Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALYSIS OF WORK POSTURE AMONG OPERATORS AT CV. ADILA JAYA USING THE RULA AND REBA METHODS Muhammad Roby Iskandar; Siti Fatimah Azzahro; Dwi Kania Oktaviani; Budiharjo
Ambidextrous Journal of Innovation Efficiency and Technology in Organization Vol. 3 No. 02 (2025): Ambidextrous: Journal of Innovation, Efficiency and Technology in Organization
Publisher : Takaza Innovatix Labs Ltd.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61536/ambidextrous.v3i02.324

Abstract

Workplace ergonomic risks significantly impact operator health and productivity, especially in small-scale manufacturing like CV Adila Jaya’s hotel sandal production. This study aims to analyze operator working postures using Rapid Upper Limb Assessment (RULA) and Rapid Entire Body Assessment (REBA) methods. A descriptive quantitative design was employed with purposive sampling of operators active in five production stages: measuring and molding, cutting, printing, assembling, and packing. Data were collected through direct observation, photographic documentation, and the Nordic Body Map (NBM) questionnaire to assess musculoskeletal complaints. Postural risks were quantified using RULA and REBA worksheets. Results indicated very high to high ergonomic risk levels particularly in measurement, molding, cutting, and packing stages. Musculoskeletal complaints mainly involved the neck, shoulders, back, and upper limbs. The study concludes that ergonomic interventions are urgently needed to improve working postures and reduce musculoskeletal disorders. Continuous ergonomic assessment and workstation redesign should be implemented to enhance operator comfort, reduce injury risk, and improve productivity in small-scale industries.
Analisis Pengendalian Kualitas Berbasis Digital: Penerapan Metode Seven Tools dalam Menangani Krisis Reputasi dan Defek Produk pada Studi Kasus Viral PIK Baking House (Ci Mehong) Rian Saripudin; Tegar Anugerah Rusmana; Firman Adi Surya; Budiharjo
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.958

Abstract

Dalam era digital di mana viralitas menjadi mata uang utama pemasaran, mekanisme pengawasan kualitas dalam industri kuliner telah bergeser dari audit internal tertutup menjadi audit eksternal terbuka oleh pelanggan dan influencer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis krisis kualitas dan reputasi yang dialami oleh PIK Baking House (Ci Mehong) selama periode viral tahun 2025, dengan menerapkan metode Seven Basic Tools of Quality. Menggunakan pendekatan metode campuran (mixed-method), data kualitatif dari ulasan video viral (Tasyi Athasyia dan Shely Che) serta komentar publik dikonversi menjadi data kuantitatif melalui Check Sheet. Analisis Diagram Pareto mengungkapkan bahwa 75% dari total krisis disebabkan oleh dua faktor dominan: kegagalan sanitasi (kontaminasi fisik) dan respon manajemen yang defensif. Analisis Diagram Sebab-Akibat (Fishbone) mengidentifikasi akar masalah pada faktor lingkungan dapur yang tidak higienis dan ketiadaan standar prosedur operasional (SOP) dalam pengemasan. Selain itu, Histogram kualitas tekstur menunjukkan pola distribusi bi-modal yang mengindikasikan ketidakstabilan proses produksi yang ekstrem. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegagalan penanganan keluhan menciptakan fenomena Double Deviation, dan merekomendasikan integrasi analisis sentimen media sosial sebagai instrumen audit kualitas yang setara dengan inspeksi internal untuk pemulihan reputasi berkelanjutan.
