Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ANALISIS HUBUNGAN PROFESIONALISME DAN AKUNTABILITAS DENGAN KINERJA PERSONEL KEUANGAN KOHARMATAU DALAM RANGKA MENDUKUNG TUGAS TNI AU Sanyata, Ruky; Kemalsyah, Kemalsyah; Murtiana, Sri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i1.2025.63-81

Abstract

TNI Angkatan Udara merupakan bagian integral dari TNI melaksanakan tugas dalam pembangunan dan pengembangan kekuatan matra udara. Dalam menyiapkan tugas tersebut, TNI AU harus memiliki kemampuan untuk menyiapkan personel yang profesional khususnya personel keuangan. Laporan keuangan merupakan bentuk pertanggungjawaban personel yang dapat memberikan informasi yang berguna bagi para pengguna untuk pengambilan keputusan. Personel dituntut untuk profesional dalam setiap tugasnya, auditor yang memiliki pandangan profesionalisme yang tinggi akan memberikan kontribusinya yang dapat dipercaya oleh para pengambil keputusan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif jenis korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini mempunyai 36 responden dengan menggunkan Teknik pusposive sampling. Hasil dari penelitian ini adalah Rerata profesionalisme pada personel keuangan adalah 22,85 dengan nilai minimum 16 dan nilai maksimum 30. Berdasarkan kategori profesionalisme, maka personel keuangan mempunyai profesionalisme yang tinggi. Rerata akuntabilitas pada personel keuangan adalah 20,85 dengan nilai minimum 18 dan nilai maksimum 30. Berdasarkan kategori akuntabilitas, maka personel keuangan mempunyai akuntabilitas yang baik. Rerata kinerja personel keuangan adalah 25,47 dengan nilai minimum 7 dan nilai maksimum 30. Berdasarkan kategori kinerja, maka personel keuangan mempunyai kinerja yang baik. Ada hubungan profesionalisme dengan kinerja personel keuangan dengani nilai signifikasi Spearman-Rho 0,036α (α=0,05). Ada hubungan akuntabilitas dengan kinerja personel keuangan dengan nilai signifikasi Spearman-Rho 0,003α (α=0,05). Ada hubungan profesionalisme dan akuntabilitas dengan kinerja personel keuangan dengan nilai signifikasi uji F simultan 0,001α (α=0,05). Variable yang paling berhubungan dengan kinerja adalah akuntabilitas yaitu 0,002 α (α=0,05). Dengan nilai B 1,582 yang artinya setiap peningkatan 1 angka akuntabilitas akan memperbaiki kinerja sebesar 1,582 lebih baik. Penelitian ini dapat digunakan sebagai data berbasis teori untuk meningkatkan mutu pelayanan pengawakan personel keuangan TNI AU dalam melakukan tugas untuk mencapai profesionalisme.
PERAN SEKTOR PERTANIAN DALAM MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DAN EKONOMI NASIONAL Syra Quirinno, Ratu; Murtiana, Sri; Asmoro, Novky
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i7.2024.2811-2822

Abstract

Permasalahan mendasar ketahanan pangan dan ekonomi nasional merupakan dua aspek yang saling terkait dan sangat krusial bagi stabilitas dan kesejahteraan suatu negara. Sektor pertanian memegang peran yang penting dalam perekonomian dan meningkatkan ketersediaan pangan. Namun, dalam beberapa dekade terakhir sektor pertanian menghadapi berbagai tantangan yang mengancam keberlanjutan dan efektivitasnya bagi suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis peran sektor pertanian dalam meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dan menggunakan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) yang diperoleh dari jurnal akademik dan buku referensi yang terdaftar di Q2 dan Scopus, serta laporan resmi dari organisasi internasional. Hasil analisis menunjukkan bahwa sektor pertanian Indonesia mempunyai peranan penting dalam meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian negara. Untuk mencapai potensi ini memerlukan pendekatan strategis yang tepat, meskipun terdapat tantangan perubahan iklim, degradasi lahan, dan fluktuasi harga komoditas. Memperbaiki sektor pertanian, termasuk pengembangan teknologi pertanian, diversifikasi tanaman dan kebijakan pendukung pertanian. Oleh karena itu, diperlukan lebih banyak upaya untuk menyatukan pemerintah, sektor swasta, dan petani untuk mencapai ketahanan pangan dan ekonomi di negara ini. Dengan cara ini, sektor pertanian dapat memberikan kontribusi positif terhadap kesejahteraan sosial dan stabilitas pembangunan ekonomi negara.
Peralihan Bahan Bakar Cofiring Batubara - Biomassa untuk Mengurangi Dampak Lingkungan: Studi Kasus PLTU Bukit Asam, Sumatera Selatan Widanti, Feraliza; Boedoyo, M. Sidik; Murtiana, Sri
PendIPA Journal of Science Education Vol 9 No 3 (2025): October
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.9.3.781-789

