Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Kruskal Wallis Pada Perkecambahan Pueraria Javanica pada Berbagai Tingkat Kemiringan Lahan Yani mondiana; Anisa Zairina; Nunuk Hariyani
JURNAL GREEN HOUSE Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Green House
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63296/jgh.v2i1.21

Abstract

Cover crop merupakan tanaman yang digunakan untuk menutupi permukaan tanah dengan tujuan utama menjaga tanah dari erosi dan mencegah hilangnya unsur hara dalam tanah akibat terjadinya peluruhan tanah karena erosi . Tanaman yang dapat digunakan untuk cover crop adalah golongan legum. Salah satunya menggunakan tanaman kacangan. Penelitian ini menggunakan tanaman kacangan pueraria javanica yang akan diaplikasikan pada tanah bekas longsor dengan tingkat kemiringan 300, 500 dan 700 menggunakan teknik hydroseeding. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kemiringan yang berbeda memberikan pengaruh terhadap daya perkecambahan dan penambahan jumlah daun bibit pueraria javanica.
Pengaruh penggunaan stimulansia alami terhadap produktivitas getah pinus (Pinus merkusii Jungh et de Vriese) Yani mondiana; Agus Sukarno
JURNAL GREEN HOUSE Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Green House
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63296/jgh.v2i2.31

Abstract

Cara penyadapan getah pinus menurut petani hutan yang dianggap paling mudah dan murah adalah metode quare. Pohon pinus dilukai dengan menggunakan petel sadap, getah yang keluar selanjutnya di tampung di wadah plastik dan dipungut hasilnya setelah tiga hari kemudian. Agar getah keluar lebih lama, penyadap menyemprotkan stimulansia pada bagian pohon yang dilukai. Biasanya stimulansia yang digunakan adalah asam sulfat H2SO4, bahan kimia ini menyakiti pohon. Penelitian dilakukan di petak 121 H Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sekar, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngantang, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang, Perum Perhutani Divisi Regional II Jawa Timur. Waktu penelitian dari bulan April hingga Mei 2020. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan stimulansia alami terhadap produksi getah pinus. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 ulangan, apabila terjadi perbedaan dilanjutkan dengan uji beda terkecil (BNT) taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan stimulansia alami terdiri dari jeruk nipis, lengkuas, pupuk supernasa dan air kelapa menunjukan hasil produktivitas keluarnya getah yang tinggi yaitu 171,75 gr/pohon/ 3 hari.
Analisis Kemampuan Jenis Pohon Dalam Mereduksi Emisi Karbondioksida (Co2) Pada Jalur Hijau Di Kota Malang Sri Sulastri; Damai Dwi Puji Atmoko; Yani Quarta Mondiana
JURNAL GREEN HOUSE Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Green House
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63296/jgh.v3i1.40

Abstract

Kota Malang merupakan pusat permukiman dan kegiatan masyarakat serta menjadi pusat kegiatan pemerintahan, perekonomian, industri dan memiliki batas administrasi wilayah yang diatur kedalam undang-undang serta menjadi destinasi wisata. Penambahan penduduk akan mengakibatkan adanya penambahan emisi di perkotaan, sehingga perlu adanya Ruang Terbuka Hijau. Syarat minimal RTH diperkotaan 30% dari luas kawasan perkotaan, kota Malang memiliki luasan RTH 18,14% dari total luasan kawasan perkotaan. Tujuan penelitian untuk mengetahui kemampuan jenis pohon dalam mereduksi emisi CO2. Metode penelitian menggunakan kuantitatif deskriptif dengan cara pengambilan data inventarisasi pohon dan pengambilan volume kendaraan bermotor di lima jalan kolektor sekunder yaitu Jalan Raya Langsep, Kawi Atas, Urip Sumoharjo, Mayjen M. Wiyono, dan Mayjen Sungkono. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 17 jenis pohon yang terdapat pada kelima jalan dengan total jumlah 572 pohon. Jenis pohon yang memiliki jumlah tertinggi adalah Samanea saman dengan total 242 pohon, serta memiliki daya serap terhadap emisi CO2 tertinggi sebesar 3.252,1 g/jam/pohon. Daya serap total seluruh jenis pohon 12.987.796 g/hari, sedangkan total emisi yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor 876.067.471 g/hari.
Pengaruh Kedalaman Air Terhadap Laju Pertumbuhan Ganggang (Myriopyllum brasiliensis cambass) Di Resort Ranu Darungan, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yani quarta mondiana; Agustinus Hajon Koten; Anisa Zairina
JURNAL GREEN HOUSE Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Green House
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63296/jgh.v3i2.49

Abstract

Ganggang merupakan salah satu sumberdaya alam hayati yang bernilai ekonomis dan memiliki peranan ekologis sebagai produsen yang tinggi dalam rantai makanan karena dapat memproduksi zat-zat organik dan tempat pemijahan biota-biota laut. Selain itu ganggang dapat mencegah pergerakan subtrat, dan berfungsi sebagai penyaring air. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kedalaman air terhadap laju pertumbuhan ganggang ( myriopyllum brasiliensis cambass) di Resort Ranu Darungan. Penelitian dilaksanakan di Resort Ranu Darungan, Kabupaten Lumajang, provinsi jawa timur selama bulan April sampai bulan Mei. titik pengamatan dilakukan secara purposive sampling sebanyak 4 titik pengamatan,titik pengamatan tersebut di buat berdasarkan garis tengah atau diamat dari luas danau mulai dari ujung tepi utara sampai dengan tepi selatan, pada garis pengamatan tersebut di tentukan sebanyak 4 titik pengamatan,pada setiap titik pengamatan dilakukan dengan sampling dengan kedalaman 2m, 4m, 6m, dan 7m pengamatan, setiap kedalaman dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Penelitian ini menggunakan metode garis berpetak dengan menggunakan analisis regresi. Menghitung laju pertumbuhan Ganggang dengan mengukur tinggi tumbuhan, besaran pokok dan mencari rata-rata pertumbuhan.
Integrasi Sistem Informasi Geografis dalam Pemetaan Kualitas Air untuk Mendukung Program Sanitasi Masyarakat Rahardjo, Poegoeh Prasetyo; Widyastuti, Diena; Zairina, Anisa; Mondiana, Yani Quarta; Wijaya, Alvin Candra; Farida, Siti
JURNAL GREEN HOUSE Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Green House
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63296/jgh.v4i1.56

Abstract

The decline in river water quality due to domestic and industrial pollution presents a major challenge in urban environmental management. This study aims to map the spatial distribution of water quality in the Upper Metro Sub-watershed using a Geographic Information System (GIS) approach to support community-based sanitation planning. The methodology involved the measurement of physical, chemical, and biological parameters at five monitoring stations. Water quality was evaluated using the STORET method and EPT Index (Ephemeroptera, Plecoptera, Trichoptera), while spatial data were analyzed using IDW interpolation to generate pollution distribution maps. The results revealed a downstream degradation in water quality, indicated by increasing levels of BOD, COD, TSS, and phosphate, and decreasing DO. According to STORET classification, the upstream area was categorized as unpolluted, whereas the downstream stations were moderately polluted. The EPT index decreased from 12 taxa upstream to none downstream, reinforcing the chemical analysis. Spatial maps highlighted pollution hotspots in densely populated residential and small industrial zones. GIS integration proved effective in visualizing pollution zones and supporting decision-making in the Total Sanitation Program (STBM). This study offers technical and spatial recommendations to improve data-driven water quality management.