Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pemetaan Distribusi Prevalensi dan Faktor Risiko Stunting dengan Sistem Informasi Geografis Kota Cirebon: Laporan Data Mohammad, Maula Ismail; Hermanda, Aura Moya; Karmanto, Bambang; Khasanah, Lina
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i3.925

Abstract

PROTOTYPE SISTEM INFORMASI POSYANDU BERBASIS WEBSITE (STUDI KASUS: POSYANDU MERKAR WANGI 11 DESA CEMPAKA) Lusdiantoro, Kusino; Mohammad, Maula Ismail; Khasanah, Lina; Karmanto, Bambang
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v10i1.4430

Abstract

Posyandu merupakan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan terpadu dan pemantauan terhadap anak balita. Pemantauan tumbuh kembang anak meliputi pengukuran berat badan anak, tinggi badan, lingkar kepala, serta aspek tumbuh kembang anak lainnya. Sejauh ini proses yang dilakukan posyandu seperti proses pengolahan data dan perekapan menggunakan media manual berdampak pada proses rekap secara berulang , penggunaan cara konvensional dalam pendataan balita serta laporan hasil penimbangan mengakibatkan penumpukan data yang dapat berujung pada laporan yang tidak akurat dan efektif. Untuk memberikan inovasi baru dalam pencatatan, pendataan dan pelaporan posyandu, maka didapatkan pemecahan masalah yaitu prototype sistem informasi Posyandu. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan desain Cross Sectional menggunakan metode pengembangan dengan model Waterfall. hasil perbandingan antara norma PSSUQ dengan rekapitulasi kuesioner Post-Study System Usability Questionnaire (PSSUQ), diketahui bahwa sistem yang dikembangkan memperoleh skor PSSUQ dengan subscale System Quality (SysQual) sebesar 2,21, Information Quality (InfoQual) sebesar 2,06, Interface Quality (IntQual) sebesar 2,08, serta Overall sebesar 2,13. Dari keempat skor subscale dan setelah dibandingkan dengan norma PSSUQ didapatkan hasil bahwa keempat subscale tersebut mendapatkan hasil < lower limit (kurang dari lower limit), maka dapat disimpulkan bahwa sistem yang dikembangkan sudah baik dan dapat memuaskan pengguna.
PELATIHAN APLIKASI KEMATIAN IBU HAMIL DALAM UPAYA TATA KELOLA KIA DI PUSKESMAS Haryanto, Yanto; Mohammad, Maula Ismail
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v6i1.315

Abstract

Angka kematian ibu hamil yang melonjak dari tahun 2016 menjadi isu penting dalam program KIA. Untuk mengatasi masalah ini, pengelola program KIA memerlukan data kematian ibu yang berkualitas, pendokumentasian autopsi verbal, dan proses ANC yang baik. Dalam upaya meningkatkan jumlah kontak antara ibu hamil dan tenaga kesehatan, penggunaan teknologi berbasis elektronik dalam bidang kesehatan, khususnya mHealth, telah menjadi tren. Kota Cirebon saat ini belum memanfaatkan komputer dalam proses pencatatan dan pelaporan kematian ibu, sehingga diperlukan pengenalan dan pelatihan Aplikasi Sistem Pencatatan dan Pelaporan Kematian Ibu. Penelitian ini mengevaluasi kualitas data dan informasi yang dihasilkan oleh aplikasi kematian ibu dengan menggunakan teori kualitas data Wang dan Strong (1996). Evaluasi dilakukan di Puskesmas Kesambi dan melibatkan 14 orang bidan dan petugas pengelola data puskesmas. Data diinterpretasikan secara deskriptif. Setelah pelatihan, peserta mengikuti proses aplikasi dengan menggunakan data yang dimiliki puskesmas. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kualitas data dan informasi yang dihasilkan aplikasi sesuai dengan harapan calon pengguna, khususnya bidan di puskesmas. Data yang dihasilkan dari aplikasi memiliki relevansi yang baik, memberikan informasi yang lebih lengkap dan menghasilkan data yang bersifat real-time dan reliabel, tidak ada data yang hilang. Hasil penelitian ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan KIA di Kota Cirebon karena tidak hanya memudahkan proses pencatatan dan pelaporan, tetapi juga meningkatkan akurasi data, memungkinkan pemantauan real-time, dan memungkinkan intervensi yang lebih tepat waktu.
PENINGKATAN TATA KELOLA REKAM MEDIS DI PUSKESMAS DENGAN APLIKASI SIADIM Haryanto, Yanto; Mohammad, Maula Ismail
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v6i1.353