Abstract

This study explores the implementation of coal and biomass co-firing at the Bukit Asam Power Plant in South Sumatra as a strategy to reduce the environmental impact of coal usage. Indonesia's coal resources are estimated to reach 104 billion tons, with domestic production in 2010 amounting to 240 million tons. The majority of coal is used for electricity generation, but global demand has experienced fluctuations, with declines in developed countries but significant growth in Asian countries. Coal, as a fossil fuel, has negative impacts on health and the environment, prompting the search for cleaner solutions like co-firing. Co-firing is the process of burning a mixture of coal and biomass, aimed at reducing greenhouse gas and pollutant emissions. The Bukit Asam Power Plant utilizes various types of biomass, such as rice husks and palm oil waste, with the appropriate biomass ratio for operational efficiency. This research shows that co-firing can significantly reduce CO₂, SO₂, and NOₓ emissions, as well as provide local economic benefits by empowering communities through biomass utilization. These findings are relevant to Indonesia's energy and environmental policies, supporting the transition towards more sustainable energy, and providing recommendations for policymakers in developing climate change mitigation strategies in the energy sector.
Strategi Pemberdayaan UMKM Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia: Strategies For Empowering Small And Medium Enterprises to Boost Indonesia's Economic Growth Muhammad Haikal, Fariz; Murtiana, Sri; Haetami, Haetami
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i6.1064

Abstract

UMKM di Indonesia berkontribusi sebesar 60% terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. UMKM pun menyumbang mayoritas lapangan kerja bagi masyarakat sebesar 97%. Namun, pengembangan dari UMKM belum maksimal terdapat kendala seperti akses yang tidak merata bagi UMKM, minimnya permodalan untuk tujuan inovasi yang dilakukan, tingkat literasi keuangan rendah, dan UMKM sulit melepaskan sifat kekeluargaan/tradisional sehingga sulit untuk berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang dilakukan dalam rangka pemberdayaan UMKM untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan pendekatan kualitatif konsep teori strategi yang dikembangkan oleh Arthur F. Lykke dengan membagi dalam 3 elemen yaitu ends, ways, dan means. Penelitian ini merupakan penelitian analisis deskriptif. Penelitian ini menegaskan bahwa diperlukan pendekatan holistik yang mencakup beberapa pilar utama yaitu peningkatan kapasitas manusia, perluasan akses, dan dukungan ekosistem melalui regulasi. Keberhasilan pemberdayaan UMKM adalah kunci untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Hidrogen Hijau Berbasis Biomassa Sebagai Strategi Transisi Menuju Kemandirian Energi dan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia: Biomass-Based Green Hydrogen As A Transition Strategy Towards Energy Independence And Sustainable Development In Indonesia Hartomo, Ariawan; Yanto, Sri; Murtiana, Sri
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i6.1141

Abstract

Indonesia’s heavy reliance on fossil fuels where renewable energy contributes only about 13–14% of the national energy mix in 2024 continues to accelerate carbon emissions and expose the economy to global price volatility. Transitioning toward clean energy has therefore become a strategic necessity for national sustainability. This study aims to analyze Indonesia’s biomass potential, assess its contribution to sustainable development, and formulate policy directions and cross-sector collaboration to accelerate an inclusive and sustainable green energy transition. The research employs a semi-systematic literature review of more than 40 scientific publications, policy reports, and national datasets (ESDM, IRENA, BPS) using the Triple Bottom Line framework (People, Planet, Profit). Findings reveal that Indonesia’s biomass potential exceeds 146 million tons per year, capable of producing 50–60 million tons of green hydrogen substituting approximately 35% of national primary energy demand. CaO–Ni-based gasification technology demonstrates 70–85% conversion efficiency and up to 90% emission reduction compared to fossil fuels. Moreover, green hydrogen development can generate green jobs, strengthen local economies, and support the 2060 Net Zero Emission target. This study underscores the importance of pentahelix collaboration, green fiscal policies, and technological innovation to establish an inclusive, competitive, and sustainable green hydrogen ecosystem in Indonesia.
Human Resource Practices and Their Financial Impact on Indonesian Banks Tumanggor, Muliahadi; Murtiana, Sri; Suwito, Suwito; Kasmad, Kasmad; Saddam, Muhammad
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 13 No. 5 (2025): JIMKES Edisi September 2025
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v13i5.3536

