Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Analisis Pemahaman Konsep Siswa SMA Berdasarkan Gaya Belajar Pada Materi Struktur Atom Miharti, Isra; Tentia, Ine; Romundza, Febbry
Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/saintek.v6i2.3546

Abstract

Gaya belajar merupakan salah satu factor penentu dalam perolehan pengetahuan yang efisien dan harus dipertimbangkan oleh pendidik. Gaya belajar diyakini mampu memberikan pengaruh terhadap pemahaman konsep siswa, karena siswa belajar mengikuti gaya belajar yang disukainya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis (1) gaya belajar siswa, (2) kecenderungan konsepsi siswa pada materi struktur atom, dan (3) kecenderungan konsepsi siswa pada materi struktur atom ditinjau dari gaya belajarnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskritif untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dan kualitatif. Data konsepsi siswa pada materi struktur atom dikumpulkan dan dianalisis melalui tes pertanyaan terbuka, angket gaya belajar model Kolb, dan Lembar wawancara. Sampel yang digunakan sebanyak 60 orang siswa SMA Negeri 8 Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Gaya belajar siswa dominan pada gaya belajar asimilasi, (2) Konsepsi siswa dalam membedakan pengertian orbit dan orbital pada atom Bohr dan teori atom mekanika kuantum cenderung berada pada kategori miskonsepsi. Untuk konsep bilangan kuantum dan konfigurasi elektron siswa cenderung pada kategori paham sebagian dengan miskonsepsi. Pada konsep hubungan konfigurasi elektron dengan sistem periodik, konsepsi siswa berada pada kategori paham. (3) Konsepsi siswa mengenai struktur atom ditinjau dari gaya belajar, siswa dengan gaya belajar akomodasi cenderung lebih memahami konsep, sementara siswa dengan gaya belajar asimilasi, divergen, dan konvergen cenderung berada pada kategori paham sebagian dengan miskonsepsi.
Pelestarian Kebudayaan Songket Jambi Melalui Pendidikan Multikultural Dewi, Nurmalia; Miharti, Isra; Tentia, Ine; Hendra, Hendra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 4 (2024): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i4.955

Abstract

Pengabdian ini mengkaji secara mendalam kebudayaan Songket Jambi, merinci alat pembuatannya, proses kreatif, dan makna filosofis yang melandasi. Fokus pengabdian ini adalah untuk menjelajahi identitas unik Songket Jambi dan peran signifikannya dalam pelestarian budaya dan ekonomi lokal. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, pengabdian melibatkan wawancara mendalam dengan pengrajin dan observasi langsung terhadap proses produksi. Hasilnya menggambarkan kekayaan budaya, keberlanjutan tradisi, dan peran penting songket dalam kehidupan masyarakat Jambi. Tujuan utama pengabdian ini adalah untuk memberikan kontribusi pada pelestarian dan pengembangan warisan budaya Indonesia yang berharga.
IDENTIFIKASI SPESIES LALAT BUAH DENGAN MEDIA BUAH PEPAYA DAN BUAH MANGGA DI KENALI ASAM, JAMBI Zahra, Mahar Hazzillia Az; Rohman, Nur; Salsabila, Syifa; Salsabila, Niken Alya; Hamidah, Afreni; Tentia, Ine; Saparuddin, Saparuddin; Siburian, Jodion
BIOPENDIX: Jurnal Biologi, Pendidikan dan Terapan Vol 11 No 2 (2025): Biopendix: Jurnal Biologi, Pendidikan & Terapan
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Unpatti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/biopendixvol11issue2page218-224

