Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

GERAK SEHAT LANSIA: EDUKASI DAN IMPLEMENTASI SENAM TERSTRUKTUR DI PUSKESMAS GUNUNG TUA Friska Sinulingga, Yeni; Sihaloho, Endang; Sentani Daulay, Evlindari; Rizki, Hudeni
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i8.%p

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan fungsi fisik dan fisiologis, sehingga membutuhkan intervensi yang tepat untuk mempertahankan kualitas hidup. Salah satu upaya yang efektif adalah pelaksanaan senam lansia secara terstruktur yang disertai edukasi kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesehatan fisik lansia melalui edukasi dan praktik senam lansia di Puskesmas Gunung Tua, Kabupaten Padang Lawas Utara. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif dan demonstrasi senam yang diikuti oleh 19 orang lansia. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai manfaat senam lansia, dengan rerata skor meningkat dari 55% menjadi 85%. Selain itu, terjadi penurunan rata-rata tekanan darah sistolik dari 150 mmHg menjadi 142 mmHg dan diastolik dari 92 mmHg menjadi 88 mmHg. Lansia juga menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti kegiatan, dan sebagian besar merasa lebih bugar setelah senam. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan terpadu berupa edukasi dan aktivitas fisik dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan lansia. Diharapkan program ini dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama sebagai bagian dari promosi kesehatan usia lanjut.
Contributing factors to underweight among children under five: A cross-sectional study at Belawan Primary Health Center Sihaloho, Endang; Sitanggang, Antonij Edimarta
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 10, No 3 (2025): September
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v10i3.2730

Abstract

Underweight in toddlers is a significant public health concern in Indonesia, where the 2022 National Nutrition Status Survey reported a prevalence of 17,1% among children under five years of age, reflecting persistent nutritional challenges. This study aimed to analyze the incidence of underweight in toddlers in the Belawan Primary Health Center (PHC) and its contributing factors. This research applied a descriptive-analytical design with a cross-sectional approach, conducted in January 2025, in Belawan, Medan City, North Sumatra. A total of 41 toddlers were selected using a total sampling method. Data were collected using structured questionnaires and secondary records, and ethical approval was obtained from the Institutional Review Board. The sample size was determined based on the population of underweight toddlers recorded at the health center. Data were analyzed using chi-square tests and logistic regression. The results indicated significant associations between exclusive breastfeeding (p=0,032), inappropriate complementary feeding (p=0,041), and maternal education (p=0,021) and underweight incidence. Logistic regression showed that low maternal education was the most dominant factor (OR=7,26). In conclusion, the role of mothers is very important in child feeding practices. Interventions to reduce underweight should prioritize maternal education and community-based nutrition programs by strengthening the roles of health workers and Integrated Health Post cadres.
Peran Suami dalam Deteksi Dini Tanda Bahaya Kehamilan sebagai Upaya Pencegahan Kegawatdaruratan pada Ibu Hamil: The Role of Husbands in the Early Detection of Pregnancy Danger Signs as an Effort to Prevent Obstetric Emergencies in Pregnant Women Sinulingga, Yeni Friska; Sihaloho, Endang; Rizki, Hudeni; Daulay, Evlindari Sentani
Jurnal Abdi Keperawatan dan Kedokteran Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/jakk.v4i2.79

Abstract

Obstetric emergencies remain a leading cause of maternal mortality in Indonesia, most of which are preventable through early detection of pregnancy danger signs. One of the key factors in the success of early detection is the involvement of family members, particularly the husband as the primary support for pregnant women. However, the involvement of husbands in this aspect remains limited and suboptimal. This study aims to explore the role of husbands in the early detection of pregnancy danger signs as a preventive effort against obstetric emergencies in pregnant women. This research employed a descriptive qualitative approach through in-depth interviews with six husbands of pregnant women undergoing antenatal care at Sunggal Public Health Center, Medan, in January 2025. The study population consisted of husbands of pregnant women who met the inclusion criteria. Data were collected using a semi-structured interview guide, recorded, transcribed, and analyzed using thematic analysis. The main variable in this study was the role of husbands in identifying danger signs during pregnancy, with interviews serving as the primary instrument. Data validity was ensured through source triangulation and member checking. The results revealed three main themes: husbands' knowledge and awareness of danger signs, forms of involvement in preventing emergencies, and barriers to participation. Most informants recognized prominent danger signs such as bleeding and severe pain but were unaware of symptoms like preeclampsia or premature rupture of membranes. Forms of support included accompanying their wives to health facilities, assisting with household chores, and paying attention to complaints. The main obstacles included limited time, lack of direct information from healthcare providers, and cultural influences that consider pregnancy a woman's domain. In conclusion, although some husbands demonstrated concern, their involvement in early detection of pregnancy danger signs needs to be strengthened. Recommendations are directed at communities and healthcare providers to actively engage husbands in pregnancy education programs, including through interactive media, father classes, and community-based approaches, in order to significantly reduce the incidence of obstetric emergencies in pregnant women.
Efektivitas Pelvic Rocking Terhadap Lama Kala I Fase Aktif, Kala II Dan Intensitas Nyeri Kala I Fase Aktif Ibu Bersalin Multi Gravida Di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Denai Tahun 2023 Sinulingga, Yeni Friska; Dalimunthe, Selvia Yolanda; Sihaloho, Endang; Simamora, Mery Krista; Lubis, Rida Rumondang
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.9781

