Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Berita Menggunakan Metode Pembelajaran Gamifikasi pada Siswa Kelas VII UPTD SMP Negeri 8 Gunungsitoli: Improving News Text Writing Skills Using the Gamification Learning Method among Grade VII Students of UPTD SMP Negeri 8 Gunungsitoli Satriani Zega; Noveri Amal Jaya Harefa; Mastawati Ndruru; Iman Sudi Zega
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2881

Abstract

Pembelajaran menulis teks berita di SMP masih sering menghadapi persoalan rendahnya motivasi, keaktifan, dan kemampuan peserta didik dalam menyusun informasi faktual berdasarkan unsur berita. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan kemampuan menulis teks berita melalui metode pembelajaran gamifikasi pada siswa kelas VII-B UPTD SMP Negeri 8 Gunungsitoli. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 peserta didik. Data dikumpulkan melalui tes menulis teks berita, lembar observasi aktivitas peneliti, lembar observasi keaktifan peserta didik, catatan lapangan, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kuantitatif melalui skor rata-rata dan ketuntasan klasikal, serta secara kualitatif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata meningkat dari 63,86 pada siklus I menjadi 78,06 pada siklus II, sedangkan ketuntasan klasikal meningkat dari 40% menjadi 90%. Implikasinya, gamifikasi efektif menciptakan pembelajaran menulis yang lebih partisipatif, terarah, dan memotivasi.
Pengembangan Media Pembelajaran Audio Visual Berbasis Inkuiri dalam Menulis Puisi pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Gunungsitoli Alo’oa: The Development of Inquiry-Based Audiovisual Learning Media for Poetry Writing among Grade VIII Students at SMP Negeri 3 Gunungsitoli Alo’oa Merliani Telaumbanua; Noveri Amal Jaya Harefa; Mastawati Ndruru; Iman Sudi Zega
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2948

Abstract

Pembelajaran menulis puisi di SMP masih sering berlangsung secara teoretis sehingga peserta didik belum memperoleh stimulus konkret untuk mengamati, mengeksplorasi, dan menuangkan pengalaman estetik ke dalam bahasa puitis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran audio visual dalam menulis puisi berbasis inkuiri serta mendeskripsikan kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Gunungsitoli Alo’oa. Penelitian ini menggunakan desain research and development dengan model ADDIE, yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui validasi ahli materi, ahli bahasa, ahli desain, angket respons peserta didik, serta tes hasil belajar pada uji perorangan, kelompok kecil, dan kelompok besar. Hasil penelitian menunjukkan kelayakan sebesar 77,50% dari ahli materi, 94,28% dari ahli bahasa, dan 91,00% dari ahli desain. Kepraktisan mencapai 95,00%, 87,50%, dan 90,00%, sedangkan uji kelompok besar memperoleh rata-rata 80,58 dengan ketuntasan klasikal 91,67%. Implikasinya, media audio visual berbasis inkuiri layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran menulis puisi.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERBASIS AUDIOVISUAL KELAS VIII UPTD SMP NEGERI 1 ULU MORO’O Netaneli Gulo; Noibe Halawa; Iman Sudi Zega; Noveri Amal Jaya Harefa
Jurnal Vokatif: Pendidikan Bahasa, Kebahasaan, dan Sastra Vol. 3 No. 3 (2026)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/vokatif.v3i3.5732

