Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Kelapa Sawit yang Go Public di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2013-2017 Muhammad Riyanto; Haryati La Kamisi; Munawir Muhammad; Ekaria Ekaria
BIOSAINSTEK Vol 1 No 01 (2019): Juli 2019
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v1i01.212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang go public di Bursa Efek Indonesia, selama 2013-2017 dan menganalisis kinerja keuangan pada harga saham. Penelitian ini dilaksanakan di Galeri Investasi Syariah Universitas Muhammadiyah Maluku Utara. Metode Analisis menggunakan rasio likuiditas, rasio leverage, rasio profitabilitas, rasio aktivitas, Q Tobin’s dan Regresi Berganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Likuiditas (AALI, BWPT, DNSG, GOZCO, JAWA, SIMP & SMAR) memiliki rasio cepat <1, kecuali LSIP. (2) Leverage (BWPT, DNSG, GOZCO, JAWA memiliki LTDtER > 1 dan AALI, LSIP, SIMP, SMAR memiliki LTDtER <1. 3) Aktivitas (AALI, BWPT, DNSG, GOZCO, JAWA, LSIP, SIMP) memiliki TATO < 1.1 dan SMAR memiliki TATO> 1.1). (4) Profitabilitas (AALI, BWPT, DNSG, GOZCO, JAWA, LSIP, SIMP & SMAR memiliki ROI <0,3. (5) Nilai Perusahaan (SIMP, SMAR, GOZCO, JAWA memiliki Q <1 dan AALI, BWPT, DNSG, LSIP memiliki Q> 1. Kinerja keuangan dari harga saham yang diprediksi oleh quick ratio, LTDtER, TATO, ROI, dan Tobins'Q menunjukkan bahwa ia memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham dengan tingkat signifikansi 0,000 <0,05 .
Analisis Pendapatan dan Tingkat Kesejahteraan Petani Bawang Merah Lokal Topo di Kelurahan Afa-Afa Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan Linda Baharuddin; Munawir Muhammad
BIOSAINSTEK Vol 3 No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v3i1.627

Abstract

Bawang merah lokal Topo merupakan salah satu sumberdaya genetik spesifik Maluku Utara yang pada awalnya dibudidayakan di Kelurahan Topo ini kemudian dikenal dengan nama Bawang Merah Topo menurut bahasa lokal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis pendapatan petani bawang merah lokal Topo di Kelurahan Afa-afa Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan. (2) Menganalisis tingkat kesejahteraan rumah tangga bawang merah lokal Topo di Kelurahan Afa-afa Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan. Jumlah responden petani Bawang Merah Lokal Topo dalam penelitian ini yaitu sebanyak 32 orang. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata penerimaan yang diperoleh petani bawang merah lokal Topo di kelurahan Afa-afa sebesar Rp 6.879.484/tahun, dengan biaya produksi rata-rata sebesar Rp 1.629.149, sehingga rata-rata pendapatan yang diperoleh petani bawang merah lokal topo sebesar Rp 5.250.334/tahun. (2) Bawang merah lokal Topo layak diusahakan oleh petani responden di kelurahan afa-afa layak setelah diketahui nilai R/C Ratio sebesar 4,22. Berdasarkan hasil penelitian rumah tangga petani bawang merah lokal Topo di Kelurahan Afa-afa Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan termasuk dalam klasifikasi sejahtera yaitu sebesar 93,75 persen.
Kajian Agribisnis Komoditi Kelapa Dalam di Desa Simau Kecamatan Galela Induk Kabupaten Halmahera Utara Siti Dumade; Munawir Muhammad; Ekaria Ekaria
BIOSAINSTEK Vol 4 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v4i2.1057

