Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Penyelesaian Perselisihan Koperasi Syariah Yang Berkeadilan Di Indonesia Ahmad Sholikhin Ruslie; Rahadyan Widarsadhika Wisnumurti; Siti Badriyah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6493

Abstract

Keberadaan lembaga ekonomi syariah di Indonesia sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di negara ini, khususnya bagi para pelaku usaha kecil dan mikro. Lembaga keuangan syariah, yang mencakup sejumlah industri, termasuk perbankan, asuransi, dan koperasi Islam, beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Lembaga keuangan syariah mengalami kesulitan karena, meskipun tujuannya adalah pembiayaan bebas riba, sejumlah operasi ekonomi syariah berpotensi menimbulkan risiko perselisihan, termasuk gagal bayar. Tantangan dalam penelitian ini adalah bagaimana menyelesaikan perselisihan dalam keuangan syariah di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian normatif hukum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menentukan tindakan terbaik dalam skenario ekonomi syariah yang melibatkan keuangan syariah dan klien mereka. Menurut temuan penelitian ini, sengketa ekonomi syariah antara keuangan syariah dan klien mereka dapat diselesaikan melalui jalur litigasi Pengadilan Agama, yang mengutamakan nilai-nilai dan prinsip-prinsip syariah sebagaimana yang digariskan dalam Fatwa Dewan Syariah Nasional No. 04/DSN-MUI/IV/2000 tentang murabahah. Selain menempuh upaya non litigasi juga dapat melakukan upaya litigasi di pengadilan Agama untuk mengadili sengketa ekonomi syariah, sebagaimana diatur dalam “Pasal 49 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 juncto Undang-Undang Nomor 50 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama,” dan putusan “Mahkamah Konstitusi Nomor 93/PUU-X/2012” yang menegaskan yurisdiksi peradilan agama dalam penyelesaian sengketa syariah melalui jalur litigasi, dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip syariah untuk memberikan kepastian hukum dan melindungi kepentingan semua pihak tanpa adanya pihak yang merasa dirugikan.
Effectiveness of Legal Protection in Preventing Intellectual Property Infringement by Micro and Small Enterprises Widarsadhika, Rahadyan; Michael, Tomy; Sihasale, Giovanni Gianini; Mauliddiyah, Andyka Tahta; Rahma, Andien Aisyah Nur
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.9247

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in Indonesia's economy, yet they often face challenges in protecting their intellectual property rights (IPR), particularly trademarks. This study aims to analyze the effectiveness of legal protection for trademarks owned by MSMEs and identify the barriers they encounter. Employing a normative juridical approach combined with empirical research, data were collected through document analysis, interviews, and surveys involving MSME actors in Surabaya and Mojokerto. The results reveal that despite the existence of comprehensive IPR regulations, the effectiveness of trademark protection remains limited. Key obstacles include a lack of understanding among business actors, complex registration procedures, and insufficient legal literacy. Survey findings show that over 50% of respondents perceive inadequate knowledge as the main barrier to trademark protection, followed by procedural complexities. Although costs were less of a concern, many MSMEs still fail to register their trademarks, leaving them vulnerable to infringement. This study concludes that while Indonesia’s legal framework for IPR is well-established, its implementation requires significant improvement through enhanced education, streamlined procedures, and strengthened enforcement. Strengthening these aspects is essential to empower MSMEs, encourage innovation, and boost their competitiveness both domestically and internationally.