Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Rekonstruksi Kurikulum PKn Bermuatan Pendidikan Antikorupsi Lubis, Elfahmi; Mahdi, Imam; Iqbal, Moch
JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari Vol 5 No 2 (2024): JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joppas.v5i2.9694

Abstract

This research discusses the reconstruction of the curriculum at the State High School level in Bengkulu City which contains anti-corruption education which is realized in the learning of Pancasila Citizenship. The research method used in this research is descriptive qualitative. The results of the research can be seen that the implementation of curriculum reconstruction containing anti-corruption education is better than those that do not implement curriculum reconstruction containing anti-corruption education in Civics learning. The conclusion of this research is that by implementing curriculum reconstruction containing anti-corruption education, it can be used as a strategy that can foster student anti-corruption in every line of life. Keywords: Curriculum, Reconstruction, Anti-Corruption Education, Civics
MAKNA SIMBOLIK TRADISI KEDURAI APAM SEBAGAI WUJUD PELESTARIAN TRADISI LOKAL MASYARAKAT SUKU REJANG DI KECAMATAN BINGIN KUNING KABUPATEN LEBONG Lestari, Ayu Despi; Lubis, Elfahmi
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jupank.v4i2.5078

Abstract

Abstrak Penelitian ini untuk  mengetahui: 1) Makna simbolik Tradisi Kedurai Apam pada masyarakat Suku Rejang Kecamatan Bingin Kuning Kabupaten Lebong tahun 2022/2023, 2) Hubungan Tradisi Kedurai Apam pada masyarakat Suku Rejang Kecamatan Bingin Kuning Kabupaten Lebong dalam meningkatkan nilai gotong royong tahun 2022/2023, 3) Upaya melestarikan Tradisi Kedurai Apam pada masyarakat Suku Rejang Kecamatan Bingin Kuning Kabupaten Lebong tahun 2022/2023. Penelitian ini  merupakan penelitian kualitatif. Manfaat penelitian ini adalah: 1) Manfaat Teoritik 2) Manfaat praktis: Penelitian bagi masyarakat, Bagi pendidik, Bagi peneliti. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukkan denggan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif Hanif and Zulianti dengan tahap: pengumpulan data, reduksi  data, penyajian  data, dan penarikan kesimpulan.Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut: Peneliti  menyebutkan bahwa  tradisi kedurai apam ini merupakan rituan tolak bala serta sebagai bentuk rasa syukur  atas berlimpahnya hasil panen dan ajang untuk silatuhrahmi sesama warga. Tadisi ini dilaksanakan sebelum masyarakat menanam padi tepatnya pada 10 oktober . Makna simbolik dalam tradisi kedurai apam ini terdapat beberapa yaitu: Kue Apam, Air pancurai ajai, Anak Diwo (Dewa), Beras Kuning, Guaik Minyak, Sirih Masak, Sirih Mentah, Rokok Putih 3 batang, Rokok Daun 3 batang, Bambu. Hubungan masyarakat dengan Kedurai Apam ini adalah sebagai penolak bala bagi masyarakat jika tidak dilaksanakan maka akan menimbulkan bencana bagi masyarakat dan terdapat Nilai Gotong royong yang dilakukan masyarakat  dalam melaksanakan tradisi ini. Upaya masyarakat dalam melestarikan tradisi Kedurai Apam yaitu dengan cara mengajari tradisi ke anak yang masih muda, mempelajari tradisi itu lebih mendalam lagi, mengadakan tradisi setiap tahunnya. Kata kunci: Makna Simbolik Tradisi Kedurai Apam, Suku Rejang
UPAYA MENCIPTAKAN PENDIDIKAN KARAKTER DEMOKRATIS PADA MATERI KEBERAGAMAN DALAM BINGKAI BHINEKA TUNGGAL IKA DI MTs PANCA MUKTI KABUPATEN BENGKULU TENGAH Renaldy, Andrean; Lubis, Elfahmi; Rizki
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jupank.v4i2.5085

