Erdianto Setya Wardhana
Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Islam Sultan Agung

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PELATIHAN KADER KESEHATAN GIGI PADA GURU SD DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT WILAYAH KERJA PUSKESMAS KESAMBI KABUPATEN TEGAL Sunnah, Tahta Danifatis; Ardlina, Nira; Wardhana, Erdianto Setya; Alfatekha, Nabila Maulidta
Jurnal Pengabdian Masyarakat DentMas Vol 2, No 1 (2024): JULI 2024
Publisher : Faculty of Dentistry Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/dentmas.2.1.14-18

Abstract

Background: Pada  lingkungan  sekolah,  guru  merupakan  salah  satu  agen  perubahan  untuk  penerapan perilaku  hidup  sehat,  sehingga  pembentukan  kader  kesehatan  gigi  dilingkungan  sekolah  yang melibatkan guru tentulah sangat strategis. Pelatihan kader kesehatan pada guru-guru Sekolah Dasar di wilayah kerja Puskesmas Kesambi Kabupaten Tegal.Method: Metode edukasi yang dilakukan berupa penyuluhan kepada para guru Sekolah Dasar sebagai calon kader Kesehatan, pembuatan buku  saku materi Kesehatan gigi dan melakukan diskusi interaktif dengan para guru serta murid Sekolah dasarResult: Pelaksanaan pelatihan dilaksanakan selama 2  hari  yaitu  tanggal  7-8 Oktober 2022,  dengan jumlah peserta 30 orang guru. Pemahaman para guru Sekolah Dasar tentang kesehatan gigi telah meningkatConclusion: Pelatihan kader kesehatan gigi pada guru Sekolah Dasar dalam meningkatkan pendidikan kebersihan gigi dan mulut wilayah kerja puskesmas kesambi  kabupaten tegal efektif dalam meningkatkan pengetahuan Kesehatan gigi masyarakat 
PELATIHAN KADER KESEHATAN GIGI DAN MULUT USIA REMAJA UNTUK MENINGKATKAN PEGETAHUAN DAN PERILAKU KESEHATAN GIGI Wardhana, Erdianto Setya; Sunnah, Tahta Danifatis; Failasufa, Hayyu; Ryendra, Nadya Restu
Jurnal Pengabdian Masyarakat DentMas Vol 2, No 1 (2024): JULI 2024
Publisher : Faculty of Dentistry Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/dentmas.2.1.19-23

Abstract

Background: kurangnya pemahaman tentang praktik kebersihan gigi yang benar dan kurangnya perhatian terhadap perawatan gigi berkualitas dapat berkontribusi pada masalah kesehatan gigi dan mulut pada usia remaja.SMA 11 negeri Semarang juga belum memiliki program UKGS (Unit Kesehatan Gigi Sekolah) serta belum memiliki kader-kader kesehatan gigi, sehingga pemahaman dan informasi terkait kesehatan gigi dan mulut di SMA Negeri 11 masih sangat terbatas. Pelatihan Kader Kesehatan Gigi dan Mulut Usia Remaja untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Kesehatan gigi di SMA Negeri 11 SemarangMethod: metode edukasi yang digunakan berupapelatihan kader kesehatan gigi dan mulut untuk remaja siswa kelas XII SMA 11 Negeri Semarang sebanyak 46 siswaserta pengambilan data secara deskriptif cross sectional untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan siswa remaja menggunakan kuesionerResult: Kegiatan pelatihan kader kesehatan gigi dan mulut di SMA Negeri 11 Semarang berjalan dengan baik dan didapatkan hasiil tingkat pengetahuan kategori kurang adalah 0%; kategori sedang adalah 8,7% dan kategori baik sebanyak 91,3 %Conclusion: Kegiatan pelatihan kader kesehatan gigi dan mulut usia remaja efektif meningkatkan pemahamam dan pengetahuan siswa-siswi di SMA Negeri 11 Semarang 
KADERISASI DOKTER GIGI KECIL SEBAGAI KADER KESEHATAN GIGI DAN MULUT SISWA-SISWI SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN MARGASARI KABUPATEN TEGAL Ardlina, Nira; Sunnah, Tahta Danifatis; Wardhana, Erdianto Setya; Balqis, Iqraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat DentMas Vol 1, No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Faculty of Dentistry Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/dentmas.1.2.51-55

