Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Media Bina Ilmiah

PATH ANALYSIS PENGARUH COVID-19 TERHADAP PENDAPATAN UMKM DAN KUNJUNGAN WISATAWAN DI SEMBALUN LOMBOK TIMUR Erry Supriyadi; Anna Apriana Hidayanti; Lalu Masyhudi
Media Bina Ilmiah Vol. 16 No. 11: Juni 2022
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.252 KB) | DOI: 10.33578/mbi.v16i11.37

Abstract

COVID-19 memberikan pengaruh perubahan yang besar besar bagi perekonomian nasional bahkan dunia, tidak terkecuali dengan destinasi wisata sembalun. Sebagian masyarakat sembalun mendapatkan penghasilan  dari pertanian dan pariwisata. Masayarakat pelaku pariwisata tersebut merasakan dampak perekonomian yang sangat drastis. Bagi pedagang kecil di pinggir jalan raya sembalun hal ini sangatlah memprihatinkan. Permasalahan yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh COVID-19 ini terhadap pendapatan pelaku pariwisata di kawasan sembalun (pelaku  pariwisata yang dimaksud  adalah  pedagang kecil di pinggir jalan kawasan sembalun), tingkat kunjungan wisatawan ke sembalun sehingga wisatawan berkunjung kembali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran dan model path analysis dari pengaruh COVID-19 terhadap pendapatan pelaku pariwisata pedagang kecil di pinggir jalan dan tingkat kunjungan wisatawan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam  penelitian ini adalah kuisioner ke pelaku pariwisata UMKM di sembalun. Sampel yang digunakan sebanyak 50 orang dengan teknik random sampling. Luaran yang ditargetkan adalah  hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan para pemangku kebijakan di sembalun dan Hasil dari penelitian ini adalah Pengaruh Covid-19 Terhadap Pendapatan UMKM sangatlah signifikan sehingga strategi bertahan UMKM di tengah pandemi adalah dengan 1) memanfaatkan e-commerce, 2) melakukan promosi produknya melalui Digital Marketing, 3) perbaikan produk dan perbaikan layanan
PENGEMBANGAN INTEGRATED FARMING TERNAK DENGAN TANAMAN HORTIKULTURA UNTUK MENDUKUNG PARIWISATA DI DESA WISATA KABUL Murianto, Murianto; Lalu Masyhudi; I Ketut Bagiastra; Ida Nyoman Tri Dharma Putra; Aluh Nikmatullah; Muhammad Sarjan; Heri Haryanto
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 8: Maret 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i8.739

Abstract

Desa Wisata Kabul merupakan Desa Wisata Penyangga KEK Mandalika Lombok. Kondisi Geografis wilayah Desa Kabul seluas 981 hektar. Jumlah penduduk total 6.626 orang yang terdiri dari penduduk laki-laki 3.220 orang dan penduduk perempuan 3.406 orang. 90 % masyarakat desa Kabul bekerja sebagai petani dan buruh tani dan ternak pada lahan kering. Pada masa pandemic Covid-19 akibat adanya pembatasan mobilitas sosial, membuat masyarakat lebih banyak beraktivitas di rumah. Akibatnya, banyak dari mereka yang merasakan kejenuhan karena sudah cukup lama menjalani adaptasi normal baru. Menanggapi hal tersebut, wisata di alam terbuka tentunya dapat menjadi sebuah pilihan. Paket Wisata Agro Eduwisata D’kabul. Potensi di Desa Wisata Kabul. Atraksi Wisata Alam seperti bendungan, pertanian dan perternakan. Atraksi Wisata Budaya.Kesenian Tradisi Wayang Sasak. Wayang Sasak merupakan wayang kulit yang berkembang kalangan masyarakat suku Sasak, Pulau Lombok. Kesenian Tradisi Jaran Kamput. Jaran Kamput, merupakan sebuah kesenian khas yang dimiliki oleh suku Sasak, Pulau Lombok. Kesenian Gendang Belek. Gendang beleq merupakan salah satu musik tradisional yang telah diwariskan orang terdahulu masyarakat Suku Sasak. Atraksi Wisata Buatan. Agrowisata D’Kabul merupakan salah satu wisata buatan yang ada di Desa Wisata Kabul.Paket Wisata di Desa Wisata Kabul. Paket Wisata Agro Eduwisata D’kabul. Program kunjugan ke Agro Eduwisata D’Kabul Pembuatan Pupuk Kompos. Pupuk kandang bermanfaat untuk menyediakan unsur hara makro dan mikro dan mempunyai daya ikat ion yang tinggi sehingga akan mengefektifkan bahan-bahan an organik di dalam tanah, termasuk pupuk an organik