Ahdiansyah, M Hafidz
Unknown Affiliation

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Efektivitas Layanan Konseling Kelompok Terhadap Konsep Diri Khususnya Masalah Broken Home pramuji, agung; Ahdiansyah, M Hafidz; Indarwati, YM
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 6 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v6i2.4111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan peningkatan konsep diri sebelum dan sesudah sesi mengikuti konseling kelompok. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperinmental Design dengan One-Group Pretest-Posttes Design. Berdasarkan hasil hipotesis mendapat nilai signifikasi (2-tailed) adalah 0,055 yang berarti 0.055 0,05. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara variabel awal (pre-test) dengan variabel akhir (post-test). Ini juga dapat diartikan bahwa perlakuan (perlakuan) yang diberikan memiliki pengaruh yang bermakna bagi kelompok eksperimen. Sehingga hipotesis menyatakan bahwa “ada pengaruh layanan konseling kelompok untuk meningkatkan konsep diri siswa kelas X yang mengalami Broken Home di SMK Muhammadiyah Bligo”. Dari hasil penelitian diperoleh nilai signifikasi (2-tailed) 0.055 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara variabel awal (pre-test) dengan variabel akhir (post-test). Sehingga hipotesis “adanya pengaruh layanan konseling kelompok untuk meningkatkan konsep diri siswa kelas X yang mengalami Broken Home di SMK Muhammadiyah Bligo” diterima kebenarannya.
Pengaruh Layanan Informasi terhadap Pemahaman Karir Siswa Surya, Paramita; Handayani, Dwi Asih Kumala; Ahdiansyah, M Hafidz
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v4i1.2229

Abstract

Memiliki pemahaman karir bagi siswa sangatlah penting karena dengan memiliki pemahaman karir, siswa dapat mempersiapkan diri dalam mengembangkan potensi atau bakat yang dimiliki, menentukan karir yang ingin dituju, serta membuat rencana berkarir dalam kehidupanya. Pemberian layanan informasi dengan topik tentang karir dapat membantu siswa memiliki pemahaman karir serta mengurangi tingkat pengangguran kedepannya. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan bagaimana pengaruh layanan inormasi terhadap pemahaman karir siswa kelas VIII Mts Tajul Ulum. (2) Mendeskripsikan seberapa besar pengaruh layanan informasi karir terhadap pemahaman karir siswa kelas VIII Mts Tajul Ulum. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dengan konsep penelitian ex post facto. Dengan populasi berjumlah 208 siswa. Dalam penentuan sampel peneliti menggunakan tabel krejcie dengan teknik sampling Proporsional Random Sampling sehingga didapat sampel sabanyak 137. Data diperoleh dengan membagikan kuesioner. Analisis data yang digunakan antara lain analisis deskritif persentase, analisis korelasi product moment, serta analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat pengaruh antara layanan informasi terhadap pemahaman karir siswa kelas VIII MTs Tajul Ulum Brabo dalam kategori tinggi yaitu sebesar 0,788 dengan nilai signifikasi 0,000 (0,000 < 0,05). (2) adanya pengaruh layanan informasi terhadap pemahaman karir siswa kelas VIII MTs Tajul Ulum Brabo dengan koefisien determinan sebesar 0,621 (62%).
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Teman Sebaya Untuk Meningkatkan Perilaku Prososial pada Siswa Kelas XII di SMK LPI Semarang amalia, dea; Ahdiansyah, M Hafidz; Angga Dewi, Widya Novi
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 6 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v6i2.4107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk membuktikan bahwa efektifitas bimbingan kelompok dengan teknik teman sebaya dapat meningkatkan prososial siswa. Jenis penelitian adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan One Group Pre-Test Post-Test Desain untuk melihat pengaruh sebelum dan sesudah diberikannya layanan bimbingan kelompok dengan teknik teman sebaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu penyebaran angket dengan menggunakan skala likert. Metode ekperimen dengan dua variabel yaitu bimbingan kelompok dan perilaku prososial. Objek penelitian adalah XII siswa kelas XII SMK LPI Semarang 10 populasi ditentukan dengan cara purpose sampling. Instrumen kuesioner divaliditasi dengan cara uji validitas serta analisis kuantitatif dilakukan dengan analisis homogenitas dan normalitas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : nilai thitung sebesar -14,377 dengan df N-1=10-9 maka diperoleh ttabel sebesar 2,262 yang mana ttabel > t hitung maka Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa data menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam perilaku prososial siswa setelah mendapatkan layanan bimbingan kelompok dengan teknik teman sebaya. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan layanan bimbingan di sekolah untuk meningkatkan perilaku positif siswa
Upaya Peran Guru BK Dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa di SMP Kesatrian 2 Semarang Sugiarto, Ahmad; Sayekti, Sri; Ahdiansyah, M Hafidz
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v4i1.2230

