Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

KAJIAN YURIDIS TINDAK PIDANA PEMALSUAN DALAM UNDANG UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1946 DENGAN UNDANG UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2023 Dayana Jelita Humaira; Endra Syaifuddin; Roli Pebrianto
Jurnal Hukum Perjuangan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Hukum Perjuangan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jurnalhukumperjuangan.v4i1.2274

Abstract

Penelitian ini membahas pengaturan tindak pidana pemalsuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana lama (Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946) dan KUHP baru (Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023) sebagai bentuk pembaruan hukum pidana di Indonesia. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaturan dan perbedaan antara kedua undang-undang tersebut dalam menangani tindak pidana pemalsuan, khususnya dalam konteks perkembangan teknologi digital dan pengakuan terhadap korporasi sebagai subjek hukum pidana. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUHP lama masih terbatas pada bentuk pemalsuan fisik dan belum mengatur pemalsuan digital serta keterlibatan korporasi. Sementara itu, KUHP baru mencakup pemalsuan dalam bentuk elektronik, memperluas subjek hukum pidana termasuk korporasi, dan menekankan pendekatan keadilan restoratif. Reformasi ini mencerminkan kebutuhan akan sistem pemidanaan yang lebih adaptif, proporsional, dan responsif terhadap dinamika masyarakat serta tantangan hukum di era digital.
PENTINGNYA PEMAHAMAN TERKAIT KENAKALAN MELANGGAR HUKUM SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI DESA LABUHAN BADAS Noviana Noviana; Roli Pebrianto
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v7i1.1615

Abstract

Kenakalan remaja menunjukkan peningkatan yang signifikan setiap tahunnya,baik dalam jumlah maupun jenis pelanggaran yang dilakukan. Remaja, yangsedang mencari identitas dan berada dalam fase transisi dari masa kanak-kanakmenuju dewasa, seharusnya diarahkan pada aktivitas yang positif untukmempersiapkan masa depan yang sukses. Untuk mengatasi masalah ini, telahdilakukan kegiatan sosialisasi di Desa Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa.Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada 30 anak dan remajasetiap bulannya selama tiga bulan berturut-turut, dimulai dari bulan Maret hinggaMei 2024. Metode yang digunakan mencakup observasi, ceramah, dansosialisasi. Melalui tahapan ini, peserta diberikan pemahaman tentang berbagaibentuk kenakalan remaja, konsekuensi hukum yang dapat diterapkan, sertabahaya yang ditimbulkannya tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi oranglain. Diharapkan dengan pendekatan ini, mereka dapat menghindari perilakuyang melanggar hukum dan memilih jalan yang lebih baik untuk masa depanmereka. Hasil menunjukkan antusiasme dan semangat remaja dalam mengikutikegiatan pengabdian ini, keaktifan mereka bertanya tentang bentuk kenakalankenakalan yang melanggar hukum dan juga menunjukkan bahwa mereka inginmengetahui lebih dalam terkait faktor-faktor penyebab serta cara menghindarisegala bentuk kenakalan melanggar hukum. Desa Labuhan Badas termasuk salahsatu desa dengan beberapa kasus kenakalan remaja yang tidak bisa dianggapsepele seperti balap liar antar geng motor, pencurian motor, konvoi membawaanak panah dan lain sebagainya. Kegiatan sosilisasi ini membekali remajakhususnya di Labuhan Badas agar terhindar dari perbuatan atau kenakalanmelanggar hukum
OPTIMALISASI POTENSI DESA MELALUI SDGs DESA UNTUK MENDUKUNG INDONESIA EMAS 2045 Roli Pebrianto; Madilau Rai Angkasa; , Lady Ladauni Edelweis; Yolanda Dwi Lestayanti; Dela Regina Putri
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v7i2.1849

