Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Persepsi Guru Pamong terhadap Kemampuan Mengajar Mahasiswa Asistensi Mengajar di SD dan SMP Se-Kota Banjarbaru Hidayat, Rahmat; Rakhman, Arie; Rachman, Aryadi
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v10i1.5143

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kegiatan asistensi mengajar yang harus diikuti oleh mahasiswa pendidikan jasmani, yang terdiri dari kegiatan akademik dan non-akademik disekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana instruktur pembimbing melihat pembukaan, penutupan, dan deskripsi keterampilan belajar mahasiswa asisten pengajar di program studi pendidikan jasmani FKIP ULM. Penulis menyelesaikan penelitian ini dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Dari perspektif objektif, penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian deskriptif. Kuesioner didistribusikan sebagai bagian dari metode pengumpulan data. Teknik distribusi frekuensi, yang sering dikenal sebagai statistik deskriptif, digunakan dalam metode analisis data bersama dengan perhitungan persentase. 22 instruktur pembimbing dari sekolah dasar dan menengah pertama di Banjarbaru, tempat siswa memberikan bantuan pengajaran, menjadi sampel penelitian. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan persepsi guru pamong terhadap kemampuan mengajar mahasiswa asistensi mengajar pada kegiatan membuka pelajaran dengan persentase 60% berkategori “cukup”, pada kegiatan proses pembelajaran dengan persentase sebesar 51,5% berkategori “cukup”, dan pada kegiatan menutup pelajaran dengan persentase 56,3% berkategori “cukup”.
PEMANFAATAN MEDIA INTERAKTIF DI SEKOLAH DASAR KELAS IV DI KECAMATAN BANJARBARU SELATAN: Upaya Meningkatkan Keterlibatan Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Ritonga, Thomas Hidayat; Rakhman, Arie; Indah , Eka Purnama
Jurnal Porkes Vol 8 No 2 (2025): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v8i2.31225

Abstract

This study aims to determine students' interest in using interactive media in PJOK learning and teachers' opinions about the use of interactive media. This study used a quantitative descriptive approach. The population of this study were teachers and 4th grade students of three elementary schools in South Banjarbaru District, The sample of this study consisted of 5 instructors and 94 students. The tool used was a questionnaire, and data was collected using a purposive sampling strategy. This study measured teachers' and students' responses to the interactive media using a questionnaire sheet with a 5-point Likert scale. The results of research on student interest in interactive media in the category strongly agree indicators of knowledge, category agree indicators of pleasure, interest, understanding, enthusiasm, activeness, help, ease, no difficulty, category less agree indicators less happy. The results of research on teacher responses to interactive media in the category strongly agree indicators of pleasure, and interest, category agree indicators of help, ease, enthusiasm, support, application, motivation, category disagree indicators of difficulty, category strongly disagree indicators of not interested. The knowledge indicator occupies a strongly agreed category of 47.87%, indicating that interactive media contributes to increasing student insight. Other indicators such as understanding 48.94%, interest 43.62%, convenience 42.55%, enthusiasm 36,
Kajian Kondisi Fisik Pemain Futsal Amatir di Lingkungan Lahan Basah Tingkat Suhu Lingkungan dan Kelembapan Udara pada Performa Darumoyo, Kuncoro; Rakhman, Arie; Suardhana Eka Putra, Fadli; Ridho Illahi, Muhammad; Saputra Ramadani, Reno
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v6i2.44823

