Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG KUALITAS PRODUK MAKANAN KHAS RAMADHAN DI PASAR TRADISIONAL Nuphanudin, Nuphanudin; Roza, Yanti Mulia; Nani, Nani; Dharmawan, Dhany Isnaeni; ZA, Saida Zainurossalamia
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 7 No 1 (2023): Edisi Januari - April 2023
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v7i1.2958

Abstract

Artikel ini membahas tentang persepsi masyarakat terhadap kualitas produk makanan khas Ramadhan yang dijual di pasar tradisional. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei terhadap 100 responden yang merupakan pengunjung pasar tradisional di kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap kualitas produk makanan khas Ramadhan di pasar tradisional baik dengan skor 63,38%, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan seperti kualitas bahan baku dan kebersihan tempat penjualan. Penelitian ini menemukan bahwa kinerja, reliabilitas, fitur, daya tahan, konsisten dan desain menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam membeli produk makanan khas Ramadhan di pasar tradisional. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya meningkatkan kualitas produk makanan khas Ramadhan di pasar tradisional, serta memberikan informasi yang jelas mengenai bahan baku, proses pembuatan, dan aspek keamanan pangan kepada masyarakat sebagai upaya untuk meningkatkan kepercayaan dan minat masyarakat dalam membeli produk makanan khas Ramadhan di pasar tradisional.
Penguatan Moderasi Beragama dengan Pendekatan Dakwah Digital pada Pemuda Pelopor Kota Payakumbuh (P2KP) Roza, Yanti Mulia; Yoliadi, Dodi Nofri; Hidayat, Wahyu
Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol 6, No 2 (2024): ISTINARAH: RISET KEAGAMAAN, SOSIAL DAN BUDAYA
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/istinarah.v6i2.13631

Abstract

This community service program discusses strengthening religious moderation in the Payakumbuh City Pioneer Youth (P2KP) community through a digital preaching approach. This activity aims to improve youth understanding of the concept of religious moderation and their technical skills in preaching through digital platforms. As agents of change, Payakumbuh City Pioneer Youth are expected to be examples of tolerance and peace in society by implementing digital methods in delivering moderate religious messages. The method used in this program is Asset-Based Community Development (ABCD), which involves five stages: discovery, dream, design, define, and destiny. Each stage is focused on exploring potential and overcoming internal and external challenges faced by this community in spreading religious moderation-based preaching. This program is implemented with support from various parties, including the Payakumbuh City Interfaith Harmony Forum (FKUB), and uses various social media as a preaching tool. The results of the activity show an increase in understanding of religious moderation and an increase in technical skills in creating digital content. With this program, it is hoped that the younger generation can play an active role in creating a more inclusive society that respects diversity.
Strengthening Religious Moderation Through a Digital Da’wah Approach Among Payakumbuh Pioneer Youth Yoliadi, Dodi Nofri; Roza, Yanti Mulia; Sari, Risfi Windya; Diallo, Thierno Amadou
Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jsk.v9i1.13649

Abstract

This research explores how digital da’wah can serve as an effective means of fostering religious moderation within Payakumbuh City Pioneer Youth (P2KP). Applying the Asset-Based Community Development (ABCD) model, this project aimed to enhance both the understanding of religious moderation and technical capabilities among youth members. By working with the Interfaith Harmony Forum (FKUB) in Payakumbuh and utilizing social media platforms, participants learned to communicate balanced religious messages that advocate tolerance, inclusivity, and peace. Evaluation results indicate that the program successfully improved participants’ understanding of religious moderation and digital skills. This initiative presents a model for leveraging digital spaces to cultivate inclusivity, empowering youth to play an active role in a harmonious and diverse society.
A Legal Perspective on Social and Business Conflicts of Interest: Ethics Enforcement in GOTO Hermansyah, Muhammad; Fatmawati, Endang; Roza, Yanti Mulia; Sukomardojo, Tekat
Khazanah Sosial Vol. 6 No. 4 (2024): Khazanah Sosial
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ks.v6i4.44207

