Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

STUDI IDENTIFIKASI DAMPAK PERCERAIAN TERHADAP SOSIAL EKONOMI KELUARGA DI DESA PARIJATAH KULON KABUPATEN BANYUWANGI Pujiati, Rizki; Harjianto, Harjianto; Ramadhani, Arie
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i12.2024.5171-5179

Abstract

Perceraian merupakan salah satu bentuk masalah sosial yang ada di masyarakat yang dipandang tidak sejalan dengan tujuan perkawinan. Perceraian akan membawa dampak kepada pelakunya dan juga orang lain, utamanya adalah keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana dampak perceraian terhadap sosial ekonomi keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Bentuk pengumpulan data yang digunakan dalam yaitu dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini diketahui bahwasannya dampak sosial dari perceraian  Perceraian membawa dampak beragam pada kehidupan para pelakunya. Dari segi sosial, perceraian dapat menyebabkan stigma sosial, kehilangan jaringan sosial, isolasi sosial, permasalahan perilaku emosional dan masalah akademik pada anak, serta gangguan emosional. Namun, perceraian juga membawa dampak yang sebaliknya terhadap sosial. Dari segi ekonomi, perceraian membawa dampak berupa penurunan pendapatan, pembagian aset, tunjangan anak, penurunan kesejahteraan ekonomi pada anak, dan dampak pada karier. Beberapa individu juga menemukan kestabilan ekonomi yang lebih baik melalui pembagian aset yang adil atau dukungan dari lingkungan baru.
Strategi Sekolah Dalam Pembentukan Karakter Disiplin Siswa di SMK Al-Achyar Kecamatan Kabat Kabupaten Banyuwangi Farhan, Moh; Harjianto, Harjianto; Gumuruh, Andika Ronggo
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v11i2.7721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi sekolah dalam pembentukan karakter disiplin siswa di SMK Al-Achyar Kecamatan Kabat Kabupaten Banyuwangi. Fokus kajian meliputi strategi yang diterapkan sekolah serta faktor pendukung dan penghambat dalam proses pembentukan karakter disiplin siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru BK, guru PPKn, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembentukan karakter disiplin dilakukan melalui pendekatan edukatif dan religius. Kegiatan seperti apel pagi, doa bersama, salat berjamaah, piket kelas, sistem reward and punishment, serta pembinaan oleh guru BK menjadi instrumen penting dalam menanamkan nilai kedisiplinan. Faktor pendukung meliputi komitmen sekolah, keteladanan guru, sistem pengawasan yang baik, dan kolaborasi dengan orang tua. Sementara itu, hambatan utama berasal dari rendahnya kontrol lingkungan rumah, pengaruh media sosial, dan motivasi internal siswa yang lemah. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembentukan karakter disiplin siswa memerlukan strategi yang terintegrasi dan berkelanjutan, serta dukungan dari seluruh komponen sekolah dan keluarga. Penelitian ini merekomendasikan perlunya evaluasi dan penguatan strategi secara berkala agar mampu menjawab tantangan yang dinamis.
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DALAM MATA PELAJARAN PPKn (PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN) DI MAN 3 BANYUWANGI Muhammad Hariyono; Harjianto
JPPKn Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : PPKn Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jppkn.v5i1.984

Abstract

Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang meningkatkan dan menyeimbangkan soft skill dan hard skill yang meliputi aspek kompetensi sikap, ketrampilan, dan pengetahuan, masalah dalam penelitian ini yaitu: Bagaimanakah Implementasi kurikulum 2013 pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di MAN 3 Banyuwangi dan Bagaimanakah kendala-kendala yang dihadapi dalam penggunaan kurikulum 2013 terhadap peningkatan belajar siswa MAN 3 Banyuwangi. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum 2013 pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di MAN 3 Banyuwangi dan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi dalam penggunaan Kurikulum 2013 terhadap peningkatan mutu belajar siswa MAN 3 Banyuwangi. Pengumpulan data dalam tes ini menggunakan metode observasi, metode interview dan metode dokumentar, untuk menganalisis data menggunakan proses pelacakan dan pengaturan secara sistematis transkip-transkip wawancara, catatan lapangan dan bahan-bahan lain agar peneliti dapat menyajikan temuannya. Analisis data yang digunakan dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisa Implementasi kurikulum 2013 pada mata pelajaran PPKn di MAN 3 Banyuwangi dengan jalan: 1) Mengembangkan Kurikulum 2013 dengan jalan mengembangkan dan memperkaya Silabus dan RPP, 2) Pelaksanaan Pembelajaran di lakukan di dalam kelas, metode ceramah masih sedikit mendominasi jalannya pembelajaran, sehingga pembelajaran masih berpusat pada guru, Sarana yang digunakan menggunakan pada LKS yang dimiliki siswa, papantulis di kelas, buku paket alat tulis. Kendala yang harus dihadapi oleh MAN 3 Banyuwangi terutama bagi guru PPKn dalam melaksanakan KBM di kelas. Persoalan guru dirasakan krusial karena apabila guru tidak siap mengimplementasikan kurikulum baru ini.
PENGARUH PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KREATIFITAS BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN PKn Abdul Wahab; Harjianto
JPPKn Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : PPKn Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jppkn.v5i1.987

