Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Kerusakan Pada Crane Kapal Km. Sabuk Nusantara 110 Eka Nurmala; T. M. Jamil; Sulastriani R.; Baihaqi Baihaqi; Sabaruddin Sabaruddin; Rahmat Kurnia; Indra Dwi Kurniawan
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8104

Abstract

Ships are a means of transportation for transporting people or goods that move in waters that have the best local routes between islands or internationally between countries. Ships have a vital role in the smooth running of the world economy, which functions to distribute goods using waterways for developed and developing countries. This study uses a qualitative method that is presented in descriptive analysis. The results of this study are: 1) Hydraulic oil must be controlled frequently every week; 2) Before turning on the crane, the crane should be pumped first; 3) Give a break for the crane; 4) Always check the hydraulic oil regularly; 5) Well-scheduled maintenance; and 6) Well-planned preventive maintenance.
Implementasi Konsep Pengembangan Diri dan Adaptasi Sosial Jack R. Gibbs pada Masyarakat Kontemporer Muhammad David; Panggih Nur Adi; Fazri Hermanto; Semuel Dumak P; Rahmat Kurnia
Pancasila and Civics Education Journal Vol 5, No 2 (2026): PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL (JUNE 2026)
Publisher : Pancasila and Civics Education Journal (PCEJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The acceleration of social change due to globalization, the development of digital technology, and the complexity of social interactions required individuals to have good self-development and social adaptation skills. Jack R. Gibbs's theory of moral and social development provides a conceptual framework for understanding social reasoning, self-control, and the internalization of norms as the basis for adaptive behavior. This study aims to analyze the implementation of Gibbs's concept of self-development and social adaptation in contemporary society and the factors that influence its success. This study uses a Literature Review method with a qualitative descriptive approach. Data were obtained from various scientific literature sources, such as academic books, reputable journal articles, and previous research, then analyzed thematically. The results show that Gibbs' concept has been applied in education, the workplace, and community life. The success of its implementation is influenced by internal factors, such as intrinsic motivation, self-awareness, and emotional regulation, as well as external factors such as social support, educational quality, organizational culture, role models, and structural policies. These findings confirm that self-development and social adaptation are holistic processes that require an integrative and sustainable approach to face the dynamics of modern society.Keywords: Self-Development, Social Adaptation, Jack R. Gibbs, Social Reasoning, Contemporary SocietyAbstrak: Percepatan perubahan sosial akibat globalisasi, perkembangan teknologi digital, dan kompleksitas interaksi sosial menuntut individu memiliki kemampuan pengembangan diri dan adaptasi sosial yang baik. Teori pengembangan moral dan sosial Jack R. Gibbs memberikan kerangka konseptual dalam memahami penalaran sosial, pengendalian diri, serta internalisasi norma sebagai dasar perilaku adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi konsep pengembangan diri dan adaptasi sosial Gibbs dalam masyarakat kontemporer serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Penelitian ini menggunakan metode Literature Review dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur ilmiah, seperti buku akademik, artikel jurnal bereputasi, dan penelitian terdahulu, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Gibbs telah diterapkan dalam bidang pendidikan, dunia kerja, dan kehidupan masyarakat. Keberhasilan implementasinya dipengaruhi oleh faktor internal, seperti motivasi intrinsik, kesadaran diri, dan regulasi emosi, serta faktor eksternal berupa dukungan sosial, kualitas pendidikan, budaya organisasi, keteladanan, dan kebijakan struktural. Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan diri dan adaptasi sosial merupakan proses holistik yang membutuhkan pendekatan integratif dan berkelanjutan untuk menghadapi dinamika masyarakat modern.Kata Kunci: Pengembangan Diri, Adaptasi Sosial, Jack R. Gibbs, Penalaran Sosial, Masyarakat Kontemporer
SHIPPING AS A MANIFESTATION OF CULTURE: AN EXPLORATION OF VALUES, TRADITIONS, AND CULTURAL PRACTICES IN INDONESIA Muhammad David David; Rispa Saeful Mukhtamar; Rahmat Kurnia; Fazri Hermanto; Luri Krisnawati
Jurnal Maritim Malahayati Vol. 6 No. 2, Juli (2025): Jurnal Maritim Malahayati
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Pelayaran Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70799/jumma.v6i2.142

