Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Health Research Science

Motivasi perawat pelaksana dan peran ketua tim terhadap dokumentasi asuhan keperawatan berbasis komputer Putri, Sinta Pratiwi; Basit, Mohammad; Asmadiannor, Asmadiannor; Wijaksono, Muhammad Arief
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1211

Abstract

Latar Belakang: Sistem informasi telah digunakan rumah sakit untuk pendokumentasian asuhan keperawatan. Dokumentasi elektronik lebih efisien serta mempermudahkan koordinasi. Ketrampilan serta kemauan perawat menjalankan program masih menjadi kendala. Melihat hal ini motivasi dari ketua tim dibutuhkan agar dokumentasi asuhan keperawatan lengkap.Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional menggunakan sampel sejumlah 54 orang yang diambil secara total sampling. Uji analisa menggunakan spearman rank.Hasil: Hasil uji kedua menunjukkan nilai p 0,000 dengan koefisien korelasi 0,522 yang berarti ada hubungan kuat antara peran ketua tim dengan dokumentasi asuhan keperawatan berbasis computer.Kesimpulan: Hasil analisa menunjukkan dokumentasi asuhan keperawatan berbasis komputer di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin berhubungan secara signifikan dengan motivasi perawat pelaksana dan peran ketua tim.
Hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan dalam mengkonsumsi obat antihipertensi Arini, Arini; Wijaksono, Muhammad Arief; Tasalim, Rian
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i2.1270

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi termasuk penyakit silent killer yang penyebab utama kematian di seluruh dunia. Masih tingginya angka kejadian penderita hipertensi dikarenakan ketidakpatuhan dalam pengobatan. Keberhasilan pengobatan antihipertensi sangat bergantung pada pengetahuan dan kepatuhan pasien.Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan analitik korelasi dan pendekatan cross sectional ini dilakukan pada 30 penderita hipertensi yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data diambil menggunakan kuesioner pengetahuan dan kuesioner kepatuhan MMAS-8. Data penelitian ini dianalisa dengan uji rank spearman.Hasil: Sebagian besar responden masuk kategori dewasa dengan pendidikan terakhir SD berjumlah 17 responden. Hampir seluruh responden berjenis kelamin perempuan, dimana sebagian besar menderita hipertensi derajat 2 kurang dari 10 tahun. Hasil uji rank spearman menunjukkan nilai p = 0,009 dan coefficient correlation = 0,472.Kesimpulan: Hasil Analisa menunjukkan terdapat hubungan yang cukup kuat antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan dalam mengkonsumsi obat antihipertensi di Puskesmas Pekauman Banjarmasin.
Hubungan usia dan kadar hemoglobin pre transfusi dengan kualitas hidup pada anak penyandang thalasemia Eliya, Pega; Fetriyah, Umi Hanik; Wijaksono, Muhammad Arief; Mahdiyah, Dede
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/java6549

Abstract

Latar Belakang: Thalasemia pada anak memerlukan transfusi darah untuk mempertahankan kadar hemoglobin sesuai target agar mengurangi resiko penurunan kualitas hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara usia dan kadar hemoglobin  pre-transfusi dengan kualitas hidup pada anak penyandang thalasemia.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik cross-sectional dengan 32 sampel anak Thalasemia yang diambil melalui purposive sampling. Data kadar hemoglobin diambil dari rekam medis, sementara kualitas hidup diukur menggunakan kuesioner PedsQL. Analisis data menggunakan Uji Spearman Rank.Hasil: Sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (62,5%), rata-rata berusia 11-18 tahun, dan hampir seluruhnya dengan kadar hemoglobin Pre Transfusi dibawah rata-rata (<9,5 gr/dL) (93,8%). Hasil uji usia dengan kualitas hidup pada anak penyandang Thalasemia (p= 0,529; r= -0,116). Hasil uji kadar hemoglobin pre-transfusi dengan kualitas hidup anak (p= 0,000; r= 0,852).Kesimpulan: Usia tidak memengaruhi Hb pra-transfusi anak thalasemia. Namun, Hb yang lebih tinggi berhubungan positif dengan kualitas hidup yang lebih baik. Oleh karena itu, kepatuhan jadwal transfusi disarankan untuk meningkatkan kualitas hidup anak.