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia merupakan pembelajaran yang sangat penting bagi siswa dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam berbahasa secara baik dan benar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen melalui model pembelajaran SAVI berbasis audiovisual. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan empat tahapan yaitu: 1) Perencanaan, 2) Tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua siklus.  Teknik pengumpulan data lembar observasi, tes esai, catatan lapangan dan dokumentasi, dengan subjek penelitian sebanyak 30 orang siswa. Dan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan siswa dalam menulis cerpen menggunakan model pembelajaran SAVI berbasis audiovisual. Berdasarkan hasil penelitian maka nilai rata-rata perolehan siklus I nilai terendah adalah 39 dan nilai tertinggi adalah 71 dengan nilai rata-rata adalah 53. Hasil observasi peserta didik pada siklus I pertemuan pertama rata-rata 45% dan pada pertemuan kedua rata-rata 71%. Hasil observasi peneliti siklus I pada pertemuan pertama rata-rata 50%  dan pada pertemuan kedua 50%. Sedangkan pada siklus II nilai terendah siswa 82 dan nilai tertinggi siswa 96 dengan  nilai rata-rata 94. hasil observasi peserta didik pada Siklus II pertemuan pertama rata-rata 85%  dan pada pertemuan kedua rata-rata 94%. Berdasarkan hasil observasi peneliti siklus II pada pertemuan pertama rata-rata 86% dan pada pertemuan kedua 93%. Berdasarkan temuan pada penelitian ini, dapat disimpulkan  bahwa dengan menggunakan model pembelajaran SAVI berbasis audiovisual efektif dalam meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menulis cerpen di kelas VIII-1 UPTD SMP Negeri 1 Ulu Moro’o, Tahun Pembelajaran 2025/2026. Pada pelaksanaan penelitian, peneliti menyampaikan beberapa saran yaitu: Bagi guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di UPTD SMP Negeri 1 Ulu Moro’o untuk menggunakan model pembelajaran SAVI berbasis audiovisual agar suasana belajar lebih menarik dan siswa mampu memahami materi dengan efektif serta siswa percaya diri dalam menulis cerpen. Kepada peneliti selanjutnya, peneliti mengharapkan agar penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi dalam menggunakan model pembelajaran SAVI berbasis audiovisual.
Perubahan Proses dan Capaian Menelaah Teks Berita melalui Student Facilitator and Explaining di Kelas VIII SMP Negeri 4 Lahewa Mewiman Zalukhu; Noibe Halawa; Iman Sudi Zega; Mastawati Ndruru
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.2998

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perubahan keterlaksanaan pembelajaran, aktivitas siswa, dan capaian menelaah teks berita melalui model Student Facilitator and Explaining (SFE) di kelas VIII SMP Negeri 4 Lahewa. Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas kolaboratif dalam dua siklus yang mencakup perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa. Data diperoleh melalui lembar observasi keterlaksanaan guru, lembar aktivitas siswa, catatan lapangan, dokumentasi, dan tes esai lima butir, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan guru sudah tinggi sejak awal, sedangkan aktivitas siswa berkembang bertahap dari 38,7% dan 64,0% pada Siklus I menjadi 79,0% dan 93,0% pada Siklus II. Capaian belajar juga berubah, dengan rerata nilai dari 63,87 menjadi 78,07 dan ketuntasan dari 40% menjadi 90%. Kesimpulannya, SFE mendukung pembelajaran yang lebih aktif, eksplanatif, dan berbasis teks. Kontribusi penelitian ini terletak pada penghubungan bukti proses dan hasil belajar dalam pembelajaran menelaah teks berita.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PUISI MELALUI VIDEO INTERAKTIF MENGGUNAKAN CAPCUT SISWA SMP NEGERI 5 GUNUNGSITOLI Nista Ningsih Nazara; Arozatulo Bawamenewi; Iman Sudi Zega; Lestari Waruwu
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i4.15816

