Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) DAN SANITATION STANDARD OPERATING PROCEDURES (SSOP) PRODUK SOAP DI PT. XYZ Indra Lesmana; Margie Subahagia Ningsih; Rizkha Rida; Muhammad Fiza Lubis
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemenuhan produk dengan kualitas dan hygiene yang baik menjadi tantangan bagi perusahaan dalam menjamin keamanan produk sesuai tuntutan konsumen. Salah satu upaya dalam menciptakan produk tersebut yaitu melalui penerapan GMP dan SSOP. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis ketidaksesuaian antara penerapan GMP dan SSOP di PT. XYZ dengan Peraturan Menteri Perindustrian RI 75/M-IND/PER/2010; (2) menganalisis faktor penyebab ketidaksesuaian pada aspek GMP dan SSOP di PT. XYZ dan (3) merumuskan rekomendasi tindak lanjut pada penerapan GMP dan SSOP di PT. XYZ. Penelitian menggunakan metode analisis deskriptif dengan data kualitatif yaitu menggunakan GAP Analysis untuk menganalisis ketidaksesuaian antara penerapan di perusahaan terhadap pedoman GMP dan SSOP, mengetahui faktor apa saja penyebab ketidaksesuaian aspek GMP dan SSOP menggunakan digram sebab akibat dan merumuskan rekomendasi tindak lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan GMP dan SSOP yang dilakukan oleh PT. XYZ cukup sesuai dengan Peraturan Menteri Perindustrian RI 75/M-IND/PER/2010. Hasil analisis formulir skoring menunjukkan rata-rata penerapan GMP sebesar 9,01% dan SSOP 16,52%. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa secara keseluruhan penerapan GMP dan SSOP di PT. XYZ cukup memenuhi pedoman. Berdasarkan hasil pengelompokan ketidaksesuaian GMP dan SSOP ditemukan 0 ketidaksesuaian minor, 2 ketidaksesuaian mayor dan 0 ketidaksesuaian serius. Hasil dari analisis diagram sebab akibat yaitu dari faktor man menunjukkan kurangnya kesadaran, pengetahuan, kepedulian, tanggung jawab, serta pengawasan. Rekomendasi tindak lanjut berdasarkan analisis 5W+1H terhadap ketidaksesuaian mayor diperoleh sebanyak 2 rekomendasi tindak lanjut.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS REFINED BLEACHED DEODORIZED PALM KERNEL OLEIN MENGGUNAKAN METODE QUALITY LOSS FUNCTION DI PT. XYZ Rifka Amalia; Margie Subahagia Ningsih; Rizkha Rida
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ is a company engaged in the palm oil processing industry, producing various products derived from palm oil, with Crude Palm Kernel Oil (CPKO) as the raw material. One of the products resulting from the CPKO processing is Refined Bleached and Deodorized Palm Kernel Olein (RBDPKL). The products produced have a range of quality characteristics and quality standard specifications that have been established. However, in practice, the quality of the Refined Bleached Deodorized Palm Kernel Olein (RBDPKL) produced by PT. XYZ at certain times still does not meet the company’s standard specifications. The Quality Loss Function method is one of the quality control methods used to determine the impact of product variation on production costs. This method provides a functional relationship between product deviations and losses. From the analysis and processing of data on two parameters, color and FFA, it was found that the raw material factor is the main cause of product defects. This is due to the presence of raw materials that do not meet the established standards. The company’s loss on the RBDPKL product, calculated using the "smaller the better" quality characteristic type, was found to be IDR 135,392,380