Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS DAN STRATEGI PEMELIHARAAN KANTONG LUMPUR PADA JARINGAN IRIGASI BENDUNG PAMARAYAN BERDASARKAN POLA AKUMULASI SEDIMEN Apriliasi, Eka; Widjaya, Christian Dwi Putra; Syafriyandi, Debby
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 3, Desember Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i3.4979

Abstract

Sistem irigasi yang andal sangat bergantung pada kemampuan jaringan untuk mendistribusikan air secara efisien dan berkelanjutan. Salah satu permasalahan utama yang dapat mengganggu fungsi jaringan irigasi adalah akumulasi sedimen yang tinggi, terutama di kantong lumpur. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemeliharaan kantong lumpur pada jaringan irigasi Bendung Pamarayan berdasarkan pola akumulasi sedimen yang terjadi. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, pengambilan sampel sedimen, analisis laboratorium, serta perhitungan volume dan laju akumulasi sedimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata akumulasi sedimen di beberapa lokasi mencapai 2.000–3.000 m³ per tahun. Strategi pemeliharaan yang efektif adalah dengan melakukan pembersihan minimal dua kali dalam setahun, yaitu sebelum dan sesudah musim hujan. Rencana pemeliharaan disusun berdasarkan efisiensi operasional, aksesibilitas lokasi, dan kebutuhan kontinuitas suplai air irigasi. Penerapan strategi ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan fungsi irigasi dan meningkatkan produktivitas pertanian.
Integrasi Skema Pembiayaan, Kebijakan Publik, dan Konsesi Dalam Keberhasilan Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung Indra Putra Salim; Fuk Jin Oei; Christian Dwi Putra Widjaya
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 14, Nomor 1, April Tahun 2026
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v14i1.5100

Abstract

Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) merepresentasikan tonggak penting pembangunan infrastruktur transportasi modern di Indonesia. Proyek ini menghadapi tantangan utama pada pembiayaan, kebijakan, dan keberlanjutan operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, analisis dokumen, dan wawancara untuk menganalisis hubungan antara pembiayaan, konsesi, efisiensi biaya, dan keberhasilan proyek. Hasil analisis menunjukkan terdapat 42 kode tematik, dengan pembiayaan sebagai faktor dominan sebesar 43% (18 kode), diikuti kebijakan 26% (11 kode) dan konsesi 19% (8 kode), sehingga faktor non-teknis mencapai 88%. Sebanyak 80% informan menyatakan bahwa keterlambatan arus kas menjadi penyebab utama inefisiensi, yang memicu idle cost dan keterlambatan konstruksi. Proyek juga mengalami cost overrun sekitar 20% yang menurunkan kelayakan investasi. Dari sisi kebijakan, tidak adanya lembaga permanen menyebabkan koordinasi tidak optimal. Dari sisi konsesi, kontrak 50 tahun tidak cukup adaptif terhadap perubahan biaya. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi pembiayaan, kebijakan, dan konsesi menjadi kunci keberhasilan proyek, sehingga diperlukan reformasi pembiayaan, penguatan kelembagaan, dan konsesi yang lebih fleksibel
Increasing awareness and waste management based on community participation in overcoming illegal dumping in Wahana Harapan Bekasi Housing Raafi Widyaputra Yulianyahya; Christian Dwi Putra Widjaya; Ansadilla Niar Sitanggang; Wildan Khubi Mukhafa; Pasya Tarosyamsa; Muhamad Daffa; Vitroh Maviroh; Aulia Wafa Lutfya Maliha
Pengmasku Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v6i2.2157

Abstract

The problem of garbage accumulation in residential areas is an environmental issue that has a direct impact on the health, comfort, and quality of life of the community. One of the problems that occurs is the practice of illegal dumping which causes the accumulation of waste in residential environments and reduces the quality of the surrounding environment. This community service activity aims to increase community participation and provide education about sustainable waste management in Wahana Harapan Housing, Bekasi. The methods used are a participatory approach through field observation, interviews and surveys of 25 respondents, documentation of environmental conditions, as well as the implementation of education and socialization regarding waste sorting and the negative impact of illegal waste disposal. The results of the observation showed that the study location experienced a build-up of waste dominated by household waste and mixed waste that was suspected to come from outside. The survey results showed that 96% of respondents stated that the source of waste came from outside the area, while 88% of respondents felt that daily activities were disrupted due to the accumulation of waste. In addition, 72% of respondents considered that the government's efforts in dealing with the waste problem have not been effective, and 84% of respondents stated that the community's efforts that have been made have not had a significant impact. Educational activities show good community enthusiasm and increase understanding of the importance of waste management based on community participation. This activity produced outputs in the form of public perception data, documentation of environmental conditions, educational materials, and recommendations to strengthen the role of the community through the formation of a cleanliness management team and optimization of the waste bank program. Collaboration between the community and the government is needed to realize a more effective and sustainable waste management system.
Analysis of the factors causing tidal flooding in Penjaringan District, North Jakarta (Muara Angke, Muara Karang, Muara Baru) Arfilian Permana Putra; Raafi Widyaputra Yulianyahya; Debby Syafriyandi; Ansadilla Niar Sitanggang; Christian Dwi Putra Widjaya; Rosdiana Trialita; Ryan Maulana; Adam Wisnu Saputra; Athallah Adhika Pradhana Purnomo; Fina Amelia
Pengmasku Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v6i1.2020

