Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Historical Approach and Philological Approach as Methodological Reasoning in the Study of the al-Quran (A Conceptual Study): Historical Approach dan Philological Approach sebagai Nalar Metodologis dalam Kajian Studi al-Quran (Sebuah Telaah Konseptual) Rohman, Moh. Mujibur; Wasik, Wasik; Hidayat, Muhammad Syaiful Bahri; Yaqin, Moh. Ainul; Fadoli, Ach.; Azhari, Mohammad Nadzir
Al-Maktabah: Jurnal Studi Islam Interdisiplin Vol. 1 No. 2 (2024): August
Publisher : Syamilah Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As a source of Islamic law, the study of the al-Quran is an interesting study. Reactualization of understanding of the content of the al-Quran needs to be done so that the al-Quran remains pious li kulli zaman wa makan. The al-Quran as a revelation and source of law handed down from the Almighty (Allah azza wa jalla) cannot possibly be understood from a scientific aspect. Two approaches, namely the historical approach and the philological approach. It is important in understanding "the texts" or the Quran as a guide (hudan li al-muttaqin) so that many maziyah are revealed in it. This article is conceptual research with a descriptive qualitative type. Data collection is carried out by means of documentation or library research. The author attempts to conduct a review of the study of the al-Quran with a focus on historical approaches and philological approaches. Both are part of the study of Islamic studies. Data collected from several literature or sources is then analyzed by displaying, reducing and drawing conclusions. The research results show that the historical approach is closely related to the study of the Quran, especially since the text of the al-Quran was revealed gradually in accordance with the legal conditions of society at that time, shalih kulli zaman wa makan. A historical approach is very necessary to understand the meaning of a verse, sabab al-nuzul. Philological approach is an important thing in studying the al-Quran which has been passed down for centuries (14 centuries). Its application in the study of the al-Quran is such as knowing interpretation methods, be it tahlīlī, ijmalī, muqaran and mawdzu'ī (thematic).
CONSIDERING TOLERANCE EDUCATION BETWEEN RELIGIOUS SECTS: A Case Study of Sunni-Syi'ah Sects in Karang Gayam and Blu'uran Villages of Sampang Wasik, Wasik; Rahman, Rahman; Syukur, Syamzan; Rohman, Moh. Mujibur
AL-TAHRIR Vol 23 No 2 (2023): Islamic Studies
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/altahrir.v23i2.5271

Abstract

In Islamic character education, tolerance is one of the values that must be grown as a person's primary virtue or exemplary character. This study aims to determine (1) the concept of tolerance character formation, (2) the process of applying tolerance values, and (3) supporting and inhibiting factors in the formation of tolerance. The method used in this research is a qualitative approach with a case study type. The research results are (1) Forming a community devoted to Allah SWT. based on the al-Quran and Hadith of the Prophet Muhammad and reviving da'wah and ukhuwah Islamiyah in their friendship interactions. (2) Providing understanding through tausiyah or Islamic studies from mu'allim, attending and actively participating in recitation events. (3) The supporting factors are public awareness of religion, support from the local apparatus, and the charismatic kiai. At the same time, the inhibiting factors are the busyness of each resident's work and the fanaticism of the Ahl al-Sunnah wa al-Jamaah sect.
Urgensi Even Jam’iyatul Muballighin Dalam Meningkatkan Kemampuan Berceramah Santri Di Pondok Pesantren Darur Rohman Blu’uran Sampang Wasik, Wasik
AL -ALLAM Vol. 5 No. 1 (2024): JANUARI
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/jurnalpendidikan.v5i1.7442

Abstract

Setiap manusia mempunyai kesempatan yang sama dalam menggali potensi yang dimiliki termasuk dalam meningkatkan kemampuan dalam menyampaikan kajian keislaman. Melalui program khitabah dalam meningkatkan kemampuan berceramah penuh percaya diri dan selalu optimis meskipun problem realita kadang menjadi inscure untuk tetap bertahan. Adanya penelitian ini sekiranya mampu memberikan kontribusi nyata dalam menggali potensi yang dimiliki dalam menyebarkan kajian keislaman yang sesuai dengan aturan syari’at islam. Dalam proses kegiatan program meningkatkan potensi hal yang paling urgen adalah adanya kepemimpinan yang visioner dalam mengambil keputusan serta kerja sama antar elemen serta transparan dalam menghadapi berbegai problem antara problem realita dan problem idealis sehingga bisa terjawab dan lebih produktif dalam merealesasikan sebuah program kegiatan dan bisa terjawab semua problem yang dihadapi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus . Adapun hasil dalam penelitian ini adalah Dalam menjalankan sebuah program kemampuan menggali potensi sangat di perlukan adanya sebuah analisis serta kesimpulan yang kemudian di putuskan secara kolektif, kemudian bersama-sama menghadapi semua problem yang di hadapi serta selalu berinovasi dalam setiap situasi.
Langghar Sebagai Khasanah Penguatan Pelestarian Faham Ahlu Al Sunnah wa Al Jama’ah di Langghar Temor Langgar AL-Hidayah Desa Lepelle Robatal Sampang Wasik, Wasik; Navila, Ainon; Arifin , Arifin
AL -ALLAM Vol. 5 No. 2 (2024): JULI
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/jurnalpendidikan.v5i2.7492