Abstract

This study examines the conflict between corporate profit and social responsibility within GOTO’s business model, specifically analyzing how commission and fare deduction policies create legal and ethical dilemmas. Using a qualitative research approach, the study employs a legal analysis framework grounded in corporate governance principles, alongside literature reviews, document analysis, and stakeholder interviews. Findings reveal that prioritizing profitability through these policies results in decreased income and growing dissatisfaction among driver partners, thereby intensifying conflicts of interest. Although GOTO has initiated measures such as the establishment of an Ethics Committee and driver support programs, these steps fall short of fully addressing the legal and ethical gaps. The study concludes that reinforcing specific legal regulations—particularly those ensuring accountability and equitable stakeholder treatment—is crucial for resolving these conflicts. These results underscore the urgent need for adaptive legal policies that better balance corporate profit motives with broader social responsibilities in the digital economy.
Pembelajaran Sejarah Kebudayaa Islam (SKI) Integratif di MTsN Padang Panjang Roza, Yanti Mulia; Asroa B. S., Iman; Wahyuni, Nurul; Andani, Kurnia Fitri
Jurnal Abdimas Peradaban Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Peradaban
Publisher : Global Writing Academica Researching and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/6rkknv15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) secara integratif dan permasalahan yang ditemukan dalam proses pembelajaran SKI di MTsN Padang Panjang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dengan mengamati proses pembelajaran SKI di MTsN Padang Panjang, wawancara dengan guru SKI dan beberapa siswa, serta melakukan praktik mengajar untuk melihat respon siswa terhadap pembelajaran integrasi. yang peneliti lakukan. Teknik pengumpulan data yang digunakan ditemukan bahwa pembelajaran SKI Integratif di MTsN Padang Panjang sudah dilaksanakan walaupun belum maksimal. Integrasi yang dilakukan dalam pembelajaran SKI di MTsN Padang Panjang dengan nilai karakter dan nilai keteladanan pada siswa. Hasil praktik mengajar diperoleh data bahwa secara umum siswa tertarik dan cukup memahami pembelajaran SKI integratif yang peneliti lakukan. Dari penelitian ini dapat dikatakan bahwa pembelajaran SKI secara umum telah terintegrasi dengan pendidikan karakter dan nilai bagi siswa.
PENGEMBANGAN MODUL INTEGRATIF PADA MATERI PUASA DI MTS NEGERI 11 TANAH DATAR Daswati, Daswati; Trisoni, Ridwal; Roza, Yanti Mulia; Fadriati, Fadriati; Gustina, Gustina; Munir, Sirajul
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i6.2276

Abstract

Students at MTs Negeri 11 Tanah Datar had difficulty understanding the fasting material because the textbook used had complex language, long sentences, and uninteresting presentation, consisting only of text with few pictures. This caused students to be less enthusiastic about learning, and their learning outcomes only reached 50% of the mastery level, indicating a problem in the effectiveness of learning. This study used the research and development (RD) method with the 4-D model (Define, Design, Develop, Disseminate) to develop an integrative module on fasting material at MTs Negeri 11 Tanah Datar. The aim was to produce an effective, interesting learning module that suited the students' needs, particularly in improving their understanding of fasting material. The results of this study indicate that this research has produced an integrative module on fasting material for eighth-grade students at MTs Negeri 11 Tanah Datar. The module was developed using the 4-D model (Define, Design, Develop, Disseminate) with a focus on an integrative approach that combines aspects of fiqh, health, social, and environmental issues. Expert validation results show that the module is highly valid (85%) with aspects of presentation, language, and content that meet standards. Practicality tests by students also show that the module is highly practical (88%) with an appearance, content, language, and usage that are easy to understand. This module is expected to improve student understanding and become an interesting and effective learning solution. The module is disseminated digitally through platforms such as Google Drive and WhatsApp to ensure wide and easy access.ABSTRAKSiswa di MTs Negeri 11 Tanah Datar mengalami kesulitan dalam memahami materi puasa karena buku paket yang digunakan memiliki bahasa yang kompleks, kalimat yang panjang, dan penyajian yang tidak menarik, hanya berupa tulisan dengan sedikit gambar. Hal ini menyebabkan siswa kurang antusias dalam belajar, dan hasil belajar mereka hanya mencapai 50% tingkat ketuntasan, menandakan adanya masalah dalam efektivitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode research and development (RD) dengan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate) untuk mengembangkan modul integratif pada materi puasa di MTs Negeri 11 Tanah Datar. Tujuannya adalah menghasilkan modul pembelajaran yang efektif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan siswa, khususnya dalam meningkatkan pemahaman materi puasa. Hasil penelitian menjukkan, bahwa penelitian ini menghasilkan modul integratif pada materi puasa untuk siswa kelas VIII MTs Negeri 11 Tanah Datar. Modul dikembangkan menggunakan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate) dengan fokus pada pendekatan integratif yang menggabungkan aspek fikih, kesehatan, sosial, dan lingkungan. Hasil validasi ahli menunjukkan modul sangat valid (85%) dengan aspek penyajian, bahasa, dan isi yang memenuhi standar. Uji praktikalitas oleh siswa juga menunjukkan modul sangat praktis (88%) dengan tampilan, isi, bahasa, dan penggunaan yang mudah dipahami. Modul ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa dan menjadi solusi pembelajaran yang menarik serta efektif. Penyebaran modul dilakukan secara digital melalui platform seperti Google Drive dan WhatsApp untuk memastikan akses yang luas dan mudah.
INTERNAL TRIBAL CONFLICT IN THE REGENCY OF TANAH DATAR IN THE REFORM ERA Roza, Yanti Mulia
Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jsk.v5i1.2958

