Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PERSONALITY TRAITS MAHASISWA DAN DAMPAK BISNIS DIGITAL: PENGARUH TERHADAP GREEN ENTREPRENEURIAL INTENTION Safitri, Camelia
Humano: Jurnal Penelitian Vol 15, No 1 (2024): PERIODE JUNI
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/humano.v15i1.8142

Abstract

This research explores the influence of students' personal characteristics on their participation in digital business and its impact on the digital economy. Using a quantitative approach, an online survey was conducted on 200 students. Personality traits are analyzed using the Big Five theory which includes extroversion, agreeableness, conscientiousness, neuroticism, and openness. Data were analyzed using linear regression. The research results show that personality traits have an influence on Green Entrepreneurship Intention, while economics and digital business have no influence on Green Entrepreneurship Intention, extroversion, agreeableness, and conscientiousness have a positive influence on student participation and contribution in digital business, while neuroticism and openness have an influence. negative. This research confirms the importance of personal traits in influencing students' participation in digital business and recommends strategies to increase their awareness and participation. It is hoped that the research results can support the development of more effective education and training strategies in the field of digital entrepreneurship and can increase Green Entrepreneurial Intention among students.
ANALISIS PENGGUNAAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI PERGURUAN TINGGI Suprihartini, Yayuk; Jamil, Muhammad Abdun; Safitri, Camelia; Arsyad, Muhammad; Budianingsih, Yanry; Farlina, Baiq Fina
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.30118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Learning Management System (LMS) dalam meningkatkan kualitas pendidikan di perguruan tinggi. Metode studi literatur digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber yang relevan mengenai implementasi dan dampak LMS dalam konteks pendidikan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LMS menyediakan berbagai fitur yang mendukung pengelolaan konten, interaksi dan komunikasi antara dosen dan mahasiswa, serta penilaian dan monitoring kinerja. Manfaat utama dari penggunaan LMS termasuk peningkatan aksesibilitas, fleksibilitas, keterlibatan mahasiswa, dan kualitas interaksi dalam proses pembelajaran. Meskipun demikian, tantangan dalam implementasi LMS meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi, resistensi terhadap perubahan, dan keterbatasan anggaran. Untuk mengatasi tantangan tersebut, perguruan tinggi perlu meningkatkan infrastruktur teknologi, menyediakan pelatihan yang memadai, serta mengembangkan kebijakan yang mendukung penggunaan LMS. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan mengatasi tantangan yang ada dan memanfaatkan potensi penuh dari LMS, perguruan tinggi dapat secara signifikan meningkatkan kualitas pendidikan mereka
Integrasi Ekonomi Kreatif dan Bisnis Digital sebagai Determinan Green Entrepreneurship Intention Mahasiswa Generasi Z Safitri, Camelia
Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik Vol. 3 No. 1 (2026): IDENTIK - Januari
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/identik.v3i1.1320

Abstract

The transition toward a green economy requires higher education institutions to play a strategic role in fostering sustainable entrepreneurship. Generation Z students have strong potential to become green entrepreneurs due to their adaptability to technology and heightened environmental awareness. This study examines the effect of integrating creative economy and digital business learning on Generation Z students’ green entrepreneurship intention using the Theory of Planned Behavior (TPB) framework. A quantitative approach was employed with Structural Equation Modeling (SEM) for data analysis. Data were collected from university students who had completed courses in creative economy as well as digital economy and business. The findings indicate that creative economy learning has a significant effect on environmental awareness, while digital business learning has a significant effect on green entrepreneurial attitudes. Environmental awareness and green entrepreneurial attitudes were found to partially mediate the relationship between learning integration and green entrepreneurship intention. These results highlight the importance of integrating creative economy and digital business curricula in higher education to promote green entrepreneurship among Generation Z students.
PRAKTIK KEPEMIMPINAN INKLUSIF MANAGER COFFEE SHOP DALAM MEMBANGUN LINGKUNGAN KERJA INKLUSIF BAGI KARYAWAN DIFABEL Lathifah, Fidela; Astuti, Sri; Safitri, Camelia
Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan Vol. 15 No. 03 (2026): Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan (On Proses)
Publisher : Program Studi Manajemen Pemerintahan dan Keuangan Daerah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmk.v15i03.59069

Abstract

Abstrak Meskipun kepemimpinan inklusif telah banyak dikaji dalam konteks organisasi dan perusahaan besar, penelitian yang mengkaji praktik kepemimpinan inklusif pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mempekerjakan karyawan difabel intelektual, khususnya penyandang down syndrome, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik kepemimpinan inklusif yang diterapkan manager dalam mengelola dan mengembangkan kinerja karyawan difabel intelektual di UMKM Kopi Kamu, Jakarta Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap pendiri, manager, pendamping, dan karyawan, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, manager menerapkan kepemimpinan inklusif dengan menyeimbangkan rasa memiliki (belongingness) dan penghargaan terhadap keunikan individu (uniqueness) melalui komunikasi partisipatif, pemberian kepercayaan, dan pendampingan berkelanjutan. Kedua, akomodasi wajar diimplementasikan secara sistematis melalui standardisasi tata ruang, penyesuaian alat kerja, media komunikasi visual, pembagian tugas sesuai kemampuan, serta sistem pendampingan yang memungkinkan karyawan difabel bekerja secara mandiri dan produktif. Ketiga, nilai kemanusiaan yang ditanamkan pendiri terinternalisasi menjadi budaya organisasi yang mendorong kolaborasi, saling menghargai, dan penerimaan terhadap keberagaman sebagai bagian dari identitas oeganisasi. Kebaruan penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas kepemimpinan inklusif pada UMKM tidak hanya ditentukan oleh perilaku pemimpin, tetapi juga oleh integrasi antara akomodasi wajar dan budaya organisasi berbasis nilai kemanusiaan yang membentuk ekosistem kerja inklusif. Secara teoritis, penelitian ini memperluas kajian kepemimpinan inklusif dengan menawarkan perspektif. Kata Kunci: Kepemimpinan Inklusif, Karyawan Difabel Intelektual, Akomodasi Wajar, Budaya Organisasi, UMKM Coffee Shop Â