Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Edukasi Pengenalan Anggota Tubuh Anak Usia Dini: Sentuhan Boleh dan Tidak Boleh di Kober Tunas Melati Maarang, Martheda; Lily, Netry Maria; Tabun, Norlianti Lusia; Atakari, Diana; Maukallang, Serlis Novita; Budimo, Winastiana; Koly, Bella Yunita Lamma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.798

Abstract

Pendidikan seks sejak usia dini adalah hal yang penting untuk diajarkan kepada anak ketika mereka mulai memahami bagian-bagian tubuhnya. Namun, cara dan metode dalam memberikannya harus disesuaikan agar mudah dipahami oleh anak. Karena pada usia dini, anak masih dalam tahap awal memahami soal seksualitas, maka pendidikan seks perlu diberikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan mental anak. Hal ini bertujuan agar anak tidak salah paham tentang konsep seks, dan sesuai dengan norma masyarakat sekitarnya. Pendidikan seks juga mencakup memberikan informasi tentang nama dan fungsi bagian tubuh, memahami perbedaan jenis kelamin, menjelaskan perilaku seksual dan keintiman, serta memberikan pengetahuan tentang nilai dan norma masyarakat terkait gender. Metode penelitian yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dan terdiri dari tiga tahap yaitu: perencanaan, tindakan, dan evaluasi. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada anak usia dini tentang fungsi tubuh, sentuhan boleh dan sentuhan tidak boleh pada tubuh anak. hasil pengabdian menunjukkan bahwa edukasi dan penerapan media serta penguatan konsep pada anak mengalami peningkatan terlihat dari pemahaman anak tentang fungsi tubuh serta sentuhan boleh dan sentuhan tidak boleh dan perlindungan diri anak melalui kegiatan edukasi seksual diberikan.
Penguatan Peran Ibu Rumah Tangga Dalam Diversifikasi Pangan Pesisir Melalui Pelatihan Pembuatan Bakso Ikan Terbang Di Desa Air Mancur Tabun, Norlianti Lusia; Maarang, Martheda; Well, Ester Nonci Jelita Barani; Ur, Wasti S; Kupeilang, Fiktoria; Molana, Markus; Mowata, Agustina; Maima, Viktor Hutabarat; D Kartoma, Benyamin; Letsinga, Marlis; Maimau, Derlinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.867

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan ibu rumah tangga di Desa Air Mancur melalui pelatihan pembuatan bakso ikan terbang. Masyarakat pesisir menghadapi permasalahan keterbatasan pengetahuan dalam mengolah hasil laut sehingga nilai ekonominya rendah. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi hasil. Peserta dilatih mulai dari pengenalan bahan baku, teknik pengolahan, hingga pengemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam mengolah ikan terbang menjadi bakso sehat dan bergizi. Selain memberikan keterampilan baru, program ini membuka peluang usaha kecil berbasis perikanan yang berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi terhadap ketahanan pangan lokal serta pemberdayaan ekonomi ibu rumah tangga pesisir. Program ini membuktikan bahwa pemanfaatan potensi lokal dapat menjadi solusi nyata dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat nilai gizi dan sosial di tingkat keluarga.  
ANALISIS BUDAYA PENGASUHAN ANAK USIA DINI DALAM KELUARGA MULTIKULTURAL Maarang, Martheda
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 13 No. 3 (2025): September-Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v13i3.7653

Abstract

Perbedaan budaya dalam keluarga multikultural dapat mempengaruhi pola pengasuhan yang diterapkan kepada anak. Orang tua dengan budaya yang berbeda tentu memiliki persepsi dan konsep adaptasi dalam menerapkan pengasuhan yang baik untuk membentuk perilaku sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pola dan karakteristik pengasuhan yang dilakukan oleh keluarga multikultural atau berbeda suku yaitu orang tua yang berasal dari Pantar dan Abui. Partisipan dalam penelitian ini adalah lima orang ibu yang berasal dari suku Abui yang menikah dengan suami dari suku Pantar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui proses wawancara lalu data dianalisis menggunakan milles and Huberman dan grounded theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan yang dilakukan oleh orang tua adalah demokratis dan permisif, ibu dari suku Abui lebih tegas kepada anak dibandingkan dengan ayah dari suku Pantar. Karakteristik pengasuhan pada keluarga multikultural secara spesifik mengutamakan penanaman nilai keagamaan, toleransi dalam perbedaan pengasuhan, mengenalkan identitas budaya dan gaya pengasuhan tradisional, dan menanamkan nilai karakter dan kebiasaan kepada anak untuk berperilaku baik melalui arahan dan nasihat agar membentuk perilaku sosial yang baik sehingga menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan selanjutnya. Kebiasaan yang baik akan membentuk perilaku yang baik. Kata Kunci : Budaya pengasuhan, Keluarga, Multikultural