Abstract

Pemanfaatan media sosial terhadap kreatifitas belajar siswa dalam mata pelajaran PKn ini dipengaruhi oleh perkembangan dunia pendidikan yang sudah mengglobalisasi. Guru harus memilih pendekatan dan media yang tepat dalam proses pembelajaran Pkn sehingga Guru mampu membuat proses pembelajaran lancar dan mampu membuat siswa lebih kreatif baik di rumah maupun di sekolah.. Tujuan penelitian ini adalah ( 1 ) untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan media sosial terhadap kretatifitas belajar, ( 2 ) untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan media sosial terhadap kretaifitas siswa. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penentuan sampel berupa populasi yang di ambil dari siswa kelas XI IPA berjumlah 44 siswa terdiri dari 29 siswi perempuan dan 15 siswa laki – laki. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian ini adalah ( 1 ) interpretasi minor 1 dengan hasil Freg = 1,060 sedangkan pada tabel Ftabel 5% = 4,10 berbunyi tidak ada pengaruh pemanfaatan media sosial terhadap terhadap kreatifitas siswa dalam mata pelajaran PKn. ( 2 ) interpretasi minor 2 dengan hasil Freg = 4,5 sedangkan pada tabel Ftabel 5% = 4,10 berbunyi tidak ada pengaruh pemanfaatan media sosial terhadap terhadap kreatifitas siswa dalam mata pelajaran PKn. ( 3 ) kesimpulan akhir Interpretasi mayor pada tabel Freg ≥ Ftabel 5% = 3,25 sehingga berbunyi ada pengaruh pemanfaatan media sosial terhadap kreatifitas pembelajaran siswa dalam pelajaran PKn
PERSEPSI MASYARAKAT DESA SUKOREJO TENTANG POLIGAMI DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG PERKAWINAN NO. 16 TAHUN 2019 Ratna Dwi Astuti; Harjianto; Roudhotul Jannah
JPPKn Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : PPKn Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jppkn.v5i2.1029

Abstract

Poligami adalah perkawinan seorang suami lebih dari seorang istri dalam waktu yang bersamaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat Desa Sukorejo tentang Poligami ditinjau dari Undang-Undang perkawinan No.16 Tahun 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomologis. Data lapangan diperoleh dengan observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis kualitatif, yaitu analisis yang memberikan deskripsi mendalam dan kesimpulan yang sesuai dengan topik dan tujuan dari penelitian. Adapun tahapan analisis data adalah tahap reduksi data, tahap penyajian data dan analisis data.Pengambilan data dilakukan dengan wawancara. Untuk mengetahui persepsi masyarakat di Desa Sukorejo, peneliti mengambil sampel sebanyak 8 orang dari dua RT yang masing-masing terdiri dari masyarakat umum dan khusus. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa persepsi masyarakat Desa Sukorejo terhadap adanya poligami sebanyak 37,5% setuju dan sebanyak 37,5% tidak setuju, sedangkan sisanya sebanyak 25% netral terhadap adanya poligami. Selain tanggapan masyarakat Desa Sukorejo tentang adanya Poligami, peneliti juga mendapatkan data penemuan terkait dampak poligami pada kehidupan sosial masyarakat. Sebanyak 87,5% masyarakat mengatakan bahwasannya poligami tidak mengubah keadaan sosial di masyarakat/tidak berdampak, meskipun tau dengan ada tidaknya masyarakat yang berpoligami. Dan sebanyak 12,5% masyarakat mengatakan bahwasannya poligami berdampak terhadap kehidupan sosial bermasyarakat. Selain tanggapan dan dampak tentang adanya poligami, peneliti juga menanyakan tentang pemahaman masyarakat Desa Sukorejo tentang UU Perkawinan No.16 Tahun 2019. Diperoleh data sebanyak 25% masyarakat mengetahu poligami serta mengetahui isi UU Perkawinan, dan sebanyak 75% masyarakat mengetahui poligami namun tidak mengetahui isi dari UU Perkawinan iu sendiri.
PARTISIPASI MASYARAKAT USIA 18-25 DALAM PEMILIHAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN DI DESA KARANGBENDO KECAMATAN ROGOJAMPI KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2019 Fitria Sari; Harjianto; Yuli Kartika Efendi
JPPKn Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : PPKn Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jppkn.v5i2.1031