Abstract

Abstrak Langgar menjadi salah satu pusat pengembangan pendidikan dasar dalam menuntut ilmu agama bagi anak-anak diusia dini, karena sudah menjadi tradisi masyarakat pedesaan dalam menitipkan anak-anaknya yang masih belum bisa membaca Alqur’an di langgar, sebagai bentuk ekspresi kebudayaan dan keberagamaan, nyatanya tidak hanya sebatas pengetahuan dalam beberapa hal tertentu, akan tetapi langgar juga sebagai pusat pengembangan ilmu agama Islam dimasa lalu yang merupakan warisan budaya sebagai khasanah penguatan pelestarian ahlussunnah wal jam’ah, pendidikan di langgar merupaka cikal bakal pendidkan ke semua jenjang yang sumbernya dari Alqur’an dan Al-hadits. Penelitian ini menggunkan pendekatan kualitatif dengan mengungkap bebagai makna dibalik data secara mendalam. sedangkan hasil penelitian ini pendidik yang lebih kompeten berpengalaman,serta berwawasan yang lebih luas lagi terutama dalam bidang keagamaan. Dalam Penelitian ini mengajarkan pada seorang peneliti, bahwasannya langgar tetap merupakan salah satu lembaga pendidikan keislaman yang memiliki peranan penting dalam memperkenalkan ajaran agama yang sesuai dengan Alqur’an dan sunnah rasul ditengah masyarakat dan zaman yang semakin berkembang
Evaluasi Pembelajaran PAI Berbasis IT Dalam Meningkatkan Sumber Daya Manusia Wasik
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v2i1.546

Abstract

Pendidikan Islam pada awal perkembangannya telah memiliki keunggulan karena coraknya yang bersifat komprehensif dengan maksud agar anak didik didorong sehingga mampu untuk menuangkan segala kemampuan yang dimilikinya. Tujuan dalam pendidikan Islam terdiri dari tujuan keagamaan dan tujuan keduniaan. Kebijakan baru untuk tujuan keduniaan telah dinampakkan dari upaya menonjolkan keterampilan bekerja dalam rangka pendidikan seumur hidup. tujuan tersebut hanya dapat dicapai bila sistem pendidikan berjalan efektif dan sebanding. Investasi sumber daya manusia melalui pendidikan, salah satunya adalah mutu pendidikan.Perubahan dalam era gloalisasi dewasa ini nampaknya memerlukan respon proaktif dan antisipatif dari dunia pendidikan terutama dalam Pendidikan islam. Pendidik sebagai kunci terlaksananya perubahan perlu mempertimbangkan kondisi tersebut untuk dijadikan dorongan dalam meningkatkan kualitas kinerja melalui perbaikan secara terus-menerus. Penelitian ini masuk dalam penelitian kualitif dengan bentuk kepustakaan (library reseach) dengan metode anlisis isi ( content analisis) dengan sumber literatur manuskrip dari buku, artike jurnal serta media lainnya yang berkaitan dengan evaluasi pembelajaran PAI Berbasis IT dalam meningkatkan sumber daya manusia. Sedangkan hasil dari penelitian ini adalah berkaitan dengan sumber daya manusia yang terlibat dalam proses pendidikan, baik itu Pendidik seperti guru maupun tenaga kependidikan seperti tenaga administratif. Intensitas dunia pendidikan berhubungan dengan manusia dapat dipandang sebagai suatu perbedaan penting antara Lembaga pendidikan/organisasi sekolah dengan organisasi lainnya
DIFUSI DAN DISEMINASI INOVASI, PROSES KEPUTUSAN INOVASI, PROSES INOVASI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN PAI Wasik
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2022): Sirajuddin Desember 2022
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v2i1.938

Abstract

Setiap melakukan perubahan selalu identik dengan inovasi secara konsisten dalammengharapkan perubahan yang sesuai dengan apa yang di harapkan dan bisaselaras dalam perkembangan zaman yang sedang di hadapai atau menyiapkansesuatu dalam menghadapi tantangan yang aka di alami. Gerakan inovasi akanmudah tercapai seiring dengan perkembangan manusia itu sendri jika bisamemahami arti dari inovasi itu sendri terlebih dalam dunia pendidikan maka akansama –sama memikirkan dan bersama-sama mencari solusi dengan melakukaninovasi untuk merespon apa yanga akan dihadapi, untuk bisamengimplementasikan inovasi sangat di perlukan difusi, diseminasi serta keputusaninovasi. Inovasi. Difusi berarti melakukan proses bersama dalam sama-samamemikirkan inovasi dari berbagai aspek dalam target yang di tentukan, kemudianmelakukan diseminasi yang merupakan sebuah proses meng aplikasikan inovasiyang telah di rencanakan bersama, mengarahkan, dan dikelola sedangkanselanjutnya proses inovasi yaitu penialain personal yang dikelola, kemudian di putuskan secara kolektif. Metode yang digunakan dalam penilitian ini adalahpendekatan kualitatif dengan jenis diskriptip informan yang memiliki peran pentingdalam lembaga pendidikan dalam keterlibatan sebuah pendidikan dalam rangkameng implemntasikan sebuah inovasi pendidikan yang selaras dengan tantanganzaman dan sesuai dengan era yang di hadapi dan yang akan di hadapi dalammenguatkan pendidikan terhadap peserta didik dan jugak pendidik.