Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pentingnya peran ayah dalam pencegahan stunting pada anak usia 1-5 tahun di Baby Spa anteng Sumenep Madura Istiana, Dina; Hartatik, Hartatik
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mulawarman Vol. 3 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Kegiatan adalah untuk membantu masyarakat melakukan peningkatan peran ayah dalam pencegahan stunting pada anak usia 1-5 tahun di baby spa anteng. Diharapkan melalui penyuluhan kesehatan ini ada peningkatan peran ayah lebih perduli dan lebih memperhatikan bagaimana tumbuh kembang anaknya. Mengingat sebagian besar karena ayah bekerja dan ibu dirumah semua beban dalam pengurusan anak diserahkan pada ibu. Hal ini diharapkan ada kesadaran,keinginan dan ikut serta memerankan peran ayah agar anak tumbuh sehat sehingga angka stunting akan menurun dengan pencegahan stunting melalui peningkatan pengetahuan mereka. Metode Teknik yang dilakukan yaitu sosialisasi penyuluhan tentang pentingnya peran ayah dalam penvegahan stunting pada anak usia 1-5tahun. Penyuluhan selama 3 bulan yang dilakukan berkali kali sejumlah total ada 265 responden. Hasil peran ayah mencegah stunting di keluarga seperti memenuhi kebutuhan istrinya yang sedang hamil, dari pemenuhan gizi selama hamil, secara berkala mendampingi untuk memeriksakan kesehatan kandungan istrinya ke dokter/bidan atau klinik hingga persiapan menjelang kelahiran anaknya. Kontinyu mendampingi istri, menjadi suami siaga dan mengantarkan anaknya ke posyandu maupun ke baby spa. responden yang memiliki peran ayah yang baik dan memiliki status gizi anak normal, hal ini dikarenakan pendidikan ayah yang cukup baik sehingga memiliki informasi yang baik dan penghasilan ayah yang memadai sehingga ayah dapat memenuhi kebutuhan anak dengan baik. Kata kunci: stunting, pencegahan, peran ayah
Sosialisasi dampak kecanduan penggunaan gadget bagi kehidupan anak sekolah di SMK kerta Cendekia Sidoarjo Istiana, dina; Sulistyowati, Agus; Puji Lesrastari, Risti
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mulawarman Vol. 3 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Activity ObjectivesThe purpose of this educational activity is to increase the knowledge of SMK Kerta Cendekia students about overcoming gadget addiction in adolescents. It is hoped that participants will be able to understand the dangers of gadget addiction and the impacts that occur from gadget addiction. Method Knowledge measurement using questionnaires was conducted twice, namely before counseling and after providing material. Filling out the questionnaire before counseling was carried out to determine the knowledge of participants before counseling. The questionnaire used was designed by the researcher and has been tested by experts according to their fields of science. The results, the minimum value of participant knowledge in the pretest was 60 with a maximum value of 80. The average pretest value of participants was 73.95 + 5.94. The table above also shows the minimum posttest value of 80 with a maximum value of 100. The average posttest value of participants was 90.26 + 7.88. The results of the statistical test showed that there was an increase in participant knowledge of the influence of gadgets on adolescents with an average pre and posttest value with a p-value <0.001
Penerapan Bedwetting Terapi Musik Mengurangi Enuresis Pada Anak Prasekolah Istiana, Dina; Rukmini, Rukmini
PROSIDING KONFERENSI NASIONAL ILMU KESEHATAN STIKES ADI HUSADA 2023 Vol 2 No 1 (2024): Prosiding Konferensi Nasional Ilmu Kesehatan STIKES Adi Husada
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/prosiding.v2i1.638

Abstract

Latar Belakang: Enuresis merupakan masalah yang sering terjadi karena perbedaan pendapat tentang kejadian dan penanganannya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh terapi musik bedwetting terhadap kejadian enuresis pada anak prasekolah di TK Tunas Harapan Bangsa Surabaya. Metode. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experiment design dengan menggunakan one group pre test post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah 33 responden dan sampel yang digunakan adalah 30 responden dengan teknik simple random sampling. Data diambil dengan kuesioner tertutup dan dianalisis dengan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dari 30 responden, hampir separuh anak mengalami enuresis sebelum diberikan terapi musik bedwetting (73,3%), sedangkan setelah diberikan terapi musik bedwetting, 9 anak (30%). Hasil uji statistik ditemukan bahwa (X2=4,675) dan (p=0,013 < 0,05). Ini menunjukkan bahwa terapi musik bedwetting berkontribusi pada penurunan enuresis pada anak prasekolah di TK Tunas Harapan Bangsa Surabaya . Saran: Terdapat perubahan dalam penurunan enuresis, maka terapi musik bedwetting dapat diterapkan sebagai salah satu upaya dalam penurunan enuresis pada anak prasekolah
Identifikasi Kesulitan Pelaksanaan Pembelajaran Dalam Jaringan (Daring) Di Masa Pandemi Covid-19 Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram Istiana, Dina; Siahaan, Jeckson; Junaidi, Eka; Hakim, Aliefman
Chemistry Education Practice Vol. 7 No. 1 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v7i1.3644