Abstract

Pemilihan umum (Pemilu) di Indonesia sudah berlangsung sejak lama. Melihat pada sejarah1955 merupakan pemilihan umum pertama kali diadakan di Indonesia. Pemilu diwaktu itu bertujuan untuk memilih DPR beserta Kostituante yang ada pada zaman kepemimpinan soekarno, berbagai partai beradu dalam pemilu pertama itu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat partisipasi masyarakat usia 18-25 dalam pemilihan presiden dan wakil presiden di Desa Karangbendo Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel yang digunakan penelitian ini adalah sebanyak 90 Orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai data pendukung. Peneliti memberikan skala pengukuran yang dibuat berdasarkan acuan teori dari rumus tersebutdari jumlah 850 populasi dan yang menjadi sampel penelitian yaitu 90 jiwa yang sudah memiliki hak dalam pemilihan Presiden tahun 2019. Untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat usia 18-25 dalam pemilihan presiden dan wakil presiden di desa karangbendo, kecamatan rogojampi, kabupaten banyuwangi tahun 2019. Penelitian ini menggunakan skala dalam mengukur tingkat partisipasi masyarakat usia 18-25 dalam pemilihan presiden dan wakil presiden di Desa Karangbendo, Kec. Rogojampi, Kab. Banyuwangi Tahun 2019 menggunakan bantuan aplikasi SPSS 22, dari hasil penghitungan tersebut dapat di ketahui dari sejumlah sampel 90 orang yang memiliki kategori tinggi sebanyak 17 orang (19%), yang memiliki kategori sedang sebanyak 58 orang (64%), dan yang memiliki kategori rendah sebanyak 15 orang (17%). Jadi dapat disimpulkan bahwa kecenderungan tingkat partisipasi masyarakat usia 18-25 dalam pemilihan Presiden dan Wakil Presiden di Desa Karangbendo Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi Tahun 2019 padakategori sedang yaitu sebanyak 58 orang (64%).
DAMPAK PERUBAHAN MASYARAKAT AGRARIS (Studi Perubahan Sikap Dan Nilai Sosial Petani Di Kecamatan Kalipuro) Hafidz, Abd.; Harjianto
JPPKn Vol 5 No 2 (2021): .
Publisher : PPKn Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jppkn.v6i1.1656

Abstract

Jagung merupakan sebagian dari makanan pokok selain dari beras jagung sendiri merupakan sumber pendapatan juga bagi masyarakat yang ada dikecamatan kalipuro.Jagung sampai saat ini adalah menjadi primadona bagi masyarakat kalipuro karena mengonsumsi nasi jagung lebih lama mengeyangkan dibandingkan hanya nasi yang dari beras saja. Dan dengan jagung juga petani jagung bisa menghidupi keluarganya. Jagung Kalipuro mencapai puncak kejayaannya sebelum masa pandemi Covid-19 ini melanda. Akan tetapi dengan seiring berjalannya waktu, kondisi ekonomi di Kalipuro berubah tidak menjadi primadona lagi seperti masa emasnya dulu. Banyak lahan jagung yang sudah di alih fungsikan jadi lahan untuk menanam jahe. Penelitian ini menghasilkan temuan data dari keenam informan bahwa faktor ekologis telah membawa dampak negatif bagi petani jagung hingga prinsip “dahulukan selamat” yang terdapat dalam ekonomi subsistensi dilakukan oleh petani jagung. Beberapa caranya adalah dengan menjual sebagian tanahnya lalu dialihfungsikan menjadi tanaman lain walau tetap menanam jagung, atau menjual lahannya lalu hasilnya dibelikan lahan di daerah lain, mencari pekerjaan sampingan, dan juga menyewa lahan untuk ditanam sayur dan buah.
PENGARUH KETERSEDIAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR PPKn SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 BANGOREJO BANYUWANGI harjianto, Harjianto
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 2 No 1 (2017): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v2i1.291

