Perkembangan rokok elektrik (vape) di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup pesat, khususnya di kalangan generasi milenial. Fenomena ini dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup modern, pertimbangan harga, tingkat pengetahuan, serta persepsi masyarakat yang menganggap rokok elektrik sebagai alternatif yang lebih modern dibandingkan rokok konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya hidup, harga, pengetahuan, dan persepsi terhadap penggunaan rokok elektrik (vape) di kalangan generasi milenial di Kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah generasi milenial berusia 29–44 tahun di Kota Lhokseumawe dengan jumlah sampel sebanyak 110 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial gaya hidup, harga, pengetahuan, dan persepsi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan rokok elektrik (vape). Secara simultan, keempat variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap penggunaan rokok elektrik di kalangan generasi milenial di Kota Lhokseumawe. Variabel gaya hidup merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi penggunaan vape. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam memahami perilaku konsumsi rokok elektrik