Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Kajian Teknis Dewatering System Tambang Pada Pertambangan Batubara A.A Inung Arie Adnyano; Muhammad Bagaskoro
PROMINE Vol 8 No 1 (2020): PROMINE
Publisher : Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/promine.v8i1.1794

Abstract

Coal mining by PT. Tambang Bukit Tambi uses an open pit mining system where one of the factors that can affect mining is water that entering the mining area, so water control must be carried out, one of the ways is by using mine dewatering system. The purpose of this study is 1) To know the debit of water entering the mining area. 2) To design a pumping plan 3) To create an ideal sump design for handling water that entering the mining area. Based on the research, the daily discharge is 32,243.36 m3 / day where the water discharge that can be released by 2 Kenflo XA 125 / 40B pumps is 640 m3 / hour in 50.38 hours and the water control effort is made a sump that must accommodate water amounting to 19,427.26 m3 and after the calculation is obtained a trapezoid-shaped sump design with size length and surface width of 63.7 m, length and width of the base of the sum of 60.9 m and depth of 5 meters.
REKOMENDASI GEOMETRI LERENG PENAMBANGAN OPTIMUM PADA TAMBANG BATUGAMPING PT. CITATIH PUTRA SUKABUMI Zainal Abidin Zen; A.A. Inung Arie Adnyano; Shilvyanora Aprilia Rande
Retii 2021: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-16
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Citatih Putra Sukabumi melakukan penambangan batugamping dengan Metode kuari. Dalam perencanaan tambang metode kuari, geometri lereng menjadi suatu faktor yang sangat penting untuk dikaji. Geometri lereng yang tidak optimum akan memberikan dampak kerugian yang cukup besar bagi perusahaan, kerugian yang dimaskud berupa terjadinya longsoran atau sumberdaya yang ada tidak dimanfaatkan secara optimal. Metode elemen hingga adalah metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini, input data yang diperlukan antara lain adalah nilai kohesi, sudut geser dalam, densitas batuan, nisbah poison, modulus elastisitas dan tinggi muka air tanah. Pengkajian yang dilakukan terhadap geometri lereng penambangan PT. CPS dengan melakukan simulasi terhadap beberapa variasi ketinggian dan kemiringan lereng, sehingga didapatkan geometri lereng optimal pada FK statis = 1.1 utuk lereng tunggal dan FK dinamis = 1 untuk lereng keseluruhan. Berdasarkan hasil analisis Geometri lereng optimum pada lereng tunggal dapat diketahui dengan persamaan y = 0.1845x2 - 5.4139x + 114.94 sedangkan untuk lereng keseluruhan dengan tinggi lereng tunggal 8,10 dan 12 meter persamaanya berturut-turut adalah y = 0.0061x2 - 0.961x + 89.723, y = -0.0002x2 - 0.1353x + 64.765 dan y = -0.0002x2 - 0.0721x + 57.649 dimana nilai x merupakan ketinggian yang diinginkan dan y merupakan sudut optimal yang dapat direalisasikan.
Evaluasi Kapasitas Pompa Pada Pit 2 Bangko Barat PT. Bukit Asam (Persero) Tbk, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan M. Muslih Ridho; A.A. Inung Arie Adnyano; Faisol Mukarom; Sigit Budi Hartono
Retii 2021: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-16
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Bukit Asam (Persero) Tbk merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batubara. Lokasi pertambangan PT. Bukit Asam (Persero) Tbk terletak diwilayah Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan. Penambangan Batubara PT. Bukit Asam (Persero) Tbk menggunakan sistem penambangan terbuka. Metode penambangan akan menyebabkan terbentuknya cekungan yang luas sehingga sangat potensial untuk menjadi daerah tampungan air, baik air yang berasal dari air limpasan maupun air hujan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui debit total air yang masuk ke area tambang dan untuk mengetahui efisiensi dari pompa yang digunakan dan lama waktu yang dibutuhkan pompa untuk mengeluarkan air yang masuk ke tambang. perhitungan intensitas hujan digunakan metode Monohobe dan perhitungan debit limpasan menggunakan metode rasional. Berdasarkan hasil penelitian analisis data curah hujan tahun 2016 – 2020, diperoleh curah hujan rencana adalah 154,46 mm/hari, intensitas curah hujan sebesar 42,99 mm/jam dengan periode ulang hujan 5 tahun. Daerah tangkapan hujan pada lokasi penelitian seluas 105,3 Ha . Hasil penelitian diperoleh debit total air yang masuk ke tambang sebesar 11,55 m3 /detik dan digunakan pompa 1 unit yaitu pompa KSB LSA 8X6 dengan debit pompa 500 m³ /jam dan waktu yang dibutuhkan untuk mengeluarkan air 83,19 jam. Kata Kunci : Mine Dewatering, Pompa
Kajian Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pelaksanaan Community Development (COMDEV) Di PT.Sugih Alamanugroho Di Desa Bedoyo Kecamatan Ponjong Kabupaten Gunung kidul Daerah Istimewa Yogyakarta Mely Pebriani; A.A. Inung Arie Adnyano; Shilvyanora Aprilia Rande
Retii 2022: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-17
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sugih Alamanugroho is a company engaged in limestone mining located in Bedoyo Village, Ponjong District, Gunung Kidul Regency, Special Region of Yogyakarta. the impact of mining activities as a form of corporate responsibility PT. Sugih Alamanugroho runs a community development and empowerment program that is implemented in 3 villages, in Ponjong District, Gunungkidul Regency, Special Region of Yogyakarta. The results of the distribution of questionnaires (random sampling) of 135 respondents. The purpose of this research is to examine the community development and empowerment programs that have been carried out by the company related to the guidelines for implementing community development and empowerment referring to KEPMEN ESDM No 1824/K/30/MEM 2018 which includes 8 aspects, namely, education, health, real income, economic independence, social culture, environmental management, institutional formation, infrastructure and knowing the success rate of community development and empowerment programs that have been carried out by the company by measuring the level of community knowledge, the level of community satisfaction with the improvement of the company's image. Based on the survey results, public knowledge of the PPM program carried out by PT. Sugih Alamanugroho got the "Good" category with an average of 3.09 or equivalent to 61.8%, for community satisfaction it was in the "Good" category with an average of 3.52 or equivalent to 70.4% while corporate image is in the “Good” category with an average of 3.50 or equivalent to 70%. Based on the results of The Structural Equation Modeling (SEM) method using AMOS software the results of community knowledge on community development and empowerment programs have an influence on increasing community satisfaction with a value of 0.07 and the level of satisfaction of community knowledge on community development and empowerment programs does not affect improving company image because it has the value of -0.05 and the level of community satisfaction with community development and empowerment programs influence improving the company's image with a value of 0.76 Keywords: Mining, Development and Empowerment Program, Perception, Satisfaction, Image
Study Of Total Suspended Solid (TSS) Reduction In Coal Mine Water Management In Block III Of PT. Antang Gunung Meratus, South Tapin District, Tapin Regency, South Kalimantan Province Azhari, Putri Sari; Rande, Shilvyanora Aprilia; Arie Adnyano, A.A. Inung
Journal of Applied Sciences, Management and Engineering Technology Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jasmet.2023.v4i2.4834

