Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEKITAR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA MELALUI EDUKASI PENGELOLAAN LIMBAH PLASTIK Gilang Anugerah Munggaran; Ananda Kezia Nashra Rahmadita; Lisma Dila Samallo
AS-SYIFA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): AS-SYIFA: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/assyifa.5.1.46-55

Abstract

Limbah plastik terus meningkat sebagai akibat dari peningkatan penggunaan plastik oleh masyarakat. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya jumlah produk plastik sekali pakai yang digunakan oleh orang-orang tetapi tidak sebanding dengan bagaimana mereka menangani serta mengelola limbah plastik tersebut. Diperlukan upaya edukasi akan pengelolaan limbah plastik yang berwawasan lingkungan agar dapat mengurangi jumlah limbah plastik yang ada. Tujuan dari pemberdayaan masyarakat ini ialah untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan Mahasiswa/i UMJ mengenai pengelolaan limbah plastik. Metode yang dilakukan pada pemberdayaan masyarakat ini diantaranya melalui pembuatan poster, penilaian pre-test dan post test serta edukasi/penyuluhan terkait pengelolaan limbah plastik. Subjek kegiatan ini ialah Mahasiswa/i Universitas Muhammadiyah Jakarta. Hasil pemberdayaan masyarakat melalui edukasi/penyuluhan ini berhasil dilakukan dengan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 24%. Kegiatan pemberdayaan masyarakat terdapat peningkatan pengetahuan Mahasiswa/i UMJ mengenai pengelolaan limbah plastik. Diperlukan keterlibatan masyarakat serta memperluas cakupan guna melanjutkan kegiatan pemberdayaan masyarakat ini.---Plastic waste continues to increase as a result of people's increased use of plastics. This is due to the increasing number of single-use plastic products used by people but not proportional to how they handle and manage the plastic waste. Educational efforts on environmentally sound plastic waste management are needed in order to reduce the amount of existing plastic waste. The purpose of this community empowerment is to find out the extent of knowledge of UMJ students regarding plastic waste management. The methods used in this community empowerment include making posters, pre-test and post-test assessments and education / counseling related to plastic waste management. The subjects of this activity are students of Universitas Muhammadiyah Jakarta. The results of community empowerment through education / counseling were successfully carried out with an increase in knowledge by 24%. Community empowerment activities have increased the knowledge of UMJ students regarding plastic waste management. Community involvement and expanding coverage are needed to continue this community empowerment activity.
Pengetahuan Masyarakat Mengenai Hubungan Perilaku 3M Plus Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Siti Riptifah Trihandari; Gilang Anugerah Munggaran; Izzana Fatima Mernissi Al-Ghiffari; Monica Azzahra
AS-SYIFA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): AS-SYIFA: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/assyifa.5.1.56-63

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting di Indonesia, dengan kasus yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus merupakan program pemerintah Indonesia untuk mencegah DBD. Dari banyaknya kasus DBD yang terjadi di Indonesia, maka terlintas sebuah gagasan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat dengan metode penyuluhan perorangan dengan tema "Cegah DBD dengan 3M Plus". Metode ini melibatkan kegiatan pre-test dan post-test, penggunaan poster, dan ceramah kepada peserta. Sasaran penelitian ini adalah masyarakat sekitar lokasi Car Free Day yang sedang melakukan aktivitas santai setelah olahraga pagi. Tujuan penyuluhan perorangan di sekitar kawasan Car Free Day Jl. Jendral Sudirman adalah untuk mengetahui pengetahuan masyarakat mengenai hubungan perilaku 3M plus dengan kejadian DBD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan yang cukup signifikan dari para peserta kegiatan sebesar 12%. Hal ini berdasarkan hasil pre-test 87% dan hasil post-test 99%. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan peserta kegiatan mengenai hubungan perilaku 3M Plus dengan kejadian DBD cukup baik.---Dengue hemorrhagic fever (DHF) is an important public health problem in Indonesia, as the cases continue to increase over the years. The 3M Plus Mosquito Nest Eradication (PSN) is a program of the Indonesian government to prevent DHF. From the many cases of DHF that occur in Indonesia, an idea was born to empower the community with the method of individual counseling with the theme "Prevent DHF with 3M Plus". This method involves pre-test and post-test events, using posters, and lectures to participants. The target of this research is the community around the Car Free Day location who are doing casual activities after morning exercise. The purpose of individual counseling around the Car Free Day area on Jl. Jendral Sudirman was to determine the knowledge of the community regarding the relationship between 3M plus behavior and dengue incidence. The results showed that there was a significant increase in knowledge of the participants by 12%. This is based on the pre-test results of 87% and post-test results of 99%. Based on the results of the pre-test and post-test, it can be concluded that the level of knowledge of the participants regarding the relationship between 3M Plus behavior and DHF incidence is good enough.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Sosialisasi Tentang Pengolahan Limbah Baju Bekas Ismah Ismah; Gilang Anugerah Munggaran; Naila Mahira; Audi Afan Syakh Malik
AS-SYIFA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): AS-SYIFA: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/assyifa.5.1.64-74