Abstract

Kemajuan teknologi yang semakin pesat belum diikuti oleh semua fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk pengimplementasian RME. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya motivasi pengguna yang masih ragu bahwa RME akan mempermudah pekerjaan baik secara administratif maupun klinis. Hasil telaah dokumen, beberapa Puskesmas di Kabupaten Cirebon juga belum memiliki SOP terkait penggunaan istilah medis yang sesuai dalam proses pengkodingan penyakit sehingga mengakibatkan kesulitan dalam proses pelaporan. Solusi yang dapat ditawarkan adalah memberikan pelatihan kepada petugas Rekam Medis di Puskesmas wilayah Kabupaten Cirebon untuk dapat mengenal dan menggunakan APLIKASI DAFTAR ISTILAH MEDIS BERBASIS WEBSITE. Pelatihan ini melibatkan 44 orang petugas rekam medis dari 38 puskesmas wilayah kabupaten Cirebon. Metoda yang digunakan berupa identifikasi, diskusi dan praktek penggunaan aplikasi. Evaluasi hasil pembelajaran pelatihan dilakukan dengan berdasarkan Kirkpatrick Training Evaluation Model (Smidt, 2009), dimana variable yang akan dilihat adalah variable hasil belajar (learning), untuk variable yang lain dan dampak tidak diukur. Hasil pelaksanaan pelatihan melalui pre-test dan post-test yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan Petugas rekam medis tentang Penggunaan Aplikasi Daftar Istilah Medis Berbais Website dalam Upaya Tata Kelola Rekam Medis di Puskesmas. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata hasil post-test 87,73 lebih besar dari hasil pre-test 71,59 Hasil penelitian ini sangat penting untuk memudahkan proses pelaporan penyakit khususnya terkait penggunaan istilah medis dan meningkatkan keakuratan penentuan kode penyakit yang akan dilaporkan.
Gambaran Perkembangan Rekam Medis Elektronik di Klinik Pratama Indocement Palimanan Dengan Metode DOQ-IT Tahun 2024 Haryanto, Yanto; Malinda, Ratu; Rahmawati, Fitria Dewi; Clarissa, Stefannie; Syari’ati, Zahra Mulki; Mohammad, Maula Ismail
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.638

Abstract

Latar Belakang: Divisi Teknologi Informasi PT Indocement telah menerapkan sistem Enterprise Resource Planning (ERP), yang berperan dalam menyediakan informasi secara akurat dan waktu nyata. Namun, klinik masih menghadapi beberapa kendala dalam penggunaan sistem rekam medis elektronik (RME), termasuk kualitas sistem yang belum optimal dan kurangnya kelengkapan informasi. Di samping itu, ada sejumlah pengguna yang merasa tidak puas terhadap sistem RME ini. Tujuan: menilai kemajuan RME menggunakan pendekatan DOQ-IT (Doctor’s Office Quality-Information Technology) di Klinik Pratama Indocement. Metode: Deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilaksanakan di Klinik Pratama Indocement Palimanan, dengan skor 96,06, yang termasuk dalam kategori II. Hasil: menunjukkan bahwa klinik ini cukup siap untuk pengembangan RME. Dari hasil penelitian, komponen tata kelola dan kepemimpinan meraih skor tertinggi sebesar 36,33, diikuti oleh komponen sumber daya manusia dengan skor 32,00. Komponen infrastruktur mendapatkan skor 13,80, sedangkan budaya kerja organisasi memperoleh skor terendah, yaitu 12,93. Kesimpulan: Secara keseluruhan, Klinik Pratama Indocement Palimanan dinilai memiliki kesiapan yang memadai untuk mengembangkan sistem rekam medis elektronik.
Evaluasi Usability Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dan Dampaknya Terhadap Efisiensi Pelayanan Pasien di RS Ciremai Menggunakan System Usability Scale (SUS) Andini, Linda Amelia Putri; Khasanah, Lina; Karmanto, Bambang; Mohammad, Maula Ismail
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 3 (2025): Juni 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i3.1878