Abstract

PT. Antang Gunung Meratus is a coal mining company with an area of 22,433 Ha with open pit mining method. PT. Antang Gunung Meratus has been equipped with a wastewater treatment system using active control methods, where  the pH, Fe, Mn and Cd content of mine water is normal while  the total suspended solid (TSS) value is more than 200 ppm in a state exceeding the water quality standard limit set by South Kalimantan Governor Regulation No.36 of 2008. The purpose of this study is to determine the results of water quality before and after it is managed and what methods are used in its management and how much costs are spent in managing the mine water. The research methods used are literature study methods, research in the field, primary and secondary data collection, data processing, data analysis and conclusions. The results showed that mining water in the WWTP area had the  highest total suspended solid (TSS) content  in July 2022 reaching 4.788  mg/l, while at the outlet the total suspended solid (TSS) value was 23 mg/l, the pH value was 7.22. Iron content (Fe) of 0.04 mg / l manganese content (Mn) of 0.006 and Cadmium (Cd) content of 0.004 mg / l, the content in the outlet comes from laboratory tests and costs incurred in mine water management worth Rp. 840,854,400 as of July 2022.
Optimalisasi Kinerja Pompa pada Sistem Penyaliran Tambang Sirkulasi Tertutup Penambangan Timah Alluvial Mavis, Nadya; Adnyano, Inung Arie
Geosapta Vol 10, No 1 (2024): JANUARI 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v10i1.15403

