Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Public Policy and Management Inquiry

Implementasi Kebijakan Satu Data Indonesia pada Tingkat Pemerintah Kabupaten/Kota Zannuba, Laely Arifah; Satyawan, Darmanto Sahat; Wijaya, Shadu Satwika
Public Policy and Management Inquiry Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Public Administration, Faculty of Politics and Social Science, Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ppmi.2024.8.1.11939

Abstract

Kebutuhan pemerintah atas perbaikan tata kelola data pemerintahan pada tingkat pemerintah pusat maupun pemerintah daerah menjadi latar belakang pemerintah menetapkan kebijakan Satu Data Indonesia (SDI). Penelitian ini berfokus pada “Implementasi Kebijakan SDI pada Pemerintah Kabupaten Banyumas”. Kajian pustaka penelitian ini mengadopsi kajian implementasi kebijakan model Smith (1973) dan street level bureaucracy oleh Lipsky (1983) yaitu aspek idealized policy, implementing organization, target groups, dan social dynamics. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan SDI di Kabupaten Banyumas telah berjalan, namun masih terdapat kendala. Dalam penyelenggaraan kebijakan SDI memiliki potensi pengembangan yang dapat dilakukan dengan adanya komitmen dan keberlanjutan dari Pemerintah Kabupaten Banyumas. Kata Kunci: Kebijakan Publik, Implementasi Kebijakan Publik, Open Government Data, Satu Data Indonesia, Satu Data Kabupaten Banyumas.
Pendekatan M-S-QUAL Terhadap Efisiensi, Kecepatan Pencarian, dan Respon Untuk Mengukur Mobile Service Quality pada Aplikasi iPusnas Fattimah, Nurul; Rokhman, Ali; Satyawan, Darmanto Sahat
Public Policy and Management Inquiry Vol 8 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Public Administration, Faculty of Politics and Social Science, Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ppmi.2024.8.2.14231

Abstract

iPusnas, aplikasi perpustakaan digital yang dikembangkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dirancang untuk meningkatkan akses literasi masyarakat. Namun, banyak pengguna mengeluhkan kecepatan akses, efisiensi, dan responsivitas aplikasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas layanan iPusnas dengan menggunakan kerangka Mobile Service Quality (M-S-QUAL) yang berfokus pada tiga dimensi utama: efisiensi, kecepatan akses, dan responsivitas. Metode penelitian melibatkan survei terhadap 104 responden dan wawancara mendalam dengan lima pengguna aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 30% responden menilai aplikasi ini kurang efisien, sedangkan lebih dari 40% pengguna mengeluhkan lambatnya kecepatan akses. Selain itu, sekitar 40% responden merasa aplikasi kurang responsif terhadap permintaan pengguna. Hal ini menunjukkan bahwa perbaikan pada ketiga dimensi utama tersebut sangat diperlukan untuk meningkatkan kepuasan pengguna. Penelitian ini diharapkan tidak hanya memberikan rekomendasi peningkatan fitur teknis dan navigasi aplikasi, tetapi juga mendukung upaya optimalisasi kebijakan layanan publik berbasis teknologi yang relevan dengan manajemen informasi dan literasi digital di Indonesia. Kata Kunci: iPusnas, Kualitas Layanan, Efisiensi, Kecepatan Akses, Responsivitas
MOBILE SERVQUAL QUALITY KUALITAS PENGGUNA APLIKASI MOBILE JKN BPJS KESEHATAN Maharani, Irma; Rokhman, Ali; Satyawan, Darmanto Sahat
Public Policy and Management Inquiry Vol 8 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Public Administration, Faculty of Politics and Social Science, Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ppmi.2024.8.2.14339

Abstract

Penelitian ini akan menggunakan metode SERVQUAL untuk mengevaluasi kualitas layanan aplikasi Mobile JKN BPJS Kesehatan. Aplikasi tersebut merupakan salah satu contoh transformasi digital BPJS yang memudahkan konsumen mengakses layanan kesehatan tanpa harus datang ke cabang. Studi tersebut menilai faktor kualitas layanan seperti keandalan, daya tanggap, keamanan, dan empati dengan melakukan survei terhadap 104 responden dari berbagai wilayah. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna merasa puas terhadap layanan yang diberikan oleh aplikasi mobile JKN, meskipun terdapat beberapa keterbatasan seperti pembaruan aplikasi yang mempersulitnya. Hasil penelitian ini dapat menjadi landasan perbaikan kualitas layanan digital di BPJS Kesehatan ke depan. Kata Kunci: Mobile Servqual Quality; Kualitas Pelayanan; Aplikasi Mobile JKN; BPJS Kesehatan; Kepuasaan Pengguna
Editorial: Navigating Uncertainty Through Policy Transformation Wijaya, Shadu Satwika; Satyawan, Darmanto Sahat; Gunarto, Guntur; Nuraini, Hikmah
Public Policy and Management Inquiry Vol 9 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Public Administration, Faculty of Politics and Social Science, Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/ppmi.v9i2.19608

Abstract

This editorial explores policy transformation as a strategic framework for navigating the era of structural uncertainty defined by rapid sociopolitical, economic, and technological changes. In Indonesia, this situation is exacerbated by geographical disaster vulnerability and significant challenges to the integrity, neutrality, and professionalism of the State Civil Apparatus (ASN) during political transitions. The sources indicate that rigid, sectoral policy models have proven insufficient to address complex issues such as rural poverty, regional inequality, and the multidimensional pressures of urbanization in cities like Surabaya. Furthermore, the universal application of Western Public Administration (WPA) often lacks cultural legitimacy and fails to address grassroots realities because it neglects Indonesia's unique social and institutional contexts. To bridge the gap between policy design and implementation reality, this editorial proposes a framework of embedded autonomy and collaborative governance where bureaucrats are designed as autonomous actors who are institutionally obligated to network and negotiate with local communities. This approach is exemplified by successful village potential management through Village-Owned Enterprises (BUMDes), which strengthen local economies while building social trust. Ultimately, effective policy transformation requires the restoration of the merit system to protect the bureaucracy from politicization and the development of non-Western paradigms that prioritize microsociety and human capital as the primary drivers of public service innovation