Abstract

Tujuan dari penelitian ini: 1) mengetahui konsep pelaksanaan peran guru bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakter religius siswa. 2) mendeskripsikan dan menganalilisis peran guru bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakter religius siswa, relevansinya dengan nilai-nilai dakwah. Penelitian dengan pendekatan kulitatif. Metode pengumpulan data: wawancara/interview, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis: reduksi data, triangulasi, penyajian data. Subjek penelitian: guru bimbingan dan konseling, siswa, wali kelas, guru agama dan Kepala Sekolah. Hasil penelitian: 1) peran guru bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakter siswa melalui layanan klasikal, layanan bimbingan konseling dengan diskusi baik individu maupun kelompok, home visit bimbingan perenting terhadap orang tua wali, keteladanan yang ditampilkan guru melalui sikap dalam proses pembelajaran, metode dan materi yang sesuai dan kerjasama dari semua pihak, yaitu adanya pengawasan, pengarahan dan motivasi dari proses layanan yang dilakukan, 2) peran guru bimbingan konseling terhadap pembentukan karakter yaitu melalui fungsi preventif, fungsi kuratif, fungsi preservatif dan fungsi developmental diimplementasikan dalam bentuk layanan bimbingan dan konseling, pengarahan, pengawasan dan penanganan, membiasakan membaca Asma’ul Husna dan menerapkan buku catatan sholat kepada siswa, dengan tujuannya yaitu merubah sikap atau tingkah laku seseorang menuju perbaikan, kesehatan, dan kebersihan jiwa dan mental yang tangguh, dan menghasilkan kecerdasan dalam meningkatkan iman, Islam, dan ikhsan.
Peran Orang Tua Dalam Menggali dan Mengembangkan Bakat Anak Agar Bisa Mengoptimalkan Prestasinya Haksasi, Banun Sri; Ahdiansyah, M Hafidz; Ratno, Ratno; Marliyah, Lili
Manggali Vol 2 No 2 (2022): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v2i2.3183

Abstract

Bahwa pada dasarnya setiap anak cerdas dan mempunyai bakat yang berbeda-beda, hal ini terbukti ketika selesai menempuh di PAUD dan Taman kanak-kanak, Melihat keadaan ini, kadang orang tua kurang dapat menerima, karena bisa jadi anak yang terbaik di kelasnya (karena nilainya tertinggi pada pembelajaran yang diberikan oleh guru) tidak berprestasi pada suatu pembelajaran atau mata pelajaran tertentu. Oleh karena itu perlu adanya suatu pemahaman kepada orang tua tentang bakat anak, khususnya bagaimana menggali dan mengembangkan bakat anak untuk mengoptimalkan prestasinya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan kepada peran orang tua murid tentang bagaimana menggali dan mengembangkan bakat anak sehingga anak akan mampu berprestasi secara optimal. Metode kegiatan ini berisi kerangka pemecahan masalah, khalayak sasaran, realisasi pemecahan masalah, dan metode serta materi yang digunakan Dari hasil kegiatan pelaksanaan dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Orang tua dapat mengetahui perkembangan anak serta tugas-tugas perkembangannya mulai sejak dini, dan mengetahui bakat anaknya. (2) Orang tua menciptakan susana yang cocok bagi perkembangan bakat anak. (3) Orang tua dapat mengembangkat bakat anak agar dapat mengoptimalkan prestasinya.
Pembinaan Mental dan Spritual Anak-Anak Jalanan yang Dinaungi Yayasan YBK Mofeta Semarang Ahdiansyah, M Hafidz; Ratno, Ratno; Linawati, Ririn; Santosa, Didik Ardi
Manggali Vol 4 No 1 (2024): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v4i2.3435

Abstract

Dewasa ini permasalahan yang cukup krusial di Kota Semarang dalam bidang kesejahteraan sosial berada pada kasus penanganan anak jalanan yang dimana hampir setiap tahunnya jumlah anak jalanan mengalami peningkatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan membangun mental dan spiritual anak, dan mengetahui anak yang sudah dinaungi di yayasan Yebeka Semarang ini tumbuh menjadi kepribadian yang baik, menjadi anak-anak yang pintar, cerdas, percaya diri dalam kehidupannya dan berguna bagi bangsa. Metode kegiatan ini berisi kerangka pemecahan masalah, khalayak sasaran, realisasi pemecahan masalah, dan metode serta materi yang digunakan. Dari hasil kegiatan pelaksanaan dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) Dari hasil wawancara ada 17 anak yang minat mempelajari dan menerapkan mental dan spritual, karena ingin memperbahurui hidup baru, ingin menjadi anak yang pintar, cerdas dan pandangan hidup yang lebih baik dan sukses dalam hidupnya, (2) Ada anak kurang minat atau kurang peduli mempelajari mental dan spritual 5 anak, (3) Ada 3 anak yang tidak minat dan tidak yang mempelajari mental dan spritual. masih utuh ingin menjadi anak jalanan Dalam hal ini adalah faktor dari keadaan dan lingkungan. Apabila anak diberi binaan dan pandangan hidup yang lebih baik dan sukses dalam hidupnya, anak merasa takut dan tidak bisa.