Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS PERSAINGAN USAHA JASA KEAGENAN KAPAL DALAM RANGKA MENUNJANG KEGIATAN ANGKUTAN LAUT NASIONAL DI PELABUHAN BANTEN TDAHJONO, SH., MH, Dr. EKA BUDI; Sibarani, Mauritz H.M; Kasiono, Roy
Meteor STIP Marunda Vol 16 No 2 (2023): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36101/msm.v16i2.330

Abstract

Abstrak Usaha jasa keagenan di Indonesia telah berkembang pesat. Pada tahun 2022 data dari BPS berjumlah 52.297 perusahaan. Di Pelabuhan Banten sendiri terdapat 162 perusahaan keagenan kapal yang telah melakukan komptisi untuk mempertahankan atau lebih mengembangkan ushanya masing-masing. Begitu banyaknya usaha jasa keagenan menarik penelitian Peneliti bagaimana Perusahaan keagenan dapat hidup ditengah-tengah persaingan usaha. Menarik perhatian peneliti mengapa perusahaan usaha jasa keagenan kapal yang ada di Pelabuhan Banten dapat berkompetisi dengan sesama usaha jasa keagenan kapal di wilayah Pelabuhan Banten dan bagaimana jenis kegiatan usaha jasa keagenan kapal yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk berkompetisi secara sehat bagi perusahaan usaha keagenan kapal di wilayah Pelabuhan Banten. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik sampling purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan dengan adanya kebijakan nasional ditetapkannya Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999, perusahaan jasa keagenan dapat berkompetisi dengan sehat. Penelitian ini sangat urgen karena dapat digunakan oleh Pemerintah, khususnya Pemerintah Daerah di lokasi pelabuhan, dengan melakukan pengawasan di lapangan dan memberikan masukan kepada perusahaan untuk lebih proaktif lagi dalam memanfaatkan peluang yang sudah diberikan melalui kebijakan pemerintah tersebut Kata Kunci : Usaha jasa keagenan, persaingan sehat dan kebijakan
PEMILIHAN MATERIAL TANGKI UNTUK BAHAN BAKAR MARINE FUEL OIL(MFO) Rachman, Abdul; Kasiono, Roy; Nurdin, Muhammad; Suparman, Suparman
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v9i2.8243

Abstract

Bejana bertekanan dalam hal ini adalah tangki MFO, didesain untuk menahan gas atau liquid pada tekanan yang jauh berbeda dengan tekanan normal. Berbagai bentuk tangki yang selama ini digunakan sebagai bejana bertekanan antara lain spheres, cylinders dan cones. Namun, karena sulitnya manufaktur membentuk lingkaran atau sphere, maka desain dengan bentuk silinder lebih banyak digunakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan studi lapangan dan software untuk mengetahui kekuatan material bahan tangki MFO yang aman, Dari hasil perhitungan bahwa tegangan-tegangan yang terjadi yaitu tegangan longitudinal dan tegangan keliling, yang terbesar terjadi pada tegangan keliling dengan menggunakan las tumpang yaitu sebesar 4,832 MPa untuk material AISI 304 L, dan tegangan termal akibat beda suhu besarnya adalah 4,486 MPa pada suhu 100oC, tetapi masih lebih kecil dari tegangan yang izin bahan. Semakin besar suhu yang terjadi semakin besar tegangan termal yang terjadi tetapi masih lebih kecil dari tegangan izin bahan. Dan semakin tebal dinding tangki (5 mm menjadi 6 mm), maka semakin kecil tegangan yang terjadi (8,528 MPa menjadi 7,106 MPa, tetapi masih kecil dari tegangan izin bahan (56,819 MPa).
Analisis Pengaruh Suhu Pendingin Terhadap Daya Serap Panas Dan Kinerja Mesin Diesel Saidah, Andi; Kasiono, Roy; Nurdin, Muhammad; Suparman, Suparman; Arwanto, Arwanto
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v10i1.8529

