p-Index From 2021 - 2026
6.958
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Financial Distress dan Free Cash Flow dengan Proporsi Dewan Komisaris Independen sebagai Variabel Moderasi Terhadap Manajemen Laba Bella Nabilla Lukita Putri; Sistya Rachmawati
Jurnal Keuangan dan Perbankan Vol 14, No 2 (2018): Jurnal Keuangan dan Perbankan, Volume 14 No. 2, Juni 2018
Publisher : STIE Indonesia Banking School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.287 KB) | DOI: 10.35384/jkp.v14i2.127

Abstract

This study investigates the effect of Financial Distress and Free Cash Flow on Earnings Management with the Board of Commissioners Independent as a moderating variable. This investigation usage the population of manufacturing companies positioned on the Indonesia stock exchange years 2014 to 2017 with a meager 152 companies, according to the criteria needed in this study there were only 53 manufacturing companies that became the sample for the year 2014 to 2017. The research of usage multiple regression analysis with the roles of research that the Financial Distress of positive appearance significantly to earnings Management, then to Free Cash Flow does not have an effect on Earnings Management. For variable Independent Commissioners only moderation that strengthens Free Cash Flow against the management, while for the Financial Distress does not strengthen his relationship with management
Kepemilikan Institusional Memoderasi Pengaruh Transaksi Hubungan Istimewa Terhadap Penghindaran Pajak Etty Murwaningsari; Sistya Rachmawati
Akuntabilitas Vol 15, No 2 (2022)
Publisher : Department of Accounting-Faculty of Economic and Business (FEB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/akt.v15i2.27226

Abstract

Aspects of sales, purchases, and related credit as well as taxation, especially tax avoidance and institutional ownership, are important information for the company’s stakeholders, so the relevant regulations are important. This research method was carried out by taking secondary data, namely manufacturing companies listed on the Indonesian stock exchange, the number of research samples was 50 manufacturing companies, according to purposive sampling criteria during the 2016-2020 period (5 years) so that the number of samples was 250 observations. Using regression moderating, the results show that relationship loan transactions, relationship purchasing transactions, and relationship sales transactions have no effect on tax evasion. Meanwhile, institutional ownership weakens the effect of relationship loan transactions and relationship sales on tax avoidance, while the effect of relationship purchasing transactions on tax avoidance is not moderated by institutional ownership.
Pengaruh Tax Socialization dan Tax Fairness Terhadap Tax Compliance dengan Tax Awareness Sebagai Variabel Intervening Nike Dewanti Wulanningrat; Sistya Rachmawati
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 09 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v2i09.478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh sosialisasi perpajakan dan keadilan pajak terhadap kepatuhan pajak dengan kesadaran perpajakan sebagai variabel Intervening pada wajib pajak Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Bojonegoro, Jawa Timur. Penelitian ini akan menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data primer melalui penyebaran kuesioner. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling dimana kriterianya adalah wajib pajak usaha mikro, kecil dan menengah yang berdomisili di wilayah Bojonegoro, Jawa Timur. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 174 responden. Analisis data menggunakan pendekatan Partial Leasts Square (PLS) dengan menggunakan program SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel-variabel perpajakan yang diteliti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sosialisasi perpajakan dan keadilan pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesadaran perpajakan, sosialisasi perpajakan dan keadilan pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan perpajakan, kesadaran perpajakan tidak memediasi sosialisasi perpajakan terhadap kepatuhan perpajakan. Kesadaran perpajakan mampu memediasi keadilan pajak terhadap kepatuhan pajak melalui kesadaran perpajakan. Dengan demikian hasil penelitian variabel kontrol menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan dan perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan pajak, namun pelayanan pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan pajak.
TATA KELOLA KOPERASI DALAM RANGKA MEWUJUDKAN PENINGKATAN KINERJA SDM Sistya Rachmawati; Etty Murwaningsari; Prastiyo Diatmono; Yvonne Augustine
JURNAL ABDIKARYASAKTI Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v3i1.15364