Abstract

Limbah baju atau limbah tekstil merupakan sisa-sisa proses produksi dari industri tekstil maupun rumah tangga. Limbah tekstil dapat berupa efluen yang mengandung zat sisa pewarna dari proses produksi, memiliki sifat racun atau toksik bagi makhluk, dan dapat mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Perilaku yang dilakukan manusia untuk mengikuti gaya hidupnya yang konsumtif dalam bidang fashion menyebabkan menumpuknya pakaian-pakaian lama yang tidak terpakai. Semakin banyak pakaian yang tertumpuk yang tidak digunakan maka semakin besar juga potensi pakaian tersebut akan berakhir menjadi limbah. Metode yang digunakan dalam pemberdayaan masyarakat ini dengan melalukan sosialisasi kepada masyarakat. Hasil pemberdayaan ini terukur dengan nilai akhir post-test yang diberikan, dari hasil tersebut menunjukkan pengetahuan masyarakat mengenai limbah baju bekas meningkat setelah diberi edukasi. Adanya pemberdayaan ini dilakukan diharapkan masyarakat lebih paham bagaimana cara mengelola baju bekas dengan benar dan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.---Garment waste, or textile waste, refers to the remnants of the production process from textile industries and households. Textile waste can be in the form of effluents that contain residual dyes from the production process, have toxic properties for creatures, and can pollute the environment if not managed properly. The textile industry waste produced has a huge impact on environmental pollution. The behavior of humans to follow their consumptive lifestyle in the field of fashion causes the accumulation of old unused clothes. The more clothes that are piled up that are not used, the greater the potential for these clothes to end up as waste. The method used in this community empowerment is by conducting socialization to the community. The results of this empowerment are measured by the final value of the post-test given, from these results it shows that community knowledge about used clothing waste has increased after being given education. The existence of this empowerment is expected to make the community more aware of how to manage used clothes properly and can increase public awareness of the environment.
Kesehatan Mental Mahasiswa di Universitas Perkotaan: Pengaruh Faktor Akademik, Non Akademik dan Lingkungan Fisik Ernyasih; Raihan Ali; Munaya Fauziah; Gilang Anugerah Munggaran
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2025): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.6.1.1 - 12

Abstract

Kesehatan mental mahasiswa merupakan isu krusial di lingkungan universitas perkotaan yang ditandai oleh tekanan akademik, dinamika sosial, dan kualitas lingkungan fisik yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor akademik, non-akademik, dan lingkungan fisik terhadap kesehatan mental mahasiswa. Studi ini menggunakan pendekatan cross-sectional terhadap 179 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta, yang dipilih secara random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan uji chisquare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 59,8% mahasiswa mengalami kondisi kesehatan mental yang kurang baik. Faktor yang berhubungan secara signifikan meliputi motivasi belajar (p = 0,001), keaktifan organisasi (p = 0,003), jenis kelamin (p = 0,000), ruang terbuka hijau (p = 0,012), tata udara (p = 0,021), pencahayaan alami (p = 0,012), dan kebersihan kampus (p = 0,019). Hasil ini menunjukkan pentingnya intervensi holistik yang mencakup kebijakan akademik, sosial, dan lingkungan fisik kampus untuk mendukung kesehatan mental mahasiswa dan menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat. Kata kunci: Kesehatan Mental, Mahasiswa, Motivasi Belajar, Lingkungan Kampus, Universitas Perkotaan
Analisis Kualitas Air Tanah Berdasarkan Parameter Mikrobiologi dan Kimiawi : Studi Kasus Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat Siti Nur Aisyah Jauharoh; Gilang Anugerah Munggaran; Aisyah Nur Hafida; Muhammad Mustaqim
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2025): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.6.1.77 - 85