Abstract

Untuk memperlancar persalinan, ada beberapa pendekatan yang dapat dilakukan, baik secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Salah satu metode nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah latihan Pelvic Rocking. Latihan ini dilakukan dengan cara ibu melakukan latihan mobilitas untuk menjaga kekencangan dan kelenturan ligamen sehingga memberikan ruang yang lebih luas bagi bayi untuk turun ke panggul. Dengan memasukkan senam atau latihan ke dalam rutinitas, durasi kala I dan kala II persalinan dapat dipersingkat. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimen, yang terkadang disebut quasi-experiment. Penelitian ini menggunakan Posttest Only Case Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah Ibu Bersalin Multi Gravida yang berdomisili di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Denai sebanyak 40 orang. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok perlakuan yang terdiri dari 20 ibu yang telah menjalani terapi Pelvic Rocking selama 3 minggu sebelum persalinan dan kelompok kontrol yang terdiri dari 20 orang yang tidak menjalani terapi apa pun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelvic Rocking Treatment secara signifikan dapat memperpendek durasi fase aktif pada ibu multigravida pertama kali dengan nilai p sebesar 0,002. Selain itu, Pelvic Rocking Treatment terbukti efektif memperpendek fase aktif pada ibu multigravida di wilayah kerja dengan nilai p sebesar 0,001. Selanjutnya, Pelvic Rocking Treatment terbukti efektif pada 20 kasus dengan nilai p sebesar 0,001. Puskesmas Medan Denai bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penggunaan Pelvic Rocking sebagai metode nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri pada kala I aktif persalinan
Pengauh Teknik Hypnobreasfeeding Terhadap Pengeluaran ASI Pada Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Darussalam Kota Medan Tahun 2022 Sinulingga, Yeni Friska; Dalimunthe, Selvia Yolanda; Sihaloho, Endang; Simamora, Mery Krista; Lubis, Rida Rumondang
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i1.9783

Abstract

Terdapat beberapa metode untuk meningkatkan sekresi oksitosin, hormon yang membantu meningkatkan produksi ASI. Metode-metode ini meliputi teknik relaksasi, melihat gambar bayi, memanfaatkan Hypnobreastfeeding, mengonsumsi minuman hangat, menstimulasi puting susu, dan melakukan pijat oksitosin. Metodologi penelitian yang digunakan adalah Penelitian Kuantitatif dengan strategi Cross-Sectional, dengan tujuan untuk menjelaskan dampak teknik Hypnobreastfeeding terhadap pemberian ASI pada Ibu Pasca Persalinan di wilayah kerja Puskesmas Darussalam Kota Medan pada tahun 2022. Populasi penelitian terdiri dari 40 ibu pascapersalinan di wilayah kerja Puskesmas Darussalam pada bulan Januari 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada ibu yang merasakan penurunan produksi ASI setelah pemberian terapi Hypnobreastfeeding. Dari semua respons, 40 ibu melaporkan peningkatan pengeluaran ASI mereka setelah menggunakan teknik Hypnobreastfeeding. Tidak ada ibu yang mengalami tingkat pengeluaran ASI yang sama sebelum dan sesudah menerima teknik Hypnobreastfeeding. Lokasi adalah wilayah kerja Puskesmas Darussalam, pada tahun 2022. Manajemen Puskesmas Darussalam bertanggung jawab untuk mendidik dan mendukung ibu nifas tentang penerapan Teknik Hypnobreastfeeding dan manfaatnya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang metode nonfarmakologis, khususnya penerapan Teknik Hypnobreastfeeding, untuk meningkatkan produksi ASI
Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Pengeluaran ASI Lactogenesis II Pada Ibu Post Partum Multipara Di Wilayah Kerja Puskesmas Pasar Merah Kota Medan Tahun 2023 Sinulingga, Yeni Friska; Dalimunthe, Selvia Yolanda; Sihaloho, Endang; Simamora, Mery Krista; Lubis, Rida Rumondang
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.9788

Abstract

Upaya untuk meningkatkan produksi ASI dilakukan dengan melakukan pijat oksitosin pada ibu. Pijat oksitosin adalah stimulasi atau manipulasi tulang belakang yang memicu pelepasan neurotransmitter di medula oblongata. Neurotransmitter ini kemudian segera mengirimkan sinyal ke hipotalamus di hipofisis posterior, yang memicu pelepasan oksitosin. Akibatnya, payudara terstimulasi untuk mengeluarkan ASI. Penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimental yang dikenal dengan pretest and posttest without control group design. Desain penelitian ini melibatkan pengamatan subjek sebelum dan sesudah percobaan. Ibu menyusui bayinya terlebih dahulu, diikuti dengan mengosongkan payudara selama 2 jam dengan kompresi manual dan pengukuran menggunakan gelas ukur (pretest). Selanjutnya, dilakukan pijat selama 15-20 menit. Setelah 2 jam, payudara dipersiapkan kembali untuk akomodasi lebih lanjut (posttest). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI Laktogenesis II pada ibu nifas multipara di wilayah kerja Puskesmas Pasar Merah Kota Medan tahun 2023. Penelitian difokuskan pada ibu nifas multipara yang berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Pasar Merah Kota Medan. Berdasarkan data bidan desa, terdapat 20 ibu hamil trimester III yang memenuhi kriteria multipara. Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI Laktogenesis II pada ibu nifas multipara di wilayah kerja Puskesmas Pasar Merah Kota Medan tahun 2023. Nilai p yang diperoleh dari uji t berpasangan adalah 0,000, yang menunjukkan hasil sangat signifikan.