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi dan mutu pelayanan kesehatan di era Society 5.0 melalui integrasi aspek administrasi, klinis, dan keuangan. Meskipun telah diimplementasikan, SIMRS masih menghadapi sejumlah kendala yang dapat menghambat optimalisasi layanan, sehingga diperlukan evaluasi terhadap aspek usability untuk memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan dan harapan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana implementasi SIMRS mendukung efisiensi pelayanan pasien dan meningkatkan mutu pelayanan secara keseluruhan di rumah sakit. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling yang melibatkan 46 responden yang merupakan pengguna SIMRS di RS Ciremai. Usability SIMRS diukur menggunakan System Usability Scale (SUS) yang menghasilkan skor rata-rata sebesar 71,03. Berdasarkan penilaian kata sifat, skor ini masuk dalam kategori “Good” yang menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna memiliki persepsi positif terhadap sistem. Dari perspektif skala penilaian, sistem tergolong “C” yang mencerminkan usability rata-rata. Dari segi rentang penerimaan, skornya dianggap “dapat diterima”, yang menunjukkan bahwa sistem berfungsi dan dapat digunakan. Hasil ini menunjukkan bahwa SIMRS di RS Ciremai secara umum dapat diterima dan mendukung pemberian layanan. Namun, beberapa aspek masih perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kepuasan pengguna dan kinerja sistem. Peningkatan di area ini akan membantu mencapai kegunaan yang lebih baik dan lebih efisien di masa mendatang.
The Prototype of Barber Johnson Graph Application at the Statistics Laboratory of Health Polytechnic of Tasikmalaya Khasanah, Lina; Baeti, Nur; Mohammad, Maula Ismail; Karmanto, Bambang
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 1 (2025): Januari-April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i1.1611

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: Efisiensi pengelolaan tempat tidur di rumah sakit sangat penting untuk mutu layanan, namun pelaporan Grafik Barber Johnson masih banyak dilakukan manual, menyebabkan risiko human error dan terbatasnya akurasi. Tujuan: Mengembangkan prototipe aplikasi Barber Johnson untuk pembelajaran dan pengelolaan efisiensi tempat tidur secara optimal. Metode: Penelitian pengembangan (R&D) dengan model waterfall, melalui analisis kebutuhan, desain, implementasi, integrasi, dan pengujian (black box testing). Hasil: Prototipe berbasis web mampu menghitung dan menampilkan nilai TOI, BOR, BTO, AvLOS, serta grafik Barber Johnson untuk periode fleksibel, meminimalisir kesalahan manual, dan memungkinkan ekspor grafik dalam format JPG. Simpulan: Aplikasi dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi pelaporan efisiensi tempat tidur bagi mahasiswa dan fasilitas kesehatan. Saran: Kolaborasi dengan rumah sakit untuk aplikasi berbasis data real-time, serta pengujian tahap maintenance dan interaksi multiuser agar sistem lebih komprehensif.
Evaluasi Implementasi E-Puskesmas dengan Menggunakan metode PIECES di Puskesmas Jagasatru Lestari, Feny Dwi; Karmanto, Bambang; Mohammad, Maula Ismail; Khasanah, Lina
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v4i1.3811

