Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri Kecamatan Wera Kabupaten Bima Nurmi, Nurmi; Fahruddin, Fahruddin; Mustari, Mohammad; Hakim, Mansur; Kadir Jaelani, Abdul
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i2.1037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengimplementasikan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada jenjang SMA di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap tiga kepala sekolah SMA Negeri di wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan strategi kepemimpinan transformasional dan adaptif yang terbagi ke dalam empat aspek utama, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan dan evaluasi. Strategi perencanaan dilakukan secara kolaboratif dan kontekstual dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Dalam pengorganisasian, pembagian tugas dilakukan berdasarkan kompetensi dan minat guru, sedangkan pelaksanaan ditekankan pada pendekatan berbasis proyek dan penguatan motivasi. Evaluasi diarahkan pada penilaian proses serta pembentukan karakter siswa. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan modul, literasi guru, dan partisipasi orang tua. Sebagai solusi, kepala sekolah menginisiasi pelatihan internal, membangun kolaborasi eksternal, dan memanfaatkan media digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang reflektif, kolaboratif, dan berbasis nilai sangat berperan dalam menyukseskan implementasi kurikulum merdeka melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dan menjadi model strategis yang dapat direplikasi di konteks sekolah menengah lainnya.
Evaluasi Program Kelas Bilingual Berbasis CIPP (Context, Input, Process, Product) dalam Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Inggris Siswa SMAN 5 Mataram Sulistyorini; Kadir Jaelani, Abdul
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i2.1041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Kelas Bilingual di SMAN 5 Mataram menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Program ini dirancang sebagai strategi peningkatan mutu pendidikan yang bertujuan membentuk lulusan yang unggul secara akademik dan memiliki kompetensi bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris. Pendekatan penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang dianalisis menggunakan model Miles & Huberman. Hasil evaluasi pada aspek konteks menunjukkan bahwa program bilingual merupakan respon terhadap kebutuhan globalisasi dan harapan masyarakat. Pada aspek input, sekolah telah menyiapkan sumber daya manusia, kurikulum bilingual, dan sarana pembelajaran dengan cukup baik. Evaluasi proses menunjukkan bahwa pembelajaran telah berjalan dengan pendekatan CLIL (Content and Language Integrated Learning) dan menggunakan media digital, meskipun masih menghadapi tantangan heterogenitas kemampuan siswa. Sedangkan pada aspek produk, ditemukan peningkatan kompetensi bahasa Inggris siswa, baik dalam kemampuan lisan maupun tertulis, meskipun dibutuhkan penguatan dukungan lingkungan belajar. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan efektivitas yang baik dan dapat menjadi model pengembangan pembelajaran bilingual di sekolah menengah atas lainnya.
Evaluasi Program Teaching Factory dalam Membentuk Budaya Mutu di SMK Negeri 2 Praya Tengah Ahady Irnawan, Wahyu; Kadir Jaelani, Abdul
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i2.1047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Teaching Factory (TeFa) dalam membentuk budaya mutu di SMK Negeri 2 Praya Tengah dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk memperoleh gambaran menyeluruh terhadap implementasi program. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil evaluasi pada aspek konteks menunjukkan bahwa program TeFa telah dirancang berdasarkan kebutuhan industri dan sejalan dengan kebijakan revitalisasi SMK serta penguatan link and match. Namun, pada aspek input, ditemukan kendala berupa keterbatasan fasilitas dan kurangnya tenaga pengajar dengan pengalaman industri. Proses pelaksanaan menunjukkan pola kemitraan yang baik, tetapi belum dilengkapi dengan sistem dokumentasi mutu dan manajemen produksi yang berkelanjutan. Dari sisi produk, siswa mengalami peningkatan kompetensi teknis dan non-teknis, meskipun daya saing lulusan masih bervariasi tergantung pada keterlibatan mereka dalam praktik nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan program TeFa sangat dipengaruhi oleh kesiapan sumber daya, efektivitas manajemen mutu, serta kolaborasi dengan mitra industri. Oleh karena itu, diperlukan penguatan aspek input dan proses untuk mewujudkan budaya mutu yang mendukung peningkatan kompetensi lulusan secara berkelanjutan.
Evaluasi Teaching Factory dengan Model CIPP (Context, Input, Process, Product) di SMKN 7 Mataram Ayulan, Sri; Kadir Jaelani, Abdul
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i2.1068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program Teaching Factory (TEFA) pada jurusan Desain Produksi Busana di SMK Negeri 7 Mataram menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi, melibatkan kepala sekolah, kepala program keahlian, guru, serta siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek konteks, program TEFA dirancang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan potensi daerah. Aspek input mencakup dukungan stakeholder, kurikulum yang relevan, pelatihan guru, serta ketersediaan fasilitas pendukung. Pada aspek proses, TEFA dilaksanakan melalui kolaborasi antara sekolah dan mitra industri dengan metode pembelajaran berbasis proyek nyata. Sedangkan pada aspek produk, program ini telah berhasil meningkatkan kompetensi teknis dan soft skills siswa, meskipun tingkat penyerapan lulusan ke dunia kerja masih perlu ditingkatkan. Kesimpulannya, TEFA memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan mutu pendidikan vokasi, namun perlu evaluasi dan penguatan kolaborasi lebih lanjut agar lulusan benar-benar siap menghadapi dunia kerja.
Vulnerability and Legal Protection of Indonesian Women Migrant Workers Kadir Jaelani, Abdul; Anila Robbani; Doniyorbek Baxtiyor Ugli Imomniyozov; Wan Mohd Khairul Firdaus Wan Khairuldin; Abdul Hanis Embong
Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 18 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ahwal.2025.18203

