Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

DIVERSIFIKASI PRODUK BERBASIS TALAS UNTUK PENINGKATAN EKONOMI DESA TUAPEJAT MENTAWAI, SUMATRA BARAT Solfiyeni, Solfiyeni; Mairawita, Mairawita; Mildawati, Mildawati; Pertiwi, Vera; Fadhlan, Adli; Ritonga, Muhammad Azli; Kusuma, Hendra; Sophia, Anggun; Karimi, Kasman; Pujani, Vera
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.41699

Abstract

Desa Tuapejat adalah sebuah desa yang terletak di kepulauan Mentawai dengan hasil budidaya masyarakat salahsatunya adalah talas. Talas merupakan tanaman lokal yang melimpah di wilayah ini, namun pemanfaatannya masih terbatas pada konsumsi tradisional, dan bahkan talas kadang hanya dijadikan sebagai makanan ternak di wilayah tersebut. Untuk meningkatkan nilai perekonomian masyarakat maka telah dilakukan kegiatan pelatihan pengolahan umbi talas menjadi berbagai macam makanan di desa Tuapejat. Kegiatan diikuti oleh peserta mitra dengan latar belakang ibu rumah tangga dan anggota PKK desa Tuapejat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan umbi talas, meningkatkan diversifikasi produk olahan umbi talas untuk menciptakan nilai tambah dan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pemasaran produk olahan talas. Program ini melibatkan sosialisasi dan praktik pembuatan berbagai olahan talas, seperti keripik talas dengan aneka rasa, nugget talas, cake talas, bola-bola talas isi cokelat, dodol talas cokelat, dan keripik talas balado. Peserta mitra diajarkan bagaimana pemilihan talas yang baik, cara mengupas, pengolahan dan pengemasan produk yang sudah jadi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa para peserta, terutama ibu-ibu, mulai memproduksi dan menjual olahan berbasis talas secara kelompok maupun mandiri. Tim selalu memberikan pendampingan terhadap peserta mitra untuk memantau dan memberikan penyuluhan agar peserta mitra dapat meningkatkan produksi dan penjualannya. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan keterampilan peserta serta membuka peluang usaha baru yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga.
PEMBERDAYAAN EKONOMI IMIGRAN MELALUI EDUKASI DAN PENDAMPINGAN KOPERASI PENGGUNA PADA KOMUNITAS PALIKO DI MALAYSIA Karimi, Kasman; Fauziati, Popi; Sefnedi, Sefnedi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37010

Abstract

Abstrak: Komunitas PALIKO Serumpun Malaysia menghadapi keterbatasan akses ekonomi, lemahnya kelembagaan usaha, dan rendahnya literasi koperasi sehingga posisi tawar pelaku usaha mikro relatif lemah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membentuk koperasi pengguna serta meningkatkan kapasitas kelembagaan dan manajerial anggota komunitas. Metode yang digunakan meliputi persiapan, sosialisasi pelatihan teknis dan evaluasi kegiatan. Persiapan kegiatan pada tanggal 9 April 2025 dan diskusi dihadiri oleh presiden, sekretaris dan tim PkM Universitas Bung Hatta di Padang. Untuk kegiatan sosialisasi, pelatihan teknis dan evaluasi dilakukan tanggal 15 Juni di Cheras, Malaysia yang dihadiri oleh 52 peserta yang terdiri dari anggota komunitas, calon pengurus dan tokoh masyarakat. Evaluasi dilakukan melalui pretest–posttest, observasi partisipatif, dan diskusi kelompok terarah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang koperasi dari skor rata-rata evaluasi dengan peningkatan sebesar 22,8 %. Kegiatan ini juga berpotensi meningkatkan nilai ekonomis anggota melalui mekanisme pembelian kolektif yang mampu menekan biaya pengadaan barang. Program ini efektif dalam memperkuat kemandirian ekonomi komunitas migran berbasis koperasi.Abstract: The PALIKO Serumpun Malaysia community faces limited economic access, weak business institutional capacity, and low cooperative literacy, which reduce the bargaining power of micro-entrepreneurs. This community service program aimed to establish a consumer cooperative and to strengthen the institutional and managerial capacities of community members. The program applied four stages: preparation, socialization, technical training, and evaluation. The preparation stage was conducted on 9 April 2025 through coordination meetings attended by the President and Secretary of PALIKO and the community service team from Universitas Bung Hatta in Padang. The socialization, technical training, and evaluation activities were carried out on 15 June 2025 in Cheras, Malaysia, involving 52 participants consisting of community members, prospective board members, and community leaders. Evaluation was conducted using pre-test and post-test instruments, participatory observation, and focus group discussions. The results of the activity showed an increase in cooperative knowledge, as seen in the average evaluation score with an increase of 22.8%. This activity also has the potential to increase members' economic value through a collective purchasing mechanism that can reduce procurement costs. This program is effective in strengthening the economic independence of cooperative-based migrant communities.