Abstract

Tidal flooding is not only caused by seawater intrusion but also reflects the complexity of urban environmental problems. Contributing factors include land subsidence due to excessive groundwater extraction, inadequate drainage systems, degradation of mangrove ecosystems, and land-use changes resulting from coastal reclamation. Therefore, this study examines the recurring phenomenon of tidal flooding in the coastal areas of Penjaringan District, North Jakarta, particularly in Muara Angke, Muara Karang, and Muara Baru. This study employs a mixed-methods approach through direct field observations, in-depth interviews with residents and community leaders, and the distribution of questionnaires to 100 respondents in the affected areas. The results indicate that tidal flooding has significant impacts on the economic, social, and health aspects of the community. Daily activities are disrupted, household incomes decline, and the risk of disease increases due to poor sanitation conditions during flood events. Although communities have implemented various adaptation measures, most respondents perceive that government interventions have not been effective or equitable. This study emphasizes the importance of collaboration between the government and local communities in developing water control infrastructure, rehabilitating mangrove ecosystems, improving drainage systems, and providing education and economic assistance to enhance the resilience of coastal communities to tidal flooding.
Kajian Kualitas Air Rumah Tangga pada Kawasan Permukiman Padat Penduduk di Kembangan Utara, Jakarta Barat Adhista Triasa Renggananta; Christian Dwi Putra Widjaya; Rezayanti Novia Putrika Dewi; Siti Alpiah; SA Pratiwi; Desy Agung; Arif Rahman; Jakfat Haekal; Indra Putra Salim; Arys Andhikatama
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 4 No 03 (2026): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v4i03.593

Abstract

Aktivitas manusia dan kepadatan penduduk yang tinggi berpengaruh terhadap penurunan kualitas air di kawasan permukiman padat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab penurunan kualitas air, menganalisis hubungan kepadatan penduduk dengan kualitas air, serta merumuskan upaya pengelolaan lingkungan. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan teknik grab sampling, observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada 70 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 92% responden menyatakan wilayahnya memiliki sanitasi dan drainase yang kurang memadai, sedangkan 85% responden menilai aktivitas domestik dan keterbatasan lahan memengaruhi kualitas air. Secara fisik, air tanah cenderung keruh, berbau, dan berwarna, sementara hasil pengukuran kimia menunjukkan nilai pH berada di bawah standar baku mutu air bersih. Sebaliknya, air PDAM memiliki kualitas lebih baik. Upaya perbaikan dapat dilakukan melalui peningkatan sanitasi, penerapan bio-septic tank komunal, filtrasi air sederhana, dan perluasan akses air bersih perpipaan.
ANALISIS BIAYA TRANSPORTASI AIR DARI PELABUHAN RAMBANG KE DESA BAHAUR UNTUK PENGEMBANGAN TRANSPORTASI WILAYAH Gaffara, Ghefra Rizkan; Widjaya, Christian Dwi Putra
Tata Kota dan Daerah Vol. 18 No. 1 (2026): Jurnal Tata Kota dan Daerah
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.takoda.2026.018.01.1

Abstract

Transportasi air memiliki peran penting sebagai moda utama di wilayah yang belum sepenuhnya terlayani infrastruktur darat, seperti jalur Pelabuhan Rambang menuju Desa Bahaur Hulu di Kecamatan Kahayan Hilir, Pulang Pisau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya operasional moda speed boat serta menentukan titik impas (Break Even Point) sebagai dasar penetapan tarif yang wajar. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan dokumentasi dari instansi terkait, kemudian dianalisis dengan pendekatan biaya tetap, biaya variabel, dan perhitungan BEP. Hasil analisis menunjukkan bahwa total biaya operasional per perjalanan (ret) mencapai Rp 4.105.380,36, dengan tarif dasar per penumpang sebesar Rp 347.372,11. Tarif yang berlaku saat ini yaitu Rp 382.000 memberikan margin keuntungan sebesar Rp 34.627,89 per penumpang. Titik impas tercapai pada 7 penumpang per perjalanan, yang berarti operator memperoleh keuntungan saat mengangkut lebih dari jumlah tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa tarif yang berlaku masih berada dalam batas kewajaran dan layak bagi pengguna jasa, sekaligus menguntungkan bagi operator. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemangku kebijakan dan pelaku usaha dalam menetapkan tarif yang berkeadilan serta berkelanjutan. Selain itu, analisis ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai struktur biaya transportasi air di wilayah terpencil, yang dapat dimanfaatkan dalam perencanaan transportasi dan peningkatan konektivitas antar wilayah