Abstract

Background: This research was conducted with the aim of observing and obtaining information about fruit fly species in the home area of Kenali Asam, Jambi. Methods: Research was carried out using experimental methods and a microscope. The trapping medium uses mango and papaya that have been left to rot. Put the two types of fruit in a container and wait for the fruit flies to get inside. Results: The results of the study show that there is diversity in fruit fly species in the home area of Kenali Asam, Jambi. Conclusion: This research emphasizes the importance of understanding how to make fruit fly stock media (rejuvenation media) that is appropriate and remains hygienic. This research also requires further studies to explore factors that can influence the development of fruit flies and their distribution in various environments
IDENTIFIKASI JENIS DROSOPHILA SP. DENGAN MEDIA TANGKAP BUAH NANAS (ANANAS COMOSUS) Wicjaksono, Dealvi; Fitri, Islakahul Destia; Nasution, Purnama; Tazzania, Rivanna; Siburian, Jodion; Tentia, Ine
BIOGENIC : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 3 No 1 (2025): Jurnal BIOGENIC: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Program Studi Biologi UNARS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/biogenic.v3i1.5873

Abstract

Lalat buah (Drosophila sp.) merupakan salah satu hama penting pada tanaman hortikultura yang dapat menurunkan kualitas dan kuantitas buah melalui kerusakan akibat aktivitas larva. Preferensi makanan lalat buah terhadap berbagai media tumbuh, termasuk media alami seperti buah nanas, menjadi salah satu aspek penting yang perlu dikaji untuk memahami perilaku dan karakteristik spesies ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis Drosophila sp. yang tertarik pada media tangkap berupa buah nanas (Ananas comosus) dengan tingkat kematangan yang berbeda. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, menggunakan buah nanas matang sebagai media tangkap dan diidentifikasi menggunakan kunci determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat spesies Drosophila sp. yang berhasil diidentifikasi, yaitu Drosophila melanogaster, Drosophila nebulosa, dan Drosophila ananassae. Dari ketiga jenis tersebut, Drosophila melanogaster merupakan spesies dominan yang ditemukan, baik pada individu jantan maupun betina. Dominasi spesies ini mengindikasikan kemampuan adaptasi yang tinggi dan preferensinya terhadap media tangkap berupa buah nanas. Selain itu, ditemukan ciri morfologi spesifik yang membedakan jantan dan betina, seperti bentuk abdomen dan keberadaan sex comb pada individu jantan.
Identifikasi lalat buah (Drosophila sp.) berdasarkan perbedaan lokasi penangkapan dengan menggunakan media tangkap buah pisang (Musa paradisiaca) di Mendalo, Jambi Amelia, Dwi; Titik, Titik; Putri, Febriyanti; Simamora, Lidia Contesa; Siburian, Jodion; Anggreini, Evita; Saparuddin, Saparuddin; Tentia, Ine
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v7i1.65

Abstract

Drosophila sp. atau yang disebut dengan lalat buah merupakan salah satu jenis serangga yang memiliki peran sangat penting di dalam perkembangan ilmu genetika. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi lalat buah yang ditangkap berdasarkan lokasi yang berbeda dengan media tangkap berupa buah pisang (Musa paradisiaca) dan untuk mengetahui spesies apa saja yang terdapat di lokasi penangkapan Drosophila sp. Penangkapan dilakukan di dua lokasi Mendalo Mas dan kebun percobaan fakultas  pertanian universitas jambi, mendalo. Penelitian ini menggunakan metode eksploratif dan pengidentifikasian dilakukan dengan kunci determinasi Markow & O’Grady. Jenis lalat buah yang didapatkan yaitu  berjumlah tujuh ekor, 2 jantan dan 8 betina. 2 individu Jantan  spesies Drosophila Biarmipes malloch, 4 individu betina Drosophila Tropicalis Burla & Cunha, in Burla et al, dan 4 individu betina spesies Drosophila Equinoxialis Dobzhansky.
Identifikasi Lalat Buah Tangkapan dengan Umpan Buah Manis dan Buah Masam Agustina, Nurria; Jastiana, Diel Aknova; Mutmaenah, Shucy; Iklimalia, Iklimalia; Siburian, Jodion; Hamidah, Afreni; Saparuddin, Saparuddin; Tentia, Ine
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 7 No 1 (2025): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2025.7.1.14349