Abstract

This research aimed to measure the effect of the availability of audio-visual media to the 8th grade students’ learning citizenship education activeness SMPN 2 Bangorejo Banyuwangi. This type of research included a quantitative research design Ex-Post-Facto. In determining the respondents the researchers used proportional random sampling method with the number of respondents 50 students. This research uses simple linear regression analysis of the predictor. To determine the effect of independent variables on the dependent variables, can be seen on the probability of the inefficiency of the regression analysis. The analysis is done with the help of the SPSS program. Output of this research known that the value of t=3.858 with the significant value 0,000 < 0,05, Ho rejected and H1 accepted which means there is a real effect (significant) of visual media availability to the students’ learning activeness. The influence of the availability of audio visual media to the students’ learning activeness is 23.7%. This means that there is impact on availability of audio-visual media to 8th grade students’ learning activeness SMPN 2 Bangorejo Banyuwangi.
PENGARUH KEGIATAN UKM PRAMUKA TERHADAP SIKAP PATRIOTISME MAHASISWA PROGRAM STUDI PPKn DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA Harjianto, Harjianto
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 1 No 1 (2016): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v1i1.299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh kegiatan UKM pramuka terhadap sikap patriotisme mahasiswa program studi PPKn Universitas PGRI Banyuwangi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan rancangan Ex–Post–Facto. Dalam menentukan responden, peneliti menggunakan metode population research dengan jumlah populasi sebanyak 20 mahasiswa PPkn yang tergabung dalam UKM Pramuka Progarm Studi PPKn Universitas PGRI Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana satu prediktor. Untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat, dapat dilihat pada probabilitas koefisiensi dari analisis regresi. Analisis tersebut dilakukan dengan bantuan program SPSS. Output dari penelitian ini dapat diketahui nilai t hitung = 3.643 dengan nilai signifikansi 0,002 < 0,05, Maka Ho ditolak H1 diterima, yang berarti ada pengaruh nyata (signifikan) kegiatan UKM pramuka terhadap sikap patriotisme mahasiswa program studi PPKn Universitas PGRI Banyuwangi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Besarnya pengaruh kegiatan UKM pramuka terhadap sikap patriotisme mahasiswa program studi PPKn Universitas PGRI Banyuwangi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebesar 42.4%. Hal ini berarti ada pengaruh sedang kegiatan UKM pramuka terhadap sikap patriotisme mahasiswa program studi PPKn Universitas PGRI Banyuwangi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
PERAN PEMERINTAH DESA DAN PENYULUH KELUARGA BERENCANA DALAM MENGURANGI ANGKA PERNIKAHAN DI BAWAH UMUR DI DESA TAMANSARI KECAMATAN LICIN KABUPATEN BANYUWANGI Silvia, Silvia; Harjianto, Harjianto; Ramadhani, Arie
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i12.2024.5163-5170

Abstract

Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2023 masuk peringkat ke-empat tertinggi angka pernikahan dibawah umur di Jawa Timur. Sepanjang tahun 2022-2023 ada sebanyak 877 kasus. Penyumbang tingginya angka tersebut salah satunya adalah pernikahan dibawah umur Desa Tamansari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Pemerintah Desa dan Penyuluh Keluarga Berencana dalam mengurangi angka pernikahan di bawah umur. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Tamansari aktif dalam mengurangi pernikahan di bawah umur melalui pemberian nasihat tentang risiko pernikahan dini, sosialisasi dan edukasi masyarakat melalui PKK dan program Bina Keluarga Remaja (BKR). Adapun peran Penyuluh Keluarga Berencana yaitu melakukan pantauan catin melaluai aplikasi Elsimil, serta melaksanakan program PIK Remaja dan Bina Keluarga remaja (BKR). Faktor pendukung dalam upaya mengurangi pernikahan di bawah umur meliputi kemudahan akses informasi, kemitraan yang solid, dan partisipasi aktif masyarakat. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kultur masyarakat, dampak negatif media sosial, dan kurangnya tenaga penyuluh Keluarga Berencana.