Abstract

Indonesian language learning places poetry reading skills as a crucial literary appreciation competence for students. However, preliminary studies in class VIII-D of SMP Negeri 5 Gunungsitoli revealed fundamental obstacles in mastering intonation, pronunciation, facial expressions, and pausing due to conventional teaching methods lacking interactive audiovisual media. This study aims to improve students' poetry reading skills through the implementation of CapCut-based interactive video media. The method employed was Classroom Action Research following the Kemmis and McTaggart model conducted in two cycles, each encompassing planning, action, observation, and reflection phases. The subjects were 30 eighth-grade students of class VIII-D at SMP Negeri 5 Gunungsitoli during the 2025/2026 academic year. Data were gathered through activity observation sheets, poetry performance tests, field notes, and visual documentation. The results demonstrated substantial improvements in teacher and student activities as well as poetry reading achievements. Teacher activity increased from 64% (session I) to 79% (session II) in cycle I, reaching 86% to 93% in cycle II. Student activity progressed from 58% to 67% in cycle I, expanding to 86% and 92% in cycle II. The class average score rose considerably from 57.83 in cycle I to 85.32 in cycle II, accompanied by an increase in classical mastery from 30.00% to 93.33%. Consequently, the utilization of CapCut-based interactive videos is empirically proven effective in enhancing junior high school students' poetry reading competencies. ABSTRAK Pembelajaran Bahasa Indonesia menempatkan keterampilan membaca puisi sebagai salah satu kompetensi apresiasi sastra yang krusial bagi peserta didik. Namun, studi pendahuluan di kelas VIII-D SMP Negeri 5 Gunungsitoli menunjukkan adanya kendala mendasar pada penguasaan intonasi, lafal, ekspresi mimik, dan ketepatan jeda membaca puisi akibat penggunaan metode pembelajaran konvensional yang minim pemanfaatan media audiovisual interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca puisi peserta didik melalui penerapan media video interaktif berbasis CapCut. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 peserta didik kelas VIII-D SMP Negeri 5 Gunungsitoli tahun pelajaran 2025/2026. Data dihimpun menggunakan instrumen lembar observasi aktivitas, tes kinerja pembacaan puisi, catatan lapangan, serta dokumentasi visual. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada aktivitas guru dan peserta didik serta capaian keterampilan membaca puisi. Aktivitas guru meningkat dari 64% (pertemuan I) menjadi 79% (pertemuan II) pada siklus I, dan mencapai 86% menjadi 93% pada siklus II. Aktivitas peserta didik meningkat dari 58% menjadi 67% pada siklus I, serta mencapai 86% hingga 92% pada siklus II. Nilai rata-rata keterampilan membaca puisi melonjak dari 57,83 pada siklus I menjadi 85,32 pada siklus II, diiringi kenaikan persentase ketuntasan klasikal dari 30,00% menjadi 93,33%. Dengan demikian, pemanfaatan video interaktif berbasis CapCut terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca puisi peserta didik sekolah menengah pertama.    
ANALISIS UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN LITERASI BACA TULIS PESERTA DIDIK KELAS RENDAH Welman Juang Zega; Eka Periaman Zai; Iman Sudi Zega; Dernius Hura
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.14970

Abstract

ABSTRACT Literacy development in reading and writing among lower-grade students takes place through activities that are adapted to the abilities of students at each grade level. This study analyzes teachers’ efforts to improve reading and writing literacy among lower-grade students at UPTD SDN 071031 Nazalou, identifies the challenges encountered during its implementation, and describes the solutions applied. The study employed a descriptive qualitative approach involving teachers of Grades I, II, and III, as well as six students selected through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation during the research conducted in May 2026. Data analysis involved data reduction, data presentation, and conclusion drawing, with data validity examined through source and technique triangulation. The field findings indicate that literacy activities included a 10–15-minute reading routine, read-aloud activities, shared reading, turn-taking reading, reading comprehension questions and discussions, writing exercises, individual assistance, and the provision of appreciation. In Grade I, activities focused primarily on letters, syllables, and basic writing; Grade II involved short stories and rewriting information; while Grade III included reading comprehension, summarizing, and short story writing. The challenges encountered included differences in students’ abilities, limited reading materials and time, students’ confidence levels, difficulties in reading comprehension, and varying levels of family support. Teachers responded to these conditions through repeated practice, individualized assistance, utilization of available literacy facilities, and communication with parents. ABSTRAK Literasi baca tulis pada kelas rendah berlangsung melalui kegiatan yang mengikuti kemampuan peserta didik pada setiap jenjang kelas. Penelitian ini menganalisis upaya guru meningkatkan literasi baca tulis peserta didik kelas rendah di UPTD SDN 071031 Nazalou, mengidentifikasi kendala pelaksanaannya, dan mendeskripsikan solusi yang diterapkan. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif deskriptif pada guru kelas I, II, dan III serta enam peserta didik yang dipilih secara purposive. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan penelitian pada Mei 2026. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan pemeriksaan keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Temuan lapangan memperlihatkan bahwa kegiatan literasi mencakup pembiasaan membaca selama 10–15 menit, membaca nyaring, membaca bersama, membaca bergiliran, tanya jawab isi bacaan, latihan menulis, pendampingan individual, serta pemberian apresiasi. Pada kelas I, kegiatan lebih banyak berkaitan dengan huruf, suku kata, dan penulisan sederhana; kelas II menggunakan cerita pendek dan penulisan kembali informasi; sedangkan kelas III mencakup pemahaman bacaan, rangkuman, dan cerita pendek. Kendala yang ditemukan meliputi perbedaan kemampuan, keterbatasan bahan bacaan dan waktu, kepercayaan diri, pemahaman bacaan, serta dukungan keluarga. Guru merespons kondisi tersebut melalui pengulangan latihan, penyesuaian pendampingan, pemanfaatan fasilitas yang tersedia, dan komunikasi dengan orang tua.
Pengembangan Bahan Ajar Kontekstual Berbasis Komik Pada Materi Teks Biografi Di SMK Negeri 1 Tugala Oyo Sesilia Gulo; Mastawati Ndruru; Lestari Waruwu; Iman Sudi Zega
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.2993