Abstract

Mesin diesel merupakan sebuah mesin konversi energi yang mengubah energi thermal hasil reaksi kimia antara bahan bakar dan udara menjadi energi mekanik, berupa Torsi pada poros engkol (crankshaft), kemudian daya yang dihasilkan oleh mesin diesel ditentukan oleh jumlah bahan bakar yang dapat terbakar dengan sempurna di dalam ruang bakar, tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu pendingin terhadap daya serap kalor mesin pendingin dan kinerja yang dihasilkan oleh mesin diesel.dan dari hasil penelitian ini ada beberapa hal yang penting diantaranya adalah dengan peningkatan putaran mesin umumnya dapat meningkatkan daya mesin, selama tekanan efektif tetap stabil. Namun, jika kecepatan terlalu tinggi tanpa pembakaran yang sempurna, tekanan efektif bisa turun dan efisiensi berkurang, semakin tinggi putaran mesin, semakin banyak panas yang harus diserap oleh sistem pendingin air tawar. Sehingga sistem harus dirancang untuk menjaga suhu tetap stabil meskipun pada beban dan putaran tinggi, dan semakin tinggi putaran mesin, semakin besar panas yang dialirkan ke sistem pendingin, sehingga sistem pendingin air laut harus mampu mengimbangi panas tersebut agar suhu air tawar tetap terjaga dan mesin tidak mengalami overheating
PENERAPAN ALGORITMA METODE NAÏVE BAYES UNTUK PENENTUAN PENERIMAAN BANTUAN PROGRAM INDONESIA PINTAR (PIP) Priyanto, Imansyah; Dewanti, Elsa Mayorita; Tundo, Tundo; Nurdin, Muhammad; Kasiono, Roy
Jurnal Manajamen Informatika Jayakarta Vol 4 No 2 (2024): JMI Jayakarta (April 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jmijayakarta.v4i2.1355

Abstract

The Smart Indonesia Program (PIP) through the Smart Indonesia Card (KIP) is a government program offered in the form of direct education financing to students (6-21 years). KIP is an improvement part of the Poor Student Assistance (BSM) program since the end of 2014. The target of PIP at SMP PGRI 1 Cilacap is still not well targeted, due to the lack of criteria for KKS recipients. Therefore, the author added criteria for KKS recipients in the research. This research was created based on previously existing data, namely 100 training data and 9 test data using the Naïve Bayes data mining method and with 6 attributes, namely parents' occupation, number of dependents, parents' income, KIP recipients, KPS recipients, KKS recipients. The accuracy test results obtained were 88.89% and the Recall calculation was 85.71%.
Technology-integrated project-based learning to enhance stem competencies: A qualitative study in vocational maritime engineering education Almuzani, Nafi; Nurdin, Muhammad; Tanjung, Ihsan Ahda; Kasiono, Roy; Siburian, Saidal; Saleh, Sahar
Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education
Publisher : CV. FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/jasme.v5i2.974

Abstract

Background: The maritime sector is undergoing a major transition as the IMO 2050 decarbonization agenda requires significant reductions in greenhouse gas emissions. This shift demands a new generation of marine engineers equipped with competencies in alternative fuels, emissions management, and sustainable engineering practices. However, Indonesian maritime vocational education has limited evidence-based pedagogical models for preparing students to meet these emerging industry expectations. Aim: This study examines how technology-supported project-based learning (PBL) focused on maritime decarbonization fosters the development of green marine engineering competencies and shapes the professional identity of future maritime engineers. Methods: Using an interpretive phenomenological design, the research engaged 20 marine engineering students, 5 instructors, and 6 industry practitioners over a 16-week learning cycle. Data were collected through semi-structured interviews, classroom observations, reflective journals, and project artefacts, then analyzed using Braun and Clarke’s thematic analysis. Results: Five principal themes emerged: development of systemic understanding of decarbonization technologies; collaborative construction of knowledge through distributed expertise; emergence of environmentally oriented professional identity; productive struggle as a catalyst for deep learning; and authenticity strengthened by industry involvement. Quantitative results showed notable gains in GMECI indicators, including alternative fuel knowledge (+28.8%), energy efficiency (+26.4%), environmental compliance (+24.8%), and sustainable problem-solving (+28.1%). Conclusion: Technology-integrated PBL effectively builds multidimensional green engineering competencies and provides a strong pedagogical foundation for MARPOL-aligned curriculum reform in Indonesian maritime vocational education.