Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Project Based Learning dengan Penugasan Video Tutorial pada Mata Kuliah Dasar-Dasar Statistik Titi Pujiarti; Mahdin Mahdin; Mariam Ulfa
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.1044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yang dipadukan dengan penggunaan video tutorial dalam pembelajaran mata kuliah Dasar-dasar Statistika pada mahasiswa PGSD kelas VA di STKIP Yapis Dompu. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuasi-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian menggunakan Time Series Design, dengan melibatkan 40 mahasiswa sebagai sampel yang dipilih dari populasi sebanyak 145 mahasiswa. Instrumen penelitian terdiri atas lembar observasi, wawancara, serta tes berupa pretest dan posttest yang digunakan untuk mengukur peningkatan hasil belajar. Berdasarkan analisis statistik, uji normalitas dengan Shapiro-Wilk menunjukkan signifikansi Pretest 1 sebesar 0,053, Posttest 1 sebesar 0,438, Pretest 2 sebesar 0,74, dan Posttest 2 sebesar 0,171. Selanjutnya, uji hipotesis menggunakan one-sample test menunjukkan nilai signifikansi 0,000. Pengukuran peningkatan hasil belajar melalui rata-rata gain menghasilkan nilai N-gain1 sebesar 0,50 dan N-gain2 sebesar 0,34. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yang dilengkapi dengan video tutorial efektif meningkatkan hasil belajar dengan kategori sedang pada mahasiswa PGSD kelas VA dalam mata kuliah Dasar-dasar Statistika.
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Poster sebagai Upaya Pencegahan Bullying di Sekolah Dasar Ija Srirahmawati; Angga Putra; Mahdin Mahdin
JANAH: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) "AMANAH"

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66371/janah.v2i1.28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media pembelajaran poster sebagai upaya pencegahan bullying di SDN 31 Dompu. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk menggali persepsi guru, siswa, dan kepala sekolah terhadap efektivitas poster sebagai alat pendidikan anti-bullying. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap penggunaan poster yang dipasang di ruang kelas dan area strategis sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa poster dengan ilustrasi visual yang menarik dan pesan anti-bullying efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menghargai teman-teman mereka. Siswa menunjukkan perubahan sikap dengan mengurangi perilaku bullying dan lebih memperhatikan pesan-pesan yang disampaikan melalui poster. Meskipun demikian, perubahan perilaku belum sepenuhnya optimal dan masih memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif, termasuk keterlibatan guru dan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media poster dapat menjadi salah satu solusi awal yang strategis dalam pencegahan bullying di sekolah dasar, meskipun harus diintegrasikan dengan program pendidikan karakter yang lebih luas. Keberhasilan penggunaan poster menunjukkan bahwa media visual yang kreatif dapat berperan penting dalam membentuk nilai-nilai sosial dan karakter siswa.
Keterbatasan PjBL Konvensional dalam Kelas Pemrograman yang Padat Andi Prayudi; Supriyaddin Supriyaddin; M.Nur Imansyah; Burhanuddin Burhanuddin; Mahdin Mahdin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12140

Abstract

Project-Based Learning (PjBL) merupakan salah satu model pembelajaran yang banyak diterapkan dalam pendidikan tinggi karena mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa. Namun, implementasi PjBL pada mata kuliah pemrograman masih menghadapi berbagai tantangan akibat karakteristik materi yang kompleks, membutuhkan latihan berulang, serta keterbatasan waktu pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai keterbatasan penerapan Project-Based Learning (PjBL) konvensional pada pembelajaran pemrograman di Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi STKIP Yapis Dompu. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian mahasiswa Semester IV yang mengikuti mata kuliah pemrograman. Data diperoleh melalui observasi proses pembelajaran, wawancara dengan dosen dan mahasiswa, serta dokumentasi hasil belajar. Hasil observasi menunjukkan bahwa implementasi PjBL konvensional masih menghadapi beberapa kendala, yaitu rendahnya penguasaan logika pemrograman mahasiswa, keterbatasan waktu pelaksanaan proyek, ketimpangan kontribusi dalam kerja kelompok, rendahnya capaian hasil belajar individu, serta tingginya kebutuhan pendampingan dosen. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa PjBL konvensional belum sepenuhnya mampu mengakomodasi karakteristik pembelajaran pemrograman yang memerlukan latihan bertahap, umpan balik cepat, dan evaluasi berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi model pembelajaran yang mampu mengombinasikan keunggulan Project-Based Learning dengan pendekatan lain agar pembelajaran pemrograman menjadi lebih efektif.
Faktor Penyebab Kurangnya Minat Belajar pada Siswa Kelas VI pada Mata Pelajaran IPS di Sekolah Dasar Negeri 25 Dompu Lita Sasmita; Fifi Fitriana Sari; Mahdin Mahdin; Hidayat Hidayat; Angga Putra
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i3.5201

Abstract

Masalah utama yang diangkat dalam penelitian ini Adalah kurangnya minat belajar siswa terhadap mata Pelajaran IPS. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) ditingkat sekolah dasar biasanya diperhadapkan dengan tantangan rendahnya keterlibatan siswa yang diakibatkan dari pola pikir bahwa materi yang padat dan bersifat hafalan sehingga membuat siswa merasa sangat bosan dan tidak minat untuk mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan kurangnya minat belajar pada siswa kelas VI pada mata Pelajaran IPS di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mendekatan deskriptif. Data penelitian dikumpulkan melalui Teknik observasi langsung di kelas, wawancara mendalam dengan 1 orang guru mata Pelajaran IPS dan 5 orang siswa kelas VI sebagai informan utama, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab kurangnya minat belajar IPS terbagi menjadi dua faktor. Pertama faktor internal, meliputi stigma negatif siswa terhadap pembelajaran IPS, rendahnya konsentrasi belajar dan kurangnya motivasi belajar dari dalam diri siswa. Kedua, faktor eksternal yaitu berasal dari cara guru yang masih menggunakan metode konvensional, pengaruh lingkungan sebaya dan kurangnya media visual dan digital. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji efektivitas penerapan model pembelajaran interaktif berbasis media visual atau digital dalam meningkatkan minat belajar IPS siswa sekolah dasar.