Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Prototype Pendeteksi Beban Berlebih Untuk Keamanan Operasi Hydraulic Crane Di Kapal Penumpang Ivana Wika Aprilia; Antonius Edy Kristiyono; Teguh Pribadi; Sonhaji Sonhaji; Wulan Marlia Sandi
Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika Vol. 3 No. 3 (2024): September : JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jtmei.v3i3.4082

Abstract

The safety and protection of the hydraulic crane is an important aspect that ensures the charging operation runs safely and efficiently, this study aims to provide protection against crane damage and minimize work accidents by providing overload detection sensors using loadcells and hx711 as the primary sensor in charging this device. This tool is a miniature crane that uses a servo motor and a DC motor as a replacement for the hydraulic on the crane. Where the same function, to move the arm of the crane and crane can rotate left, right, and up. The researchers used prototype methods to build and develop prototypes of cranes. To monitor this control system, use ESP32 as the transmitter and receiver of the joystick motion response. The received data will be processed and displayed on the LCD. Testing this device can detect how much load is lifted and detect if the load is over lifted, the device's operating system will lower the load again if overloaded.
Analisis Pengaruh Tingkat Kevakuman Terhadap Produksi Air Tawar Pada Fresh Water Generator Di Kapal MT. Savir Lion Laso Alfasa Yusuf; Agus Prawoto; Trisnowati Rahayu; Shofa Dai Robbi; Wulan Marlia Sandi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana tingkat kevakuman memengaruhi produksi air tawar pada Fresh Water Generator (FWG) tipe Sondex SFD23/35 di kapal MT. Savir Lion. FWG merupakan mesin penting di kapal karena menyediakan air tawar untuk kebutuhan sehari-hari, baik untuk akomodasi maupun untuk keperluan ruang mesin. Selama penulis melaksanakan praktek berlayar, produksi air tawar mengalami penurunan yang cukup besar—dari kapasitas normal 10–15 ton per hari menjadi sekitar 5 ton per hari. Kondisi ini menimbulkan kendala dalam pemenuhan kebutuhan air di kapal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara dengan masinis yang bertanggung jawab, serta peninjauan dokumen operasional FWG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan kevakuman terutama disebabkan oleh melemahnya tekanan pada ejector pump, kerusakan pada air ejector, penyumbatan pada jalur kondensor, serta penumpukan kerak pada plate evaporator. Setelah dilakukan perawatan seperti pembersihan plate, perbaikan sistem pemipaan, dan penggantian air ejector, tingkat kevakuman kembali meningkat dan produksi air tawar pulih ke kondisi normal. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa tingkat kevakuman merupakan faktor utama yang menentukan efisiensi proses penguapan di dalam FWG. Semakin stabil dan kuat kevakumannya, semakin optimal produksi air tawar yang dihasilkan. Oleh karena itu, perawatan rutin, pemeriksaan berkala, dan pemantauan tekanan sistem sangat diperlukan untuk memastikan FWG dapat beroperasi dengan baik selama pelayaran.
Pengaruh Potensi Bahaya Overhaul Auxiliary Engine Terhadap Pencegahan Kecelakaan Kerja Awak Kapal Alfina Dwi Restyaningtyas; Monika Retno Gunarti; Elly Kusumawati; Shofa Dai Robbi; Wulan Marlia Sandi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1669

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya risiko kecelakaan kerja pada pelaksanaan pekerjaan overhaul auxiliary engine di kapal. Pekerjaan tersebut melibatkan berbagai potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan awak kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya pada pekerjaan overhaul auxiliary engine, mengkaji upaya pencegahan kecelakaan kerja yang dilakukan, serta menganalisis pengaruh potensi bahaya terhadap upaya pencegahan kecelakaan kerja awak kapal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 29 responden yang merupakan awak kapal bagian mesin yang terlibat langsung dalam pekerjaan overhaul. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan perangkat lunak SPSS untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan overhaul auxiliary engine memiliki tingkat potensi bahaya yang tergolong tinggi, mencakup risiko mekanik (tangan terjepit, tertimpa komponen), risiko lingkungan (lantai licin, ventilasi kurang), serta faktor manusia. Di sisi lain, tingkat pencegahan kecelakaan kerja awak kapal ditemukan berada pada kategori sangat tinggi, yang ditandai dengan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), penerapan Standard Operational Procedure (SOP), dan pelaksanaan safety briefing. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,216 dengan nilai signifikansi 0,261 (p > 0,05), yang berarti terdapat hubungan positif namun lemah dan tidak signifikan secara statistik antara potensi bahaya dengan upaya pencegahan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun potensi bahaya tinggi, awak kapal telah menerapkan sistem keselamatan kerja yang efektif sehingga risiko tersebut dapat dikendalikan dengan baik.