Abstract

This study aims to describe the difficulties of implementation online learning during the covid-19 pandemic to students of Chemistry Education Program at Mataram of University. This type of research is descriptive research with a qualitative approach. The population of this study is 229 students of the Chemistry Education Program at Mataram of University in semester II, IV and VI. The samples were questionnaires and interviews. The result showed that; 1) Learning difficulties in subject considered difficult by students of the Chemistry Education Program at the University of Mataram in the implementation of online learning during the covid-19 pandemic were organic chemistry courses with a percentage of 45%; 2) The highest difficulties faced by students in the implementation of online learning during the covid-19 pandemic were caused by aspect of the student’s socioeconomic conditions with a percentage of 84% in the very high category; 3) The lowest the covid-19 pandemic were organic chemistry courses with a percentage of 45%; 2) The highest difficulties faced by students in the implementation of online learning during the covid-19 pandemic were caused by aspect of the student’s social economic interaction with a percentage of 64% in the high category.  
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEKAMBUHAN ODGJ DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JIWA KALITIDU KABUPATEN BOJONEGORO Ari Afandi, Agus; Mulyani, Sri; Romsukhah, Luluk; Muhammad Daud, Imtihan; Istiana, Dina
Asuhan Kesehatan : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 13 No. 2 (2022): Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : LPPM STIKES Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Faktor Lingkungan terhadap Kesejahteraan Psikologis Penderita Diabetes Mellitus Erindia, Firnanda; Susanti, Susanti; Jannah, Fitriatul; Revani, Hilda Dea; Istiana, Dina
PROSIDING KONFERENSI NASIONAL ILMU KESEHATAN STIKES ADI HUSADA 2023 Vol 3 No 1 (2025): Prosiding Konferensi Nasional Ilmu Kesehatan STIKES Adi Husada
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/prosiding.v3i1.658

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan manajemen jangka panjang dan berisiko menurunkan kesejahteraan psikologis penderita. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor lingkungan, yaitu dukungan keluarga, teman sebaya, dan tenaga kesehatan, terhadap kesejahteraan psikologis penderita Diabetes Mellittus. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan besar sampel 155 penderita Diabetes Mellitus di Puskesmas Simomulyo, dipilih melalui simple random sampling. Variabel penelitian meliputi dukungan keluarga, teman sebaya, dan tenaga kesehatan sebagai variabel independen serta kesejahteraan psikologis sebagai variabel dependen, instrumen penelitian berupa kuesioner dan data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga, teman sebaya, dan tenaga kesehatan berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan psikologis penderita Diabetes Mellitus, baik secara parsial maupun bersama-sama. Pengaruh parsial masing-masing variabel adalah dukungan keluarga (β = 0,312; p < 0,001), dukungan teman sebaya (β = 0,285; p < 0,001), dan dukungan tenaga kesehatan (β = 0,198; p = 0,002). Saran: Tenaga kesehatan disarankan mengembangkan program edukasi dan intervensi psikososial yang melibatkan keluarga dan teman sebaya agar pasien memperoleh dukungan yang lebih komprehensif dan efektif.
Hubungan Kepribadian, Pendidikan, Ekonomi, Nilai Budaya dan Gaya Hidup dengan Kontrol Perilaku yang Dirasakan dalam Upaya Pencegahan Stunting Istiana, Dina; Jannah, Fitriatul; Erindia, Firnanda; Revani, Hilda Dea
PROSIDING KONFERENSI NASIONAL ILMU KESEHATAN STIKES ADI HUSADA 2023 Vol 3 No 1 (2025): Prosiding Konferensi Nasional Ilmu Kesehatan STIKES Adi Husada
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/prosiding.v3i1.659

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat global yang paling krusial karena berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan linear, perkembangan neurologis, dan kapasitas intelektual anak hingga dewasa. Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis hubungan antara faktor kepribadian, pendidikan, kondisi ekonomi, nilai budaya, dan gaya hidup dengan kontrol perilaku yang dirasakan oleh individu/ibu dalam upaya pencegahan stunting. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan besar sampel 114 ibu dengan balita usia 9-23 bulan di Puskesmas Saronggi, dipilih melalui simple random sampling. Variabel penelitian yaitu faktor personal yang terdiri dari kepribadian, pendidikan, ekonomi, nilai budaya & gaya hidup, dan emosi sebagai variabel independen serta kontrol perilaku sebagai variabel dependen, , instrumen penelitian berupa kuesioner dan data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh faktor personal (kepribadian, pendidikan, ekonomi, nilai budaya dan Gaya Hidup, dan emosi) terhadap sikap tingkah laku. Pada hasil pengujian yang tertera pada tabel di atas dapat diketahui bahwa nilai T statistics sebesar 6,166 dengan nilai p-value sebesar 0,024. Hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa nilai T statistics 0,05. Hal ini menunjukkan ada pengaruh yang signifikan faktor personal terhadap sikap tingkah laku. Saran: Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian dengan menambah variabel independen lain untuk mengetahui lebih luas faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita.
Analisis Beban Kerja Terhadap Kejadian Nyeri Leher Pada Fisioterapis Di Rumah Sakit Wilayah Jawa Timur Revani, Hilda Dea; Jannah, Fitriatul; Erindia, Firnanda; Istiana, Dina
PROSIDING KONFERENSI NASIONAL ILMU KESEHATAN STIKES ADI HUSADA 2023 Vol 3 No 1 (2025): Prosiding Konferensi Nasional Ilmu Kesehatan STIKES Adi Husada
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/prosiding.v3i1.660