Abstract

Pelayaran telah menjadi bagian tak terpisahkan dari peradaban manusia, khususnya di Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi dan perdagangan, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai budaya, tradisi, dan identitas masyarakat maritim. Namun, modernisasi dan globalisasi telah membawa tantangan yang signifikan terhadap pelestarian budaya maritim, di mana banyak praktik tradisional mulai terkikis oleh teknologi dan perubahan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan menganalisis keberlanjutan tradisi maritim dalam konteks modern, dengan fokus pada nilai-nilai budaya yang terjalin dalam praktik pelayaran. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yang memungkinkan peneliti untuk menggambarkan secara sistematis dan akurat karakteristik budaya maritim. Melalui pendekatan multidisiplin yang menggabungkan antropologi, sejarah, dan ekonomi, penelitian ini mengeksplorasi ritual, bahasa, seni, dan peran generasi muda dalam pelestarian nilai-nilai maritim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun teknologi modern telah mengubah metode pelayaran yang dilakukan, banyak masyarakat masih mempertahankan teknik dan ritual tradisional. Ritual dan upacara pemberangkatan yang saya syukuri menjadi bagian penting dari praktik pelayaran, mencerminkan hubungan spiritual antara manusia dan laut. Disamping itu, penelitian ini menemukan bahwa integrasi teknologi dengan pengetahuan tradisional, pelestarian budaya melalui dokumentasi dan edukasi, serta pengembangan ekowisata maritim, merupakan strategi penting dalam menjaga keberlanjutan budaya maritim. Kebijakan pemerintah yang mendukung perlindungan hak masyarakat maritim juga memegang peranan krusial dalam pelestarian tradisi. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademis dan praktis dalam upaya pelestarian budaya maritim, memastikan bahwa warisan budaya ini tetap hidup dan relevan di era modern.
ANALISA TINDAKAN KAPAL DALAM SITUASI PENGLIHATAN TERBATAS DI KMP. ADINDA WINDU KARSA Ghinaa Nashahtha; Semuel Dumak Parerungan; Nur Fadhilah; Rahmat Kurnia
Jurnal Maritim Malahayati Vol. 7 No. 1, Januari (2026): Jurnal Maritim Malahayati
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Pelayaran Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70799/jumma.v7i1.165

Abstract

Situasi penglihatan terbatas merupakan kondisi berisiko tinggi dalam pelayaran yang umumnya disebabkan oleh faktor cuaca seperti kabut, hujan lebat, dan asap. Kondisi ini menuntut ketepatan pengambilan keputusan oleh nakhoda dan awak kapal guna menjamin keselamatan navigasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindakan operasional KMP Adinda Windu Karsa dalam menghadapi penglihatan terbatas berdasarkan ketentuan P2TL (Peraturan Pencegahan Tabrakan di Laut), khususnya Aturan 19 tentang pengoperasian kapal dalam kondisi jarak pandang terbatas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung terhadap kegiatan navigasi kapal serta studi pustaka terhadap regulasi dan literatur keselamatan pelayaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa KMP Adinda Windu Karsa secara umum telah menerapkan prosedur dasar sesuai P2TL, meliputi pengurangan kecepatan hingga batas aman, peningkatan kewaspadaan jaga di anjungan, penggunaan radar sebagai alat bantu utama navigasi, serta pemanfaatan komunikasi radio untuk meningkatkan kesadaran situasional. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya keterbatasan dalam penerapan pengawasan radar yang sistematis, khususnya dalam hal analisis pergerakan target dan pengendalian arah kapal secara preventif pada kondisi jarak pandang sangat rendah. Faktor sumber daya manusia, seperti perbedaan tingkat pengalaman dan pemahaman awak jaga terhadap penerapan praktis Aturan 19, turut memengaruhi konsistensi pengambilan keputusan navigasi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun KMP Adinda Windu Karsa telah memenuhi ketentuan dasar P2TL dalam menghadapi penglihatan terbatas, peningkatan kualitas pelatihan navigasi, pemahaman mendalam terhadap Aturan 19, serta penguatan disiplin jaga sangat diperlukan. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan dan pengendalian kapal sehingga risiko kecelakaan laut pada kondisi penglihatan terbatas dapat diminimalkan
OPTIMIZATION OF WATCHKEEPING DUTIES DURING CARGO LOADING AND UNLOADING OPERATIONS ON BOARD MV. TANTO EXPRESS Alridho Rivaldhi Sukma Adji; Siti Raudhah Maidari; Rahmat Kurnia
Jurnal Maritim Malahayati Vol. 7 No. 2, Juli (2026): Jurnal Maritim Malahayati
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Pelayaran Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70799/jumma.v7i2, Juli.190

Abstract

Optimal watchkeeping is a decisive factor in ensuring the safety and efficiency of cargo loading and unloading operations on board. In practice, however, cargo watchkeeping aboard MV. Tanto Express has not been carried out optimally due to a range of operational constraints encountered on deck. This study aims to identify the factors that make watchkeeping ineffective, to assess the level of operational risk involved, and to formulate strategies for optimizing cargo watchkeeping duties. A qualitative descriptive method was employed, combining a Fishbone Diagram to trace the root causes of the problem with Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) and Risk Priority Number (RPN) calculations to rank risk priorities. The findings show that the principal contributing factors fall into four categories: man, method, machine, and environment. The highest RPN value, 256, was associated with the physical and mental fatigue experienced by watch officers during the 00:00-04:00 shift, which substantially reduces situational awareness. The proposed optimization strategies center on restructuring work-rest schedules, standardizing communication procedures, and improving the effectiveness of monitoring equipment during cargo-handling operations