Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Peranan Dukungan Atasan dalam Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Kerja Bawahan di Toko Zens Marmer Syailendra, Yusfi; Moch.Afif; Veronika Febriyana Roju; Rama Elang Wijayanti; Tan Evan Tandiyono
Jurilma Vol. 2 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/nv6rxr11

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peranan dukungan atasan dalam meningkatkan motivasi dan prestasi kerja bawahan pada lingkungan kerja ritel, khususnya di Toko Zens Marmer. Latar belakang penelitian didasarkan pada tuntutan sektor ritel yang memerlukan ketepatan kerja, kualitas pelayanan, dan produktivitas tinggi, sehingga dukungan atasan menjadi faktor penting dalam mendorong kinerja bawahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas satu atasan sebagai informan utama dan tiga orang bawahan sebagai informan pendukung yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan langsung dalam aktivitas kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan atasan yang diwujudkan melalui pemberian arahan yang jelas, komunikasi terbuka, umpan balik berkelanjutan, penghargaan atas kinerja, serta sikap suportif berpengaruh positif terhadap peningkatan motivasi, kedisiplinan, dan kualitas kerja bawahan. Pembahasan menunjukkan bahwa perhatian atasan terhadap kebutuhan emosional dan pengembangan kemampuan kerja bawahan berperan penting dalam meningkatkan prestasi kerja. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa dukungan atasan memiliki implikasi manajerial strategis dalam membangun motivasi dan mendorong pencapaian prestasi kerja bawahan secara berkelanjutan.
Miscommunication sebagai Pemicu Konflik Operasional di Pergudangan PT Shan San Tan Evan Tandiyono; Revalia Wulan Suryani; Rindu Irmayanti; Salsa Fahardilah; Teresya Dwigantara Wega
Jurilma Vol. 2 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/hyhgq822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kegagalan komunikasi (miss communication) berperan sebagai pemicu konflik operasional antara atasan dan bawahan dalam aktivitas pergudangan di PT Shan San yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur. Secara konseptual, penelitian ini menempatkan komunikasi sebagai faktor awal yang memengaruhi munculnya konflik interpersonal, yang selanjutnya berdampak pada efektivitas kinerja operasional dan keharmonisan lingkungan kerja. Ketidakjelasan instruksi, ambiguitas pesan, serta keterbatasan komunikasi dua arah diidentifikasi sebagai sumber utama kesalahpahaman dalam proses kerja sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif para pelaku organisasi. Data dikumpulkan selama tiga minggu melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta pencatatan reflektif terhadap tiga informan dari generasi Milenial dan Generasi Z, termasuk satu orang supervisor. Teknik purposive dan snowball sampling digunakan untuk memastikan relevansi pengalaman informan dengan fokus penelitian. Analisis data dilakukan secara tematik-induktif guna mengidentifikasi pola komunikasi, bentuk konflik yang muncul, serta dampaknya terhadap alur kerja gudang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang tidak terstruktur dan bersifat satu arah memicu konflik laten maupun terbuka, seperti kesalahan pelaksanaan tugas, keterlambatan pekerjaan, dan ketegangan hubungan kerja. Konflik tersebut tidak hanya bersumber dari perbedaan persepsi, tetapi juga dari hambatan psikologis bawahan yang enggan melakukan klarifikasi. Penelitian ini menegaskan bahwa perbaikan kualitas komunikasi manajerial berperan penting dalam menekan konflik dan meningkatkan kinerja operasional organisasi.
Dinamika Konflik Interpersonal dan Ketegangan Kerja: Analisis Fenomena Permasalahan Antar-Karyawan pada PT. ROKOK ELEKTRIK ENAK Irene Avianti Putri; Pearltama Rayhan P.U; Intan Wijaya Liroga; Muhammad Auf Vulvian Firjatulloh; Tan Evan Tandiyono
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v3i1.8086

Abstract

The modern manufacturing and retail industry, particularly in the e-cigarette sector, demands high productivity, which often triggers friction between individuals within organizations. PT. Rokok Elektrik Enak faces internal challenges in the form of inter-employee conflicts that impact job stability. This qualitative research aims to understand and explain this social phenomenon through in-depth analysis. The research method used is inductive, with data collected through observation and interviews to capture the nuances and individual variations in conflict. The results indicate that the root of the problem stems from ineffective communication, differences in values between generations (senior vs. junior), and high ego. Psychological impacts found include decreased motivation, "fake smiles" in customer service, and barriers to healthy interpersonal interactions. The resolution was achieved through "rembukan" (mediation) and firming up Standard Operating Procedures (SOP).
Krisis Empati di Era Layanan Cepat: Persepsi Karyawan dan Pelanggan terhadap Pelayanan Frontliner di Ritel Modern (Studi Kasus pada Subjek IN-01 dan Subjek IN-02) Aminuddin, Harun; Febriella, Fika Syanty Ayu; Najiba, Salwa; Tan Evan Tandiyono
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025 : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v1i2.230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi karyawan dan pelanggan terhadap pelayanan frontliner di Ritel X sebagai salah satu jaringan ritel modern terbesar di Indonesia. Fokus utama penelitian adalah memahami bagaimana karyawan memaknai konsep pelayanan berdasarkan standar perusahaan dan bagaimana pelanggan menilai pengalaman layanan yang mereka terima. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi di beberapa gerai Ritel X di Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan memiliki persepsi positif terhadap pentingnya pelayanan prima dan berupaya menerapkan standar 3S (Senyum, Sapa, Salam), namun masih terdapat kesenjangan antara pelaksanaan standar prosedural dengan pengalaman emosional yang diharapkan pelanggan. Pelanggan menilai bahwa kualitas pelayanan belum konsisten antar shift dan antar cabang, serta masih terdapat kekurangan pada aspek empati, komunikasi interpersonal, dan kecepatan respon. Penelitian ini mengungkap lima temuan penting: kesenjangan persepsi antara karyawan dan pelanggan, peran manajemen dalam membentuk budaya pelayanan, kelelahan emosional frontliner, pengaruh lingkungan fisik terhadap persepsi pelanggan, dan rendahnya kompetensi digital dalam pelayanan. Temuan ini menegaskan perlunya pelatihan berkelanjutan, evaluasi sistemik, dan penguatan budaya kerja berbasis empati agar kualitas pelayanan Ritel Modern semakin sesuai dengan harapan pelanggan.