Abstract

Lalat buah dari genus Drosophila sp. memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan penelitian genetika. Serangga ini banyak dimanfaatkan sebagai organisme model di laboratorium karena memiliki berbagai keunggulan unik, seperti siklus hidup yang singkat dan kemudahan perawatan, sehingga mendukung studi genetika yang lebih efisien. Keunggulan ini membuat Drosophila sp. menjadi salah satu subjek penelitian favorit dalam bidang biologi dan genetika modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis lalat buah (Drosophila sp.) yang tertangkap menggunakan umpan berupa buah manis (pisang) dan buah masam (jeruk nipis) di Perumahan Ridena, Mendalo, Jambi. Metode penelitian ini menggunakan observasi alami dengan memasukkan buah ke dalam botol perangkap dan mengamati spesies yang tertangkap menggunakan mikroskop stereo serta kunci determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lalat buah yang tertangkap hanya terdiri dari satu spesies, yaitu Drosophila melanogaster, dengan jumlah individu yang berbeda pada setiap jenis buah: 8 ekor pada pisang dan 7 ekor pada jeruk nipis. Kesimpulan menunjukkan bahwa perbedaan rasa buah mempengaruhi daya tarik lalat buah, namun tidak mengubah spesies yang tertangkap. Penelitian ini memberikan wawasan tambahan tentang perilaku lalat buah dan potensi pengelolaan hama berbasis daya tarik sensorik.
ANALISIS PENURUNAN SIFAT POLIDAKTILI: STUDI KASUS BEBERAPA WILAYAH DI PROVINSI JAMBI Ramadhani, Amanda Riskina; Wati, Elka Indra; indah, Cahaya; Asdenafika, Febilia; Siburian, Jodion; Anggereini, Evita; Tentia, Ine; Saparuddin, Saparuddin
BIOGENIC : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 3 No 2 (2025): Jurnal BIOGENIC: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Program Studi Biologi UNARS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/biogenic.v3i2.7429

Abstract

Polidaktili merupakan kondisi bawaan ketika seseorang memiliki jumlah jari tangan atau jari kaki lebih dari lima akibat gangguan pembentukan atau diferensiasi jaringan pada masa perkembangan embrio. Polidaktili diklasifikasikan menjadi tiga jenis utama, yaitu preaksial, postaksial, dan sentral. Kasus polidaktili juga terjadi di Jambi, namun data tentang kasus polidaktili dan pola pewarisannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pola pewarisan polidaktili pada beberapa kasus di wilayah Jambi. Metode yang digunakan adalah studi kasus melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi langsung terhadap individu yang mengalami polidaktili. Data dianalisis untuk menentukan pola pewarisan berdasarkan kemunculannya pada generasi berikutnya. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan tipe polidaktili preaksial dan postaksial. Temuan ini menunjukkan bahwa alel penyebab polidaktili dapat diwariskan secara de novo dan baru muncul pada generasi tertentu.
Understanding Biology Pre-service Teachers’ Acceptance of PjBL e-logbook: An Application of the UTAUT Model at Universitas Jambi Siburian, Jodion; Sanjaya, M. Erick; Tentia, Ine; Mataniari, Raissa; Sembiring, Dian Arisandy Eka Putra
Educational Leadership and Management Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Element - 2025
Publisher : FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/element.v3i1.51477

