Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN SARI BUAH NANAS (ANANAS COMOSUS) TERHADAP KADAR PROTEIN, KADAR LEMAK, DAN KADAR ASAM LAKTAT PADA YOGHURT DENGAN STARTER KOMERSIL Akbar, Cheffy Kharisma; suliasih, Suliasih; Suharnas, Edwar
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Penambahan Sari Buah Nanas (Ananas comosus) Terhadap Kadar Protein, Kadar Lemak, dan Kadar Asam Laktat Pada Yoghurt dengan Starter Komersil. Tujuan dan manfaat Penelitian ini, untuk mengetahui pengaruh penambahan Sari Buah Nanas (Annas comosus) Terhadap Kadar Protein, Kadar Lemak, dan Kadar Asam Laktat Pada Yoghurt dengan Starter Komersil. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 06 April sampai dengan 17 April 2023 yang bertempat di Laboratrium Pertanian Universitas Muhammadiyah Bengkulu dan analisa sampel yoghurt yang dilakukann di Laboratorium Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan A= 0% tanpa sari buah nanas, B= 3% sari buah nanas, C= 6% sari buah nanas, D=9% sari buah nanas. Parameter yang diamati adalah Kadar Protein, Kadar Lemak, Dan Asam Laktat. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh penambahan sari buah nanas (Annas comosus) berpengaruh sangat nyata terhadap Kadar Protein, Kadar Lemak Dan Sam Lakatat. Pemberian sari buah nanas (Annas comosus) dapat digunakan dadam pembuatan yoghurt sampai level 9%. Kata Kunci : Susu, Yoghurt, Nanas dan Biokult.
PENGARUH ES KRIM SUSU SAPI DENGAN PENAMBAHAN BUAH PISANG AMBON CURUP (Musa Sapientum cv.’Ambon Curup’) TERHADAP DAYA LELEH, OVERRUN, DAN VISKOSITAS Lagi Gentara, Kukun; Suliasih, Suliasih; Suharnas, Edwar; Malianti, Lezita
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v4i3.7634

Abstract

Penelitian bertujuan untuk melihat daya leleh, overrun, dan viskositas es krim dengan penambahan persentase buah pisang ambon curup yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 01 Desember 2023 sampai dengan tanggal 08 Januari tahun 2024 bertempat di Laboratorium Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan  Acak Lengkap (RAL)  dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri atas :P0: Kontrol ( tanpa penambahan buah pisang Ambon Curup), P1: Penambahan 03% buah Pisang Ambon Curup ke dalam adonan es krim, P2: Penambahan 06% buah Pisang Ambon Curup ke dalam adonan es krim, P3: Penambahan 09% buah Pisang Ambon Curup ke dalam adonan es krim, P4: Penambahan 12% buah Pisang Ambon Curup ke dalam adonan es krim. Parameter pada penelitian ini adalah sifat fisik : Daya Leleh, Overrun, dan Viskositas Es Krim. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan buah pisang ambon curup berpengaruh nyata terhadap daya leleh, overrun, dan viskositas. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan buah pisang ambon Curup (Musa Sapientum cv.’Ambon Curup’) pada es krim sampai dengan 12% dapat meningkatkan Daya Leleh, Overrun, dan Viskositas. Kata kunci : Susu, Es Krim, Pisang Ambon Curup.
PEMANFAATAN ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) FERMENTASI TERHADAP PERSENTASE KARKAS, LEMAK ABDOMEN DAN INCOME OVER FEED COST ITIK TALANG BENIH Pratama, Wahyudi; Rita, Wismalinda; Sunaryadi; Suharnas, Edwar
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v5i3.9569

