Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Prezi Dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Berbasis Digital Nurlaela Nurlaela; Ashar Pramono; Aminuddin Aminuddin; Achmad Romadin; Buya Hamka
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i1.63134

Abstract

Presentasi yang menarik dapat merangsang siswa untuk lebih menikmati materi yang dibawakan oleh guru, namun kurangnya informasi tentang berbagai aplikasi presentasi membuat guru di SMK Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, terpaku pada PowerPoint. Oleh karena itu, guru perlu berinovasi dengan menggunakan aplikasi seperti Prezi yang dapat memberikan pengalaman baru dan lebih menarik bagi siswa. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan menggunakan metode hybrid dilakukan langsung di lokasi dan melalui zoom pada kegiatan evaluasi. Hasi pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah sebuah karya inovatif. Melalui pelatihan dan praktik langsung, para guru mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang cara membuat presentasi yang lebih menarik dan interaktif dengan Prezi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa dalam belajar, yang pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi belajar mereka.
PENYULUHAN LITERASI MEDIA DAN ETIKA DIGITAL BAGI MAHASISWA MELALUI PELATIHAN DARING INTERAKTIF Yati Bt Samsuddin; Andry Priyadharmadi Purnama; Buya Hamka; Nurjayanti Nurjayanti
SEBA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2025)
Publisher : SEBA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The high level of digital media usage among university students is not always accompanied by sufficient media literacy or awareness of digital ethics. Many students engage in sharing unverified information, using inappropriate language on social media, and demonstrating limited understanding of privacy and copyright principles. To address these issues, a community service activity was conducted in the form of an interactive online workshop titled "Media Literacy and Digital Ethics Awareness for University Students." The goal was to enhance students' critical and ethical awareness in digital media usage. The training was held via Zoom and attended by 40 students from various disciplines. Quantitative evaluation was conducted through satisfaction surveys and pre-test/post-test comparisons, while qualitative evaluation involved observing participant interactions during the sessions. Results indicated a significant increase in understanding, with the proportion of students categorized as “highly understanding” rising from 10% to 45%. Satisfaction responses showed that the majority of participants found the materials highly relevant and beneficial. These findings suggest that online-based outreach programs are effective strategies for fostering digital literacy and ethical awareness among students from diverse academic backgrounds.Keywords: media literacy, digital ethics, university students, online training, outreach
PENYULUHAN PEMANFAATAN LIMBAH USUS AYAM MENJADI POC DAN DAMPAKNYA PADA PENGETAHUAN IBU RUMAH TANGGA Islawati Islawati; Sugiarti Sugiarti; Suhartini Azis; Buya Hamka; Yati Bt Samsuddin
SEBA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2026)
Publisher : SEBA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Improper disposal of chicken intestines waste in Batu Mila Village may generate environmental nuisance and public health risks due to unmanaged dumping practices. This community service program aimed to increase housewives’ knowledge and stimulate initial readiness for behavioral change regarding the potential utilization of chicken intestines/offal waste as a raw material for liquid organic fertilizer (LOF) through a circular economy approach. The program was delivered as an educational outreach session (counseling), not a hands-on training, and was evaluated using a one-group pretest–posttest design. Knowledge was measured with a 20-item multiple-choice instrument scored on a 0–100 scale. The results indicated a substantial improvement in mean knowledge scores from 55.3 (pretest) to 86.73 (posttest), with an N-Gain of 0.731, demonstrating high effectiveness of the outreach in strengthening participants’ understanding. These findings highlight that circular economy-based counseling can function as an important pre-adoption stage to build cognitive foundations and psychosocial readiness to reduce unsafe disposal practices and consider resource recovery options for chicken intestines/offal waste. In conclusion, the outreach effectively improved knowledge as a prerequisite for behavioral change; follow-up reinforcement and medium-term evaluation are recommended to assess knowledge retention and more stable behavioral indicators. Keywords: counseling; circular economy; chicken intestines waste; liquid organic fertilizer; pretest–posttest
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga melalui Agroedukasi Konversi Limbah Bulu Ayam Menjadi Pupuk Organik Berbasis Pelatihan dan Pendampingan Partisipatif islawati islawati; Sugiarti; Dewiyanti Fadly; Yati Bt Samsuddin; Buya Hamka
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5015

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ibu rumah tangga di Desa Batu Mila dalam mengelola limbah bulu ayam menjadi pupuk organik melalui pendekatan agroedukasi berbasis kimia terapan. Metode pelaksanaan menggunakan desain partisipatif yang meliputi penyuluhan, workshop, praktik langsung, dan pendampingan awal dengan melibatkan 72 peserta dari kelompok PKK. Instrumen yang digunakan mencakup modul pelatihan, pre-test dan post-test, serta lembar observasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar ±80% berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, terbentuk empat kelompok usaha ibu rumah tangga yang mampu memproduksi minimal ≥10 liter pupuk cair dan 10 kg pupuk padat per siklus. Produk yang dihasilkan menunjukkan peningkatan kualitas dari segi aroma, tekstur, dan daya simpan. Seluruh tahapan kegiatan terdokumentasi dengan baik, termasuk praktik mandiri dan evaluasi kegiatan. Program ini juga menghasilkan luaran berupa artikel ilmiah, publikasi media, serta media edukasi. Kesimpulan kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan agroedukasi berbasis kimia terapan efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta keterlibatan ekonomi ibu rumah tangga dalam pengelolaan limbah, sekaligus mendukung upaya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di tingkat desa.