Abstract

Sistem penambangan semprot dilakukan untuk proses penirisan dan produksi timah alluvial di PT. Timah unit produksi darat bangka. Pada proses penambangan, pompa yang dipakai adalah pompa Diesel DongFeng S1115 dimana pompa tersebut belum mampu mengatasi air yang tertampung dalam lubang bukaan front kerja secara efisien. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kondisi hidrologi terhadap daerah penambangan dalam penerapan sistem pennyaliran tambang sirkulasi tertutup, mengetahui debit air pada lokasi penambangan dan mengetahui kapasitas pompa ideal agar air yang tertampung pada front kerja tidak menghambat aktivitas penambangan terhadap waktu produksi. Metode yang diterapkan diantaranya analisis curah air hujan dengan mengaplikasikan metode “distribusi Gumbell”, menghitung nilai intensitas curah air hujan melalui persamaan mononobe, menentukan luas daerah tangkapan hujan menggunakan software Autocad 2020 dalam  kalkulasi debit air limpasan dengan metode rasional, perhitungan debit pompa aktual melalui metode discharge dan tingkat efisiensi pompa berdasarkan plotting kurva efisiensi pompa. Hasil analisis curah air hujan rencana sebesar 186,954 mm/bulan, nilai perhitungan intensitas hujan 4,64 mm/jam, total luas daerah tangkapan hujan adalah 3464 m2, hasil perhitungan debit limpasan adalah 0,0018 m3/s, hasil perhitungan debit pompa aktual adalah 0,28 m3/s dengan total 1008 m3/jam, julang total kerugian pompa adalah 31,452 meter dan efisiensi pompa yang dipakai adalah 57% serta lama waktu pemompaan 7,69 jam dalam 12 jam kerja. Dengan hasil ini, maka diperlukan optimalisasi mesin pompa yang dipakai. Pompa yang direkomendasikan adalah pompa Warman WGR dengan kapasitas, head total pompa dan kecepatan putaran pompa yang mampu secara spesifikasi meningkatkan efisiensi produksi. Tingkat efisiensi pompa tersebut sebesar 77% berdasarkan kurva efisiensi pompa serta lama waktu pemompaan 3,58 jam
Identifikasi Resiko Kecelakaan Kerja Dengan Metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) di Area Tambang Nikel di PT. Manado Karya Anugrah Site Antam Moronopo Kabupaten Halmahera Timur Provinsi Maluku Utara Putri, Gwineth Lomboan; A.A. Inung Arie Adnyano; Mustapa Ali Mohamad
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Manado Karya Anugrah adalah perusahaan kontraktor yang bergerak di bidang pertambangan bijih nikel yang berlokasi di desa Buli, Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara. Dalam setiap kegiatan penambangan memiliki potensi bahaya , tingkat resiko dan mengakibatkan kecelakaan kerja termasuk dalam PT. Manado Karya Anugrah. Untuk menghindari dan mengurangi risiko yang dapat terjadi maka diperlukan manajemen risiko yaitu dengan identifikasi bahaya (hazard identification), dan penilaian risiko (risk assessment) atau HIRA hingga dilakukannya pengendalian risiko untuk mengurangi atau menghilangkan potensi tersebut. Pengamatan identifikasi bahaya pada penelitian ini dilakukan di kegiatan Loading, Hauling dan Dumping untuk selanjutnya diketahui hasil penilaian risiko serta pengendalian yang dapat digunakan. Dari hasil penelitian tersebut pada kegiatan Loading didapatkan tingkatan risiko berdasarkan hasil HIRA memiliki 2 kriteria medium risk, dan 2 kriteria high risk. Pada kegiatan Hauling didapatkan tingkatan risiko berdasarkan hasil HIRA 3 kriteria low risk, 2 kriteria medium risk, dan 3 kriteria high risk. Kegiatan Dumping didapatkan tingkatan risiko berdasarkan hasil HIRA memiliki 2 kriteria medium risk, 4 kriteria high risk, Untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pekerja selain dengan adanya manajemen risiko pada PT. Manado Karya Anugrah diharapkan dapat melakukan perbaikan pada daerah Loading, Hauling dan Dumping yang berpotensi menimbulkan bahaya dan lebih memperhatikan penerapan program keselamatan dan Kesehatan kerja.
Rancangan Teknis Saluran Terbuka Pada Sistem Penyaliran Tambang Batugamping PT Sugih Alamanugroho Kecamatan Ponjong Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta Fadilah Gilang Prasetyo; A.A Inung Arie Adnyano; Novandri Kusuma Wardana
Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan Vol. 2 No. 3 (2024): Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/globe.v2i3.527

