Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EVALUASI TINGKAT DAN PENANGANAN KERUSAKAN MENGGUNAKAN PENENTUAN INDEKS KONDISI PERKERASAN (IKP) Pd 01-2016-B PADA JALAN RAYA KIAGENG GRIBIG-MAYJEN SUNGKONO KOTA MALANG Ferryco Harnaputro; Burhamtoro Burhamtoro; Udi Subagyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4740

Abstract

Jalan Raya Kiageng Gribig – Mayjen Sungkono Kota Malang sepanjang 10,1 km merupakan salah satu akses jalan menuju gerbang Tol Modyopuro, yang menyebabkan peningkatan arus lalu lintas serta kendaraan tonase tinggi melintas pada jalan tersebut, oleh sebab itu permukaan perkerasan jalan mengalami berbagai permasalahan. Salah satu masalah utamanya adalah banyaknya tambalan yang tidak rata, yang mengakibatkan ketidaknyamanan dalam berlalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan yang terjadi, menganalisis tingkat kerusakan, dan memberikan solusi penanganan yang sesuai. Analisis kerusakan jalan dilakukan dengan berpedoman Indeks Kondisi Perkerasan (IKP) Pd-01-2016-B. Untuk mencapai tujuan tersebut perlu dilakukan beberapa tahapan diantara lain survei kondisi kerusakan jalan, menghitung unit sampel kerusakan jalan, menghitung nilai kerapatan kerusakan, menentukan nilai pengurang kerusakan, penentuan nilai pengurang terkoreksi, penentuan nilai Indeks Kondisi Perkerasan (IKP) untuk memperoleh alternatif penanganan jalan, dan mendapatkan anggaran biaya yang diperlukan. Data primer yang diperlukan pada penelitian ini yaitu hasil survei kondisi kerusakan secara visual, sedangkan data sekunder yang dibutuhkan yaitu data lalu lintas harian, data teknis jalan, dan harga satuan pekerjaan PUPR Kota Malang 2022. Dari analisis yang dilakukan, teridentifikasi beberapa jenis kerusakan yang terjadi di jalan tersebut, seperti lubang, retak memanjang/melintang, tambalan, dan retak kulit buaya. Dalam perhitungan analisis kondisi jalan, didapatkan nilai rata-rata kerusakan sebesar 73,927. Berdasarkan metode IKP, kondisi jalan tersebut termasuk dalam kategori baik (Satisfactory). Rekomendasi penanganan kerusakan dengan cara Scrapping menggunakan Cold Milling Machine (CMM), Penambalan Lubang, dan pengisian celah/retak permukaan (Crack Sealing). Dengan rencana anggaran biaya yang dibutuhkan untuk penanganan kerusakan sebesar Rp 1.000.436.000.
ANALISIS PENANGANAN KERUSAKAN JALAN BATAS KABUPATEN KEDIRI – SRENGAT MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA Rovina Sherlin Adelia; Burhamtoro Burhamtoro; Martince Novianti Bani
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5622

Abstract

Jalan Bts. Kab. Kediri – Srengat merupakan jalan kolektor primer dan termasuk jalan provinsi. Jalan tersebut memiliki banyak fasilitas publik dan banyak dilalui oleh kendaraan ringan hingga kendaraan berat. Perbaikan terakhir yang dilakukan adalah di bulan Juli 2019, sehingga pada tahun 2024 telah terjadi banyak kerusakan jalan. Kerusakan di Jalan Bts. Kab. Kediri – Srengat membutuhkan penilaian kondisi yang dilakukan dengan pengamatan langsung di lapangan untuk menganalisis penyebab terjadinya kerusakan dan mengetahui nilai kondisi dari jalan tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah berdasarkan Bina Marga No 18/T/BNKT/1990. Dalam melakukan penelitian, jalan dibagi menjadi 72 segmen dengan panjang segmen adalah 100 meter. Setelah diketahui nilai kondisinya, kemudian ditentukan pula jenis penanganannya. Hasil penilaian kondisi eksisting menunjukkan nilai 10, 17, 20, dan 27 untuk segmen kiri dan 10, 12, 15, dan 17 untuk segmen kanan sehingga diperlukan pemeliharaan berkala dan peningkatan. Selain itu, hasil penilaian kondisi kerusakan menunjukkan nilai 0, 1, 2, 3, dan 4 serta urutan prioritas 9, 10, 11, 12, dan 13 sehingga dibutuhkan pemeliharaan rutin.
ANALISA TINGKAT KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN METODE PCI PADA RUAS JALAN RAYA PARE – JOMBANG Burhamtoro Burhamtoro; Khoirul Mushthofa; Nain Dhaniarti Raharjo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.5931

Abstract

Jalan Raya Pare - Jombang tergolong ke dalam Jalan Provinsi dengan fungsi jalan Kolektor Primer 2 yang menghubungkan antara Kabupaten Kediri dengan Kabupaten Jombang. Pada ruas jalan sepanjang 5 kilometer ini terdapat kerusakan yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan. Berdasarkan masalah tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui nilai tingkat kerusakan jalan pada ruas Jalan Pare-Jombang. Metode yang digunakan ialah metode PCI (Pavement Condition Index). Hasil analisis diperoleh Nilai tingkat kerusakan perkerasan jalan ialah 59% sempurna (excellent), 13% sangat baik (very good), 12% baik (good), 11% sedang (fair), 5% buruk (poor) pada lajur kiri, sedangkan pada lajur kanan kondisi kerusakan perkerasan jalan ialah 53% sempurna (excellent), 20% sangat baik (very good), 15% baik (good), 8% sedang (fair), 3% buruk (poor), dan 1% sangat buruk (very poor).
PENILAIAN KONDISI KERUSAKAN JALAN PADA RUAS JALAN BANYUGLUGUR KABUPATEN SITUBONDO Angelina Rossi Berlianti; Nain Dhaniarti Raharjo; Burhamtoro Burhamtoro
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.6019

Abstract

Jalan Banyuglugur Kabupaten Situbondo merupakan jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Situbondo. Pada jalan ini ditemukan banyak permasalahan kerusakan seperti retak, lubang, depresi, tambalan, dan kerusakan lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kerusakan, kondisi perkerasan jalan, menentukan bentuk penanganan kerusakan, dan menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB). Metode untuk menganalisis kerusakan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI) dan Indeks Kondisi Perkerasan (IKP). Hasil analisis diperoleh beberapa jenis kerusakan jalan berupa retak, lubang, depresi, tambalan, dan pelepasan butir. Hasil perhitungan jalan didapatkan kondisi permukaan jalan baik sebesar 23% dan kondisi permukaan jalan rusak 77%. Rencana penanganan kerusakan jalan berupa overlay, pelapisan aspal tipis, dan pemeliharaan rutin berupa pemotongan tumbuhan/tanaman liar. Rencana Anggaran Biaya yang diperlukan untuk menangani kerusakan jalan sebesar Rp 15.251.300.000,00 atau Lima Belas Miliar Dua Ratus Lima Puluh Satu Juta Tiga Ratus Ribu Rupiah