Abstract

This study aims to analyze the influence of human resource management practices, economic indicators, and tax compliance on the financial performance of Indonesian banks operating in international markets. This study uses quantitative research methods to examine the influence of human resource management practices, economic indicators, and tax compliance on the financial performance of Indonesian banks operating in international markets. Data were collected from 46 banks listed on the Indonesia Stock Exchange through questionnaires and secondary sources. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares (SmartPLS 3.0). The results show that human resource practices have a significant positive effect on economic indicators and tax compliance. These two variables directly improve bank financial performance and also mediate the relationship between human resource practices and financial performance. These findings confirm that integrating human resource strategies with economic dynamics and regulatory compliance is crucial in enhancing bank competitiveness in the global market. This study suggests that banks need to invest resources in employee training and strengthening compliance systems to optimize financial performance. This study expands understanding of the mediating role of external indicators in the relationship between human resource practices and organizational outcomes.
STRATEGI PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF DIGITAL UNTUK PENGUATAN EKONOMI PERTAHANAN NASIONAL Zamzam M.F, Robi; Murtiana, Sri; Suwito, Suwito
Peradaban Journal of Economic and Business Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjeb.v5i1.679

Abstract

Digital transformation has created significant opportunities for the development of Indonesia’s digital creative economy, which not only contributes to economic growth but also has strategic potential in strengthening national defense economics. This study aims to formulate development strategies for integrating the digital creative economy into the national defense economic framework to enhance competitiveness and national resilience. This research employs a descriptive qualitative approach using literature studies derived from government documents, international organization reports, and relevant academic publications. The findings indicate that synergy between digital creative actors and the defense sector can generate dual-use innovations that support defense technology development, improve operational efficiency, and strengthen the national innovation ecosystem. Theoretically, this study contributes to the development of the defense economy perspective by highlighting the role of the digital creative economy as a strategic component in supporting national resilience. Practically, the study recommends the establishment of dual-use innovation hubs, strengthening applied research, and providing fiscal incentives for digital creative actors to enhance collaboration with the defense sector and support sustainable national defense capabilities. Transformasi digital telah membuka peluang besar bagi perkembangan ekonomi kreatif digital di Indonesia yang tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki potensi strategis dalam memperkuat ekonomi pertahanan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan ekonomi kreatif digital yang dapat diintegrasikan dalam kerangka ekonomi pertahanan guna meningkatkan daya saing dan ketahanan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur yang bersumber dari dokumen resmi pemerintah, laporan organisasi internasional, serta publikasi akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara pelaku ekonomi kreatif digital dan sektor pertahanan mampu menghasilkan inovasi dual-use yang mendukung pengembangan teknologi pertahanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat ekosistem inovasi nasional. Secara teoretis, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan perspektif ekonomi pertahanan dengan menyoroti peran ekonomi kreatif digital sebagai komponen strategis dalam mendukung ketahanan nasional. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan pembentukan pusat inovasi dual-use, penguatan riset terapan, serta pemberian insentif fiskal bagi pelaku ekonomi kreatif digital untuk meningkatkan kolaborasi dengan sektor pertahanan dalam mendukung pembangunan kemampuan pertahanan nasional yang berkelanjutan.
Pemanfaatan Energi Surya Pada Alat Desalinasi Air Laut Berbasis IoT Dalam Ketahanan Energi Nasional: Utilisation of Solar Energy in IoT Based Seawater Desalination Equipment for National Energy Security Firdaus, M Raafi Aqil; Asmoro, Novky; Murtiana, Sri
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v6i1.1165