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat agar seluruh pengelola dan anggota koperasi dapat meningkatkan wawasan dan kinerja sumber daya manusia. Serta menjelaskan megenai tata kelola dan pengelolaan sumber daya manusia yang baik dalam koperasi. Sebagai upaya penguatan partisipasi tata kelola koperasi yang baik untuk memberdayakan individu, kelompok dan masyarakat bidang kesejahteraan keluarga terutama dalam usaha meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan bersama. Sehingga seluruh pengelola dan anggota koperasi memahami strategi peningkatan kinerja organisasi. Metode yang digunakan dalam pelaksanan pengabdian kepada masyarakat adalah penyuluhan, pelatihan dan pendampingan melalui presentasi materi oleh tim pengabdian masyarakat. Dilakukan diskusi dengan peserta dengan dipandu oleh moderator melalui tatap muka. Umpan balik dilakukan dengan kuesioner. Hasil evaluasi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat baik pada saat tatap muka dan melalui kuesioner menunjukan bahwa peserta pengabdian kepada masyarakat menyatakan puas dengan kegiatan, dan tujuan pengabdian kepada masyarakat tercapai dimana peserta merasa memperoleh manfaat berupa tambahnya pengetahuan, pemahaman tata kelola koperasi melalui pengelolaan sumber daya manusia.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI HIJAU, MODAL INTELEKTUAL HIJAU TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN DENGAN INOVASI HIJAU SEBAGAI VARIABEL MODERASI Ellyzia Sustrastanti; Sistya Rachmawati
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i2.16982

Abstract

Penelitian yang mencoba menguji pengaruh budaya organisasi hijau dan modal intelektual hijau terhadap kinerja bisnis ini menggunakan inovasi hijau sebagai variabel moderasi. Populasi penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan memberikan laporan keberlanjutan tahun 2021. Sampel penelitian ini berjumlah 420 perusahaan. teknik pengumpulan data sebagian diambil dari situs resmi perusahaan dan sebagian diunduh dari situs BEI. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda untuk menguji data. Penelitian menemukan bahwa meskipun budaya organisasi hijau dan modal intelektual hijau memiliki pengaruh besar terhadap kinerja bisnis, inovasi hijau bertindak sebagai mediator. Faktor independen dan moderasi dalam penelitian memiliki efek substansial gabungan pada kesuksesan perusahaan.
PENGARUH KEUNGGULAN KOMPETITIF HIJAU, INOVASI HIJAU, TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN DENGAN BUDAYA ORGANISASI HIJAU SEBAGAI VARIABEL MODERATING Happy Eucharistia; Sistya Rachmawati
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i2.16983

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan apakah keunggulan kompetitif hijau dan inovasi hijau berdampak pada kinerja perusahaan dengan budaya organisasi hijau sebagai variabel mediasi. Perusahaan yang paling menonjol dalam penelitian ini adalah perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan juga merilis laporan tahunan dan keberlanjutan tahun 2021. Ada sekitar 382 bisnis yang diikutsertakan dalam survei ini. Metode pengumpulan data sebagian diunduh dari website IDX, sebagian lagi dari website resmi perusahaan. Teknik analisis data yang Analisis regresi linier berganda digunakan dalam pekerjaan ini. Temuan penelitian mengungkapkan hal itu bahwa Keunggulan Kompetitif Hijau dan Inovasi Hijau tidak berpengaruh terhadap Kinerja Perusahaan ditambah dengan peran Budaya Organisasi Hijau sebagai pemediasi. Hasil penelitian secara simultan semua variabel independen dan variabel mediasi tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan.
PENGARUH MODAL MANUSIA HIJAU, MODAL STRUKTURAL HIJAU, MODAL RELASIONAL HIJAU TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN DENGAN KEUNGGULAN KOMPETITIF HIJAU SEBAGAI VARIABEL MODERASI Diftya Rachmitha Hunafah; Sistya Rachmawati
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i2.18137

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh modal structural hijau, modal manusia hijau, dan modal relasional hijau terhadap kinerja perusahaan. Penggunaan variabel moderasi yaitu keunggulan kompetitf hijau. Laporan tahunan yang berlanjut didapatkan dari riset ini, yaitu instansi sektor bukan keuangan yang ada pada Bursa Efek Indonesia (BEI), merupakan data sekunder pada riset ini. Sampel pada target sampling menggunakan 420 instansi di tahun 2021. Penggunaan analisis regresi linier ganda yaitu SPPS v 22.0 dipilih penelitii. Hasil menunjukkan bahwa modal manusia hijau dan modal relasional hijau tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Yang berpengaruh dalam kinerja perusahaan yaitu modal struktural hijau. Variabel keunggulan kompetitf hijau memperlemah modal manusia hijau, dan modal relasional hijau terkait dengan kinerja perusahaan, sedangkan keunggulan kompetitf hijau dapat memperkuat modal struktural hijau terkait dengan kinerja perusahaan.
FINANCIAL STABILITY, EXTERNAL PRESSURE, FINANCIAL TARGET, DAN GREEN INTELLECTUAL CAPITAL YANG MEMPENGARUHI FRAUDULENT FINANCIAL STATEMENT Elni Beatrix Daun Tasik Allo; Sistya Rachmawati
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v2i2.14755