Abstract

Lingkungan lahan basah, yang seringkali memiliki suhu dan kelembapan tinggi dapat memberikan tantangan tersendiri bagi kondisi fisik pemain futsal. Pada suhu ruangan tinggi, tubuh mengalami peningkatan suhu tubuh lebih tinggi dan dan tekanan terhadap kardiovaskuler lebih tinggi sehingga mengakibatkan proses dehidrasi lebih tinggi sebagai bentuk perlawanan terhadap peningkatan suhu tersebut. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel penelitaian sejumlah 30 pemain futsal, melibatkan serangkaian tes fisik yang dirancang untuk mengukur daya tahan, kekuatan, kecepatan, kelincahan, fleksibilitas, dan keseimbangan pada kondisi suhu dan kelembapan yang berbeda. Terdapat perbedaan performa kondisi fisik pemain futsal pada saat pagi dan siang hari, dengan nilai Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,031 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai kelompok pagi dan kelompok siang. Nilai rata-rata kelompok pagi adalah sebesar 3,5 dan kelompok siang sebesar 3,333. Perbedaan selisih nilai rata-rata adalah 0,166667. Hal ini disebabkan oleh kondisi suhu dan kelembapan tempat yang digunakan untuk penelitian. Mengabaikan faktor ini sama saja dengan membiarkan performa kondisi fisik tim futsal menurun drastis dan menempatkan pemain pada risiko kesehatan. Abstract Wetland environments, which often have high temperatures and humidity, can present unique challenges to the physical condition of futsal players. This study will use a quantitative approach with a research sample of 30 futsal players, involving a series of physical tests designed to measure endurance, strength, speed, agility, flexibility, and balance at different temperature and humidity conditions. There is a difference in the performance of the physical condition of futsal players in the morning and afternoon, with a Sig. (2-tailed) value of 0.031 < 0.05, so it can be concluded that there is a significant difference between the average values ​​​​of the morning group and the afternoon group. The average value of the morning group is 3.5 and the afternoon group is 3.333. The difference in the average value is 0.166667. This is caused by the temperature and humidity conditions of the place used for the study. Ignoring this factor is tantamount to allowing the physical condition of the futsal team to decline drastically and putting the players at health risk.
IDENTIFIKASI BAKAT OLAHRAGA BERBASIS WEB PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI TELUK DALAM 3 Kastaniah, Mutia; Rakhman, Arie; Indah, Eka Purnama
JURNAL PRESTASI Vol. 8 No. 1 (2024): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jp.v8i1.57854

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi bakat olahraga siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Teluk Dalam 3. Populasi penelitian ini yaitu siswa-siswi Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Teluk Dalam 3. Sampel penelitian ini berjumlah 37 sampel dari 83 siswa-siswi Kelas IV. Teknik pengumpulan data menggunakan pengukuran dengan alat pengumpul datanya adalah tes model Sport Search dari Kemenpora RI. Teknik analisis data menggunakan link Sport Search dari Kemenpora RI. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara melakukan tes-tes pemanduan bakat atau identifikasi bakat yang sudah baku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi bakatnya adalah 27% untuk Bola Basket, dan 66% untuk Bola Voli, dari 43 cabang olahraga yang disediakan oleh web. Simpulan, hasil identifikasi bakat olahraga pada siswa Kelas IV SDN Teluk Dalam 3 dari cabang olahraga yang dipilih, bahwa identifikasi bakatnya adalah 27% untuk Bola Basket, dan 66% untuk Bola Voli, dari 43 cabang olahraga yang disediakan oleh web. Siswa yang berbakat 3 orang cabang olahraga Bola Basket dan 2 orang cabang olahraga. Sebagai calon atlet serta didukung oleh peran serta orang tua sehingga dapat dikembangkan dalam semua cabang olahraga secara umum atau yang diminatinya. Para guru Pendidikan Jasmani dan pelatih, masyarakat, induk cabang olahraga dan KONI untuk mengembangkan identifikasi bakat olahraga lebih lanjut guna kepentingan olahraga prestasi.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN PJOK OLEH GURU PJOK DI SEKOLAH DASAR SE-KECAMATAN TAPIN UTARA KABUPATEN TAPIN Ramadhani, M. Hilman; Rahmadi, Rahmadi; Rakhman, Arie
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 10 No. 01 (2024): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v10i01.60638

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa tinggi penggunaan media pembelajaran PJOK oleh Guru PJOK di Sekolah Dasar se- Kecamatan Tapin Utara Kabupaten Tapin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan teknik pengumpulan data menggunakan tes angket. Populasi dalam penelitian ini adalah guru PJOK di Sekolah Dasar se- Kecamatan Tapin Utara Kabupaten Tapin yang berjumlah 18 guru. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan total sampling. Penelitian ini menggunakan total sampling karena semakin banyak sampel yang digunakan semakin bagus hasil yang diperoleh. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran PJOK oleh guru PJOK di Sekolah Dasar Se-Kecamatan Tapin Utara Kabupaten Tapin masuk dalam kategori secara rinci, kategori œsangat rendah sebesar 11% (2 guru), œrendah sebesar 11% (2 guru), œcukup sebesar 39% (7 guru), œtinggi sebesar 39% (7 guru), dan œsangat tinggi sebesar 0% (0 guru). Berdasarkan nilai rata-rata, yaitu 135,2, penggunaan media pembelajaran PJOK oleh guru PJOK di Sekolah Dasar Se-Kecamatan Tapin Utara Kabupaten Tapin dalam kategori œcukup. Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran PJOK oleh guru PJOK di Sekolah Dasar Se-Kecamatan Tapin Utara Kabupaten Tapin sangat beragam