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1). menciptakan pendidikan karakter demokratis pada materi keberagamaan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika Di MTs Panca Mukti Bengkulu Tengah, 2). Untuk mengetahui hambatan dalam menciptakan pendidikan karakter demokratis pada materi keberagamaan dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika Di Mts Panca Mukti Bengkulu Tengah. 3). Untuk mengetahui faktor pendukung dalam menciptakan pendidikan karakter demokratis pada materi keberagamaan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika di MTs Panca Mukti Bengkulu Tengah.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu kepala madrasah, guru PPkn, dan siswa. Metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tahap reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut : 1). Menciptakan pendidikan karakter demokratis pada materi keberagaman dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika, pelaksanaan pendidikan karakter demokratis pada materi keberagaman dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika MTs Panca Mukti di kelas IX A melalui pengembangan diri. 2). Hambatan dalam menciptakan pendidikan karakter demokratis pada materi keberagaman dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika di MTs Panca Mukti Bengkulu Tengah, kendala Kondisi kelas yang kurang kondusif karena terlalu banyak siswa, serta ruang kelas yang kurang begitu luas. 3). Faktor pendukung dalam menciptakan pendidikan karakter demokratis dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika di MTs Panca Mukti Bengkulu Tengah, guru menggunakan metode yang bervariasi yaitu penugasan, tanya jawab, diskusi, dan ceramah, memberikan kesempatan pada siswa untuk menyajikan hasil pekerjaan dengan presentasi, serta evaluasi dilakukan dua arah dan melalui budaya kelas. Kata Kunci: Pendidikan karaktretr demokratis
Peran Guru Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Dalam Menanamkan Nilai Toleransi Pada Siswa Ma Al-Karim Sidodadi Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah Efendi, Antoni; Lubis, Elfahmi
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bagaimana peran guru Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan dalam menumbuhkan rasa toleransi kepada siswa Madrasah Aliyah Al-Karim Sidodadi Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah, 2) Bagaimana bentuk peran guru PPKN dalam menanamkan nilai toleransi pada sekolah Madrasah Aliyah Al-Karim Sidodadi Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah, 3) Apakah hambatan dalam menjalankan peran guru PPKN dalam membangun nilai toleransi pada siswa Madrasah Aliyah Al-Karim Sidodadi Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, mengambil kesimpulan lalu diverifikasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: Dalam menumbuhkan rasa toleransi guru memiliki cara yang sudah dilaksankan yaitu:  Membina hubungan baik dengan siswa, Tidak membeda-bedakan siswa dalam hal apapun, Melakukan pendekatan kepada siswa, Menjelaskan dan memberikan contoh nyata sikap toleransi, Menciptakan suasana kedamaian dan Menjalin rasa persaudaraan antara guru dengan siswa agar siswa selalu berbuat baik dan bersikap toleransi karena di Ma Al-Karim Sidodadi Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah terdapat beberapa suku yaitu suku rejang, sukun jawa, lembak dan serawai. Guru juga sangat berperan penting dalam menanamkan nilai toleransi  pada siswa diantaranya dengan memberikan, pengajaran, membimbing, mengarahkan kepada peserta didik bahwa kita harus saling menghargai satu sama lain walaupun berbeda. Hambatan dalam menjalankan peran guru PPKN dalam membangun nilai toleransi pada siswa Ma Al-Karim Sidodadi Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah bahwa hampir tidak ada penghambat karena guru sudah berusaha semaksimal mungkin dalam menanamkan nilai toleransi. Kata Kunci: Peran guru PPKN, Nilai Toleransi
The Role of Principal Academic Supervision in Optimizing Independent Curriculum Implementation Dewi, Desy Eka Citra; Nurniswah; Nurhikmah; Lubis, Elfahmi
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 27 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jtp.v27i1.53866

