Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

BENTUK DAN MAKNA UNGKAPAN KONOTASI DALAM PROSESI MAPETTUADA DI KECAMATAN LILIRIAJA KABUPATEN SOPPENG: TINJAUAN SEMANTIK Nurfadillah, Nurfadillah; Daeng, Kembong; Agussalim AJ, Andi
Panrita: Jurnal Bahasa dan Sastra Daerah serta Pembelajarannya Vol 2, No 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jp.v2i3.20219

Abstract

Bentuk dan Makna Ungkapan Konotasi dalam Prosesi Mapettuada Tradisi Perkawinan Adat Bugis di Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna ungkapan dalam prosesi mapettuada tradisi perkawinan adat Bugis di Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa ungkapan mapettuada dalam tradisi perkawinan adat Bugis di Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah dengan teknik observasi, wawancara, pencatatan, serta perekaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bentuk ungkapan yang terdapat pada prosesi mapettuada masyarakat Bugis di Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng adalah bentuk ungkapan assimellereng yaitu ungkapan mappoji, ungkapan tersebut dapat dilihat dari tahap pembukaan sampai tahap penutup. Pernyataan cinta pihak calon mempelai laki-laki sebagai tanda untuk menjadikan pihak calon mempelai wanita sebagai pendamping hidup yang dibuktikan dengan telah terlaluinya beberapa proses sebelum mappettuada dilaksanakan. Pernyataan ini sangatlah manusiawi sebagai perwujudan rasa cinta yang timbul meski menggunakan ungkapan yang berbeda-beda, dan (2) ungkapan yang digunakan dalam prosesi mapettuada masyarakat Bugis di Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng mengandung makna kesederhanaan dan kerendahan hati penuturnya yang tercermin pada setiap ungkapan yang dituturkan, baik dari pihak keluarga laki-laki maupun pihak keluarga perempuan.