Abstract

Background: Anak usia Sekolah Dasar (SD) tergolong dalam kelompok yang rawan terhadap penyakit gigi dan mulut. Penyebab resiko tingginya kejadian karies gigi di wilayah kerja Puskesmas Kesambi adalah kurangnya Tingkat Pengetahuan usia anak sekolah terkait kesehatan gigi dan mulut Objective : Melakukan edukasi dan kaderisasi dokter gigi kecil sebagai kader kesehatan gigi dan mulut siswa-siswi sekolah dasar di kecamatan margasari kabupaten Tegal Method: Metode edukasi yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini meliputi penyuluhan secara interaktif, pemberian materi video Kesehatan gigi, pemberian buku saku Kesehatan gigi dan diskusi Result: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kaderisasi dokter gigi kecil diikuti oleh 20 peserta kader dan pengetahuan kesehatan gigi para kader dokter gigi kecil cukup baik. Conclusion: kaderisasi dokter gigi kecil sebagai kader kesehatan gigi dan mulut siswa-siswi sekolah dasar di kecamatan margasari kabupaten Tegal berhasil dengan baik.
Pemanfaatan Buku Saku “Gigit Beras” Untuk Peningkatan Perilaku Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang Failasufa, Hayyu; Adiwinarno , Bawa; Wardhana, Erdianto
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 3 No 4 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v3i4.360

Abstract

Latar belakang: Penyebab permasalahan sebagai faktor resiko tingginya masalah kesehatan gigi mulut di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu adalah kurangnya pemahaman tentang pentingnya kesehatan gigi dan kebiasaan merawat gigi yang buruk. Hal ini bisa berupa perilaku menyikat gigi yang kurang tepat terutama di tingkat usia anak. Tujuan: Tujuan dari kegiiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan perilaku menyikat gigi yang tepat pada anak-anak dengan Pemanfaatan Buku Saku “Gigit Beras”. Metode: Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini meliputi pembuatan buku saku “Gigit Beras”, edukasi teknik menyikat gigi yang tepat sesuai buku saku serta melakukan evaluasi perilaku menyiklat gigi pada anak. Target partisipasi masyarakat yang ditetapkan adalah 50 orang yang terdiri dari ibu dan anaknya. Hasil: Terjadi perubahan yang signifikan dalam perilaku menyikat gigi anak setelah penggunaan buku saku. Proporsi anak yang tidak sesuai dalam menyikat gigi mereka menurun drastis dari 84% menjadi 12%, sedangkan proporsi anak yang sesuai meningkat dari 16% menjadi 88%. Kesimpulan: Buku saku “Gigit Beras” merupakan alat yang efektif dalam upaya meningkatkan kesehatan gigi anak dan mempromosikan perilaku yang lebih baik dalam perawatan gigi. Kata kunci: buku saku, gigit beras, kesehatan gigi anak, sikat gigi _____________________________________________________________________________ Abstract Background: The cause of the problem as a risk factor for the high prevalence of oral health issues in the Puskesmas Kedungmundu working area is a lack of understanding of the importance of oral health and poor dental care habits. This can manifest as improper teeth brushing behavior, especially among children. Objective: This community engagement initiative aims to improve proper teeth brushing behavior in children by utilizing the "Gigit Beras" Pocket Book. Method: The methods employed in this community engagement endeavor include the creation of the "Gigit Beras" Pocket Book, education on the correct teeth brushing techniques by the content of the pocketbook, and the evaluation of teeth brushing behaviors in children. The target participation is 50 individuals, comprising mothers and their children. Result: There was a significant change in children's tooth-brushing behavior after using the pocketbook. The proportion of children not following proper teeth brushing practices has dropped dramatically from 84% to 12%, while the proportion of those following correct practices has increased from 16% to 88%. Conclusion: The "Gigit Beras" pocketbook effectively enhances children's oral health and promotes better dental care behaviors. Keywords: pocketbook, gigit beras, children's dental health, toothbrushing
Pelatihan Peningkatan Pengetahuan Kader Kesehatan Tentang Penyakit Gigi dan Perawatan Pencabutan Gigi di Desa Dempet Erwid Fatchur Rahman; Erdianto Setya Wardhana; Sabina Ayu Putri Saraswathi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) Vol. 1 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67376/jpmkg.v1i1.3

Abstract

Kader kesehatan gigi memegang peran penting dalam memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat tentang kesehatan gigi. Dengan adanya kader yang lebih kompeten dan mampu memberikan edukasi kesehatan gigi, diharapkan angka penyakit gigi di Dempet bisa menurun dan derajat kesehatan gigi masyarakat Dempet bisa menjadi lebih baik. Melalui program pengabdian masyarakat ini, diharapkan akan terjadi perubahan positif dalam pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan gigi, serta perbaikan kualitas pelayanan kesehatan gigi di Desa Dempet. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan program ini adalah memberikan penyuluhan kepada kader kesehatan terkait macam-macam penyakit gigi, indikasi pencabutan gigi, prosedur pencabutan gigi dan resiko-resiko pencabutan gigi. Terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan dan pemahaman terkait kesehatan gigi. Setelah diberikan penyuluhan edukasi kesehatan gigi, kader kesehatan memiliki peningkatan nilai rata-rata yaitu dari nilai 64 (Pre-Test) menjadi 88 (Post test). Kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) yang berupa Pelatihan Peningkatan Pengetahuan Kader Kesehatan tentang Penyakit Gigi dan Perawatan Pencabutan Gigi di Desa Dempet brjalan dengan lancar dan memberikan dampak yang posiitif bagi masyarakat dempet.