangat penting untuk membantu anak-anak mengembangkan kebiasaan berkomunikasi yang baik, membentuk dasar kuat bagi perkembangan moral dan sosial mereka.