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisa dampak stabilitas finansial, tekanan eksternal, target keuangan, serta modal intelektual hijau pada akun penipuan. Jenis penelitian ini ialah kualitatif karena menjelaskan akibat antar variabel lewat pengujian hipotesis. Riset ini memakai data sekunder berbentuk annual serta sustainability report buat industri yang tertera di Bursa Efek Indonesia periode 2020- 2021. Metode pengumpulan sampell dalam riset ini memakai sampel yang ditargetkan. Ada 216 sampel yang penuhi kriteria buat periode 2020- 2021, serta metode analisa data yang dipakai dalam riset ini adalah analisa data kuantitatif dengan memakai program SPSS 22.0 buat mengolah data memakai analisa regresi logistik. Hasil riset ini membuktikan jika stabilitas keuangan mempengaruhi positif kepada penipuan rekening. Target keuangan, tekanan eksternal, serta modal intelektual hijau tidak relevan dengan akun penipuan.
The The Effect of Environmental, Social and Governance (ESG) Business Strategy on Tax Aggressiveness with Corporate Social Responsibility (CSR) as a Moderation Variable Rustandi Rustandi; Etty Murwaningsari; Sistya Rachmawati
Asian Journal of Management, Entrepreneurship and Social Science Vol. 4 No. 01 (2024): Pebruary, Asian Journal of Management Entrepreneurship and Social Science ( AJ
Publisher : Cita Konsultindo Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The primary purpose of this research is to find out how environmental, social, and governance issues (ESG) affect both prospector and defender corporate strategies as well as tax aggressiveness in the Consumer Non-Cyclicals and Basic Material sectors. Corporate social responsibility (CSR) will be used as a moderating variable. The researchers conducted a study on a selection of companies listed on the Indonesia Stock Exchange that were vulnerable between 2019 and 2021. They used purposive sampling approaches and acquired a total of 74 companies as samples. This study employed a random effect model approach to analyse the structure of panel data. Companies using both Prosfector and Defender business strategies have a direct impact on their level of tax aggressiveness. Nevertheless, companies that adopt a prospector business strategy and practice corporate social responsibility (CSR) moderation may reduce their ability to engage in aggressive tax practices. Conversely, companies that follow a Defender business strategy and practice corporate social responsibility (CSR) moderation may enhance their ability to engage in aggressive tax practices. The use of aggressive tax reduction methods has a negative influence on a company's sustainability, leading to a decline in share prices. This is due to the unfavourable perception of investors, who view the company's recorded earnings as being small. The government incurs losses while engaging in aggressive tax avoidance activities, as these practices might diminish state revenues derived from the tax sector. These findings offer compelling evidence regarding the significance of information sharing, particularly in relation to corporate sustainability. This study enhances comprehension of corporate tax conduct and commercial tactics in emerging nations.
The Impact of Other Comprehensive Income Volatility, Research and Development Investment, and Earnings Management on Cost of Capital: The Moderating Role of Agency Cost Rachmawati, Sistya; Pratiwi, Inugrah Ratia; Murwaningsari, Etty
The Asian Journal of Technology Management (AJTM) Vol. 17 No. 2 (2024)
Publisher : Unit Research and Knowledge, School of Business and Management, Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12695/ajtm.2024.17.2.5

Abstract

Abstract. In 2025, forecasts indicate that Asian companies, especially from China and India, will dominate the IPO market. Understanding global capital cost drivers is essential, particularly as energy sector costs increase. Research highlights that superior accounting information can narrow the investor-management gap, reducing equity and debt. This study investigates the impact of Other Comprehensive Income (OCI) volatility, Research and Development (R&D) investment, and earnings management on cost of capital, considering the potential moderating effect of agency costs. The analysis includes 1,565 observations across 313 firms from 2018 to 2022, focusing on the energy sector in China, India, the United States, and Indonesia. The study uses panel data regression to examine the relationships between OCI volatility, R&D investment, earnings management, and cost of capital, focusing on agency costs’ moderating role. Initial findings reveal that earnings management significantly and negatively influences cost of capital. Further, R&D investments in China and Indonesia show a negative and significant impact on cost of capital, contrary to positive and significant findings in India and the United States. Companies are advised to sustain efficient, future-oriented project selections. Keywords: OCI Volatility, R&D investment, earnings management, agency cost, cost of capital