Stroke merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia dan masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat akibat rendahnya kemampuan penduduk mengenali gejala awalnya. Deteksi dini sangat penting karena keterlambatan penanganan dapat meningkatkan risiko kecacatan permanen. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan warga mengenai tanda-tanda stroke menggunakan metode FAST (Face, Arm, Speech, Time) melalui penyuluhan interaktif, demonstrasi, dan pembagian media edukatif. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur, dengan sasaran masyarakat usia dewasa dan lanjut usia yang memiliki risiko lebih tinggi. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dari rata-rata 64,3 menjadi 84,5, dengan nilai N-Gain 0,6 yang menunjukkan efektivitas sedang. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa edukasi FAST mampu membantu masyarakat mengenali gejala stroke secara cepat dan tepat, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dalam merespons keadaan darurat. Program ini juga memberikan kontribusi terhadap upaya promotif dan preventif di tingkat komunitas, terutama di wilayah padat penduduk dengan akses terbatas terhadap informasi kesehatan. Kegiatan ini merekomendasikan perlunya edukasi berkelanjutan untuk memperluas pemahaman masyarakat dan mengurangi keterlambatan penanganan stroke.