Abstract

This study investigates factors influencing students’ acceptance and use of a Project-Based Learning (PjBL) e‑logbook in biology education at Universitas Jambi, using the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). The PjBL e‑logbook was implemented in core courses of the Biology Education Study Program to support structured documentation, monitoring, and reflection on project work. An explanatory survey design was employed with 133 undergraduate students in biology education who had used the e‑logbook for at least 4 weeks. Data were collected using a UTAUT-based questionnaire covering performance expectancy (PE), effort expectancy (EE), social influence (SI), facilitating conditions (FC), behavioral intention (BI), and the PjBL e-logbook use behavior (UB). Partial least squares structural equation modeling (PLS‑SEM) was used to assess the measurement and structural models. The results show that PE (β = 0.38, p < .001), EE (β = 0.21, p = .018), and SI (β = 0.16, p = .049) significantly predict BI, whereas FC has a positive but non-significant effect on BI (β = 0.11, p = .148). Together, these UTAUT constructs explain 52% of the variance in BI. BI strongly predicts the PjBL e‑logbook use behavior (β = 0.56, p < .001), and FC also has a modest direct effect on UB (β = 0.19, p = .028), with the model explaining 39% of the variance in UB. The findings highlight the central role of perceived usefulness, ease of use, and social influences in promoting intention, and confirm the importance of both intention and facilitating conditions for actual e‑logbook use. Practical implications for designing and scaling PjBL e‑logbooks in teacher education at Universitas Jambi and similar institutions are discussed.
Identifikasi lalat buah (Drosophila sp.) tangkapan di pasar TAC dan Aur Duri 1 Jambi Defina, Azzira Welmi; Atmanda, Aulia; Rustina, Desi; Br Munthe, Winda; Tentia, Ine; Siburian, Jodion; Saparudin, Saparudin
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v7i2.63

Abstract

Drosophila merupakan organisme model yang mengalami metamorfosis dengan distribusi populasi sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi spesies Drosophila serta menganalisis perbedaan morfologi dan faktor lingkungan yang memengaruhi distribusinya di Aur Duri 1 dan Pasar TAC. Hasil menunjukkan perbedaan morfologi memisahkan jantan dan betina, di mana betina berukuran lebih besar dengan abdomen melengkung, sementara jantan memiliki abdomen lebih pendek, lebih gelap, dan ditandai oleh sisir kelamin (sex comb). Perbedaan komposisi spesies di kedua lokasi ini dipengaruhi secara signifikan oleh intensitas cahaya dan ketersediaan makanan; populasi Drosophila lebih banyak ditemukan di Pasar TAC karena kondisi cahaya redup dan melimpahnya buah matang atau busuk. Selain itu, suhu ideal antara 18-30 OC turut memengaruhi siklus hidup dan ukuran populasi. Kesimpulannya, faktor lingkungan, terutama ketersediaan sumber makanan dan intensitas cahaya, berperan krusial dalam menentukan distribusi dan komposisi spesies Drosophila.
Lipprint Patterns of Malay, Javanese, and Batak Tribes in Biology Education Students at Jambi University Qurrota’Aini, Nasywa; Meilin, Meilin; Junia, Resy; Mulya, Yonata Wira; Siburian, Jodion; Anggereini, Evita; Saparuddin, Saparuddin; Tentia, Ine
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4b (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4b.10978

Abstract

Lip printing (Cheiloscopy) is an effective secondary forensic identification method, based on the unique groove patterns in the lip mucosa that reflect genetic differences between ethnic groups. This descriptive cross-sectional study aimed to analyze and compare the lip print patterns of students from three main ethnic groups: Malay, Batak, and Javanese. A sample of 75 students (25 from each ethnic group) from the Biology Education Study Program, University of Jambi, was selected using a purposive sampling technique based on non-mixed criteria. Lip print analysis was performed visually and classified using the Suzuki-Tsuchihashi system which divides the patterns into six types (I, I’, II, III, IV, V). Lip print pattern Type I (Complete Vertical) was found to be the dominant pattern in all three ethnic groups, with the highest dominance in the Javanese (84.61%), followed by Malay (72%), and Batak (60%). Type V (Irregular) was not found in the sample. Contrary to previous studies, this study did not find significant variations in lip print patterns among the three ethnic groups. This Type I dominance may support the view that the three share a common ancestry or is caused by inter-ethnic interactions (gene flow) in a heterogeneous university environment. Therefore, there was no significant variation in lip print patterns between the Malay, Javanese, and Batak ethnic groups in this study population, with a consistent dominance of the Type I (complete vertical) pattern.