Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengembangan Prototipe Aplikasi Agen Sebagai Solusi Digital Keagenan Asuransi: Studi Action Research Pada PT Asuransi Umum XYZ Faizal Ahmad; Muh. Deddy Hanif Sardjito
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.10535

Abstract

Transformasi digital merupakan kebutuhan strategis bagi industri asuransi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan, khususnya pada saluran distribusi berbasis agen. Namun, banyak perusahaan asuransi di Indonesia masih menghadapi keterbatasan akses informasi real-time, proses kerja manual, serta keterlambatan pengambilan keputusan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe aplikasi agen berbasis mobile sebagai solusi digital keagenan asuransi serta menganalisis tingkat penerimaan awal pengguna terhadap aplikasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan Action Research dengan dua siklus penelitian yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, pengembangan, dan refleksi. Siklus pertama difokuskan pada identifikasi permasalahan operasional dan perancangan prototipe aplikasi, sedangkan siklus kedua dilakukan melalui User Acceptance Test (UAT) terbatas pada beberapa kantor cabang PT XYZ. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan kuesioner UAT, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe aplikasi agen mampu meningkatkan kecepatan dan akurasi akses informasi produksi premi serta daftar polis renewal. Selain itu, hasil UAT mengindikasikan tingkat penerimaan pengguna yang positif, terutama pada aspek kemudahan penggunaan dan kesesuaian fitur dengan kebutuhan kerja agen. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan Action Research efektif dalam mendukung pengembangan solusi digital yang adaptif dan berbasis kebutuhan operasional organisasi jasa.
Pengenalan Profesi di Industri Perasuransian Bagi Siswa SMA Santo Fransiskus 2 Jakarta Reimond Hasangapan Mikkael Napitupulu; Usmawaty Rasyid; Poltak Robert Budhialon; R. Muh. Deddy Hanif Sardjito; Helmy Adam
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 4 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i1.7133

Abstract

Kegiatan PkM yang dilaksanakan oleh para praktisi dan akademisi asuransi merupakan salah satu bentuk kegiatan dalam mendukung pemahaman siswa akan profesi dan karir didunia perasuransian. Tujuan dari kegiatan kolaborasi ini memperkenalkan profesi di dunia perasuransian, agar para siswa mengetahui pekerjaan pada dunia perasuransian. Pada kegiatan PkM ini yang dilaksanakan oleh praktisi dan Akademisi STMA Trisakti yang bertujuan untuk mengatasi segala risiko-risiko dalam industri perasuransian terutama dalam hal pemahaman profesi pada industri perasuransian di Indonesia.
DIGITAL TRANSFORMATION, PATHWAYS TO SME PERFORMANCE R. Muh. Deddy Hanif Sardjito; Osly Usman; Reimond Napitupulu
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/wppbtt97

Abstract

Studi ini meneliti bagaimana transformasi digital meningkatkan kinerja usaha kecil dan menengah (UKM) di Jakarta, Indonesia. Menanggapi bukti yang tidak konsisten tentang nilai kinerja adopsi digital, studi ini mengembangkan model integratif yang menempatkan literasi digital sebagai anteseden, dan strategi biaya rendah, strategi diferensiasi, dan kemampuan adaptif sebagai mekanisme mediasi. Survei kuantitatif lintas sektoral dilakukan kepada 500 pemilik dan manajer UKM yang telah menerapkan setidaknya satu bentuk transformasi digital, termasuk e-commerce, pemasaran digital, pembayaran digital, sistem berbasis cloud, sistem akuntansi, atau analitik data sederhana. Sebanyak 425 tanggapan valid dianalisis menggunakan SPSS v.26 untuk statistik deskriptif dan SmartPLS v.4 untuk pemodelan persamaan struktural kuadrat terkecil parsial. Temuan mendukung keenam hipotesis. Transformasi digital secara langsung meningkatkan kinerja UKM, literasi digital secara signifikan mendorong transformasi digital, dan transformasi digital memediasi hubungan antara literasi digital dan kinerja. Strategi biaya rendah, strategi diferensiasi, dan kemampuan adaptif juga secara signifikan memediasi hubungan transformasi digital-kinerja. Studi ini menyimpulkan bahwa adopsi digital menciptakan hasil kinerja yang lebih kuat ketika dikombinasikan dengan keterampilan digital manusia, posisi kompetitif, dan kemampuan adaptasi organisasi
PENGEMBANGAN SISTEM MANAJEMEN DAN PENILAIAN KINERJA BERBASIS BUKTI PADA PERUSAHAAN PIALANG ASURANSI BERSKALA KECIL: STUDI ACTION RESEARCH Gerald Andrew Renee Pieloor; Muh Deddy Hanif. S
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/ets0fz16

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem manajemen dan penilaian kinerja berbasis bukti bagi Bagian Teknik dan Klaim pada perusahaan pialang asuransi berskala kecil di Indonesia. Sebelumnya, perusahaan mengandalkan pertimbangan manajerial tanpa KPI individual terdokumentasi, rubrik penilaian, standar bukti, kalibrasi, dan tindak lanjut pengembangan yang sistematis. Penelitian terapan kualitatif dilakukan melalui dua siklus action research. Data diperoleh dari wawancara semi-terstruktur dengan direktur, diskusi validasi bersama dua kepala bagian dan dua staf, observasi terbatas, telaah dokumen, serta simulasi prototipe. Siklus pertama menghasilkan alur manajemen kinerja dan formulir awal, tetapi masih menunjukkan indikator ambigu, bobot seragam, keterlacakan bukti terbatas, dan belum adanya evaluasi tengah tahun. Siklus kedua mengintegrasikan KPI berbobot, target operasional, sumber bukti, rubrik perilaku, evaluasi tengah tahun, kalibrasi, tanggapan karyawan, dan rencana pengembangan individu, dengan Finance and General Affairs sebagai pemilik proses. Penelitian mengusulkan arsitektur minimum tata kelola kinerja yang memadukan perangkat pengukuran teknis, kalibrasi sosial, dan kepemilikan proses. Prototipe menunjukkan kelayakan kontekstual awal, tetapi efektivitas dan reliabilitas antarpenilai belum diuji secara longitudinal.