Analisis Efisiensi Produktivitas Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness Pada Industri Manufaktur Automotive Components di PT Kawasan Industri Modern Cikande Serang Gilang Agusti; Budiharjo
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Production machine efficiency has become a crucial factor in determining competitiveness of automotive component manufacturing industry amid increasingly intense global competition. This research aims to analyze the productivity efficiency level of production equipment using Overall Equipment Effectiveness method at PT Kawasan Industri Modern Cikande Serang. Research focus is directed on injection molding machine type IM-450 which has the largest output contribution in automotive component production process. Data collection was conducted over a three-month period through direct observation and documentation of company production records including machine operating time, downtime, minor stoppage frequency, and product quality data. OEE method is used to measure three main components namely availability, performance, and quality as indicators of production machine utilization effectiveness. Research results show OEE value of 73.40% consisting of availability 85.51%, performance 88.44%, and quality 97.00%. This value is still below world class standard of 85% with a gap reaching 11.60%. Six big losses analysis identifies breakdown losses as the largest contributor at 35.2%, followed by setup and adjustment losses 29.6%, and reduced speed losses 20.8%. Improvement recommendations include implementing structured preventive maintenance, standardizing setup procedures using SMED method, intensive operator training, and applying stricter quality control to achieve optimal productivity improvement. Keywords: Productivity Efficiency, Overall Equipment Effectiveness, Automotive Components, Six Big Losses, Availability   Abstrak Efisiensi produktivitas mesin produksi menjadi faktor krusial dalam menentukan daya saing industri manufaktur komponen otomotif di tengah persaingan global yang semakin ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi produktivitas peralatan produksi menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness di PT Kawasan Industri Modern Cikande Serang. Fokus penelitian diarahkan pada mesin injection molding tipe IM-450 yang memiliki kontribusi output terbesar dalam proses produksi komponen otomotif. Pengumpulan data dilakukan selama periode tiga bulan melalui observasi langsung dan dokumentasi catatan produksi perusahaan yang mencakup waktu operasi mesin, downtime, frekuensi minor stoppage, dan data kualitas produk. Metode OEE digunakan untuk mengukur tiga komponen utama yaitu availability, performance, dan quality sebagai indikator efektivitas penggunaan mesin produksi. Hasil penelitian menunjukkan nilai OEE sebesar 73,40% yang terdiri dari availability 85,51%, performance 88,44%, dan quality 97,00%. Nilai tersebut masih berada di bawah standar world class sebesar 85% dengan gap mencapai 11,60%. Analisis six big losses mengidentifikasi breakdown losses sebagai kontributor terbesar dengan 35,2%, diikuti setup and adjustment losses 29,6%, dan reduced speed losses 20,8%. Rekomendasi perbaikan mencakup implementasi preventive maintenance terstruktur, standardisasi prosedur setup menggunakan metode SMED, pelatihan intensif operator, serta penerapan quality control yang lebih ketat untuk mencapai peningkatan produktivitas optimal. Kata kunci: Efisiensi Produktivitas, Overall Equipment Effectiveness, Komponen Otomotif, Six Big Losses, Availability.
Optimasi Gerakan Kerja Operator Las Dengan Pendekatan Pengukuran Waktu Tidak Langsung (Work Factor System) Rizki Ramadhan; Budiharjo
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the standard time for welding operator activities using the Work Factor (WF) indirect measurement method. Data were obtained by identifying key variables, including body members used, displacement distance, manual control requirements, and resistance factors. The analysis of 10 micro-motion elements reveals a dominance of arm (A) usage with a total normal time of 0.0630 minutes. Including a 10% allowance, the final standard time is established at 0.0693 minutes per cycle. This study provides an accurate time standard for optimizing production management in welding workshops. Keywoards: Standard Time,Work Factor,Welding Operator Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan waktu baku pada aktivitas operator las menggunakan metode pengukuran tidak langsung Work Factor (WF). Data diperoleh melalui identifikasi variabel utama yang meliputi anggota tubuh terpakai, jarak perpindahan, kebutuhan kontrol manual, dan beban yang menghambat gerakan. Hasil analisis terhadap 10 elemen gerakan mikro menunjukkan dominasi penggunaan lengan (A) dengan total waktu normal sebesar 0,0630 menit. Dengan tambahan kelonggaran (allowance) sebesar 10%, diperoleh waktu baku akhir sebesar 0,0693 menit per siklus. Penelitian ini memberikan standar waktu yang akurat untuk optimalisasi manajemen produksi di bengkel las. Kata kunci : Waktu Baku,Work Factor, Operator Las
Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Industri Otomotif Dengan Metode Failure Mode And Effects Analysis (FMEA) Guna Mandiri; Muhammad Abdul Jabar; Muhammad Rizqi Sofani; Primanda Riskyan Nurrafly; Budiharjo
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze Occupational Health and Safety (OHS) risks in the automotive industry using the Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) method. Hazard identification is conducted by assessing severity, occurrence, and detection levels to determine the Risk Priority Number (RPN). The analysis results are used to prioritize failure modes that require immediate corrective action to minimize workplace accidents. By categorizing risks from low to very high, this research provides a strategic reference for accident prevention efforts in automotive production areas. Keywoards: OHS, Automotive Industry, FMEA, RPN, Risk Assessment.   Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada industri otomotif dengan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Identifikasi bahaya dilakukan melalui penilaian tingkat keparahan (severity), frekuensi kejadian (occurrence), dan kemampuan deteksi (detection) untuk menentukan Risk Priority Number (RPN). Hasil analisis digunakan untuk memprioritaskan moda kegagalan yang memerlukan tindakan perbaikan segera guna meminimalisir kecelakaan kerja. Dengan pengkategorian risiko dari rendah hingga sangat tinggi, penelitian ini memberikan acuan strategis dalam upaya pencegahan kecelakaan di area produksi otomotif. Kata Kunci: K3, Industri Otomotif, FMEA, RPN, Penilaian Risiko.
Analisis Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan pada rental PS Abil Playstation Ahmad Faisal; Ardiansyah Maulana; Rizkiyandi; Budiharjo
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Service quality is closely related to customer satisfaction. One of the ways a company's progress is influenced by the company's ability to serve its customers. The service that the company provides must pay attention to the standard quality provided to customers and must even exceed the effectiveness expected by customers so that customer satisfaction can be obtained easily by the company, therefore it can make customers continue using the company's services. This research aims to determine the effect of service quality on customer satisfaction at PS Abil Playstation rentals. The method used is a quantitative method. The influence of service quality has a strong relationship to customer satisfaction. This can be shown from the results of the correlation coefficient test, the results of the coefficient of determination test obtained results that are quite large and have a significant influence so that it means that customer satisfaction can be influenced by service quality, although customer satisfaction is still influenced by other factors not examined in this research.   Keywords: Customer Loyalty, Customer Satisfaction, Quantitative Research, Service Performance, Service Quality.   Abstrak Kualitas pelayanan sangat erat hubungannya dengan kepuasan pelanggan. Kemajuan sebuah perusahaan salah satunya dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan dalam melayani konsumennya. Pelayanan yang perusahaan berikan harus memperhatikan kualitas standar yang diberikan kepada pelangganbahkan harus melebihi efektasi yang diharapkan oleh pelanggan sehingga kepuasan pelanggan dapat diperoleh dengan mudah oleh perusahaan, karena itu dapat membuat para pelanggan bertahan menggunakan jasa perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruhkualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada rental PS Abil Playstation. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Pengaruh kualitas pelayanan memiliki hubungan kuat terhadap kepuasan pelanggan. Hal ini dapat ditunjukan dari hasil uji koefisien korelasi,hasil uji koefisien determinasidiperoleh hasil yangcukup besar dan signifikanpengaruhnya sehinggamengandung makna bahwa kepuasan pelanggan dapat dipengaruhi oleh kualitas pelayanan walaupun kepuasan pelangganmasih jugadipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.   Kata kunci: Loyalitas Pelanggan, Kepuasan Pelanggan, Penelitian Kuantitatif, Kinerja Pelayanan, Kualitas Pelayanan.