Abstract

Kekurangan pasokan air bersih telah menjadi masalah serius di banyak wilayah yang terletak di pesisir. Dalam upaya untuk mengatasi permasalahan ini, desalinasi air laut menjadi salah satu solusi yang bisa dilakukan. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk mengusulkan sebuah pendekatan inovatif yang menggabungkan desalinasi air laut dengan teknologi energi surya dan IoT untuk menyediakan air bersih secara efisien dan berkelanjutan. Dalam sistem ini, energi surya digunakan sebagai sumber daya utama untuk menggerakkan proses desalinasi. Sensor yang terhubung ke jaringan IoT digunakan untuk mengukur parameter penting seperti suhu dan EC air yang memungkinkan pemantauan secara real-time. Namun hasil dari proses desalinasi masih meninggalkan senyawa limbah yang berbahaya seperti timbal dan besi, sehingga perlu dilakukan filtrasi kembali dengan adsorben alami zeolit dan karbon aktif. Berdasarkan hasil pengukuran dan perhitungan dibutuhkan kapasitas PLTS sebesar 40,821 Wp dan kapasitas baterai dibutuhkan sebesar 790,815 Ah.
Indonesia's Energy Diplomacy to Promote Nuclear Energy as an Alternative to Energy Security Aprianto, Dimas; Laksmono, Rudy; Murtiana, Sri
Jurnal Pertahanan: Media Informasi tentang Kajian dan Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism dan Integrity Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : The Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jp.v10i2.19611

Abstract

Indonesia faces significant challenges in meeting its growing energy demand while seeking clean, sustainable, and safe energy sources. Nuclear energy is emerging as a potential alternative, supported by the country's substantial uranium reserves. However, nuclear energy development in Indonesia faces various obstacles, including public concerns regarding safety, nuclear non-proliferation issues, and high construction costs. This research aims to analyze the role of Indonesia's energy diplomacy in promoting nuclear energy to the public and internal stakeholders as a solution to improve national energy security. Qualitative research methods were used to evaluate Indonesia's internal diplomatic and promotional efforts, including document analysis and content analysis. The study examined Indonesia's bilateral and multilateral cooperation strategies, as well as its participation in international forums such as the International Atomic Energy Agency (IAEA), while focusing on domestic education and socialization efforts. A key focus was identifying challenges, opportunities, and best practices in nuclear energy diplomacy and internal promotional campaigns. The research findings highlighted the importance of comprehensive public education, strengthening international cooperation, and implementing strict safety standards in nuclear energy development. Strategic measures identified include strengthening diplomatic capacity, improving transparency and communication with domestic stakeholders, and developing national nuclear technology and regulation capacity. The research concludes that by addressing these challenges through effective energy diplomacy and structured internal promotion, Indonesia can improve its public acceptance and nuclear energy development prospects. This has the potential to ensure the safe, responsible, and sustainable utilization of nuclear energy to meet the country's long-term energy needs and contribute to global efforts in climate change mitigation
Tourism Management Strategies to Address Poverty and Unemployment in Support of Economic Growth and State Resilience Murtiana, Sri
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 2 (2025): April
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i2.1643

Abstract

Purpose of the Study: This study explores the strategic role of the tourism sector in reducing poverty and unemployment through local economic empowerment, particularly in underdeveloped and border regions of Indonesia. It underscores the importance of a multi-stakeholder collaboration—involving government, private sector, and communities—to address regional disparities, promote inclusive growth, and ensure long-term socio-economic sustainability. Methodology: The research adopts a descriptive-analytic method utilizing secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS), the Ministry of Finance, and relevant literature. Through comparative data analysis and trend observation, the study evaluates the tourism sector’s impact on socio-economic indicators. Main Findings: The findings reveal that the tourism sector significantly contributes to poverty alleviation and employment creation, particularly through the development of nature- and culture-based tourism. A reduction in poverty from 9.71% in 2021 to 9.54% in 2022 suggests that empowerment initiatives are having a positive impact. However, regional disparities remain prominent, especially in Maluku and Papua, indicating the need for region-specific policies. The synergy among stakeholders plays a crucial role in fostering inclusive and sustainable growth. Novelty/Originality of the Study: This research offers a novel integrative framework positioning tourism not only as an economic driver but also as a tool for inclusive development, cultural preservation, and environmental sustainability. Unlike conventional studies focusing solely on economic growth, this study emphasizes the transformative power of tourism as a pillar of resilience-building and long-term poverty reduction in marginalized and remote areas, making it a critical component of national development policy.