Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implikasi Deiksis Persona Ayat Al-Qur’an Kisah Nabi Nuh AS terhadap Prinsip Kesantunan Perspektif Geoffrey Leech Istiqomah, Salma Nur; Al Farisi, Mohamad Zaka; Maulani, Hikmah
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.2127

Abstract

Penelitian ini mengkaji implikasi penggunaan deiksis persona dalam kisah Nabi Nuh AS sebagaimana tercantum di ayat-ayat Al-Qur'an terhadap prinsip kesantunan berdasarkan teori Geoffrey Leech. Fokus penelitian adalah menganalisis bagaimana deiksis persona dalam tuturan perintah dan larangan mencerminkan nilai-nilai kesantunan. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan teknik analisis isi, mengidentifikasi 29 bentuk deiksis persona dari sembilan surah Al-Qur'an yang relevan. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deiksis persona pertama tunggal adalah yang paling dominan digunakan (44,82%). Prinsip kesantunan yang sering muncul adalah maksim simpati dan kearifan (masing-masing 30%), yang mencerminkan empati Nabi Nuh kepada kaumnya, baik dalam upaya mengajak mereka kepada kebaikan maupun saat menghadapi penolakan. Selain itu, variasi deiksis persona menunjukkan perbedaan pola komunikasi sesuai dengan relasi partisipan, seperti antara Allah dan Nabi Nuh, serta Nuh dengan kaumnya. Kesimpulannya, deiksis persona dalam Al-Qur'an bukan berfungsi sebagai alat linguistik saja akan tetapi sebagai sarana penguat pesan moral dan etika komunikasi, yang relevan dalam konteks interaksi manusia sehari-hari.
CHARACTER EDUCATION IN KH ZAINAL MUSTOFA'S PERSPECTIVE AND ITS RELEVANCE TO THE NATIONAL EDUCATION GOALS Amin, Sulthan Zainul; Alhubilah, Fahmi; Istiqomah, Salma Nur; Sauri, Sofyan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42457

Abstract

Character education is an important aspect in the formation of a generation with integrity, responsibility and high morals. This article analyzes the perspective of character education according to KH Zainal Mustofa and its relevance to the goals of national education in Indonesia. Based on a qualitative approach and literature study, this research identifies three main pillars in KH Zainal Mustofa's character education, namely spiritual, social, and personal ethics values. Spiritual values emphasize man's relationship with God as the basis of morality, social values encourage social awareness and solidarity, and personal ethics values instill discipline, honesty, and hard work. These three pillars are in line with the objectives of national education which focus on the formation of people of faith, responsibility and noble character. The findings of this study indicate that KH Zainal Mustofa's character education approach can be used as a model in the development of character education policies in Indonesia, by emphasizing the balance between religious values and worldly needs. Therefore, this approach provides an important contribution in the development of character education that is relevant to the challenges of the times.