Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Strategi Kampanye politik Pasangan Heri-Fabi Pada Pemilihan Kepala Daerah Di Kabupaten Manggarai Tahun 2024 Sevrianus Silvan Wewur; Ananias R.P Jacob; Frans W Muskanan
Journal on Pustaka Cendekia Informatika Vol. 3 No. 2 (2025): Journal on Pustaka Cendekia Informatika: Volume 3 Nomor 2 June-September Tahun
Publisher : PT Pustaka Cendekia Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pctif.v3i2.112

Abstract

Judul penelitian ini adalah “STRATEGI KAMPANYE PETAHANA” (Studi : Kemenangan Pasangan Herybertus G.L. Nabit Dan Fabianus Abu Dalam Pemilihan Kepala Daerah Di Kabupaten Manggarai Tahun 2024). Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah Bagaimana strategi kampanye politik dan kampanye pemilu yang digunakan oleh pasangan Herybertus G.L. Nabit dan Fabianus Abu dalam pemilihan kepala daerah di kabupaten manggarai tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari aspek kampanye politik pasangan petahana dari unsur tujuan yaitu dengan mempertahankan citra politik selama masa jabatannya sekaligus menegaskan keberlanjutan pembangunan yang sedang berjalan.Unsur strategi yaitu pasangan petahana berangkat dari isu-isu yang relevan dengan kebutuhan masyarakat seperti infranstruktur, penguatan sektor pertanian, penyediaan lapangan kerja, serta pembangunan ekonomi rakyat dan pemerataan infranstruktur. Unsur komunikasi yaitu pasangan petahana difokuskan pada penyampaian pesan yang sederhana, konsisten narasi, integrasi saluran komunikasi serta komunikasi dua arah dengan masyarakat. Unsur media petahana mengandalakan teknologi modern dan interaksi tata muka untuk membangun citra, mengatur narasi serta menyebarkan pesan politik dengan cepat kepada berbagai sengmen pemilih dan unsur aktor Hery-Fabi atau pasangan petahana menjadi figur utama yang menjadi wajah kampanye namun keberhasilan kampanye juga berjalan dengan baik karena adanya tim sukses, simpatisan serta relawan yang memperluas jangkauan pesan berbagai lampisan masyarakat pedesaan dan urban. Pada aspek kampanye pemilu pasangan petahana memiliki unsur tujuan yaitu mendapatkan dukungan suara dengan mengabungkan kinerja nyata, komunikasi langsung yang intens, dukungan partai yang solid, dan penguatan citra melalui tim sukses yang terkoordinasi. Unsur strategi difokuskan pada segmentasi pemilih seperti petani dan pemuda melalui kunjungan door-to-door serta survei untuk menyempurnakan pesan yang relevan, melengkapi media konvensional seperti baliho dengan konten digital interaktif. Sinergi aktor utama calon, partai pengusung, dan tim sukses membangun kepercayaan melalui dialog dua arah yang autentik. Hasilnya, pasangan ini mendominasi dengan 71.027 suara, mengalahkan rival, berkat integrasi strategi realistis yang menonjolkan rekam jejak nyata dan adaptasi kanal komunikasi moderntradisional. Pendekatan ini membuktikan kekuatan kampanye incumbent dalam demokrasi lokal.
Analysis of the Practice of Captive Marriage in the Perspective of Feminism Jacob, Ananias Riyoan Philip; Muskanan, Frans Wilmat; Saragi, Ofwa Wati
International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Vol. 7 No. 2 (2026): International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science (Mar
Publisher : PT Keberlanjutan Strategis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ijesss.v7i2.1154