Abstract

The purpose of this tribal research is to identify patterns of internal conflict in Tanah Datar District, which is located in three sub-districts. The method used is qualitative descriptive analysis with historical and sociological approaches. The primary sources were interviews with indigenous groups; LKAAM, KAN (Kerapatan Adat Nagari), MTKAAM (High Council for Natural Density Minangkabau), chiefs of the two conflicting parties, chairman of the MUI, Alim Ulama in nagari, secondary sources; books, articles and journals. Data analysis using constant comparative analysis method (grounded theory research). In the reform era, the struggle for the title of sako is not only to get tribal heritage and dignity, but is influenced by political needs and prestige. 
Strengthening Religious Moderation Through a Digital DaÔÇÖwah Approach Among Payakumbuh Pioneer Youth Yoliadi, Dodi Nofri; Roza, Yanti Mulia; Sari, Risfi Windya; Diallo, Thierno Amadou
Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jsk.v9i1.13649

Abstract

This research explores how digital daÔÇÖwah can serve as an effective means of fostering religious moderation within Payakumbuh City Pioneer Youth (P2KP). Applying the Asset-Based Community Development (ABCD) model, this project aimed to enhance both the understanding of religious moderation and technical capabilities among youth members. By working with the Interfaith Harmony Forum (FKUB) in Payakumbuh and utilizing social media platforms, participants learned to communicate balanced religious messages that advocate tolerance, inclusivity, and peace. Evaluation results indicate that the program successfully improved participantsÔÇÖ understanding of religious moderation and digital skills. This initiative presents a model for leveraging digital spaces to cultivate inclusivity, empowering youth to play an active role in a harmonious and diverse society.
Libraries as Cultural Agents in Preserving Islamic Values: The Case of Pacu Jalur Roza, Yanti Mulia; Wazeva, Zilvi; Fadhli, Muhammad
Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies Vol. 11 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/islam_realitas.v11i2.9837

Abstract

This article analyzes how a regional library in Indonesia functions as a cultural agent in preserving Islamic values embedded in the Pacu Jalur tradition. Grounded in a cultural literacy framework, this study employs a qualitative case study approach, with primary data collected through in-depth interviews with 12 key informants (librarians, community leaders, and users), participatory observation, and document analysis at the Kuantan Singingi Library and Archives Office. The findings reveal that the library implements three-pronged strategy: curating specialized collections, organizing community-based literacy activities, and utilizing digital media for wider dissemination. The study’s core novelty lies in its effort to bridge library science and local cultural studies, offering an alternative model for how institutional actors can systematically safeguard living traditions as expressions of Islamic civilization. The analysis also affirms the role of libraries in sustaining values such as ukhuwwah (brotherhood), discipline, and spirituality, while noting challenges related to limited resources and digital infrastructure. The article concludes by proposing practical strategies—including digitization, cross-sector partnerships, and librarian capacity building—to strengthen libraries as custodians of local Islamic heritage. Artikel ini menganalisis peran perpustakaan daerah sebagai agen budaya dalam melestarikan nilai-nilai Islam dalam tradisi Pacu Jalur. Berlandaskan kerangka literasi budaya, studi kualitatif kasus ini mengumpulkan data primer melalui wawancara mendalam dengan 12 informan kunci (pustakawan, tokoh masyarakat, dan pengguna), observasi partisipatif, dan analisis dokumen pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kuantan Singingi. Hasil penelitian mengungkap tiga strategi utama: penyediaan koleksi khusus, penyelenggaraan kegiatan literasi berbasis komunitas, dan pemanfaatan media digital untuk diseminasi. Kebaruan inti penelitian ini terletak pada upaya menjembatani ilmu perpustakaan dan studi budaya lokal secara empiris, menawarkan model alternatif tentang bagaimana aktor kelembagaan dapat secara sistematis menjaga tradisi hidup sebagai ekspresi peradaban Islam. Studi ini juga menegaskan peran perpustakaan dalam menjaga nilai-nilai seperti ukhuwwah, disiplin, dan spiritualitas, sekaligus menyoroti keterbatasan sumber daya dan infrastruktur digital. Artikel ditutup dengan menawarkan sejumlah strategi praktis—termasuk digitalisasi, kemitraan lintas sektor, dan peningkatan kapasitas pustakawan—untuk memperkuat perpustakaan sebagai penjaga warisan Islam lokal.