Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Prinsip Sustainable Development Dalam Meningkatkan Kualitas Lingkungan Kerja Yang Produktif: Sebuah Kajian Literatur Akram Ista; Hadiasman Ibrahim; Suhra Wardi; Ferdi Fathurohman; Aiedil Pebri Suwarna
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15600

Abstract

Pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang tidak berkelanjutan menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan yang berimbas langsung pada kualitas lingkungan kerja. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development) dalam pengelolaan SDA terhadap penciptaan lingkungan kerja yang produktif. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif melalui library research, dengan mengumpulkan berbagai macam referensi yang terkait dengan pengelolaan sumber daya alam berbasis sustainable development khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas di lingkungan kerja. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan sustainable development dalam pengelolaan sumber daya alam dalam meningkatkan kualitas lingkungan kerja yang produktif berdasar dalam 4 P, yaitu: profit (efisiensi ekonomi), planet (keberlanjutan lingkungan), people (keadilan sosial) dan partnership (kolaborasi lintas sektor). Penerapan 4 prinsip ini mendorong perusahaan dan lembaga publik untuk menjadikan sustainability sebagai bagian dari budaya organisasi, guna memastikan keseimbangan antara keuntungan ekonomi dan kesejahteraan sosial-ekologis jangka Panjang. Artikel ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam mendesain kebijakan manajemen lingkungan kerja yang berbasis pada prinsip-prinsip keberlanjutan sebagai bagian dari strategi jangka panjang pembangunan berkelanjutan.
The Role of Digital Religiosity and Consumer Awareness in Ethical Purchasing: A Study on the Global Boycott Movement Against Politically Affiliated Brands Zulkifli; Juhasdi Susono; Desy Rahmawati Anwar; Akram Ista; Mohd Aderi Che Noh
IQTISHODUNA: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 14 No. 2 (2025): October
Publisher : Department of Sharia Economics Faculty of Islamic Economics and Business, Universitas Islam Syarifuddin Lumajang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/iqtishoduna.v14i2.3503

Abstract

This study aims to examine the influence of religiosity, social media engagement, and product knowledge on consumer participation in boycotts against products affiliated with Israel. Using a quantitative approach and Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) for data analysis, the research surveyed Muslim consumers to assess how religious values, digital exposure, and awareness drive ethical consumption decisions. The findings demonstrate that religiosity, social media, and product knowledge each have a positive and statistically significant impact on boycott behaviour. These results underscore the increasing significance of faith-driven economic actions, particularly in an era where social media amplifies collective consciousness and mobilization across borders. The implications of this study extend beyond consumer behaviour, reflecting a broader trend in the global Islamic economy, where purchasing choices are increasingly guided by ethical, spiritual, and political considerations. This behaviour fosters a sense of economic solidarity among Muslim communities and reinforces the importance of aligning market actions with Islamic values. For businesses and policymakers, the findings underscore the importance of understanding and responding to the ethical expectations of Muslim consumers. Furthermore, the research encourages consumers to critically evaluate information on social media before making economic decisions, promoting informed activism and reinforcing accountability in global supply chains.