Abstract

Air tanah merupakan sumber utama kebutuhan domestik. Kualitas air tanah di wilayah urban padat rentan mengalami penurunan akibat pencemaran antropogenik dan tekanan lingkungan, sehingga evaluasi terhadap berbagai parameter mutu menjadi hal krusial bagi kelayakan dan keamanan penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air tanah di wilayah Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, yang digunakan untuk kebutuhan air minum dan rumah tangga, berdasarkan parameter mikrobiologi dan kimia. Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif menggunakan data sekunder dari laporan SKAMRT Puskesmas Palmerah tahun 2024. Sampel diambil dari ±20 rumah pada masing-masing kelurahan menggunakan metode random sampling. Parameter mikrobiologi meliputi total Coliform dan Escherichia coli, sedangkan parameter kimia mencakup zat padat terlarut (TDS), krom heksavalen (Cr6+), nitrit (NO₂), nitrat (NO₃), dan pH. Hasil penelitian menunjukkan hanya 2 dari 12 sampel air tanah yang memenuhi syarat sebagai air minum menurut Permenkes No. 492 Tahun 2010, baik dari segi mikrobiologi maupun kimia, yaitu Sampel 1L dan 1J. Mayoritas sampel lainnya mengandung cemaran mikrobiologi dan/atau kadar kimia yang melebihi batas aman. Temuan ini menandakan perlunya perhatian lebih terhadap kualitas air tanah sebagai sumber air minum di wilayah padat penduduk.
Pengelolaan Limbah Medis Padat di Puskesmas Kota Bekasi: Studi Komparatif pada Tiga Fasilitas Tahun 2023 Fauziah, Munaya; Alifya Murvi, Sifa; Anugerah Munggaran, Gilang
ENVIRONMENTAL OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY JOURNAL Vol. 6 No. 1 (2025): EOHSJ
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/eohjs.6.1.86 - 93

Abstract

Pengelolaan limbah medis padat di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama merupakan isu penting yang berdampak pada kesehatan masyarakat dan lingkungan. Penelitian ini mengevaluasi praktik pengelolaan limbah medis padat di tiga Puskesmas di Kota Bekasi. Penelitian deskriptif kualitatif dilakukan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen pada Oktober 2023–Januari 2024. Informan terdiri dari kepala Puskesmas, koordinator kesehatan lingkungan, petugas kebersihan, dan tenaga kesehatan (n=12). Pengetahuan staf terhadap pengelolaan limbah medis umumnya baik. Limbah banyak dihasilkan dari ruang perawatan, UGD, dan imunisasi, dengan jumlah 1–3 kg per hari. Segregasi menggunakan kantong kuning untuk limbah infeksius dan hitam untuk non-infeksius dilakukan oleh tenaga medis, namun upaya reduksi belum optimal. Penyimpanan dilakukan hingga satu bulan sebelum dikumpulkan pihak ketiga, dengan rute transportasi belum terstandarisasi. Pengelolaan limbah medis padat di Puskesmas Kota Bekasi masih belum optimal, terutama terkait pemilahan, pengurangan, dan infrastruktur pengolahan. Perlu peningkatan kapasitas dan sistem pengelolaan untuk meminimalkan dampak terhadap kesehatan dan lingkungan. Kata Kunci: Limbah Medis Padat, Pengelolaan Limbah, Puskesmas.
Identifikasi Sumber Pencemaran berdasarkan Analisis Parameter Kekeruhan, pH, dan Warna di Situ Pamulang: Identifikasi Sumber Pencemaran berdasarkan Analisis Parameter Kekeruhan, pH, dan Warna di Situ Pamulang Munggaran, Gilang Anugerah; SG, Hardiman; Zen, Azizah; Latifah, Noor; Romdhona, Nur
Health Safety Environment Vol 3 No 1 (2024): Health Safety Environment Journal (Oktober 2024)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTBackground: Situ is a container of stagnant water above the ground surface that is formed naturally or artificially with water sources originating from groundwater and / or surface water. The purpose of this study was to determine the turbidity, color, and pH parameters of Situ Pamulang water. Methods: This research method is an analytical observational research method by observing and comparing the results of laboratory measurements with predetermined quality standards. Result: The results of water quality research show that there are parameters of turbidity, color, and pH that do not meet the quality standards based on Permenkes regulations. The conclusion of this research on physical parameters, namely the color of the sample does not meet the quality standards. The water quality is influenced by the presence of soil grains and garbage in sample 2. Conclusion: Based on Permenkes RI Number 32 of 2017, the water quality in Situ Pamulang does not meet the recommended requirements for drinking water and clean water. Keywords : water quality, pamulang situ, physical parameters, chemical parameter
Korelasi Polusi Udara dengan Insiden Pneumonia Balita di DKI Jakarta pada Tahun 2017-2020 Munggaran, Gilang Anugerah; Kusnoputranto, Haryoto; Ariyanto, Januar
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 1 (2024): Februari 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i1.1071