Abstract

International labor migration has become an important livelihood strategy for many Indonesians in response to limited domestic employment opportunities and persistent economic pressures. Nevertheless, Indonesian women migrant workers remain highly vulnerable to human rights violations, unsafe working conditions, and social insecurity, particularly in the domestic, construction, and manufacturing sectors. This study aims to examine the effectiveness of protection programs for Indonesian women migrant workers by drawing lessons from Southeast Asian experiences, with specific attention to socio-demographic characteristics, economic drivers, and placement channels that shape migration patterns. The research employs a qualitative normative and socio-legal approach, combining regulatory analysis, policy review, and secondary data from relevant institutional reports and academic literature. The findings indicate that low educational attainment, limited employment opportunities in regions of origin, and reliance on informal placement networks significantly increase workers’ exposure to exploitation and rights abuses. Government protection programs implemented at the pre-departure, placement, and post-return stages demonstrate substantial potential to reduce these risks when executed in a consistent and coordinated manner. Pre-departure training enhances legal awareness and work readiness, consular and protection services contribute to case handling in destination countries, and reintegration programs support social and economic recovery upon return. However, the overall effectiveness of these measures remains constrained by weak supervision of recruitment agencies, uneven training quality, and limited protection access for domestic workers. The study concludes that strengthening formal placement channels, improving migration literacy, and enforcing stricter oversight are essential to achieving safe, dignified, and sustainable labor migration for Indonesian women migrant workers.
Evaluasi Program Pagi Mengaji dan Tahfidz (Pantadz) di SMPN 3 Narmada Ruslan Zain; Kadir Jaelani, Abdul
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i1.1611

Abstract

Education plays a strategic role in shaping students’ character and personality, particularly at the junior high school level, which represents a transitional phase marked by identity formation. At this stage, students are vulnerable to various environmental influences, making systematic efforts necessary to instill moral, ethical, and religious values. One strategy that schools can implement to address this need is the integration of religious activities as a means of habituation and character reinforcement. SMPN 3 Narmada responded to this need by implementing the Morning Qur’an Recitation and Tahfidz Program (Pantadz), conducted every morning for 20 minutes. The program includes Qur’an recitation activities on Tuesdays, Wednesdays, and Thursdays, as well as tahfidz activities on Fridays, and involves all students from grades VII to IX. The implementation of this program was based on findings from Islamic Education teachers and classroom teachers indicating that some students had not yet achieved fluency in reading the Qur’an. In addition, data from Guidance and Counseling teachers revealed character and moral issues among a number of students. This study aims to evaluate the effectiveness of the Pantadz program in shaping students’ character. The research focuses on the influence of morning Qur’an recitation activities on character development, the implementation process, the character aspects that develop, supporting and inhibiting factors, and the long-term impact on students’ spiritual intelligence and social interactions. The findings of this study are expected to provide recommendations for schools to improve the quality and sustainability of the Pantadz program in a more effective and holistic manner.
Penerapan Bioengineering Penanaman Tanaman Penguat Lereng untuk Meningkatkan Ketahanan Bencana Longsor di Padukuhan Karangrejek Kadir Jaelani, Abdul; Yosi Marchita Kharisma Putri Wulandari; Cindy Kafka Navisa Dewi; Dwiana Margareta Lumbantoruan; Intan Pertiwi; Riam Rizki Zahira Satoto; Rizky Setyawan; Rochmana Dwi Rahayu; Sabrina Dwi Puspitasari; Wafiq Galindha Radyan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 8 No. 1 (2026): Maret: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/pengabmas.v8i1.1085

Abstract

Abstract: Padukuhan Karangrejek, Karangtengah, Imogiri, Bantul, is a sloping area prone to landslides due to high rainfall, soil erosion, and vegetation degradation. Landslides often threaten the safety of residents, damage infrastructure, and disrupt the sustainability of the local environment and economy. This study aims to apply bioengineering through the planting of slope-stabilizing plants to improve slope resistance to landslides using an environmentally friendly and sustainable nature-based approach. The methods included surveying planting locations, preparing planting holes, making tree marker boards, and participatory phased planting with the community. The types of plants used were Munggur, Soursop, Jackfruit, and Teak, which have strong root systems to strengthen soil structure and reduce erosion. The results showed an increase in soil cohesion through root penetration, a reduction in rainwater runoff, suppression of erosion, and a decrease in the risk of subsequent landslides. The positive impacts included increased soil water retention, improved soil fertility, community empowerment in disaster management, and economic added value from fruit and timber crops. Conclusion The application of bioengineering with Munggur, Soursop, Jackfruit, and Teak trees is an effective, inexpensive, and sustainable solution for landslide mitigation in Karangrejek Hamlet. Recommendations include monitoring growth periodically, expanding planting to other slopes, and integrating the program into the village's disaster resilience plan for long-term sustainability.