Abstract

Latar Belakang: Fisioterapis merupakan tenaga kesehatan yang memiliki risiko tinggi mengalami gangguan muskuloskeletal, terutama pada area leher akibat aktivitas manual therapy, mobilisasi pasien, serta postur kerja yang tidak ergonomis. Gangguan muskuloskeletal pada fisioterapis dilaporkan terjadi pada berbagai negara, dengan prevalensi yang tinggi pada area leher. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional, dimana proses pengumpulan data baik variabel dependen dan variabel independent dilakukan secara bersamaan pada suatu waktu tertentu. dengan besar sampel 147 penderita Nyeri leher di Rumah Sakit wilayah Jawa Timur, dipilih melalui purposive sampling. Variabel penelitian meliputi beban kerja sebagai variabel independen serta nyeri leher sebagai variabel dependen, instrumen penelitian berupa kuesioner dan data dianalisis menggunakan kolerasi regresi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara beban kerja dengan nyeri leher (p value : 0,001) pada Fisioterapis di rumah sakit wilayah Jawa Timur. Saran: Fisioterapis dianjurkan melakukan peregangan saat tidak sedang menangani pasien untuk membantu mengurangi risiko munculnya nyeri leher yang dapat berdampak negatif.
Prevalence, Risk Factors, and Impact of Bullying in Boarding School Environments: A Systematic Review Erindia, Firnanda; Firmansyah, Yura Witsqa; Orizani, Chindy Maria; Jannah, Fitriatul; Istiana, Dina; Suraya, Andi Safutra; Revani, Hilda Dea
Lontara Journal of Health Science and Technology Vol. 7 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/lontarariset.v7i1.641

Abstract

Bullying in boarding schools is a serious issue affecting students’ mental health, social relationships, and academic performance. Boarding schools, especially pesantren in Indonesia, present unique social and institutional contexts that may facilitate bullying. This study conducted a systematic review following PRISMA guidelines. Literature searches were performed in Scopus, ScienceDirect, PubMed, ProQuest, Web of Science, and Google Scholar for studies published between 2020 and 2025. Eligible articles focused on bullying in boarding schools and reported data on prevalence, risk factors, or impacts. Data were synthesized narratively. Bullying is common in boarding schools, including physical, verbal, and relational forms. Key risk factors include low self-esteem, limited resilience, negative parenting styles, unsafe school environments, and peer hierarchies. Bullying was associated with psychological distress, anxiety, depression, peer conflicts, reduced school engagement, and lower academic performance. Prevalence and severity varied across cultural and institutional contexts. Bullying in boarding schools is multifactorial, involving individual, familial, and school-level contributors. Unsafe climates and poor supervision intensify risks, while negative consequences extend beyond immediate harm to long-term mental health, social adjustment, and academic outcomes.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN MENJAGA KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK USIA DINI Jannah, Fitriatul; Istiana, Dina; Jeje, Riska
Community Development in Health Journal Volume 4, Nomor 1, April 2026
Publisher : PPM STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/cdhj.v4i1.682

Abstract

Introduction & Aim: Oral and dental health problems among early childhood remain high, as indicated by the high prevalence of dental caries among children in Indonesia. The low level of proper toothbrushing behavior is one of the main contributing factors. This community service activity aims to improve the knowledge and skills of kindergarten children in maintaining oral and dental health, as well as to promote healthy habits from an early age. Method of Activity: The activity was conducted in the form of health promotion through education, simulation, and question-and-answer sessions. The strategies included: (1) delivering educational materials on oral and dental health, (2) using PowerPoint and animation media to attract children’s attention, (3) conducting simulations using dental mannequins as practical tools, (4) demonstrating proper toothbrushing techniques accompanied by educational songs, and (5) evaluating participants through direct observation of their understanding and participation. The target participants were 95 students of TK Kuncup Harapan. Results: The activity involved 95 students divided into two sessions. The results showed that the students understood the material and were able to demonstrate proper toothbrushing techniques. All participants showed high enthusiasm during the simulation and interactive activities. Discussion: This health promotion activity was effective in improving children’s knowledge and skills regarding oral and dental care. The use of interactive educational methods, such as animation and simulation, proved to enhance children’s participation. This activity also serves as a preventive effort to reduce the risk of dental caries and to support the improvement of children’s health status from an early age.