Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MODELING: Jurnal Program Studi PGMI

Pembentukan Karakter Religius Siswa melalui Pembiasaan Shalat Berjamaah di SMA Muhammadiyah 10 Rantau Prapat Lubis, Bella Ananda; Nursalimah, Nursalimah; Sagala, Ahmad Habin
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2822

Abstract

This study aims to analyze the implementation of congregational prayer habits in shaping the religious character of students at SMA Muhammadiyah 10 Rantau Prapat. The study used a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The validity of the data in this study used triangulation techniques. Data analysis techniques in this study include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the habit of congregational prayer is implemented in a structured manner and supervised by the school, especially during the Dzuhur prayer. Supporting factors for implementation include school policies, teacher support, availability of worship facilities, parental support, and peer influence. Meanwhile, the inhibiting factors are the lack of individual awareness, laziness, and the influence of the environment outside the school. The habit of congregational prayer has been proven to have a positive impact on the formation of students' religious character, as indicated by increased discipline, responsibility, togetherness, and self-control. This study concludes that the habit of congregational prayer is an effective method in shaping students' religious character which includes spiritual and social aspects. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembiasaan shalat berjamaah dalam membentuk karakter religius siswa di SMA Muhammadiyah 10 Rantau Prapat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan shalat berjamaah diterapkan secara terstruktur dan diawasi oleh pihak sekolah, terutama pada waktu shalat Dzuhur. Faktor pendukung pelaksanaan meliputi kebijakan sekolah, dukungan guru, ketersediaan fasilitas ibadah, dukungan orang tua, dan pengaruh teman sebaya. Sementara itu, faktor penghambatnya adalah kurangnya kesadaran individu, rasa malas, dan pengaruh lingkungan luar sekolah. Pembiasaan shalat berjamaah terbukti berdampak positif terhadap pembentukan karakter religius siswa, yang ditunjukkan dengan meningkatnya kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, dan kontrol diri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan shalat berjamaah merupakan metode efektif dalam membentuk karakter religius siswa yang mencakup aspek spiritual dan sosial.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Keterampilan dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Anugrah Tanjung Medan Siregar, Siti Aisyah; Nursalimah, Nursalimah
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2837

Abstract

This study examines the application of skill-based learning models in improving students' critical thinking skills at SMP Anugrah Tanjung Medan. This study uses a qualitative descriptive approach. Data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. Triangulation is used as a validity technique in this study. Data analysis techniques in this study include data reduction, data display, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the application of skill-based learning models that include group discussions, case studies, and problem-based learning has succeeded in improving students' critical thinking skills. Supporting factors include teacher competence, availability of learning resources, student motivation, and school policy support and parental involvement. While inhibiting factors include limited facilities and infrastructure, limited learning time, and differences in student abilities. Positive impacts that are seen include increased active student participation in learning, the ability to analyze problems, and communication and collaboration skills. This study provides insight into the effectiveness of skill-based learning models as a strategy to develop students' critical thinking in accordance with the demands of 21st century education. Abstrak Penelitian ini mengkaji penerapan model pembelajaran berbasis keterampilan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di SMP Anugrah Tanjung Medan. Penelitian ini Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Triangulasi digunakan sebagai teknik validitas dalam penelitian ini. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis keterampilan yang mencakup diskusi kelompok, studi kasus, dan pembelajaran berbasis masalah berhasil meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Faktor pendukung meliputi kompetensi guru, ketersediaan sumber belajar, motivasi siswa, serta dukungan kebijakan sekolah dan keterlibatan orang tua. Sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan sarana prasarana, waktu pembelajaran yang terbatas, dan perbedaan kemampuan siswa. Dampak positif yang terlihat antara lain meningkatnya partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran, kemampuan menganalisis permasalahan, dan keterampilan komunikasi serta kolaborasi. Penelitian ini memberikan wawasan tentang efektivitas model pembelajaran berbasis keterampilan sebagai strategi untuk mengembangkan pemikiran kritis siswa sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.