Abstract

Pembelajaran teks biografi di SMK masih menghadapi kendala berupa keterbatasan bahan ajar yang menarik, kontekstual, dan mampu membantu siswa memahami struktur, kebahasaan, serta nilai keteladanan tokoh. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar kontekstual berbasis komik pada materi teks biografi yang layak, praktis, dan mendukung pencapaian hasil belajar siswa kelas X SMK Negeri 1 Tugala Oyo. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui validasi ahli, angket kepraktisan, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Uji coba melibatkan lima siswa pada kelompok kecil dan enam belas siswa pada kelompok besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk memperoleh skor validasi akhir 94% dari ahli materi, 94,28% dari ahli bahasa, dan 78,33% dari ahli desain. Kepraktisan mencapai 88,59% pada kelompok kecil dan 84,63% pada kelompok besar. Pencapaian hasil belajar mencapai 92,5% pada kelompok kecil dan 88,23% pada kelompok besar, meskipun dua siswa pada kelompok besar belum mencapai KKTP 75. Temuan ini menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan layak digunakan dan mendukung pembelajaran teks biografi pada konteks uji coba. Penelitian menyimpulkan bahwa integrasi komik dan pendekatan kontekstual dapat menghadirkan materi secara lebih komunikatif, visual, dan dekat dengan pengalaman siswa. Kebaruan penelitian terletak pada penggabungan literasi visual, konteks kehidupan siswa, struktur teks biografi, dan nilai keteladanan dalam satu bahan ajar terpadu. Kontribusi penelitian ini berupa alternatif bahan ajar yang dapat memperkaya pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK dan menjadi dasar pengembangan media sejenis pada konteks yang lebih luas serta memperkuat pembelajaran yang bermakna sesuai kebutuhan peserta didik. Pembelajaran teks biografi di SMK masih menghadapi kendala berupa keterbatasan bahan ajar yang menarik, kontekstual, dan mampu membantu siswa memahami struktur, kebahasaan, serta nilai keteladanan tokoh. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar kontekstual berbasis komik pada materi teks biografi yang layak, praktis, dan mendukung pencapaian hasil belajar siswa kelas X SMK Negeri 1 Tugala Oyo. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui validasi ahli, angket kepraktisan, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Uji coba melibatkan lima siswa pada kelompok kecil dan enam belas siswa pada kelompok besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk memperoleh skor validasi akhir 94% dari ahli materi, 94,28% dari ahli bahasa, dan 78,33% dari ahli desain. Kepraktisan mencapai 88,59% pada kelompok kecil dan 84,63% pada kelompok besar. Pencapaian hasil belajar mencapai 92,5% pada kelompok kecil dan 88,23% pada kelompok besar, meskipun dua siswa pada kelompok besar belum mencapai KKTP 75. Temuan ini menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan layak digunakan dan mendukung pembelajaran teks biografi pada konteks uji coba. Penelitian menyimpulkan bahwa integrasi komik dan pendekatan kontekstual dapat menghadirkan materi secara lebih komunikatif, visual, dan dekat dengan pengalaman siswa. Kebaruan penelitian terletak pada penggabungan literasi visual, konteks kehidupan siswa, struktur teks biografi, dan nilai keteladanan dalam satu bahan ajar terpadu. Kontribusi penelitian ini berupa alternatif bahan ajar yang dapat memperkaya pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK dan menjadi dasar pengembangan media sejenis pada konteks yang lebih luas serta memperkuat pembelajaran yang bermakna sesuai kebutuhan peserta didik.
PEMANFAATAN CERITA RAKYAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PESERTA DIDIK DI KELAS III SDN 071014 DIMA Erna Lisnawati Gea; Dernius Hura; Arozatulo Bawamenewi; Iman Sudi Zega
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i4.15793

