Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

The Impact of The Wage System on Estimating Construction Worker Productivity Mirnayani, Mirnayani; Yunita Dian Suwandari
Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Vol. 27 No. 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jtsp.v27i2.15020

Abstract

A construction project's productivity significantly depends on its workforce's efficiency. This study examines the effect of different wage systems—daily wage and piece-rate (borongan) systems—on the productivity of construction workers, using a neural network model for analysis. Data were collected from workers at the ESP-Control Building Project of PLTU Units 9 & 10 through field observations and questionnaires. Productivity was assessed via the Work Sampling method, while SPSS software was employed to analyze key factors influencing worker performance. The results show that the piece-rate system is more effective in enhancing productivity than the daily wage system, as indicated by higher Labour Utilization Rates (LUR). A neural network model developed for productivity estimation achieved high accuracy, with R² values of 0.815 for the daily wage system and 0.817 for the piece-rate system. Practically, these findings can help project managers improve scheduling efficiency, minimize idle time, and reduce labor costs by adopting an appropriate wage system.
Evaluasi Kinerja Revit dan Cubicost dalam Perhitungan Quantity Take Off Struktur Beton Berbasis BIM 5D Hakim, Arif Luqman; Mirnayani, Mirnayani
Go Infotech: Jurnal Ilmiah STMIK AUB Vol 31, No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AUB - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36309/goi.v31i2.423

Abstract

Penerapan Building Information Modeling (BIM) telah menjadi pendekatan penting dalam industri konstruksi untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi perencanaan serta manajemen proyek. Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil perhitungan volume struktur beton menggunakan dua perangkat lunak berbasis BIM, yaitu Revit dan Cubicost TAS. Fokus penelitian pada perbandingan Quantity Take Off (QTO) elemen struktur utama seperti kolom, balok, pelat lantai, dan dinding geser pada proyek Data Center. Metode yang digunakan adalah analisis komparatif kuantitatif melalui pemodelan 3D dan perhitungan volume dengan Revit dan Cubicost TAS. Data diperoleh dari proyek aktual, kemudian hasil perhitungan dibandingkan untuk mengidentifikasi deviasi serta faktor penyebabnya, meliputi pendekatan pemodelan, pengaturan deduksi volume, dan kesalahan manusia. Hasil menunjukkan deviasi perhitungan antara kedua perangkat lunak, dengan selisih terbesar pada elemen balok sebesar 1,69%. Secara keseluruhan, Cubicost memberikan hasil lebih akurat berkat fitur deduksi otomatis dan pengurangan kesalahan input, sedangkan Revit unggul dalam visualisasi dan koordinasi model BIM. Dengan demikian, kombinasi keduanya direkomendasikan untuk menghasilkan estimasi volume yang efisien dan akurat pada pekerjaan struktur beton.
Evaluasi Kinerja Revit dan Cubicost dalam Perhitungan Quantity Take Off Struktur Beton Berbasis BIM 5D Hakim, Arif Luqman; Mirnayani, Mirnayani
Go Infotech: Jurnal Ilmiah STMIK AUB Vol 31, No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AUB - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36309/goi.v31i2.423

Abstract

Penerapan Building Information Modeling (BIM) telah menjadi pendekatan penting dalam industri konstruksi untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi perencanaan serta manajemen proyek. Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil perhitungan volume struktur beton menggunakan dua perangkat lunak berbasis BIM, yaitu Revit dan Cubicost TAS. Fokus penelitian pada perbandingan Quantity Take Off (QTO) elemen struktur utama seperti kolom, balok, pelat lantai, dan dinding geser pada proyek Data Center. Metode yang digunakan adalah analisis komparatif kuantitatif melalui pemodelan 3D dan perhitungan volume dengan Revit dan Cubicost TAS. Data diperoleh dari proyek aktual, kemudian hasil perhitungan dibandingkan untuk mengidentifikasi deviasi serta faktor penyebabnya, meliputi pendekatan pemodelan, pengaturan deduksi volume, dan kesalahan manusia. Hasil menunjukkan deviasi perhitungan antara kedua perangkat lunak, dengan selisih terbesar pada elemen balok sebesar 1,69%. Secara keseluruhan, Cubicost memberikan hasil lebih akurat berkat fitur deduksi otomatis dan pengurangan kesalahan input, sedangkan Revit unggul dalam visualisasi dan koordinasi model BIM. Dengan demikian, kombinasi keduanya direkomendasikan untuk menghasilkan estimasi volume yang efisien dan akurat pada pekerjaan struktur beton.
Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Optimalisasi Lahan Pekarangan dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan Suwandari, Yunita Dian; Mirnayani, Mirnayani; Hanum, Bethriza; Heriyanto, Muhamad; Siregar, Bertolomeus Yohannes
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2060

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Komunitas Petani Almadera, Desa Parung Panjang, Kabupaten Bogor, dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan penerapan teknologi tepat guna. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi pengelolaan lahan yang masih manual, belum optimalnya pemanfaatan limbah organik, serta ketiadaan sistem drainase yang menyebabkan genangan air dan menurunkan produktivitas tanaman. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan learning methodology yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Rangkaian kegiatan mencakup pembuatan bedengan permanen, lubang biopori, komposter rumah tangga, dan sistem drainase sederhana, disertai pelatihan pemasaran digital untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan lahan dan limbah organik, serta meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif. Berdasarkan hasil evaluasi melalui kuesioner, tingkat kepuasan peserta mencapai 94%, menunjukkan bahwa pelaksanaan program tergolong sangat memuaskan. Kegiatan ini berkontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian pangan dan ekonomi keluarga yang berkelanjutan.Kata kunci: Biopori, Banjir, Sampah.
Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Optimalisasi Lahan Pekarangan dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan Suwandari, Yunita Dian; Mirnayani, Mirnayani; Hanum, Bethriza; Heriyanto, Muhamad; Siregar, Bertolomeus Yohannes
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2060

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Komunitas Petani Almadera, Desa Parung Panjang, Kabupaten Bogor, dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan penerapan teknologi tepat guna. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi pengelolaan lahan yang masih manual, belum optimalnya pemanfaatan limbah organik, serta ketiadaan sistem drainase yang menyebabkan genangan air dan menurunkan produktivitas tanaman. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan learning methodology yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Rangkaian kegiatan mencakup pembuatan bedengan permanen, lubang biopori, komposter rumah tangga, dan sistem drainase sederhana, disertai pelatihan pemasaran digital untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan lahan dan limbah organik, serta meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif. Berdasarkan hasil evaluasi melalui kuesioner, tingkat kepuasan peserta mencapai 94%, menunjukkan bahwa pelaksanaan program tergolong sangat memuaskan. Kegiatan ini berkontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian pangan dan ekonomi keluarga yang berkelanjutan.Kata kunci: Biopori, Banjir, Sampah.