Abstract

Penambangan metode tambang terbuka yang dilakukan secara dinamis beresiko menimbulkan cekungan yang berpotensi menjadi tempat tampungan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode sistem penyaliran dan keadaan sistem penyaliran aktual, menghitung debit air, merancang ulang saluran terbuka dan kolam pengendapan. Proses pemecahan masalah dilakukan dengan penggabungan antara teori dengan data primer dan sekunder sehingga didapatkan pendekatan penyelesaian masalah. Berdasarkan analisis dan penelitian, metode penyaliran yang digunakan mine dewatering, terdapat 1 DTH dengan (Q) air hujan 0,0915 mᶾ/detik, (Q) air limpasan 1,3191 mᶾ/detik, (Q) air tambang 1,411 mᶾ/detik. Saluran terbuka dan kolam pengendapan aktual belum bisa mengalirkan dan mengendapkan debit air tambang tersebut, maka dirancang saluran terbuka dengan (α) 60°, (y) 0,82 m, (z) 0,12 m, (h) 0,94 m, (b) 1,42 m, (T) 3,06 m dan (a) 0,87 m. Kolam pengendapan memiliki jumlah kompartemen 1 m, (b) 15 m, (H) 5 m, panjang penyekat 8 m, lebar penyekat 4,5 m, kedalaman penyekat 4,5 m, panjang kompartemen 21 m, panjang total kolam 21 m, luas kolam 312 m² dan volume kolam 1236.8 mᶾ. Volume padatan air 7,055 x 10^(-3) mᶾ/detik, (tv) 12 menit, (Vh) 18,81 x 10^(-3) mᶾ/detik, % pengendapan 61%. Padatan yang berhasil diendapkan 15 mᶾ/hari dengan waktu pengerukan 3 bulan.
ANALISIS PENENTUAN NILAI MUTU AIR PERMUKAAN PADA LAHAN PASCA TAMBANG RAKYAT KABUPATEN KATINGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAHENGARUH KADAR DEBU TERHADAP KESEHATAN PEKERJA Adnyano, A.A Inung Arie
KURVATEK Vol 1 No 2 (2016): November 2016
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v1i2.227

Abstract

Pertambangan emas rakyat tanpa ijin (PETI) di wilayah Hampalit, Kabupaten Katingan menyisakan bentang alam dan lubang bekas tambang yang tergenang air. Penggunaan merkuri (Hg) dalam proses pengolahan emas (amalgamasi) dapat mencemari lingkungan dan sangat berbahaya jika dalam kondisi terlarut. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui kondisi air permukaan terhadap kandungan Hg terlarut pasca tambang emas rakyat. Penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling method, pada 4 titik sampling. Sampel 1 Hg = 0,000541 mg/l; sampel 2 Hg = 0,00211 mg/l; sampel 3 = Hg = 0,00017 mg/l; sampel 4 Hg 0,00105 mg/l. Nilai Ambang batas Hg pada air limbah tambang emas adalah maksimum 0,005 mg/l dan untuk air minum adalah 0,001 mg/l. Indeks Pencemaran Air = 1,776387. Sehingga berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 115 tahun 2003, status mutu air lokasi penelitian adalah tercemar ringan. Upaya pengelolaan air limbah pasca tambang emas rakyat adalah dengan pembuatan kolam pengendapan, penggunaan zeolit sebagai penyerap Hg dalam air, fitoremidiasi dan pemantauan baku mutu air.
ANALISIS GEOLOGI TEKNIK PADA KESTABILAN LUBANG BUKAAN TAMBANG BAWAH TANAH MENGGUNAKAN METODE LEMEN HINGGA Adnyano, A.A Inung Arie; Fallah, Rizqi Fahrizal
Bulletin of Scientific Contribution Vol 17, No 3 (2019): Bulletin of Scientific Contribution : GEOLOGY
Publisher : Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.881 KB) | DOI: 10.24198/bsc.v17i3.24900

Abstract

     Salah satu permasalahan yang sering dihadapi pada sistem penambangan bawah tanah adalah kestabilan lubang bukaan. Potensi ketidakstabilan yang terjadi pada lubang bukaan bawah tanah akan selalu membutuhkan penanganan khusus terutama untuk menjaga keselamatan pekerja, dan mencegah terganggunya produksi (Koesnaryo, 1999). Kestabilan lubang bukaan dan peranan ketebalan pilar yang ditinggalkan berkaitan erat dengan penggunaan sistem penyangga. Peranan pilar penting untuk aktifitas penambangan, semakin tipis pilar yang ditinggalkan, semakin besar perolehan bijih, akan tetapi potensi terjadi keruntuhan akan semakin besar.  menunjukan bahwa pilar harus kuat dan mampu menahan beban dalam jangka waktu tertentu agar proses penambangan dapat berlangsung dengan baik. Maka dari itu, diperlukan analisis kestabilan dan dimensi pilar agar resiko akibat ketidakstabilan dapat teratasi. Penelitian ini dilakukan di CKN_975_XC12_STH PT. Cibaliung Sumberdaya, yang terletak di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kekuatan batuan yang digali dengan memperkiran nilai Faktor Keamanan (FK) lubang bukaan. Pengklasifikasian batuan dilakukan dengan RMR system dan nilai FK diperoleh menggunakan kriteria keruntuhan Mohr-Coulomb. Pemodelan lubang bukaan dengan menggunakan metode elemen hingga. Berdasarkan karakterisasi massa batuan disekitar lubang bukaan adalah terkekarkan kelas IV (poor) dengan kisaran nilai RMR 30 – 35. Lubang bukaan yang diteliti adalah Sistem penyangga existing CKN_975_XC12_STH double drift dengan jarak 5 meter layak digunakan.Kata Kunci : geoteknik, tambang bawah tanah, faktor keamanan.