Abstract

Pengembangan agribisnis kelapa berperan penting untuk peningkatan produktivitas dan sekaligus peningkatan pendapatan petani. Saat ini kelapa sangat berperan dalam perekonomian sebagai penyedia lapangan kerja. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk menganalisis sistem agribisnis kelapa dalam dan menganalisis pendapatan petani kelapa dalam di Desa Simau Kecamatan Galela Induk Kabupaten Halmahera Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif dan pendapatan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Hasil dalam penelitian ini yaitu keunggulan komoditi ditemukan bahwa tanaman kelapa merupakan komoditas yang tergolong sektor basis dan unggul pada seluruh wilayah Desa Simau. Pengolahan kelapa yang dilakukan oleh petani di Desa Simau yaitu memisahkan daging kelapa dengan tempurung kemudian di asap. Sistem pengolahan ini diperoleh dari turun temurun. Rata-rata biaya produksi yang dikelurkan oleh petani sebesa Rp 241.183 dan rata-rata penerimaan yang diperoleh oleh petani kora yaitu sebesar Rp 931.000 sehingga pendapatan yang diperoleh petani dalam usaha agribisnis kelapa menjadi kopra yaitu sebesar Rp 693,153 per musim panen. Pengembangan kelapa olahan berupa kopra dinyatakan layak karena diperoleh nilai R/C Ratio sebesar 5,54 artinya penerimaan lebih besar dari biaya. Simau Kecamatan Galela Induk Kabupaten Halmahera Utara.
Analisis Kelayakan Aneka Minuman Lokal pada Home Industri Ifamoy di Kelurahan Tabona Kota Ternate Selatan Rahayu Alief Fadillah; Ekaria Ekaria; Munawir Muhammad; Ranita Rope; Hasrul A. Marsaoly
BIOSAINSTEK Vol 5 No 2 (2023): Jurnal BIOSAINSTEK
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v5i2.1675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan aneka minuman lokal, besaran pendapatan minuman lokal, dan menganalisis kelayakan minuman lokal pada home industry ifamoy di kelurahan tabona kota ternate. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, analisis biaya, analisis penerimaan, analisis pendapatan dan analisis kelayakan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses pengolahan minuman lokal pada home industry ifamoy meliputi produksi air jahe, sari jeruk nipis, sari pala, teh pala, kopi rempah, kopi NKRI dan kopi kenari sudah menggunakan alat modern dan sudah lebih efisien. Dari ke tujuh produk ini memiliki perbedaan nilai pada masing-masing produk. Hasil dari penelitian ini yaitu pendapatan yang diperoleh dari masing-masing produk minuman home industry ifamoy yaitu, minuman sari pala memperoleh pendapatan sebesar Rp. 6.565.000, sari jeruk nipis memperoleh pendapatan sebesar Rp. 8.685.000, teh pala memperoleh pendapatan sebesar Rp. 8.771.000, air jahe memperoleh pendapatan sebesar Rp. 40.823.000, kopi NKRI memperoleh pendapatan sebesar Rp. 12.871.000, kopi rempah memperoleh pendapatan sebesar Rp. 8.871.000, kopi kenari memperoleh pendapatan sebesar Rp. 13.456.000.
Analysis of Livelihood Assets of Coconut Farmers in North Halmahera Regency, North Maluku, Indonesia Munawir Muhammad; Al Barry Rajab; Hasrul A. Marsaoly; Putri Ayu Anggraini
BIOSAINSTEK Vol 8 No 1 (2026): Jurnal BIOSAINSTEK
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v8i1.2518

Abstract

This study aims to analyze the performance of livelihood assets of coconut farmers in Simau Village, Galela District, North Halmahera Regency. This study was conducted in 2024. The types and sources of data in this study are primary and secondary data. The sampling method used the Yamane formula with a total sample of 45 respondents. The type of research was qualitative with the analysis method used being the asset pentagon to explain how strong the farmers' control over their livelihood assets, namely human capital, natural capital, financial capital, social capital, and physical capital. The results of the analysis show that there are pentagon assets with variations in scale values for each type of capital. Human capital was 6.45, natural capital was 6.81, financial capital was 5.57, social capital was 4.93, and physical capital was 4.07. This analysis provides an important overview of the priorities and allocation of resources that need to be considered in asset management.
Factors Influencing the Sustainability of Clove Farming in Tikong Village, North Taliabu District Elfhy Yanti Kamrin; Munawir Muhammad; Ekaria Ekaria
BIOSAINSTEK Vol 8 No 1 (2026): Jurnal BIOSAINSTEK
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v8i1.2713

Abstract

The sustainability of clove farming is essential for maintaining farmers’ income and preserving agricultural resources. This study aimed to analyze the factors affecting the sustainability of clove farming in Tikong Village, North Taliabu District. The research was conducted from July to August 2025 using a survey method. A census sampling technique was applied, involving 46 clove farmers. The data consisted of primary and secondary sources and were analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS.The results showed that economic, social, environmental, technological, and government policy factors simultaneously have a significant influence on the sustainability of clove farming. The coefficient of determination (R²) value of 0.406 indicates that 40.6% of the sustainability of clove farming is explained by these five factors, while 59.4% is influenced by other factors outside the research model. Partially, each factor also has a significant positive effect on sustainability. Technology mastery and government policy were found to have the strongest influence among the variables studied. In conclusion, the sustainability of clove farming in Tikong Village is strongly influenced by economic support, farmers’ social conditions, environmental conservation, the application of agricultural technology, and the role of government policies. Therefore, synergy between farmers and the government is necessary to support the development of sustainable clove farming systems.