Abstract

The Independent Curriculum aims to improve students' learning outcomes in numeracy, literacy and emphasizes the development of 21st century competencies which include critical thinking skills, creativity, collaboration, communication, and the ability to learn independently, but the implementation of the Independent Curriculum, junior high school level in Bengkulu City, is still limited this is due to the uneven understanding of teachers, there are still many teachers who have difficulty in understanding the concept of the independent curriculum. In order for teachers to be able to apply the concept of the independent curriculum optimally, effective guidance, support and monitoring are needed from the principal through academic supervision. This study aims to analyze the form of academic supervision of the principal in implementing the independent curriculum in Junior High Schools in Bengkulu City. This type of research is a combination research (Mix Method) with a Sequential Explanatory Design model approach. The population and sample of the study used purposive sampling techniques. The study population was 159, namely teachers at Junior High School 5, Junior High School 18, Junior High School 24 and Junior High School 9 in Bengkulu City. The study was conducted for seven months (April - October 2023). Data collection techniques: observation, questionnaires, interviews and documentation. Data that has been collected in the form of questionnaires will be scored and analyzed using descriptive statistics, namely using the percentage formula (%), qualitative data is analyzed using the Miles and Huberman model. The results of the study confirmed that the principal's academic supervision has a strategic role in improving the implementation of the independent curriculum in junior high schools in Bengkulu City, the form of academic supervision of the principal in the implementation of the independent curriculum in junior high schools in Bengkulu City.
SOSIALISASI DALAM PENCEGAHAN BULLYING DI KALANGAN SISWA SMP DI SMP 14 SELUMA Stiawan, Agung; Kusuma Yudha, Romadhona; Lubis, Elfahmi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 5 No. 2 (2025): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas kegiatan sosialisasi dalam pencegahan bullying di kalangan siswa SMP di SMP 14 Seluma, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa mengenai bullying serta mengubah iklim sekolah menjadi lebih inklusif dan mendukung. Kegiatan sosialisasi melibatkan berbagai metode, termasuk pelatihan untuk guru, ceramah, diskusi kelompok, dan simulasi situasi bullying, yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis kepada siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran dan pemahaman siswa tentang bullying, serta peningkatan responsivitas mereka dalam mengatasi situasi perundungan. Dampak positif juga terlihat pada perubahan iklim sekolah, dengan penurunan jumlah laporan kasus bullying dan peningkatan interaksi sosial yang lebih positif di antara siswa. Keterlibatan dan dukungan aktif dari pihak sekolah, termasuk guru dan staf, berkontribusi besar terhadap keberhasilan kegiatan sosialisasi. Keberhasilan ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dan partisipatif dalam pencegahan bullying serta menjadi contoh bagi sekolah lain dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung.
Sosialisasi Dampak Negatif Pernikahan Usia Dini Di SMP Negeri 20 Rejang Lebong Oktario, Alga; Lubis, Elfahmi; Wellyana, Wellyana
DAWUH : Islamic Communication Journal Vol. 2 No. 3 (2021): November
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum, pernikahan dini yaitu merupakan institusi agung untuk mengikat dua insan lawan jenis yang masih remaja dalam satu ikatan keluarga. Remaja itu sendiri adalah anak yang ada pada masa peralihan antara masa anak-anak ke dewasa, dimana anak-anak mengalami perubahan-perubahan cepat disegala bidang. Mereka bukan lagi anak-anak, baik bentuk badan. sikap.dan cara berfikir serta bertindak.namun bukan pula orang dewasa yang telah matang.Pernikahan dibawah umur yang belum memenuhi batas usia pernikahan, pada hakikatnya di sebut masih berusia muda atau anak anak yang ditegaskan dalam Pasal 81 ayat 2 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002, anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun dikategorikan masih anak-anak, juga termasuk anak yang masih dalam kandungan, apabila melangsungkan pernikahan tegas dikatakan adalah pernikahan dibawah umur. Sedangkan pernikahan dini menurut BKKBN adalah pernikahan yang berlangsung pada umur di bawah usia reproduktif yaitu kurang dari 20 tahun pada wanita dan kurang dari 25 tahun pada pria. Pernikahan di usia dini rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi seperti meningkatkan angka kesakitan dan kematian pada saat persalinan dan nifas, melahirkan bayi prematur dan berat bayi lahir rendah serta mudah mengalami stress.
PEDAMPINGAN PERUBAHAN TINGKAH LAKU TERHADAP SISWA DI SMP NEGERI 25 BENGKULU UTARA Wulandari, Yohana Putri; Jumri, Rahmat; Yudha, Romadhona Kusuma; Lubis, Elfahmi; Lisdayanti, Septina; Yuniarti, Rina; Adriadi, Rekho
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.26335