Abstract

ABSTRACT This study was prompted by the limited reading-aloud skills of third-grade students in Indonesian language learning at SDN 071014 Dima, particularly in reading fluency, pronunciation accuracy, and intonation. The study aimed to describe the implementation of local wisdom-based folklore and the improvement of students’ reading-aloud skills. A Classroom Action Research (CAR) approach based on the Kemmis and McTaggart model was conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. The study involved 18 students selected through total sampling because all students in the third-grade class were involved as research participants. Data were collected through observation, tests, and documentation, using observation sheets and a reading-aloud assessment rubric covering fluency, pronunciation, and intonation. The intervention employed Nias folklore as reading material, accompanied by reading modeling, turn-taking practice, guidance, and feedback to improve students’ reading performance. The data were analyzed descriptively and quantitatively by calculating the mean reading-aloud performance and the percentage of students achieving learning mastery in each cycle. The results showed an increase in the mean reading-aloud performance from 62.96% in Cycle I to 78.24% in Cycle II, representing an absolute increase of 15.28 percentage points. Learning mastery also increased from 6 students (33.33%) to 15 students (83.33%). This achievement met the success criterion, with at least 75% of students reaching the Minimum Learning Achievement Criterion (KKTP). The findings indicate that the use of local wisdom-based folklore can support the development of reading-aloud skills while incorporating local cultural contexts into Indonesian language learning. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca nyaring peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas III SDN 071014 Dima, terutama pada aspek kelancaran membaca, ketepatan lafal, dan intonasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan cerita rakyat berbasis kearifan lokal dan peningkatan keterampilan membaca nyaring peserta didik. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 18 peserta didik yang ditetapkan melalui teknik total sampling karena seluruh peserta didik dalam kelas III dilibatkan sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi dengan instrumen berupa lembar observasi dan rubrik penilaian membaca nyaring yang mencakup kelancaran, lafal, dan intonasi. Tindakan memanfaatkan cerita rakyat Nias sebagai bahan bacaan, disertai pemodelan membaca, latihan bergantian, bimbingan, dan umpan balik untuk memperbaiki kemampuan membaca peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui perhitungan rata-rata keterampilan membaca nyaring dan persentase ketuntasan belajar pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan membaca nyaring meningkat dari 62,96% pada Siklus I menjadi 78,24% pada Siklus II, sehingga terdapat peningkatan absolut sebesar 15,28 poin persentase. Ketuntasan belajar meningkat dari 6 peserta didik (33,33%) menjadi 15 peserta didik (83,33%). Capaian tersebut telah memenuhi indikator keberhasilan, yaitu sekurang-kurangnya 75% peserta didik mencapai KKTP. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan cerita rakyat berbasis kearifan lokal dapat mendukung perkembangan keterampilan membaca nyaring sekaligus menghadirkan konteks budaya lokal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.