Abstract

Tujuan dan manfaat penelitian ini, untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung eceng gondok (Eichornia Crassipes) Terhadap Persentase  Karkas, dan Income Over Feed Coat Itik Talang Benih. Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 5 perlakuan 4 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 5 ekor Itik Talang Benih, jumlah itik yang di siapkan 100 ekor. Perlakuan yang digunakan A= Ransum Kontrol (tanpa suplementasi tepung Eceng Gondok), B= Suplementasi tepung Eceng Gondok 2%, C= Suplementasi Tepung Eceng Gondok 4%, D= Suplementasi Tepung Eceng Gondok 6%, E= Suplementasi Tepung Eceng Gondok 8%. Ransum yang digunakan terdiri dari  jagung kuning giling, dedak padi, ampas kelapa, ampas tahu, dan kosentarat, disusun dengan kandungan protein 19% dan energi metabolisme 2.900 kkal/kg. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan tepung eceng gondok (Eichornia crassipes) fermentasi  dalam ransum itik Talang Benih pada level 4% dapat meningkatkan persentase karkas, dan persentase potong paha. Di level 8% menurunkan lemak abdomen, namun tidak berpengaruh nyata pada persentase  bagian dada, punggung dan sayap serta incom over feed cost (IOFC). Maka disarankan penambahan tepung eceng gondok (Eichhornia crassipes) fermentasi sebagai ransum tambahan itik Talang Benih dapat digunakan sampai level 4%.   Kata kunci : Eceng Gondok, Persentase Karkas, Lemak Abdomen, IOFC Itik Talang Benih.
FERMENTASI AMPAS KELAPA (Cocos nucifera L ) DENGAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) DAN PENGARUHNYA TERHADAP FRAKSI SERAT Kurniawan, Okisi; Suharnas, Edwar; Rita, Wismalinda
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v6i1.10208

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh fermentasi ampas kelapa (Cocos nucifera L) Dengan Mikroorganisme Lokal Terhadap Kandungan Fraksi Serat. Percobaan dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan . ampas kelapa fermentasi dengan 2000 gram ampas kelapa, 100 gram dedak 100 gram molases. Dengan dosis mol P0 = 0%, P1 = 2,5%, P2 = 5%, P3 =7,5%, dan P4 = 10% MOL. Parameter yang diamati adalah NDF, ADF, Hemisellulosa, Selulosa dan Lignin. Hasil penelitian menunjukan bahwa dosis mol berpengaruh sangat nyata (p<0.01) terhadap kandungan NDF,ADF, Hemisellulosa, Selulosa dan Lignin. Kandungan NDF 62,39-69,72%, ADF 40,45-49,43%, Hemisellulosa 20,150 16,80%, Selullosa 23,02- 16,37% dan lignin 16,59 – 9,64%. Hasil penelitian ini dapat disimpulkn bahwa semakin tinggi dosis mol dapat meningkatkan kandungan NDF, ADF menurunkan Hemisellulosa, Sellulosa dan lignin dengan perlakuan P4 10% mol. Kata Kunci : Fermentasi Ampas Kelapa, Mikroorganisme Lokal, NDF, ADF, Hemisellulosa, Selulosa, Lignin
Growth and productivity response of Pakchong grass (Pennisetum purpureum cv. Thailand) to palm compost Rani, Rani; Neli, Neli; Muchlis, Rita Zurina; Rita, Wismalinda; Suharnas, Edwar
Jurnal Ilmu Peternakan Terapan Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Ilmu Peternakan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jipt.v9i2.6855

Abstract

This study aims to evaluate the effect of palm frond compost fertilizer on the productivity of Pakchong grass (Pennisetum purpureum cv. Thailand) as livestock feed. The study was conducted at the UPTD-PPT IB Livestock and Animal Health Service of Bengkulu Province from July 2024 to April 2025 using a randomized block design (RBD) with four compost dose treatments (T0, T10, T20, and T30 tons/ha) and three replicates. The parameters observed included plant height, leaf width, stem circumference, and number of tillers. The results showed that compost application did not have a significant effect on the first harvest, but a significant increase was observed in the second harvest. The 30 tons/ha treatment produced the best growth, with plant height reaching 620.7 cm, stem circumference 57.42 mm, leaf width 10.77 cm, and an average of five tillers per clump. This indicates that oil palm frond compost has the potential to be an effective organic fertilizer in the long term, after the decomposition process has run optimally. Thus, the utilization of oil palm frond waste not only increases forage productivity but also supports sustainable agriculture through environmentally friendly waste management.