Abstract

This study wants to explain the injustice of women's rights in the habit/practice of capture marriage in Waimangura Village, West Wewewa District, Southwest Sumba Regency. This study also wants to identify whether women's helplessness in the practice of capture marriage is their choice or because of power pressure The purpose of this study is to find out how the existence of women in the practice of capture marriage. This research uses Simonne De Beauvoir’s existentialist feminisms theory This research uses a qualitative approach with a descriptive approach, while the data collection technique uses interview techniques, the subjects in this study consist of Waimangura Village women, Waimangura Village Government, PERUATI community and traditional leaders. The methods used are the interview method, and the documentation method. Based on the results of this study existentialist feminism, influenced by the thought of Simone de Beauvoir, has a keen view of the practice of capture marriage "Wenda Mawine". This view is based on ideas about freedom, autonomy, and dignity of individuals, especially women. Women's Backwardness Existentialist feminism sees the practice of capture marriage as a form of oppression against women that hinders their ability to reach their full potential. This can result in underdevelopment in women's lives, both personally and professionally.
Pergeseran Kuasa Adat atas Tanah Ulayat (Studi Kasus: dalam Komunitas Adat di Gendang Curu, Kabupaten Manggarai): The Shift in Customary Authority Over Communal Lands (Case Study: Among the Indigenous Community in Gendang Curu, Manggarai Regency) Kristina Anjelina Suryani; Frans W. Muskanan; Ananias R. P Jacob
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 4: April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i4.10699

Abstract

Penelitian ini mengkaji pergeseran kuasa adat dalam perubahan status tanah ulayat pada komunitas adat di Gendang Curu, Kabupaten Manggarai. Permasalahan utama terletak pada transformasi legitimasi penguasaan tanah yang semula berbasis komunal dan dilekatkan pada struktur adat, menjadi kepemilikan individual yang memperoleh legitimasi melalui hukum negara. Fokus analisis diarahkan pada bagaimana wacana kepastian hukum, keamanan, dan nilai ekonomi tanah diproduksi serta diinternalisasi melalui program sertifikasi dan mekanisme administrasi pertanahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan tokoh adat, masyarakat, dan aparat pemerintah, serta telaah dokumen pertanahan. Analisis dilakukan secara interpretatif dengan memanfaatkan konsep kuasa wacana pengetahuan dari Michel Foucault untuk memahami bagaimana produksi pengetahuan hukum negara membentuk cara pandang dan praktik sosial masyarakat terhadap tanah. Penelitian menunjukkan bahwa penguasaan tanah di Gendang Curu pada awalnya dilegitimasi melalui sistem adat, narasi genealogis, dan pembagian Lingko yang menegaskan prinsip komunal. Tanah dimaknai sebagai warisan kolektif yang melekat pada identitas sosial masyarakat. Namun, melalui program sertifikasi tanah, muncul pemahaman baru bahwa sertifikat memberikan kepastian hukum dan jaminan ekonomi. Proses ini secara bertahap menggeser legitimasi dari otoritas adat menuju legalitas administratif negara, sehingga kewenangan substantif lembaga adat dalam pengelolaan tanah mengalami penyempitan.
Mobilisasi Politik Caleg Terpilih PDI Perjuangan Pada Pemilihan Umum Legislatif 2024 di Kota Kupang Alexandro J. Ndapaduu Daepanie; Frans W. Muskanan; Rex Tiran; Ananias R.P Jacob
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.192

Abstract

Pemilihan Umum Legislatif merupakan sarana penting dalam demokrasi untuk menentukan wakil rakyat di lembaga legislatif. Keberhasilan calon legislatif dalam pemilu sangat dipengaruhi oleh strategi mobilisasi politik yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mobilisasi politik calon legislatif terpilih Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) pada Pemilihan Umum Legislatif Tahun 2024 di Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan utama lima calon legislatif terpilih PDI Perjuangan serta masyarakat pemilih. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori mobilisasi politik Stevano Bartolini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan caleg PDI Perjuangan dipengaruhi oleh mobilisasi politik yang efektif melalui mobilisasi massa, pemanfaatan sumber daya ekonomi, dan mobilisasi simbolik. Strategi tersebut dilakukan baik secara langsung melalui sosialisasi dan kampanye tatap muka, maupun secara tidak langsung melalui media sosial dan jaringan politik lokal. Mobilisasi politik yang terstruktur dan berbasis jaringan sosial menjadi faktor utama dalam memenangkan dukungan pemilih.