Abstract

Polusi udara di Jakarta meningkat setiap tahun bahkan berkontribusi besar terhadap kejadian pneumonia balita. Kasus pneumonia balita di Jakarta 2018 mencapai 42.305 dengan cakupan penemuan 95,53% kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui korelasi pencemaran udara ambien dengan kejadian pneumonia balita pada tahun 2017 sampai 2020 di Jakarta. Metode penelitian ini menggunakan analisis time-trend ecologic study. Data Indeks Standar Pencemaran Udara dikumpulkan dengan cara menghitung rata-rata bulanan dan data pneumonia berdasarkan data bulanan insidens pneumonia balita. Hasil uji korelasi, PM10, O3 dan CO berhubungan signifikan (p= 0,000), (p= 0,033) dan (p= 0,000) dengan insidens pneumonia balita. Sementara SO2 dan NO2 tidak berhubungan dengan insidens pneumonia balita di Jakarta tahun 2017-2020 (p= 0,979) dan (p=0,674). Kesimpulannya PM10, O3 dan CO berhubungan dengan insidens pneumonia balita. Sementara SO2 dan NO2 tidak berhubungan dengan insidens pneumonia balita di Jakarta tahun 2017-2020. Temuan ini mendukung alasan bahwa membatasi konsentrasi PM10 dan CO lebih lanjut di Jakarta merupakan strategi yang efektif untuk mengurangi insidens pneumonia balita.
Gambaran Kualitas Air di Situ Tujuh Muara Kecamatan Bojongsari Kelurahan Bojongsari Kota Depok Munggaran, Gilang Anugerah; Asri, Aisyah Hasna; Pajrina, Dhania Putri
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 3 (2024): Juni 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i3.1120

Abstract

Situ Tujuh Muara saat ini menjadi suatu wahana destinasi wisata air, yang ada di Kelurahan Bojongsari. Namun pada kondisi di sekitarnya banyak rumah tangga membuang limbahnya ke aliran yang masuk ke danau. Melihat keadaan ini, maka peneliti bertujuan untuk mengetahui kualitas air di Situ 7 Muara. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik yang diperoleh dari hasil pengukuran lapangan dan laboratorium. Berdasarkan parameter fisika (Bau, Kekeruhan), kimia (pH) dan mikrobiologi (Total Coliform) yang diambil 2 titik pengambilan sampel berbeda. Hasil yang didapat parameter fisika tidak memenuhi, dengan hasil kedua sampel berbau dan mendapatkan nilai rata-rata kekeruhan dengan hasil seluruh 5.5 NTU. Sedangkan untuk parameter kimia dan mikrobiologi didapat hasil dengan rata-rata 7.5 dan 26 yang berarti air berada dibawah kadar maksimum parameter. Air di Situ Tujuh Muara termasuk pada golongan C yang di peruntukan untuk peternakan atau perikanan. Sehingga pengurus perlu memantau dengan cermat aliran air yang masuk ke danau agar masyarakat dapat membuang limbah domestik dengan semestinya.
Gambaran Ketidakpatuhan Penggunaan APD Di Proyek Rusun Mahata Rawa Buntu Maylinda, Sajida; Munggaran, Gilang Anugerah
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 4: Maret 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i4.7932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat ketidakpatuhan pekerja dalam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) di Proyek Rusun Mahata Rawa Buntu serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain survei deskriptif, melibatkan 65 responden yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 69,2% responden tidak mematuhi penggunaan APD, meskipun 83,1% memiliki pengetahuan yang baik dan 55,4% menunjukkan sikap positif terhadap penggunaan APD. Ketersediaan APD tercatat 72,3%, dan pengawasan yang tinggi juga belum cukup untuk memastikan kepatuhan. Penelitian ini menegaskan bahwa meskipun pengetahuan dan ketersediaan APD baik, hal tersebut tidak selalu berbanding lurus dengan perilaku kepatuhan. Secara praktis, hasilnya merekomendasikan perusahaan untuk meningkatkan edukasi keselamatan kerja, menerapkan sanksi tegas bagi pelanggar, dan melakukan pengawasan yang lebih efektif. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan kesejahteraan pekerja di sektor konstruksi.