Abstract

Kegiatan Pendampingan Perubahan Tingkah Laku Terhadap Siswa di SMP Negeri 25 Bengkulu Utara merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa yang mengikuti Program Kampus Mengajar Universitas Muhammadiyah Bengkulu di sekolah SMP Negeri 25 Bengkulu Utara. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mewujudkan Tri Dharma perguruan tinggi yang ketiga yakni pengabdian kepada masyarakat dengan bentuk kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan adalah pengarahan tingkah laku siswa di kelas 8C pada 11 Oktober 2023 dengan harapan dapat membawa perubahan terhadap tingkah laku siswa karena salah satu inti dari pendidikan adalah untuk mengubah tingkah laku menjadi lebih baik sehingga dalam kegiatan ini menghasilakan sebuah perubahan tingkah laku siswa yang terlihat dari siswa yang lebih baik dalam berperilaku terhadap sesama maupun kepada tenaga pendidik di sekolah. Cara penyampaian yang mudah diterima oleh siswa adalah dengan bercerita dan juga penyampaian dengan mencontohkan perilaku yang baik terlebih dahulu. Adanya kegiatan pengarahan tingkah laku siswa merupakan kegiatan yang amat dibutuhkan terhadap siswa dimasa sekarang yang mana pengaruh dari internet dan tontonan siswa mempengaruhi perilakunya sehari-hari maka dari itu perlu pengarahan agar tidak terjerumus terlalu jauh dalam pengaruh perubahan zaman.
KORELASI MODEL PEMBELAJARAN DEMOKRASI BERBASIS KONTEKSTUAL TERHADAP PENINGKATAN PROFIL BELAJAR PANCASILA DI SMP NEGERI 2 KOTA BENGKULU febrianti, lara; Lubis, Elfahmi
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jupank.v5i2.6896

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penerapan model pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan atau PKN di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan analisis statistik korelasional hasil belajar siswa. Sampel penelitian terdiri dari 37 siswa kelas IXC dengan teknik pengambilan sampel perposive sampling data dikumpulkan melalui observasi angket dan dokumentasi dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kontekstual berdampak positif pada peningkatan hasil belajar siswa rata-rata nilai siswa setelah penerapan model ini mencapai 65,6% yang menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan metode ceramah dan diskusi tradisional yang sebelumnya digunakan penelitian ini mengungkapkan bahwa pembelajaran kontekstual dapat mengatasi tantangan seperti kurangnya keterlibatan siswa dan rendahnya motivasi dengan menjadikan materi pembelajaran lebih relevan dan menarik temuan ini diharapkan memberikan kontribusi pada perbaikan metode pembelajaran di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu serta menjadi referensi bagi pengembangan kurikulum yang lebih responsif terhadap kebutuhan siswa. Kata Kunci: Pembelajaran Kontekstual, Hasil Belajar, dan Pendidikan Kewarganegaraan.
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU YANG MELAKUKAN PERBUATAN GRATIFIKASI SEBAGAI TINDAK PIDANA KORUPSI DI KOTA BENGKULU ralandenei tampubolon; Lubis, Elfahmi
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jupank.v5i2.9137

Abstract

Abstrak Gratifikasi merupakan perbuatan pidana korupsi yang tergolong baru yang terdapat dalam Pasal 12B Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi. Gratifikasi merupakan pemberian yang bersifat baik akan tetapi dapat beruba sifat kedalam tindak pidana korupsi sehingga mampu mempengaruhi kehidupan sosial di masyarakat sehingga dengan pemberian tersebut telah ada yang melakukan suatu pemberian gratifikasi kepada penyelenggara negara yang mampu memuluskan perbuatan pidana dengan menggunakan jabatan dan bertentangan dengan keajiban. Hadirnya gratifikasi sebagai tindak pidana korupsi dimana terdapat suatu problem bagaimana cara menentukan suatu gratifikasi sebagai tindak pidana korupsi dan bagaimana penerapan hukum atas pelanggaran terhadap gratifikasi menurut Undang-undang Tindak Pidana Korupsi. Dengan melakukan penelitian yang mengarah kepada penegak hukum Kejaksaan, Pengadilan, serta peran Advokat. Hasil penelitian menunjukan bahwa gratifikasi sebagai tindak pidana korupsi mampu dibuktikan dengan mengumpulkan alat bukti pada Pasal 184 KUHAP, unsur percobaan pidana pada Pasal 53 KUHP, serta pada Pasal 55 KUHP dan terpunihinya unsur gratifikasi sesuai pada Pasal 12B. Namun dalam hal ini terdapat pasal yang mampu membebaskan penerima dalam Pasal 12B ayat (1). Dalam penelitian ini yang disebut gartifikasi sebagai tindak pidana korupsi dimana dengan menggunakan motif pemberian biasa yang dirubah sifatnya menjadi suatu pemberian yang masuk dalam kriteria korupsi. Kata Kunci : Pertanggungjawaban, Gratifikasi, Tindak Pidana Korupsi.