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam layanan kesehatan, termasuk penerapan sistem informasi kesehatan (SIK) di puskesmas melalui aplikasi e-Puskesmas. Aplikasi ini berperan dalam meningkatkan manajemen data pasien, namun masih menghadapi kendala seperti sistem yang kurang stabil dan keterbatasan data dalam aspek pelaporan, sehingga mengurangi efektivitas dan efisiensinya. Oleh karena itu, evaluasi sistem e-Puskesmas diperlukan untuk meningkatkan kinerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan layanan e-Puskesmas menggunakan metode PIECES, yang mencakup enam dimensi utama: performance,  information, economic,  control, efficiency, dan service. Dengan model ini, evaluasi dilakukan secara menyeluruh untuk menilai berbagai aspek sistem. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah tenaga kesehatan yang menggunakan e-Puskesmas, dengan populasi sebanyak 23 orang. Data dikumpulkan melalui 35 pertanyaan kuesioner dan dianalisis dengan menghitung nilai mean dari setiap indikator untuk menilai tingkat kepuasan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aspek PIECES dalam sistem e-Puskesmas masuk dalam kategori "sangat baik". Kesimpulannya, evaluasi dengan metode PIECES menunjukkan bahwa sistem e-Puskesmas di Puskesmas Jagasatru berfungsi dengan sangat baik. Model evaluasi ini dapat digunakan untuk menilai kualitas e-Puskesmas di fasilitas kesehatan lain serta dikembangkan lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitas sistem informasi kesehatan di Indonesia.
Perancangan Prototype Aplikasi Pengumpulan Data Laporan LB 1 Unit Rekam Medis di Puskesmas Sendang Kabupaten Cirebon Delfiyanti, Alifiyah Jescika; Mohammad, Maula Ismail; Khasanah, Lina; Karmanto, Bambang
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v4i1.3813

Abstract

Laporan LB1 di Puskesmas merupakan sumber data penting dalam pengelolaan pelayanan kesehatan. Namun di Puskesmas Sendang, proses pelaporan LB1 masih dilakukan secara manual menggunakan Microsoft Excel, yang menyebabkan keterlambatan dan ketidakakuratan data. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototype aplikasi pengumpulan data LB1 berbasis web. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Waterfall. Aplikasi dikembangkan menggunakan PHP, CodeIgniter, dan MySQL. Pengujian dilakukan menggunakan metode blackbox testing. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi dapat mempercepat input data, mengotomatisasi laporan bulanan dan tahunan, serta meminimalisasi kesalahan, sehingga meningkatkan akurasi dan efisiensi laporan LB1 di Puskesmas Sendang.
Perancangan Sistem Pakar Deteksi Dini Risiko Ispa di Puskesmas Kesunean Kota Cirebon Rachmawati, Sefi Nur; Mohammad, Maula Ismail; Khasanah, Lina; Karmanto, Bambang
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v4i1.3815

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit kompleks yang menyerang organ pernapasan seperti hidung, sinus, faring, dan laring. Beberapa jenis ISPA antara lain pneumonia, influenza, dan sinusitis. ISPA termasuk dalam sepuluh besar penyakit terbanyak di Puskesmas Kesunean. Penelitian ini merancang sistem deteksi dini berbasis metode Forward Chaining untuk menganalisis gejala yang diinput petugas, guna mengidentifikasi risiko ISPA. Dengan mengintegrasikan Forward Chaining, teknologi informasi, dan analisis literatur relevan, penelitian ini bertujuan menciptakan hasil objektif sebagai terobosan dalam pemahaman dan penanganan ISPA di puskesmas. Jenis Penelitian R&D (Research and Development) dengan menggunakan model Expert System Development Life Cycle (ESDLC), Uji Coba dengan PSSUQ. Hasil dari penelitian ini berupa Sistem Pakar Deteksi Dini Risiko ISPA berbasis web disertai tahap ESDLC. Menggunakan Kuesioner PSSUQ dengan responden satu oarang petugas Puskesmas dan 30 Mahasiswa. Hasil perbandingan antara norma PSSUQ dengan rekapitulasi kuesioner PSSUQ yaitu subscale System Quality (SysQual) sebesar 1,72, Information Quality (InfoQual) sebesar 1,65, Interface Quality (IntQual) sebesar 1,92, serta Overall sebesar 1,76. Sistem Pakar Deteksi Dini Risiko ISPA Berhasil dirancang dan dibangun sesuai dengan tahapan perancangan yang telah disesuaikan. Dari keempat skor subscale dan setelah dibandingkan dengan norma Post-Study System Usability Questionnaire (PSSUQ) didapatkan hasil bahwa keempat subscale tersebut mendapatkan hasil < lower limit (kurang dari lower limit), maka dapat disimpulkan bahwa sistem yang dikembangkan sudah baik dan dapat memuaskan pengguna.