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi Desa Jotang Beru melalui penerapan program-program SDGs Desa guna mendukung visi Indonesia Emas 2045. Program utama mencakup penyuluhan formulasi pakan ternak sapi dan pelatihan pembuatan Urea Molasses Block, sosialisasi anti-Bullying di sekolah dasar, pendampingan UMKM untuk pendaftaran NIB, serta penyuluhan hukum mengenai pencegahan kenakalan remaja dan pernikahan dini di era digital. Program-program ini mendapatkan respons positif dari masyarakat, terutama dari petani ternak dan pelajar. Kegiatan pendampingan juga berfokus pada pengelolaan limbah kotoran sapi untuk pembuatan pupuk kompos, yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan optimalisasi potensi desa melalui program-program ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mandiri dan sejahtera dalam menghadapi tantangan masa depan. Waktu kegiatan pengabdian ini dilakukan selama dua bulan, mulai 13 Juli hingga 10 September 2024, di Desa Jotang Beru, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode observasi, ceramah, sosialisasi, pendampingan, penyuluhan, dan seminar. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pakan berkualitas, penurunan kasus Bullying di kalangan pelajar, peningkatan kesadaran akan legalitas usaha melalui NIB, serta peningkatan pemanfaatan limbah organik untuk kompos. Masyarakat setempat mulai mempraktikkan teknik-teknik yang diajarkan dan berkomitmen untuk menerapkan metode tersebut dalam kehidupan sehari-hari, menciptakan dampak positif yang berkelanjutan
SOSIALISASI PENYUSUNAN PERATURAN DESA TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH MENUJU DESA BERSIH DAN INDONESIA EMAS 2045 Noviana Noviana; Iwan Haryanto; Muhammad Anugerah Puji Sakti; Roli Pebrianto; Abdul Rahim
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v7i2.1892

Abstract

Penyusunan Peraturan Desa (Perdes) tentang pengelolaan sampah merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan desa yang bersih dan mendukung pembangunan berkelanjutan menuju visi Indonesia Emas 2045.Maka dalam hal ini dilaksanakan kegiatan sosialisasi tentang penyusunan Peraturan Desa tentang pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Dosen Fakultas Hukum Universitas Samawa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman Pemerintah Desa, BPD, dan masyarakat desa tentang pengelolaan sampah melalui Perdes, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat desa dalam pengelolaan sampah, sebagai bagian dari kontribusi menuju pencapaian visi Indonesia Emas 2045 yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Empang Bawa, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa pada hari Jum’at, 10 Oktober 2024, dengan peserta berjumlah 30 orang yang terdiri dari unsur Pemerintah Desa, BPD, dan Masyarakat. Metode yang digunakan yaitu ceramah dan diskusi interaktif, serta pendampingan teknis kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan aparatur pemerintah desa dalam menyusun rancangan Perdes (Ranperdes). Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif mampu meningkatkan pemahaman serta mendorong keterlibatan Pemerintah Desa, BPD, dan masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah dan mempercepat proses penyusunan Perdes yang partisipatif dan berbasis kebutuhan lokal.
PENYULUHAN BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA BAGI GENERASI MUDA DI KABUPATEN SUMBAWA Lahmuddin Zuhri; Endra Syaifuddin; Noviana Noviana; Roli Pebrianto; Iwan Haryanto; M Anugerah Puji Sakti; Muhamad Panji Prabu Dharma
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v9i1.2415

Abstract

Permasalahan penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja, khususnya pelajar, merupakan ancaman serius terhadap kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran hukum, serta membangun sikap preventif pelajar terhadap bahaya narkoba di Kabupaten Sumbawa. Metode yang digunakan adalah penyuluhan melalui pendekatan ceramah dan diskusi interaktif yang dilaksanakan di lima SMA/MA di Kabupaten Sumbawa, yaitu MAN 1 Sumbawa Besar, SMA N 3 Sumbawa Besar, SMA N 1 Moyo Utara, SMAK ST Gregorius, dan SMA Muhammadiyah Sumbawa, dengan melibatkan Fakultas Hukum Universitas Samawa dan Satuan Reserse Narkoba Polres Sumbawa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan secara langsung di lingkungan sekolah efektif meningkatkan pengetahuan pelajar mengenai dampak narkoba dari aspek kesehatan, sosial, dan hukum, serta mendorong terbentuknya sikap kritis dan kemampuan menolak pengaruh negatif lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil menanamkan kesadaran pentingnya memilih pergaulan yang sehat dan mematuhi norma hukum. Kesimpulannya, penyuluhan berbasis edukasi hukum dan kesehatan merupakan strategi yang efektif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar. Oleh karena itu, diperlukan keberlanjutan program secara sistematis dan kolaboratif guna mewujudkan generasi muda yang berkarakter dan resilient terhadap ancaman narkoba.